Prakiraan Cuaca
Langit Sumbar Hari Ini Sulit Ditebak, BMKG Sebut Hujan Bisa Turun Tiba-Tiba Sejak Siang
Ilustrasi prakiraan cuaca Sumatera Barat hari ini, Kamis, 21 Mei 2026. Foto: SM News/Created by AI
SUMBAR, SabangMerauke News - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika atau BMKG memprediksi cuaca di Provinsi Sumatera Barat pada Kamis, 21 Mei 2026, berubah cepat sejak pagi hingga dini hari nanti. Warga diminta mewaspadai hujan ringan hingga lebat disertai petir di sejumlah wilayah. Langit cerah pagi hari diperkirakan mendadak berubah gelap saat sore menjelang malam.
BMKG mencatat sebagian besar wilayah Sumatera Barat masih berada dalam pola cuaca labil sepanjang Mei 2026. Kondisi udara lembap dan suhu panas permukaan mempercepat pertumbuhan awan hujan pada siang hari. Situasi tersebut membuat hujan mudah turun tiba-tiba saat aktivitas warga sedang berlangsung.
Forecaster BMKG dalam laporan resmi cuaca Sumbar menjelaskan bahwa mayoritas kota di Sumatera Barat berpotensi diguyur hujan ringan sepanjang hari. Warga diminta rutin memantau perkembangan cuaca sebelum bepergian ke luar rumah. Perubahan cuaca cepat diperkirakan masih terjadi hingga akhir Mei 2026 mendatang.
“Mayoritas wilayah Sumatera Barat berpotensi mengalami hujan ringan dari pagi hingga malam hari,” tulis BMKG dalam laporan prakiraan cuaca resmi, Kamis, 21 Mei 2026. BMKG juga meminta warga tetap waspada terhadap perubahan atmosfer mendadak pada sejumlah daerah rawan genangan. Cuaca labil diperkirakan muncul terutama saat sore hingga malam hari.
Kota Padang diprediksi mengalami hujan ringan dengan suhu udara berkisar 21 sampai 28 derajat Celsius. Tingkat kelembapan udara mencapai 73 hingga 98 persen sepanjang hari. Kondisi udara terasa panas dan gerah sebelum hujan mulai turun menjelang sore hari.
Suasana Kota Padang sejak pagi diperkirakan masih didominasi oleh cuaca cerah berawan. Namun, awan hujan mulai tumbuh cepat akibat peningkatan kelembapan atmosfer wilayah pesisir Sumatera Barat. Pengendara roda dua diminta menyiapkan jas hujan sebelum aktivitas sore berlangsung.
Kota Solok juga diprediksi akan mengalami hujan ringan sejak siang hingga malam hari. Suhu udara di kawasan tersebut berkisar 20 hingga 28 derajat Celsius sepanjang Kamis hari ini. Udara dingin khas dataran tinggi diperkirakan tetap terasa sejak pagi.
Kawasan Padang Panjang menjadi wilayah dengan suhu terendah pada prakiraan cuaca hari ini. BMKG mencatat suhu udara berkisar 19 hingga 26 derajat Celsius dengan kelembapan mencapai 99 persen. Kabut tipis diperkirakan muncul saat malam dan dini hari mulai datang.
Kota Sawahlunto diprediksi mengalami hujan ringan dengan suhu udara mencapai 30 derajat Celsius. Kondisi udara cukup panas diperkirakan terasa sejak pagi hingga menjelang siang hari. Hujan ringan berpotensi turun saat aktivitas warga mulai padat menjelang sore.
Payakumbuh juga masuk daftar wilayah yang diprediksi diguyur hujan ringan sepanjang Kamis, 21 Mei 2026. Suhu udara berkisar 20 sampai 29 derajat Celsius dengan kelembapan mencapai 97 persen. Jalanan diperkirakan licin ketika hujan mulai turun malam nanti.
Sementara Kota Bukittinggi menjadi satu-satunya wilayah yang diprediksi bertahan dengan kondisi berawan sepanjang hari. Suhu udara di kota wisata tersebut berkisar 18 hingga 25 derajat Celsius. Meski tidak diprediksi hujan, udara dingin tetap terasa cukup dominan sejak pagi.
Kawasan Pariaman diperkirakan mengalami hujan ringan disertai udara lembap sepanjang hari berlangsung. Suhu udara berada pada kisaran 24 hingga 30 derajat Celsius dengan kelembapan mencapai 96 persen. Aktivitas pesisir diprediksi masih berjalan normal selama gelombang laut tetap rendah.
BMKG juga meminta masyarakat tetap waspada terhadap perubahan cuaca mendadak di wilayah pesisir Sumatera Barat. Angin bertiup dari arah tenggara hingga barat daya dengan kecepatan sedang sepanjang hari. Kondisi tersebut membuat cuaca terasa gerah sebelum hujan turun.
Wilayah dataran tinggi seperti Tanah Datar dan Agam diprediksi mengalami cuaca berawan hingga hujan ringan. Jalur perbukitan rawan berkabut ketika malam dan dini hari mulai datang. Pengendara diminta mengurangi kecepatan saat melintas di jalan tikungan dan tanjakan curam.
Kawasan Dharmasraya dan Sijunjung diperkirakan mengalami udara kabur pada beberapa waktu tertentu. Hujan ringan masih berpotensi turun terutama menjelang malam hingga dini hari. Jalur Lintas Sumatera diminta tetap waspada terhadap jalan licin dan jarak pandang terbatas.
BMKG juga memantau aktivitas Madden-Julian Oscillation atau MJO pada wilayah Indonesia bagian barat. Fenomena atmosfer tersebut meningkatkan peluang hujan di Pulau Sumatera, termasuk Sumatera Barat. Situasi ini membuat pola cuaca sulit stabil sepanjang pekan terakhir Mei 2026.
“Warga diimbau memantau perkembangan kondisi atmosfer secara berkala,” tulis BMKG dalam laporan cuaca resminya. Potensi hujan mendadak diperkirakan muncul terutama saat sore hingga malam hari. Cuaca labil seperti ini umum terjadi saat masa pancaroba berlangsung.
Nelayan pada kawasan pesisir Sumatera Barat juga diminta memperhatikan perubahan arah angin saat melaut. Gelombang laut diperkirakan masih berada pada kategori rendah hingga sedang sepanjang hari. Meski begitu, hujan petir lokal tetap berpotensi mengganggu aktivitas pelayaran tradisional.
Aktivitas wisata pantai di Padang Pariaman dan Pesisir Selatan diperkirakan masih ramai sejak pagi hari. Langit cerah berawan masih mendukung wisatawan menikmati kawasan pesisir dan laut terbuka. Namun, wisatawan diminta segera mencari tempat aman saat petir mulai terdengar mendekat.
BMKG juga mengingatkan warga untuk menghindari berteduh di bawah pohon ketika hujan petir mulai turun. Angin kencang singkat berpotensi mematahkan ranting pohon tua pada kawasan perkotaan padat kendaraan. Baliho dan papan reklame juga rawan roboh saat hujan deras datang tiba-tiba.
Petani dan pekerja lapangan diminta memperhatikan perubahan cuaca sejak siang hari. Cuaca panas ekstrem dapat berubah menjadi hujan hanya dalam waktu singkat. Kondisi tersebut sering memicu gangguan aktivitas perkebunan dan distribusi hasil pertanian.
Aktivitas warga perkotaan diperkirakan sedikit terganggu ketika hujan turun bertepatan dengan jam pulang kerja. Genangan air berpotensi muncul pada kawasan drainase yang buruk saat hujan deras mengguyur cukup lama. Situasi tersebut sering memicu antrean kendaraan pada sejumlah ruas jalan utama.
BMKG memastikan cuaca ekstrem skala besar belum terlihat di wilayah Sumatera Barat pekan ini. Meski demikian, hujan lokal disertai petir tetap perlu diwaspadai masyarakat sepanjang hari berlangsung. Langit Sumbar hari ini diprediksi berubah cepat seperti chat mantan saat tengah malam datang. R-02

