BRI Super League 2025/2026
Semen Padang Sudah Turun Kasta, Imran Nahumarury Tetap Ngotot Hajar Persebaya
Pesepak bola Semen Padang FC Jago (kiri) berupaya merebut bola dari pemain Persik Kediri Rodrigo (tengah) pada pertandingan BRI Super League 2025/2026 di Stadion H Agus Salim Padang, Sumatera Barat, Jumat (8/5/2026). (antarafoto)
SUMBAR, SabangMerauke News - Semen Padang bersiap menjalani duel penuh emosi menghadapi Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Haji Agus Salim (GHAS), Jumat, 15 Mei 2026. Pertandingan pekan ke-33 BRI Super League 2025/2026 tersebut menjadi laga kandang terakhir Kabau Sirah musim ini.
Laga menghadapi Persebaya memang sudah tidak mengubah nasib Semen Padang pada klasemen akhir kompetisi musim berjalan. Tim asal Sumatera Barat tersebut dipastikan terdegradasi menuju kasta kedua sejak beberapa pekan sebelumnya, yang berlangsung cukup menyakitkan. Namun, Semen Padang tetap ingin menutup perjalanan kandang musim ini dengan kemenangan manis di depan suporternya.
Pelatih Semen Padang, Imran Nahumarury, menegaskan timnya tetap tampil serius menghadapi Persebaya meski situasi terasa cukup berat. Eks pelatih PSIS Semarang tersebut meminta pemain menjaga profesionalisme hingga pertandingan terakhir musim kompetisi berjalan. Imran juga berharap publik Padang tetap memberi dukungan penuh selama tim bertanding di Stadion GHAS.
“Persiapan berjalan seperti biasa di laga home dan pemain tetap sangat antusias menghadapi pertandingan nanti,” ujar Imran Nahumarury, pelatih Semen Padang. Imran menilai laga menghadapi Persebaya tetap penting demi menjaga harga diri klub hingga akhir musim berjalan. Ia ingin pemain memberikan hadiah terakhir untuk masyarakat Padang lewat kemenangan pada laga kandang penutup.
Atmosfer pertandingan diprediksi terasa emosional karena GHAS kemungkinan menjalani laga terakhir sebelum proses renovasi dimulai. Stadion legendaris tersebut selama ini menjadi rumah penuh kenangan bagi Semen Padang serta pendukung setia Kabau Sirah. Situasi itu membuat pertandingan melawan Persebaya terasa lebih spesial dibanding laga kandang biasa sepanjang musim berjalan.
Persebaya Surabaya datang menuju Padang dengan kondisi lebih nyaman dibandingkan dengan tuan rumah menjelang pertandingan penting tersebut berlangsung. Tim Bajul Ijo masih memiliki motivasi untuk menjaga posisi terbaik pada papan klasemen BRI Super League musim ini. Situasi berbeda justru dialami Semen Padang yang harus menghadapi kenyataan pahit turun kasta lebih cepat.
Meski sudah dipastikan terdegradasi, semangat pemain Semen Padang terlihat tetap menyala selama sesi latihan beberapa hari terakhir berlangsung. Imran Nahumarury mengaku terus menjaga mental pemain agar tetap tampil maksimal pada sisa pertandingan musim berjalan sekarang. Ia tidak ingin timnya terlihat menyerah begitu saja menjelang kompetisi selesai dimainkan beberapa pekan lagi.
“Saya lihat pemain juga sangat bersemangat menghadapi dua pertandingan terakhir musim ini,” kata Imran Nahumarury menjelang pertandingan melawan Persebaya. Sang pelatih memastikan bakal melakukan sejumlah perubahan komposisi pemain pada pertandingan kandang terakhir nanti. Ia ingin memberi kesempatan tampil kepada beberapa pemain yang memiliki menit bermain yang minim sepanjang musim berjalan.
Langkah tersebut membuat laga menghadapi Persebaya kemungkinan menghadirkan wajah berbeda dari skuad Semen Padang musim ini nantinya. Beberapa pemain muda diperkirakan memperoleh kesempatan tampil sejak menit awal menghadapi tekanan pertandingan yang cukup besar tersebut nanti. Imran berharap perubahan tersebut menghadirkan semangat baru sekaligus tambahan energi bagi tim menghadapi Bajul Ijo.
Namun, situasi Semen Padang tidak sepenuhnya ideal. Sejumlah pemain inti dipastikan absen akibat masalah kebugaran serta hukuman akumulasi kartu kuning sepanjang kompetisi berjalan musim ini. Kondisi itu membuat kedalaman skuad Kabau Sirah kembali diuji pada penghujung musim yang berat.
Boubakary Diarra, Ravy Tsouka, Kazaki Nakagawa, serta Angelo Meneses dikabarkan belum berada dalam kondisi fisik terbaik menjelang pertandingan. Selain itu, Jaime Giraldo juga dipastikan absen setelah menerima akumulasi kartu kuning dari beberapa pertandingan sebelumnya musim ini. Kehilangan sejumlah pemain inti jelas menjadi pukulan tambahan bagi Semen Padang menghadapi kekuatan Persebaya.
“Harus diakui, dua pertandingan terakhir memang berat, tetapi pemain tetap siap memberikan perlawanan maksimal,” ujar Imran Nahumarury. Pelatih berusia 46 tahun tersebut menilai Semen Padang masih memiliki peluang untuk menutup musim dengan hasil positif nantinya. Ia juga berharap pemain tetap realistis menghadapi situasi sulit pada akhir kompetisi musim berjalan sekarang.
Persebaya sendiri dipastikan tidak ingin datang menuju Padang sekadar menikmati atmosfer laga penutup kandang Semen Padang musim ini. Bajul Ijo tetap mengincar kemenangan demi menjaga konsistensi performa menjelang berakhirnya kompetisi BRI Super League 2025/2026 yang sekarang berlangsung. Situasi tersebut membuat pertandingan diprediksi berjalan keras sejak menit awal laga dimulai pada Jumat sore nanti.
Semen Padang sebenarnya sempat menunjukkan perlawanan cukup baik pada beberapa pertandingan terakhir sebelum menghadapi Persebaya sekarang. Kabau Sirah sempat memberikan tekanan kepada sejumlah tim besar meski hasil akhirnya belum berpihak pada kemenangan penuh. Performa tersebut menjadi modal penting untuk menjaga motivasi pemain menghadapi sisa musim yang tersisa sekarang ini.
Publik Padang juga diperkirakan tetap memenuhi Stadion GHAS demi memberi penghormatan terakhir kepada rumah lama Semen Padang tersebut nanti. Renovasi stadion membuat pertandingan melawan Persebaya terasa seperti momen perpisahan penuh kenangan bagi seluruh pendukung Kabau Sirah. Banyak suporter ingin menyaksikan langsung atmosfer terakhir stadion sebelum wajah barunya hadir musim depan mendatang.
Tekanan degradasi memang sudah tidak lagi menghantui Semen Padang menjelang pertandingan melawan Persebaya Surabaya akhir pekan ini nanti. Namun, harga diri klub tetap menjadi taruhan besar ketika Kabau Sirah tampil di depan pendukung sendiri pada laga kandang. Imran Nahumarury ingin pemain mengakhiri perjalanan kandang musim ini dengan semangat tinggi dan kepala tegak.
Jika mampu meraih kemenangan menghadapi Persebaya, Semen Padang setidaknya dapat memberi sedikit hiburan bagi pendukung setia klub musim ini. Tiga poin juga bakal menjadi penutup manis sebelum Kabau Sirah menjalani petualangan baru pada kasta kedua kompetisi mendatang nanti. Stadion GHAS pun dapat mengucapkan salam perpisahan dengan suasana yang lebih hangat serta penuh kebanggaan. R-02
BERITA TERKAIT :
-
Piala Asia U-17 2026
Garuda Muda Wajib Menang, Jepang Datang Membawa Statistik Mengerikan

