SabangMeraukeNEWS.com

  • Daerah
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Umum
  • Riau
  • Sport
  • Opini
  • Internasional
  • Advertorial
  • Indeks

  • Redaksi
  • Tentang
  • Pedoman
  • Disclaimer
  • Info Iklan
  • SOP Perlindungan Wartawan

    https://sabangmeraukenews.com

Copyright ©
sabangmeraukeNEWS.com
All rights reserved

https://sabangmeraukenews.com

  • Daerah
    • Empat Saksi Diperiksa dalam Dugaan Penipuan Perjalanan Pesparawi Kepri

      Empat Saksi Diperiksa dalam Dugaan Penipuan Perjalanan Pesparawi Kepri

      01/07/2026  ❘  17:52 WIB
    • Diduga Sopir Ngantuk Subuh Hari, Mobil Berisi Bayi Terjun Bebas ke Jurang di Lembah Anai

      Diduga Sopir Ngantuk Subuh Hari, Mobil Berisi Bayi Terjun Bebas ke Jurang di Lembah Anai

      01/07/2026  ❘  12:05 WIB
    • Kue Oleh-oleh Ditolak Jadi Petaka, Suami Kalap Bunuh Istri Pakai Martil

      Kue Oleh-oleh Ditolak Jadi Petaka, Suami Kalap Bunuh Istri Pakai Martil

      01/07/2026  ❘  11:50 WIB
    • Modal Pistol Mainan, Komplotan Gang Motor Ini Sukses Membegal di 25 Lokasi

      Modal Pistol Mainan, Komplotan Gang Motor Ini Sukses Membegal di 25 Lokasi

      01/07/2026  ❘  11:32 WIB
  • Nasional
    • Vonis Nadiem Makarim Dipangkas Jadi 10 Tahun, Kejagung Buka Peluang Banding

      Vonis Nadiem Makarim Dipangkas Jadi 10 Tahun, Kejagung Buka Peluang Banding

      01/07/2026  ❘  15:43 WIB
    • Prabowo: Jangan Ada Kriminalisasi, Hukum Harus Lindungi Rakyat!

      Prabowo: Jangan Ada Kriminalisasi, Hukum Harus Lindungi Rakyat!

      01/07/2026  ❘  14:05 WIB
    • Kloter UPG 43 Jadi Penutup Haji 2026, Jemaah Terharu Pulang ke Tanah Air Usai Dilayani Maksimal

      Kloter UPG 43 Jadi Penutup Haji 2026, Jemaah Terharu Pulang ke Tanah Air Usai Dilayani Maksimal

      01/07/2026  ❘  13:44 WIB
    • Prabowo Ingatkan Polisi Digaji Rakyat: Jangan Menyusahkan Rakyat!

      Prabowo Ingatkan Polisi Digaji Rakyat: Jangan Menyusahkan Rakyat!

      01/07/2026  ❘  11:06 WIB
  • Ekonomi
    • Rupiah Ditutup Melemah Dipicu Tekanan Global dan Domestik

      Rupiah Ditutup Melemah Dipicu Tekanan Global dan Domestik

      01/07/2026  ❘  17:44 WIB
    • Energi Mengamuk, IHSG Hijau Saat Data Ekonomi Memburuk

      Energi Mengamuk, IHSG Hijau Saat Data Ekonomi Memburuk

      01/07/2026  ❘  17:34 WIB
    • Mulai Hari Ini! Jualan Online Langsung Kena Potongan Pajak

      Mulai Hari Ini! Jualan Online Langsung Kena Potongan Pajak

      01/07/2026  ❘  11:16 WIB
    • Rupiah Makin Loyo! Tinggal Selangkah Lagi Sentuh Rp18.000 per Dolar AS

      Rupiah Makin Loyo! Tinggal Selangkah Lagi Sentuh Rp18.000 per Dolar AS

      01/07/2026  ❘  10:15 WIB
  • Politik
    • Warna Politik Bupati Kuansing Suhardiman Amby: Besar di Partai Hanura Loncat ke Gerindra Tapi Dicopot Prabowo, Rencana Nyaleg DPR 2029 Lewat Demokrat

      Warna Politik Bupati Kuansing Suhardiman Amby: Besar di Partai Hanura Loncat ke Gerindra Tapi Dicopot Prabowo, Rencana Nyaleg DPR 2029 Lewat Demokrat

      01/07/2026  ❘  11:58 WIB
    • Ganjar Buka Suara usai Jokowi Pasang Target Besar untuk PSI di Pemilu 2029

      Ganjar Buka Suara usai Jokowi Pasang Target Besar untuk PSI di Pemilu 2029

      29/06/2026  ❘  10:06 WIB
    • Melawan Kutukan Partai Gurem, Jokowi Yakin PSI Lolos ke DPR di Pemilu 2029

      Melawan Kutukan Partai Gurem, Jokowi Yakin PSI Lolos ke DPR di Pemilu 2029

      27/06/2026  ❘  21:00 WIB
    • PDIP Nilai Safari Politik Jokowi Bersama PSI Berkaitan Pilpres 2029

      PDIP Nilai Safari Politik Jokowi Bersama PSI Berkaitan Pilpres 2029

      27/06/2026  ❘  14:47 WIB
  • Hukrim
    • Dani Nursalam Mengaku Ditawari Rp3 Miliar untuk Mengambil Tanggung Jawab Perkara

      Dani Nursalam Mengaku Ditawari Rp3 Miliar untuk Mengambil Tanggung Jawab Perkara

      01/07/2026  ❘  19:36 WIB
    • Bukan Cuma Suap Mobil Land Cruiser dan Pajero, KPK Dalami Kasus Bupati Suhardiman Amby Terkait Pelepasan Kawasan Hutan

      Bukan Cuma Suap Mobil Land Cruiser dan Pajero, KPK Dalami Kasus Bupati Suhardiman Amby Terkait Pelepasan Kawasan Hutan

      01/07/2026  ❘  18:08 WIB
    • KPK Ungkap Bupati Kuansing Suhardiman Amby Terima Suap Mobil Toyota Land Cruiser dari Sekda Zulkarnaen

      KPK Ungkap Bupati Kuansing Suhardiman Amby Terima Suap Mobil Toyota Land Cruiser dari Sekda Zulkarnaen

      01/07/2026  ❘  16:55 WIB
    • KPK Tahan Bupati Kuansing Suhardiman Amby dan Sekda Zulkarnain! 

      KPK Tahan Bupati Kuansing Suhardiman Amby dan Sekda Zulkarnain! 

      01/07/2026  ❘  16:12 WIB
  • Umum
    • Jangan Asal Pilih Lagu di Mobil! Tempo Musik Ternyata Bisa Pengaruhi Kecepatan dan Konsentrasi Berkendara

      Jangan Asal Pilih Lagu di Mobil! Tempo Musik Ternyata Bisa Pengaruhi Kecepatan dan Konsentrasi Berkendara

      01/07/2026  ❘  08:27 WIB
    • Sering Overthinking? Dokter Ungkap Penyebab GERD Bisa Makin Parah Saat Stres

      Sering Overthinking? Dokter Ungkap Penyebab GERD Bisa Makin Parah Saat Stres

      30/06/2026  ❘  21:43 WIB
    • Jangan Putus Sembarangan! Ini Cara Aman Mengakhiri Hubungan Toxic Menurut Psikolog

      Jangan Putus Sembarangan! Ini Cara Aman Mengakhiri Hubungan Toxic Menurut Psikolog

      30/06/2026  ❘  21:34 WIB
    • Terungkap! Biaya Avtur Bikin Harga Tiket Pesawat Sulit Murah, Ini Fakta yang Jarang Diketahui

      Terungkap! Biaya Avtur Bikin Harga Tiket Pesawat Sulit Murah, Ini Fakta yang Jarang Diketahui

      30/06/2026  ❘  09:56 WIB
  • Riau
    • Pemprov Riau Ajak Masyarakat Sukseskan Survei IHaI 2026

      Pemprov Riau Ajak Masyarakat Sukseskan Survei IHaI 2026

      01/07/2026  ❘  19:35 WIB
    • Tak Lagi Menempuh Perjalanan Panjang, Warga Suku Akit Dusun Nerlang Kini Dilayani Disdukcapil di Atas Kempang

      Tak Lagi Menempuh Perjalanan Panjang, Warga Suku Akit Dusun Nerlang Kini Dilayani Disdukcapil di Atas Kempang

      01/07/2026  ❘  19:27 WIB
    • SF Hariyanto Lantik 301 ASN Riau, Pesan Tegas Soal Integritas Jadi Sorotan

      SF Hariyanto Lantik 301 ASN Riau, Pesan Tegas Soal Integritas Jadi Sorotan

      01/07/2026  ❘  18:36 WIB
    • KKI 2026 Digelar di Bengkalis, Ajang Teknologi Kapal Nasional Siap Dongkrak Ekonomi Daerah

      KKI 2026 Digelar di Bengkalis, Ajang Teknologi Kapal Nasional Siap Dongkrak Ekonomi Daerah

      01/07/2026  ❘  18:33 WIB
  • Sport
    • Profil Reidel Toiran, Pelatih

      Profil Reidel Toiran, Pelatih 'Dadakan' yang Bawa Indonesia Juara AVC Men's Cup 2026 untuk Pertama Kali

      01/07/2026  ❘  13:46 WIB
    • Sabet 12 Medali, Atlet Binaan YAME Taekwondo Duri Raih Gelar Juara Umum Sumut National Championship 2026

      Sabet 12 Medali, Atlet Binaan YAME Taekwondo Duri Raih Gelar Juara Umum Sumut National Championship 2026

      30/06/2026  ❘  22:43 WIB
    • Casemiro dan Martinelli Antar Brasil Singkirkan Jepang dari Piala Dunia 2026

      Casemiro dan Martinelli Antar Brasil Singkirkan Jepang dari Piala Dunia 2026

      30/06/2026  ❘  11:35 WIB
    • Maroko Menang 3-2 atas Belanda pada Adu Penalti Setelah Bermain Imbang 1-1

      Maroko Menang 3-2 atas Belanda pada Adu Penalti Setelah Bermain Imbang 1-1

      30/06/2026  ❘  11:13 WIB
  • Opini
    • Penilaian FSC Kenapa Berhenti di Tahun 2020, Sementara Deforestasi dan Konflik Sosial di Areal Konsesi APP Group dan APRIL Group Masih Terus Berlanjut

      Penilaian FSC Kenapa Berhenti di Tahun 2020, Sementara Deforestasi dan Konflik Sosial di Areal Konsesi APP Group dan APRIL Group Masih Terus Berlanjut

      29/06/2026  ❘  11:22 WIB
    • Koridor Satwa Menjadi Lorong Maut Kematian Tapir di Konsesi RAPP, Menguji Ketegasan FSC

      Koridor Satwa Menjadi Lorong Maut Kematian Tapir di Konsesi RAPP, Menguji Ketegasan FSC

      21/06/2026  ❘  15:12 WIB
    • Kebangkitan Polandia Menjadi Kekuatan Baru Eropa

      Kebangkitan Polandia Menjadi Kekuatan Baru Eropa

      11/06/2026  ❘  08:29 WIB
    • Proses Remedy Framework FSC: APP Group Bergerak dalam Senyap, APRIL Group Tenggelam dalam Ketidakjelasan

      Proses Remedy Framework FSC: APP Group Bergerak dalam Senyap, APRIL Group Tenggelam dalam Ketidakjelasan

      10/06/2026  ❘  19:27 WIB
  • Internasional
    • Kapok Andalkan AI, Ford Rekrut Lagi Pegawai yang Di-PHK, Hasilnya Langsung Bikin Heboh!

      Kapok Andalkan AI, Ford Rekrut Lagi Pegawai yang Di-PHK, Hasilnya Langsung Bikin Heboh!

      30/06/2026  ❘  19:52 WIB
    • Kasus Pertama Usai LGBT Dicap Ekstremis, Rusia Vonis 3 Pengelola Klub Malam Pose

      Kasus Pertama Usai LGBT Dicap Ekstremis, Rusia Vonis 3 Pengelola Klub Malam Pose

      30/06/2026  ❘  09:14 WIB
    • Serangan Ukraina Bikin Rusia Kekurangan Bahan Bakar, Putin Akhirnya Buka Suara

      Serangan Ukraina Bikin Rusia Kekurangan Bahan Bakar, Putin Akhirnya Buka Suara

      29/06/2026  ❘  08:53 WIB
    • Trump Ancam Iran Habis Jika Perang Berlanjut, Selat Hormuz Kembali Membara

      Trump Ancam Iran Habis Jika Perang Berlanjut, Selat Hormuz Kembali Membara

      28/06/2026  ❘  12:47 WIB
  • lain
      -->
    • Advertorial
    • -->
    • Foto
    • Indeks
Bukan omon omon

Rupiah Hancur! Dollar AS Tembus Rp17.529, Investor Panik Lepas Aset Indonesia

12/05/2026  ❘  18:25 WIB • Ekonomi
Bagikan :
Rupiah Hancur! Dollar AS Tembus Rp17.529, Investor Panik Lepas Aset Indonesia

Ilustrasi kurs Dolar AS terhadap Rupiah Indonesia. (ist)

JAKARTA, SabangMerauke News - Nilai tukar rupiah akhirnya roboh ke titik paling kelam sepanjang sejarah perdagangan modern Indonesia, Selasa, 12 Mei 2026. Mata uang Garuda ditutup melemah tajam menuju Rp17.529 per dolar AS setelah tekanan global dan domestik datang bersamaan tanpa ampun. Konflik Timur Tengah, harga minyak dunia, arus modal asing, hingga kecemasan fiskal berubah seperti gelombang besar menghantam pasar keuangan nasional.

Perdagangan Selasa sore terasa seperti arena panik berjamaah bagi pelaku pasar domestik. Rupiah tercatat melemah 115 poin atau 0,66 persen dibanding penutupan perdagangan sebelumnya menurut data Bloomberg. Pada perdagangan intraday, rupiah bahkan sempat menyentuh level Rp17.535 per dolar AS sebelum akhirnya parkir di Rp17.529.

Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia, Destry Damayanti, mengakui tekanan global menjadi biang utama keterpurukan rupiah sepanjang hari perdagangan. Konflik Timur Tengah kembali memanaskan sentimen pasar setelah negosiasi damai Amerika Serikat dan Iran berjalan buntu. Harga minyak mentah dunia ikut melonjak tajam dan membuat investor global bergerak masuk menuju aset aman.

“Tekanan rupiah hari ini meningkat karena konflik di Timur Tengah yang masih berlangsung dengan intensitas meningkat,” ujar Destry Damayanti. Pernyataan itu langsung menggambarkan betapa pasar global sedang bergerak dalam mode waspada penuh. Ketika perang memanas, mata uang emerging market biasanya menjadi korban pertama.

Tekanan eksternal ternyata tidak datang sendirian sepanjang perdagangan hari ini. Dari dalam negeri, permintaan dolar AS melonjak cukup besar akibat kebutuhan pembayaran dividen perusahaan dan utang luar negeri. Musim keberangkatan ibadah haji juga ikut mendorong kebutuhan valuta asing yang semakin membengkak.

“Dari domestik, meningkatnya kebutuhan dolar secara musiman,” kata Destry Damayanti dalam konferensi pers Bank Indonesia. Permintaan valas domestik itu membuat tekanan terhadap rupiah semakin sulit dibendung sepanjang sesi perdagangan. Bank Indonesia akhirnya turun tangan melalui intervensi pasar spot dan instrumen Domestic Non-Deliverable Forward atau DNDF.

Bank sentral memastikan tetap menjaga stabilitas pasar meski tekanan datang bertubi-tubi sepanjang kuartal kedua tahun ini. Destry menegaskan Bank Indonesia akan terus berada di pasar demi menjaga agar volatilitas rupiah tidak semakin liar. Intervensi juga dilakukan melalui penerbitan Sekuritas Rupiah Bank Indonesia atau SRBI untuk menarik modal asing kembali.

“BI akan terus berkomitmen untuk selalu berada di pasar dan mengoptimalkan seluruh instrumen operasi moneter,” ujar Destry Damayanti. Meski begitu, tekanan rupiah tetap terasa berat sepanjang hari perdagangan Selasa sore. Pelaku pasar tampaknya masih memilih menjauh dari aset berdenominasi rupiah.

Kondisi pasar saham nasional ikut memperlihatkan tekanan besar sepanjang perdagangan hari ini. Investor asing tercatat melakukan jual bersih atau net sell mencapai Rp751 miliar di bursa saham domestik. Secara akumulasi sepanjang tahun 2026, outflow asing bahkan telah menembus Rp38,36 triliun.

Arus keluar dana asing itu menjadi luka tambahan bagi pasar domestik sepanjang kuartal kedua tahun ini. Ketika modal asing pergi, permintaan dolar otomatis meningkat cukup tajam di pasar spot domestik. Situasi tersebut membuat rupiah semakin kehilangan tenaga untuk bangkit.

 

Head of Research Kiwoom Sekuritas Indonesia, Liza Camelia Suryanata, menilai faktor musiman bukan alasan utama keterpurukan rupiah kali ini. Menurutnya, repatriasi dividen memang rutin terjadi setiap tahun tanpa selalu menghancurkan nilai tukar rupiah. Tekanan sekarang terasa jauh lebih berat akibat kombinasi sentimen global dan domestik.

“Pembayaran dividen berlangsung setiap tahun dan tidak langsung membuat rupiah jeblok seperti saat ini,” ujar Liza Camelia Suryanata. Ia menilai pasar mulai serius menyoroti kondisi fiskal Indonesia serta ketidakpastian kebijakan pemerintah. Kekhawatiran tersebut akhirnya membuat daya tarik aset domestik semakin melemah.

Liza juga menyoroti membengkaknya utang pemerintah serta risiko pelebaran defisit fiskal tahun ini. Menurutnya, berbagai lembaga internasional mulai memberi catatan terhadap kekuatan fundamental ekonomi Indonesia. Situasi itu membuat bargaining power Indonesia di mata investor global semakin menurun.

Tekanan global semakin menggila setelah harga minyak Brent melonjak menuju US$104 per barel. Konflik antara Iran dan Amerika Serikat membuat pasar takut jalur distribusi minyak dunia terganggu cukup serius. Selat Hormuz kembali menjadi perhatian karena menyalurkan hampir 20 persen dari pasokan energi global.

Fixed Income and Macro Strategist Mega Capital Sekuritas, Lionel Priyadi, memprediksi rupiah masih berpotensi bergerak semakin lemah. Jika tekanan global terus membesar, rupiah diperkirakan dapat menuju Rp17.600 hingga Rp17.800 per dolar AS. Kondisi itu bisa terjadi jika sentimen perang dan outflow asing belum mereda.

“Jika rupiah bertahan di atas Rp17.500, risiko pelemahan lanjutan tetap terbuka,” ujar Lionel Priyadi. Investor saat ini lebih memilih masuk ke aset safe haven dibandingkan dengan emerging market. Tekanan tersebut akhirnya memukul hampir seluruh mata uang kawasan Asia.

Won Korea Selatan menjadi mata uang Asia dengan pelemahan terdalam sepanjang perdagangan Selasa pagi. Rupiah langsung berada di posisi kedua mata uang terlemah di kawasan sepanjang sesi perdagangan hari ini. Peso Filipina, yen Jepang, hingga ringgit Malaysia juga ikut bergerak melemah terhadap dolar AS.

Analis Henan Sekuritas, James Stanley, menilai tekanan rupiah datang dari kombinasi faktor struktural dan musiman. Menurutnya, harga energi yang tinggi membuat neraca pembayaran Indonesia semakin terbebani cukup berat. Ketidakpastian MSCI dan kondisi fiskal nasional juga ikut menambah kecemasan investor asing.

“Tekanan harga energi dan outflow pasar modal menjaga rupiah tetap lemah dalam jangka pendek,” ujar James Stanley. Investor saat ini terlihat semakin sensitif terhadap setiap risiko global maupun domestik. Ketika kepercayaan mulai goyah, arus keluar modal biasanya bergerak sangat cepat.

Selain tekanan perang dan minyak, pasar juga menyoroti kondisi konsumsi domestik Indonesia. Data Indeks Keyakinan Konsumen memang masih berada di zona optimistis sepanjang April 2026. Namun, optimisme kelompok masyarakat menengah bawah mulai menunjukkan retakan cukup serius.

 

Kelompok masyarakat berpenghasilan Rp1 juta hingga Rp4 juta mulai mengalami penurunan optimisme ekonomi enam bulan mendatang. Kenaikan harga kebutuhan hidup perlahan menggerus daya beli sektor riil domestik. Situasi itu membuat investor tidak langsung percaya terhadap angka pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,61 persen.

Direktur PT Traze Andalan Futures, Ibrahim Assuaibi, memprediksi rupiah masih bergerak fluktuatif sepanjang perdagangan Rabu, 13 Mei 2026. Pasar global masih menunggu perkembangan konflik Timur Tengah serta rilis data inflasi Amerika Serikat. Data tersebut akan menentukan arah kebijakan suku bunga Federal Reserve berikutnya.

“Rupiah diperkirakan bergerak di rentang Rp17.520 hingga Rp17.580 per dolar AS,” ujar Ibrahim Assuaibi. Tekanan terhadap mata uang Garuda tampaknya belum benar-benar selesai dalam waktu dekat. Investor masih bergerak hati-hati sambil menunggu kepastian arah ekonomi global dan domestik.

Sementara itu, Bank Indonesia mencoba menjaga kepercayaan pasar melalui berbagai instrumen stabilisasi moneter sepanjang kuartal kedua tahun ini. Outstanding SRBI tercatat melonjak menjadi Rp957,9 triliun pada April 2026. Kenaikan tersebut menjadi salah satu langkah agresif bank sentral untuk menahan gejolak rupiah.

Meski tekanan besar masih berlangsung, Bank Indonesia percaya kondisi ini bersifat sementara dan musiman. Otoritas moneter berharap kebutuhan dolar domestik akan mereda setelah musim pembayaran dividen dan ibadah haji selesai. Namun, pasar tampaknya belum benar-benar tenang menghadapi badai ketidakpastian global saat ini. R-02

Editor: Krisman
Tags :Rupiah Hari IniKurs Dolar ASBank IndonesiaKonflik Timur TengahEkonomi Indonesia

BERITA TERKAIT :

  • Dolar AS Jebol Rp17.500, Pasar Panik Usai Trump Guncang Dunia dan MSCI Mengintai

    Dolar AS Jebol Rp17.500, Pasar Panik Usai Trump Guncang Dunia dan MSCI Mengintai

    Ekonomi •
    12/05/2026 ❘ 09:24 WIB
  • Bursa Efek Indonesia Memerah, IHSG Ambles Usai Royalti Tambang Bikin Geger

    Bursa Efek Indonesia Memerah, IHSG Ambles Usai Royalti Tambang Bikin Geger

    Ekonomi •
    11/05/2026 ❘ 18:29 WIB
  • Selat Hormuz Memanas, Rupiah Ambruk Lagi ke Rp17.414 per Dolar AS

    Selat Hormuz Memanas, Rupiah Ambruk Lagi ke Rp17.414 per Dolar AS

    Ekonomi •
    11/05/2026 ❘ 18:22 WIB
  • 8 Bulan Menjabat, Menkeu Purbaya Sebut Ekonomi Indonesia Tumbuh Pesat

    8 Bulan Menjabat, Menkeu Purbaya Sebut Ekonomi Indonesia Tumbuh Pesat

    Nasional •
    10/05/2026 ❘ 15:36 WIB
  • Gawat! Rupiah Tembus Rp17.382 Akibat Perang AS-Iran Meletus Lagi

    Gawat! Rupiah Tembus Rp17.382 Akibat Perang AS-Iran Meletus Lagi

    Ekonomi •
    08/05/2026 ❘ 19:07 WIB
Lindawati Tahun Baru Islam HUT 60 tahun BRK syariah Lowongan kerja Novotel Terbaru

TERPOPULER

  • Meledak! Istri Dani Nursalam Mengaku Ditawari Rp 1 Miliar dan Uang Bulanan Rp 30 Juta oleh Pengacara Gubernur Abdul Wahid

    Meledak! Istri Dani Nursalam Mengaku Ditawari Rp 1 Miliar dan Uang Bulanan Rp 30 Juta oleh Pengacara Gubernur Abdul Wahid

    01/07/2026  ❘  12:49 WIB
  • TPP Ribuan Guru PPPK Diduga Digelapkan, Kejari Rohil Tahan PPTK dan Bendahara Dinas Pendidikan

    TPP Ribuan Guru PPPK Diduga Digelapkan, Kejari Rohil Tahan PPTK dan Bendahara Dinas Pendidikan

    22/06/2026  ❘  21:50 WIB
  • Tragis, Pelajar SMP di Selatpanjang Meninggal Dunia Tertimpa Tembok Saat Mengejar Layang-Layang Putus

    Tragis, Pelajar SMP di Selatpanjang Meninggal Dunia Tertimpa Tembok Saat Mengejar Layang-Layang Putus

    22/06/2026  ❘  18:06 WIB
  • Resmi Dimutasi! Kapolres Meranti AKBP Aldi Alfa Faroqi Geser ke Rohil, Sosok AKBP Gede Datang dengan Pengalaman Bongkar Kasus Korupsi

    Resmi Dimutasi! Kapolres Meranti AKBP Aldi Alfa Faroqi Geser ke Rohil, Sosok AKBP Gede Datang dengan Pengalaman Bongkar Kasus Korupsi

    26/06/2026  ❘  11:40 WIB
  • Reshuffle Pemkab Kepulauan Meranti, Bupati Asmar Rotasi 38 Pejabat Eselon III dan IV untuk Perkuat Kinerja OPD

    Reshuffle Pemkab Kepulauan Meranti, Bupati Asmar Rotasi 38 Pejabat Eselon III dan IV untuk Perkuat Kinerja OPD

    01/07/2026  ❘  11:26 WIB
Kempo Dojo AKRI cafe Idul adha dprd pekanbaru

    Follow Us

  • Copyright ©
    SabangMeraukeNEWS.com

    Berita

  • Daerah
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Umum

    Berita

  • Riau
  • Sport
  • Opini
  • Internasional
  • Advertorial
  • Indeks

    Halaman

  • Redaksi
  • Tentang
  • Pedoman
  • Disclaimer
  • Info Iklan
  • SOP Perlindungan Wartawan