SabangMeraukeNEWS.com

  • Daerah
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Umum
  • Riau
  • Sport
  • Opini
  • Internasional
  • Advertorial
  • Indeks

  • Redaksi
  • Tentang
  • Pedoman
  • Disclaimer
  • Info Iklan
  • SOP Perlindungan Wartawan

    https://sabangmeraukenews.com

Copyright ©
sabangmeraukeNEWS.com
All rights reserved

https://sabangmeraukenews.com

  • Daerah
    • Geger! Anggota DPRD Medan Dipanggil Badan Kehormatan, Kasus Dugaan Pengeroyokan Tetangga Makin Panas

      Geger! Anggota DPRD Medan Dipanggil Badan Kehormatan, Kasus Dugaan Pengeroyokan Tetangga Makin Panas

      28/06/2026  ❘  11:53 WIB
    • Main Baygon Pakai Mancis, Bocah 13 Tahun Bikin Rumah Adat Batak di Monumen Sisingamangaraja Hangus

      Main Baygon Pakai Mancis, Bocah 13 Tahun Bikin Rumah Adat Batak di Monumen Sisingamangaraja Hangus

      28/06/2026  ❘  11:42 WIB
    • Kapolsek Kateman Apresiasi dan Puji Kesiapsiagaan PT Pulau Sambu Guntung Padamkan Kebakaran dalam Waktu Singkat

      Kapolsek Kateman Apresiasi dan Puji Kesiapsiagaan PT Pulau Sambu Guntung Padamkan Kebakaran dalam Waktu Singkat

      28/06/2026  ❘  11:32 WIB
    • PT Pulau Sambu Group Sebut Kebakaran Berhasil Ditangani dengan Cepat, Aktivitas Produksi Pulih Kembali

      PT Pulau Sambu Group Sebut Kebakaran Berhasil Ditangani dengan Cepat, Aktivitas Produksi Pulih Kembali

      27/06/2026  ❘  20:28 WIB
  • Nasional
    • Jangan Main-main! Pajak Perusahaan Investor Patriot Bond Tetap Diperiksa, Bukan Diampuni

      Jangan Main-main! Pajak Perusahaan Investor Patriot Bond Tetap Diperiksa, Bukan Diampuni

      27/06/2026  ❘  22:57 WIB
    • Terungkap! Alasan ESDM Sempat Hentikan Ekspor Batu Bara demi Pasokan Listrik Nasional

      Terungkap! Alasan ESDM Sempat Hentikan Ekspor Batu Bara demi Pasokan Listrik Nasional

      27/06/2026  ❘  21:04 WIB
    • Sebelum Kapal Pertamina Terkurung di Selat Hormuz, Indonesia Lebih Dulu Sita Kapal Tanker Iran

      Sebelum Kapal Pertamina Terkurung di Selat Hormuz, Indonesia Lebih Dulu Sita Kapal Tanker Iran

      27/06/2026  ❘  20:32 WIB
    • Menyedihkan! Sudah 5 Orang Calon Manajer Koperasi Merah Putih Meninggal Saat Ikuti Latihan Dasar Militer

      Menyedihkan! Sudah 5 Orang Calon Manajer Koperasi Merah Putih Meninggal Saat Ikuti Latihan Dasar Militer

      27/06/2026  ❘  20:15 WIB
  • Ekonomi
    • Cabai Tak Lagi Pedas di Kantong, Harga Pangan Minggu Ini Bikin Kejutan

      Cabai Tak Lagi Pedas di Kantong, Harga Pangan Minggu Ini Bikin Kejutan

      28/06/2026  ❘  12:22 WIB
    • Harga Emas Perhiasan Hari Ini Minggu 28 Juni 2026 Stabil, Cek Daftar Lengkap Raja Emas, Hartadinata, dan Laku Emas

      Harga Emas Perhiasan Hari Ini Minggu 28 Juni 2026 Stabil, Cek Daftar Lengkap Raja Emas, Hartadinata, dan Laku Emas

      28/06/2026  ❘  09:24 WIB
    • Harga Emas Hari Ini 28 Juni 2026 Melonjak! Galeri 24, Antam, dan UBS Kompak Naik, Cek Daftar Harga Terbarunya

      Harga Emas Hari Ini 28 Juni 2026 Melonjak! Galeri 24, Antam, dan UBS Kompak Naik, Cek Daftar Harga Terbarunya

      28/06/2026  ❘  08:37 WIB
    • Masyarakat Kandis Kini Lebih Mudah Akses Dana Tunai Lewat Gadai Emas BRK Syariah

      Masyarakat Kandis Kini Lebih Mudah Akses Dana Tunai Lewat Gadai Emas BRK Syariah

      27/06/2026  ❘  17:17 WIB
  • Politik
    • Melawan Kutukan Partai Gurem, Jokowi Yakin PSI Lolos ke DPR di Pemilu 2029

      Melawan Kutukan Partai Gurem, Jokowi Yakin PSI Lolos ke DPR di Pemilu 2029

      27/06/2026  ❘  21:00 WIB
    • PDIP Nilai Safari Politik Jokowi Bersama PSI Berkaitan Pilpres 2029

      PDIP Nilai Safari Politik Jokowi Bersama PSI Berkaitan Pilpres 2029

      27/06/2026  ❘  14:47 WIB
    • Jokowi Sebut Kemeja dan Topi PSI Merupakan Pemberian Kaesang Pangarep

      Jokowi Sebut Kemeja dan Topi PSI Merupakan Pemberian Kaesang Pangarep

      26/06/2026  ❘  18:14 WIB
    • Anak Riau Dilarang Menangis Sendiri, Aturan Baru Mulai Bergerak!

      Anak Riau Dilarang Menangis Sendiri, Aturan Baru Mulai Bergerak!

      22/06/2026  ❘  19:36 WIB
  • Hukrim
    • Setahun Empat Bulan Berlalu, Pembunuh Lisma Dona Belum Terungkap, Kesabaran Keluarga Korban Menipis

      Setahun Empat Bulan Berlalu, Pembunuh Lisma Dona Belum Terungkap, Kesabaran Keluarga Korban Menipis

      28/06/2026  ❘  12:06 WIB
    • Nekat Edarkan Sabu, Pria 49 Tahun Diamankan Satresnarkoba Polres Bengkalis

      Nekat Edarkan Sabu, Pria 49 Tahun Diamankan Satresnarkoba Polres Bengkalis

      27/06/2026  ❘  17:57 WIB
    • Bandar Sabu Pasutri di Siak Digerebek, Polisi Temukan Revolver Rakitan

      Bandar Sabu Pasutri di Siak Digerebek, Polisi Temukan Revolver Rakitan

      27/06/2026  ❘  16:44 WIB
    • Motor Dipinjam Cuma Sebentar, Ternyata Raib Sebulan! Polisi Tangkap Pelaku di Kampar

      Motor Dipinjam Cuma Sebentar, Ternyata Raib Sebulan! Polisi Tangkap Pelaku di Kampar

      27/06/2026  ❘  12:30 WIB
  • Umum
    • Bukan karena Ingin Kaya, Ini Alasan Terbaru Warga RI Rajin Menabung, Ternyata Takut Biaya Hidup Makin Mahal

      Bukan karena Ingin Kaya, Ini Alasan Terbaru Warga RI Rajin Menabung, Ternyata Takut Biaya Hidup Makin Mahal

      28/06/2026  ❘  07:11 WIB
    • Jangan Salah Pilih! Ahli Beberkan Sabun Cair vs Sabun Batang, Ini yang Paling Aman untuk Kulit

      Jangan Salah Pilih! Ahli Beberkan Sabun Cair vs Sabun Batang, Ini yang Paling Aman untuk Kulit

      27/06/2026  ❘  13:32 WIB
    • Hajar Aswad Disebut Jatuh dari Surga, Ini Penjelasan Ilmiah yang Bikin Banyak Orang Terkejut

      Hajar Aswad Disebut Jatuh dari Surga, Ini Penjelasan Ilmiah yang Bikin Banyak Orang Terkejut

      27/06/2026  ❘  09:36 WIB
    • Terungkap! Kebiasaan Makan Pakai Sendok Plastik Saat Makanan Panas Ternyata Berisiko, Begini Cara Aman

      Terungkap! Kebiasaan Makan Pakai Sendok Plastik Saat Makanan Panas Ternyata Berisiko, Begini Cara Aman

      27/06/2026  ❘  07:14 WIB
  • Riau
    • Fakta Mengejutkan SPMB Pekanbaru 2026, Jalur Prestasi Minim Peminat, Jalur Domisili Kelebihan Kuota

      Fakta Mengejutkan SPMB Pekanbaru 2026, Jalur Prestasi Minim Peminat, Jalur Domisili Kelebihan Kuota

      28/06/2026  ❘  12:11 WIB
    • Cukup Telepon 112! TRC Pekanbaru Siaga 24 Jam, Warga Kini Lebih Cepat Dapat Bantuan Darurat

      Cukup Telepon 112! TRC Pekanbaru Siaga 24 Jam, Warga Kini Lebih Cepat Dapat Bantuan Darurat

      28/06/2026  ❘  12:05 WIB
    • Api Masih Mengancam! Manggala Agni Perkuat Pasukan Padamkan Karhutla di Rengat Indragiri Hulu

      Api Masih Mengancam! Manggala Agni Perkuat Pasukan Padamkan Karhutla di Rengat Indragiri Hulu

      28/06/2026  ❘  11:57 WIB
    • Pembukaan MTQ XLIV Riau, Plt Gubernur Targetkan Lahir Qari dan Qariah Terbaik Menuju MTQ Nasional 2026

      Pembukaan MTQ XLIV Riau, Plt Gubernur Targetkan Lahir Qari dan Qariah Terbaik Menuju MTQ Nasional 2026

      28/06/2026  ❘  11:49 WIB
  • Sport
    • Dramatis! RD Kongo Cetak Sejarah, Korea Selatan Tersingkir dari Piala Dunia 2026

      Dramatis! RD Kongo Cetak Sejarah, Korea Selatan Tersingkir dari Piala Dunia 2026

      28/06/2026  ❘  11:42 WIB
    • Inggris Juara Grup, Harry Kane Lampaui Rekor Gary Lineker di Piala Dunia 2026

      Inggris Juara Grup, Harry Kane Lampaui Rekor Gary Lineker di Piala Dunia 2026

      28/06/2026  ❘  11:25 WIB
    • Kolombia Juara Grup K Usai Bermain Imbang Tanpa Gol Kontra Portugal

      Kolombia Juara Grup K Usai Bermain Imbang Tanpa Gol Kontra Portugal

      28/06/2026  ❘  10:38 WIB
    • Hasil Piala Dunia 2026: Inggris Perkasa, Ghana Selamat, Panama Pulang Tanpa Poin

      Hasil Piala Dunia 2026: Inggris Perkasa, Ghana Selamat, Panama Pulang Tanpa Poin

      28/06/2026  ❘  10:18 WIB
  • Opini
    • Koridor Satwa Menjadi Lorong Maut Kematian Tapir di Konsesi RAPP, Menguji Ketegasan FSC

      Koridor Satwa Menjadi Lorong Maut Kematian Tapir di Konsesi RAPP, Menguji Ketegasan FSC

      21/06/2026  ❘  15:12 WIB
    • Kebangkitan Polandia Menjadi Kekuatan Baru Eropa

      Kebangkitan Polandia Menjadi Kekuatan Baru Eropa

      11/06/2026  ❘  08:29 WIB
    • Proses Remedy Framework FSC: APP Group Bergerak dalam Senyap, APRIL Group Tenggelam dalam Ketidakjelasan

      Proses Remedy Framework FSC: APP Group Bergerak dalam Senyap, APRIL Group Tenggelam dalam Ketidakjelasan

      10/06/2026  ❘  19:27 WIB
    • PHR Raup Laba Rp 16 Triliun, Alokasi Dana PI Blok Rokan Harus Jelas dan Transparan: Jangan Lagi Rp 18 Ribu per Bulan! 

      PHR Raup Laba Rp 16 Triliun, Alokasi Dana PI Blok Rokan Harus Jelas dan Transparan: Jangan Lagi Rp 18 Ribu per Bulan! 

      05/06/2026  ❘  12:26 WIB
  • Internasional
    • Trump Ancam Iran Habis Jika Perang Berlanjut, Selat Hormuz Kembali Membara

      Trump Ancam Iran Habis Jika Perang Berlanjut, Selat Hormuz Kembali Membara

      28/06/2026  ❘  12:47 WIB
    • Dua Badai Tropis Kepung Jepang, 120 Penerbangan Dibatalkan dan Risiko Banjir Semakin Meluas

      Dua Badai Tropis Kepung Jepang, 120 Penerbangan Dibatalkan dan Risiko Banjir Semakin Meluas

      27/06/2026  ❘  13:14 WIB
    • Masjid Ibrahimi Hebron Kembali Jadi Sorotan, Israel Larang Azan dan Usir Pengurus Masjid

      Masjid Ibrahimi Hebron Kembali Jadi Sorotan, Israel Larang Azan dan Usir Pengurus Masjid

      27/06/2026  ❘  12:48 WIB
    • Di Balik Mimpi Piala Dunia Yordania, Tersimpan Krisis Air yang Mengancam Jutaan Warga

      Di Balik Mimpi Piala Dunia Yordania, Tersimpan Krisis Air yang Mengancam Jutaan Warga

      27/06/2026  ❘  07:54 WIB
  • lain
      -->
    • Advertorial
    • -->
    • Foto
    • Indeks
Bukan omon omon

Rupiah Ngebut ke 17.300! Rahasia Besar di Balik Optimisme Perdamaian Terbongkar

07/05/2026  ❘  18:30 WIB • Ekonomi
Bagikan :
Rupiah Ngebut ke 17.300! Rahasia Besar di Balik Optimisme Perdamaian Terbongkar

Ilustrasi kurs Dolar AS terhadap Rupiah Indonesia. (ist)

JAKARTA, SabangMerauke News - Nilai tukar rupiah menguat ke Rp17.333 per dolar AS pada Kamis sore, 7 Mei 2026. Pergerakan ini dipicu harapan damai Amerika Serikat dan Iran yang makin mendekati kesepakatan. Sentimen global langsung mengalir deras, mendorong pasar valuta asing bergerak lebih optimistis sepanjang hari.

Data pasar menunjukkan rupiah naik 0,31 persen dibandingkan dengan penutupan perdagangan hari sebelumnya. Kurs referensi Jisdor Bank Indonesia ikut menguat ke level Rp17.362 per dolar AS. Pergerakan ini mempertegas arah pasar yang mulai meninggalkan dolar sebagai aset aman sementara.

Chief Analyst Doo Financial Futures, Lukman Leong, melihat sentimen geopolitik jadi kunci utama. “Harapan kesepakatan damai membuka ruang penguatan lanjutan bagi rupiah dalam waktu dekat,” ujarnya. Ia menilai pasar merespons cepat potensi pembukaan kembali jalur energi global yang sempat terganggu.

Ketegangan Timur Tengah selama ini menekan pasar, terutama melalui lonjakan harga energi global. Kini arah berubah ketika Iran mulai meninjau proposal damai yang diajukan Amerika Serikat. Respons tersebut membuka peluang kesepakatan paling dekat sejak konflik pecah pada awal tahun ini.

Analis mata uang Ibrahim Assuaibi menilai sentimen ini menciptakan efek domino signifikan. “Optimisme berakhirnya konflik membuat dolar melemah dan mata uang berkembang ikut menguat,” katanya. Penurunan permintaan dolar sebagai safe haven memberi ruang napas bagi rupiah untuk bergerak lebih stabil.

Pasar global juga menunjukkan reaksi serupa dengan penguatan indeks saham utama dunia. Investor mulai berani mengambil risiko setelah tekanan geopolitik menunjukkan tanda mereda perlahan. Situasi ini memperkuat arus modal masuk ke negara berkembang, termasuk Indonesia, secara bertahap.

Selain faktor global, kebijakan domestik turut menjaga stabilitas nilai tukar rupiah saat ini. Bank Indonesia aktif melakukan intervensi pasar melalui berbagai instrumen moneter strategis. Langkah tersebut menjaga keseimbangan likuiditas serta mengendalikan volatilitas kurs secara efektif.

Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, menyebut kondisi rupiah masih berada dalam jalur stabil. “Nilai tukar tetap terkendali dan sejalan dengan fundamental ekonomi nasional,” ujarnya. Ia menegaskan bahwa tekanan eksternal berhasil diimbangi oleh kebijakan moneter yang disiplin dan terukur.

Cadangan devisa Indonesia juga menjadi bantalan kuat menghadapi tekanan pasar global. Posisi cadangan mencapai lebih dari 148 miliar dolar AS hingga akhir Maret 2026. Angka tersebut memberikan ruang intervensi yang cukup untuk menjaga stabilitas kurs domestik.

Aliran modal asing mulai kembali masuk setelah sempat terjadi arus keluar sebelumnya. Instrumen seperti Sekuritas Rupiah Bank Indonesia menarik minat investor global dalam beberapa pekan terakhir. Hal ini memperkuat posisi rupiah di tengah ketidakpastian ekonomi dunia yang masih tinggi.

Bank Indonesia juga menerapkan pembatasan pembelian dolar tanpa underlying sebagai langkah pengendalian. Kebijakan tersebut menekan spekulasi pasar yang berpotensi melemahkan nilai tukar rupiah secara berlebihan. Langkah ini menjadi bagian dari strategi menjaga keseimbangan permintaan dan penawaran valuta asing domestik.

 

Di sisi global, pelaku pasar menunggu rilis data tenaga kerja Amerika Serikat. Data Non-Farm Payroll menjadi indikator penting arah kebijakan suku bunga Federal Reserve selanjutnya. Hasil data tersebut diperkirakan akan memengaruhi arah dolar dalam jangka pendek ke depan.

Selain itu, klaim pengangguran awal dan pidato pejabat bank sentral Amerika ikut menjadi perhatian. Setiap sinyal kebijakan moneter akan langsung berdampak pada pergerakan mata uang global, termasuk rupiah. Investor global kini bergerak hati-hati sambil menunggu kepastian arah ekonomi Amerika Serikat.

Lukman Leong memproyeksikan rupiah bergerak dalam rentang Rp17.250 hingga Rp17.400. Pergerakan ini mencerminkan potensi penguatan terbatas dengan tetap dibayangi volatilitas global. Sentimen geopolitik tetap menjadi faktor dominan dalam menentukan arah pergerakan selanjutnya.

Ibrahim Assuaibi melihat pola serupa dengan proyeksi penguatan moderat pada perdagangan berikutnya. “Rupiah berpotensi menguat terbatas meski tetap fluktuatif mengikuti sentimen global,” ujarnya. Ia menilai pasar masih sensitif terhadap setiap perkembangan konflik dan kebijakan ekonomi global.

Sementara itu, harga minyak dunia mulai mengalami koreksi seiring meredanya ketegangan geopolitik. Penurunan harga energi membantu mengurangi tekanan terhadap negara pengimpor seperti Indonesia. Kondisi ini memberikan ruang tambahan bagi rupiah untuk mempertahankan penguatan.

Indeks dolar Amerika Serikat juga mengalami pelemahan dalam beberapa sesi terakhir perdagangan. Pelemahan ini memperkuat posisi mata uang emerging market yang sebelumnya tertekan cukup dalam. Rupiah menjadi salah satu mata uang yang merespons cepat terhadap perubahan sentimen tersebut.

Pasar kini menaruh perhatian pada kemungkinan pembukaan kembali Selat Hormuz. Jalur tersebut merupakan rute vital distribusi energi global yang selama ini terdampak konflik. Jika kembali normal, tekanan ekonomi global diperkirakan akan menurun secara signifikan dalam waktu dekat.

Selain faktor eksternal, fundamental ekonomi Indonesia tetap menjadi daya tarik utama investor. Inflasi yang terkendali serta pertumbuhan ekonomi yang stabil memperkuat kepercayaan pasar internasional. Hal ini membuat rupiah memiliki fondasi kuat untuk menghadapi gejolak global berkelanjutan.

Upaya pemerintah memperluas kerja sama currency swap juga menjadi perhatian pelaku pasar. Kerja sama ini meningkatkan likuiditas valuta asing dan memperkuat ketahanan ekonomi nasional. Langkah tersebut menunjukkan strategi jangka panjang dalam menjaga stabilitas nilai tukar rupiah.

Pasar valuta asing saat ini bergerak cepat mengikuti perkembangan berita global yang dinamis. Setiap pernyataan pejabat atau perubahan situasi geopolitik langsung memicu reaksi signifikan. Kondisi ini membuat pergerakan rupiah tetap dinamis meski cenderung berada dalam tren positif.

Investor domestik dan global kini lebih selektif dalam menentukan posisi investasi mereka. Faktor risiko dan peluang diperhitungkan secara ketat di tengah ketidakpastian ekonomi global. Rupiah menjadi indikator penting yang mencerminkan arah sentimen pasar secara keseluruhan.

 

Pergerakan rupiah hari ini menunjukkan kombinasi kuat antara faktor global dan domestik. Optimisme damai, kebijakan moneter, serta fundamental ekonomi menjadi pendorong utama penguatan. Ketiga faktor tersebut membentuk fondasi stabil bagi rupiah menghadapi tekanan eksternal.

Meski menguat, pelaku pasar tetap waspada terhadap potensi perubahan arah secara tiba-tiba. Ketidakpastian global masih tinggi, terutama terkait kebijakan ekonomi negara besar dunia. Situasi ini membuat pergerakan rupiah tetap berada dalam rentang fluktuasi yang wajar.

Bank Indonesia diperkirakan terus menjaga stabilitas melalui intervensi terukur di pasar. Kebijakan tersebut penting untuk memastikan rupiah tidak bergerak terlalu liar dalam jangka pendek. Stabilitas menjadi kunci untuk menjaga kepercayaan investor terhadap ekonomi Indonesia.

Ke depan, arah rupiah sangat bergantung pada perkembangan geopolitik dan data ekonomi global. Pasar akan terus memantau setiap sinyal dari Amerika Serikat dan Iran terkait kesepakatan damai. Hasil negosiasi tersebut berpotensi menjadi penentu utama arah pergerakan mata uang dunia. R-02

Editor: Krisman
Tags :Rupiah Hari IniKurs Dolar ASberita ekonomi IndonesiaBank Indonesiapasar global

BERITA TERKAIT :

  • Rupiah Mendadak Perkasa, Dolar AS Tersungkur Saat Damai Iran Menggema Global

    Rupiah Mendadak Perkasa, Dolar AS Tersungkur Saat Damai Iran Menggema Global

    Ekonomi •
    07/05/2026 ❘ 09:49 WIB
  • Dolar Melemah, Rupiah Balik Arah, Ekonomi Indonesia Ternyata Masih Tangguh

    Dolar Melemah, Rupiah Balik Arah, Ekonomi Indonesia Ternyata Masih Tangguh

    Ekonomi •
    06/05/2026 ❘ 18:26 WIB
  • Harga Minyak Turun Bantu Rupiah, Namun Risiko Masih Mengintai

    Harga Minyak Turun Bantu Rupiah, Namun Risiko Masih Mengintai

    Ekonomi •
    06/05/2026 ❘ 09:28 WIB
  • Rupiah Terpuruk ke Titik Nadir, Apakah 7 Langkah Penguatan Versi Pemerintah Ini Ampuh?

    Rupiah Terpuruk ke Titik Nadir, Apakah 7 Langkah Penguatan Versi Pemerintah Ini Ampuh?

    Nasional •
    06/05/2026 ❘ 08:40 WIB
  • Rupiah Tertekan, BI Langsung Turunkan Batas Beli Dolar Tanpa Underlying

    Rupiah Tertekan, BI Langsung Turunkan Batas Beli Dolar Tanpa Underlying

    Nasional •
    06/05/2026 ❘ 08:15 WIB
Lindawati Tahun Baru Islam HUT 60 tahun BRK syariah Lowongan kerja Novotel Terbaru

TERPOPULER

  • TPP Ribuan Guru PPPK Diduga Digelapkan, Kejari Rohil Tahan PPTK dan Bendahara Dinas Pendidikan

    TPP Ribuan Guru PPPK Diduga Digelapkan, Kejari Rohil Tahan PPTK dan Bendahara Dinas Pendidikan

    22/06/2026  ❘  21:50 WIB
  • Tragis, Pelajar SMP di Selatpanjang Meninggal Dunia Tertimpa Tembok Saat Mengejar Layang-Layang Putus

    Tragis, Pelajar SMP di Selatpanjang Meninggal Dunia Tertimpa Tembok Saat Mengejar Layang-Layang Putus

    22/06/2026  ❘  18:06 WIB
  • Resmi Dimutasi! Kapolres Meranti AKBP Aldi Alfa Faroqi Geser ke Rohil, Sosok AKBP Gede Datang dengan Pengalaman Bongkar Kasus Korupsi

    Resmi Dimutasi! Kapolres Meranti AKBP Aldi Alfa Faroqi Geser ke Rohil, Sosok AKBP Gede Datang dengan Pengalaman Bongkar Kasus Korupsi

    26/06/2026  ❘  11:40 WIB
  • Nahkoda Baru RSUD Kepulauan Meranti Tancap Gas, Romy Haris Bergerak Cepat Atasi Berbagai Persoalan 

    Nahkoda Baru RSUD Kepulauan Meranti Tancap Gas, Romy Haris Bergerak Cepat Atasi Berbagai Persoalan 

    21/06/2026  ❘  21:17 WIB
  • Tak Ada Ruang bagi Predator Anak, Polres Meranti Ringkus Dua Terduga Pelaku di Tebing Tinggi Timur

    Tak Ada Ruang bagi Predator Anak, Polres Meranti Ringkus Dua Terduga Pelaku di Tebing Tinggi Timur

    20/06/2026  ❘  15:43 WIB
Kempo Dojo AKRI cafe Idul adha dprd pekanbaru

    Follow Us

  • Copyright ©
    SabangMeraukeNEWS.com

    Berita

  • Daerah
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Umum

    Berita

  • Riau
  • Sport
  • Opini
  • Internasional
  • Advertorial
  • Indeks

    Halaman

  • Redaksi
  • Tentang
  • Pedoman
  • Disclaimer
  • Info Iklan
  • SOP Perlindungan Wartawan