Heboh! Polisi Kuansing Diperiksa Propam, Dugaan Tangkap Lepas Narkoba Terkuak
Kapolres Kuantan Singingi, AKBP Hidayat Perdana. (ist)
RIAU, SabangMerauke News - Polres Kuantan Singingi bergerak cepat menanggapi laporan masyarakat yang viral. Informasi dugaan pelanggaran yang menyeret seorang anggota polisi langsung memicu pemeriksaan internal intensif. Isu tangkap lepas pelaku narkoba menjadi sorotan tajam publik di wilayah Kuansing Riau.
Langkah cepat diambil setelah Kapolres Kuantan Singingi menerima laporan yang beredar luas. Perintah pemeriksaan langsung diberikan kepada Seksi Profesi dan Pengamanan untuk mendalami kasus. Gerak cepat ini menjadi respons atas tekanan publik yang menuntut kejelasan dan transparansi.
Kapolres Kuantan Singingi, AKBP Hidayat Perdana, menegaskan komitmen penanganan secara profesional dan terbuka. “Perintah sudah diberikan agar Propam segera memanggil dan memeriksa anggota terkait,” ujar Hidayat Perdana, Selasa, 5 Mei 2026. Pemeriksaan difokuskan pada dugaan keterlibatan oknum dalam kasus tangkap lepas pelaku narkoba.
Nama anggota yang disebut dalam laporan berinisial Aipda AM dari Polsek Benai. Dugaan muncul setelah informasi menyebar luas melalui percakapan warga serta media sosial lokal. Kondisi ini memicu perhatian publik terhadap integritas aparat penegak hukum di daerah tersebut.
Hidayat menyatakan proses pemeriksaan berjalan sesuai prosedur yang berlaku ketat. “Semua akan diperiksa secara objektif agar fakta sebenarnya bisa terungkap jelas,” ujar Hidayat. Pendekatan ini bertujuan menjaga kredibilitas institusi di tengah tekanan opini publik berkembang.
Institusi kepolisian menegaskan tidak memberi ruang terhadap pelanggaran disiplin maupun hukum. Jika terbukti bersalah, sanksi tegas akan dijatuhkan sesuai aturan yang berlaku di internal Polri. Sebaliknya, hasil pemeriksaan juga akan disampaikan secara terbuka jika tuduhan tidak terbukti.
“Jika terbukti ada pelanggaran, tindakan tegas pasti diberikan tanpa kompromi,” ujar Hidayat. Pernyataan ini menjadi sinyal kuat komitmen untuk menjaga integritas di tubuh kepolisian daerah tersebut. Publik kini menunggu hasil pemeriksaan sebagai penentu arah kepercayaan terhadap aparat.
Kasus ini menyoroti pentingnya pengawasan internal terhadap perilaku anggota di lapangan. Peran Propam menjadi krusial dalam menjaga disiplin dan profesionalitas setiap personel kepolisian. Setiap laporan masyarakat menjadi bahan evaluasi penting dalam sistem pengawasan institusi.
Kapolres juga membuka ruang kritik sebagai bagian dari kontrol sosial masyarakat terhadap aparat. “Masukan masyarakat menjadi bagian penting untuk memperbaiki kualitas pelayanan kepolisian,” ujar Hidayat.
Pendekatan ini menegaskan arah transparansi dalam penanganan kasus yang sedang berjalan. R-02

