Mengerikan! Sopir Truk Minyakita Tewas Terikat Tali, Wajah Ditutup Koran di Jalan SM Amin
Jasad Heri Supriadi ditemukan di kabin sebuah truk yang terparkir di Jalan SM Amin, Pekanbaru. (ist)
RIAU, SabangMerauke News - Warga Kelurahan Bandar Raya mendadak geger akibat penemuan mayat pria dalam kabin truk fuso hijau, Minggu 3 Mei 2026. Jasad pria bernama Heri Supriadi (55 tahun) tergeletak mengenaskan di area bengkel Jalan SM Amin, Pekanbaru.
Investigasi awal bermula dari kecurigaan Willi Tikaso selaku pengurus kendaraan terhadap pergerakan armada miliknya tersebut. Sistem GPS menunjukkan truk bernomor polisi B 9080 UXQ berhenti sangat lama pada titik koordinat tertentu. Petugas Polsek Payung Sekaki segera meluncur melakukan pengecekan langsung guna memastikan kondisi sopir truk malang.
Kondisi fisik korban saat ditemukan sangat memprihatinkan karena mengindikasikan adanya tindakan kekerasan luar biasa keji. Foto tempat kejadian perkara memperlihatkan posisi korban meringkuk di ruang sempit di belakang kursi kemudi utama. Tali nilon berwarna putih melilit kuat bagian pinggang hingga pundak untuk mengunci pergerakan tubuh korban.
Analisis visual menunjukkan tangan korban ditarik ke belakang lalu diikat menggunakan lakban hitam pekat sekali. Lakban serupa juga melilit erat bagian lengan atas guna memastikan sang sopir tidak dapat melawan. Pemandangan ini mempertegas dugaan adanya eksekusi terencana sebelum truk tersebut diparkir secara sengaja di bengkel.
Bagian wajah korban tertutup rapat menggunakan lakban dan lapisan koran demi menutupi identitas atau penderitaan. Hal tersebut merupakan taktik klasik pelaku kriminal untuk memperlambat proses identifikasi awal petugas di lapangan. Muatan penuh minyak goreng merek Minyakita di dalam bak truk kini turut menjadi perhatian penyidik.
"Polresta Pekanbaru saat ini masih melakukan penyelidikan mendalam terkait kasus dugaan tindak pidana ini," kata Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad, Kabid Humas Polda Riau, Senin pagi, 4 Mei 2026. Kepolisian terus mengumpulkan bukti serta keterangan saksi guna mengungkap motif gelap di balik pembunuhan sadis.
Tim identifikasi masih menyisir setiap sudut kabin truk Hino hijau yang menjadi saksi. Jejak sidik jari pada kemudi dan pintu kendaraan menjadi kunci utama untuk memburu pelaku pengecut. Dugaan perampokan muatan atau motif dendam pribadi masih menjadi teka-teki besar bagi para penyidik kepolisian.
Warga sekitar bengkel mengaku tidak melihat aktivitas mencurigakan saat truk fuso tersebut memasuki area parkir. Suasana sunyi Jalan SM Amin nampaknya dimanfaatkan pelaku untuk meninggalkan korban dalam kondisi terikat tak berdaya. Kasus ini menambah daftar panjang kekerasan terhadap pekerja logistik yang berjuang di jalanan lintas daerah.
Drama berdarah dalam kabin truk hijau ini menjadi pengingat keras tentang risiko profesi sopir logistik. Pelaku yang bertindak sangat profesional dalam mengikat korban kini menjadi target operasi utama tim buser Polresta. Semoga titik terang segera muncul dari rekaman kamera pengawas di sepanjang rute perjalanan truk nahas. R-02

