Prabowo Kumpulkan PPATK dan Mensesneg, Ini Pesan Tegasnya
Presiden Prabowo Subianto menggelar pertemuan penting membahas pengawasan keuangan negara di Hambalang. Foto : Istimewa
Jakarta, SABANGMERAUKE NEWS - Presiden Prabowo Subianto menggelar pertemuan dengan sejumlah pejabat penting di Hambalang Bogor Jawa Barat.
Pertemuan berlangsung pada Minggu siang hingga malam dengan agenda strategis terkait pengelolaan keuangan negara.
Sejumlah isu krusial dibahas termasuk pengawasan transaksi keuangan serta peningkatan transparansi pemerintahan nasional.
Hadir dalam pertemuan tersebut Kepala PPATK Ivan Yustiavandana dan Mensesneg Prasetyo Hadi.
Informasi resmi disampaikan melalui akun media sosial Sekretariat Kabinet yang mengunggah keterangan kegiatan tersebut.
“Presiden menerima sejumlah tokoh untuk berdiskusi termasuk Kepala PPATK dan Mensesneg,” tulis keterangan resmi tersebut.
Pertemuan tersebut disebut sebagai agenda rutin bulanan antara pemerintah dengan lembaga pengawas transaksi keuangan.
Fokus utama pembahasan mencakup evaluasi aliran dana serta penguatan sistem pengawasan nasional.
Langkah ini dianggap penting untuk memastikan integritas pengelolaan keuangan negara tetap terjaga maksimal.
Dalam diskusi tersebut, Presiden menekankan pentingnya pengelolaan anggaran secara akuntabel dan transparan.
Setiap kebijakan keuangan diminta berorientasi pada hasil nyata bagi kepentingan masyarakat luas.
“Pengelolaan keuangan harus akuntabel dan berorientasi pada hasil nyata,” tegas pernyataan resmi pemerintah.
Presiden juga mengingatkan pentingnya penyaluran anggaran tepat sasaran dan tepat waktu pelaksanaannya.
Seluruh dana bersumber dari rakyat harus dikelola dengan tanggung jawab tinggi serta disiplin ketat.
Arahan tersebut menjadi bagian dari strategi memperkuat kepercayaan publik terhadap kinerja pemerintah pusat.
Selain itu, pengawasan terhadap potensi penyimpangan keuangan menjadi perhatian utama dalam pertemuan tersebut.
Koordinasi lintas lembaga diperkuat guna mencegah praktik korupsi yang merugikan keuangan negara.
“Ini bagian komitmen mewujudkan tata kelola negara bersih dan bebas korupsi,” tulis Sekretariat Kabinet.
Pertemuan di Hambalang ini menunjukkan konsistensi pemerintah dalam menjaga transparansi fiskal nasional.
Upaya tersebut diharapkan mampu memperkuat sistem pengawasan serta meningkatkan efisiensi penggunaan anggaran negara.
Publik menantikan implementasi nyata dari arahan Presiden dalam kebijakan keuangan mendatang.(R-03)

