Kepulauan Meranti Bersinar di Gelanggang Awards 2026, Borong Empat Penghargaan Keuangan Negara
Kinerja pelaksanaan Tahun Anggaran (TA) 2025 mendapat apresiasi dalam ajang penghargaan tahunan Gelanggang Awards atau Gemilang Pengelolaan Anggaran Tahun 2026. Foto : Istimewa
Selatpanjang, SABANGMERAUKE NEWS - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti kembali menorehkan prestasi membanggakan di bidang pengelolaan keuangan daerah. Kinerja pelaksanaan Tahun Anggaran (TA) 2025 mendapat apresiasi dalam ajang penghargaan tahunan Gelanggang Awards atau Gemilang Pengelolaan Anggaran Tahun 2026.
Penghargaan bergengsi tersebut diselenggarakan oleh Kementerian Keuangan Republik Indonesia melalui Direktorat Jenderal Perbendaharaan Kantor Wilayah Provinsi Riau bersama Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Dumai sebagai bentuk apresiasi kepada satuan kerja dan pemerintah daerah dengan capaian terbaik dalam nilai Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran (IKPA).
Daerah termuda di Provinsi Riau itu berhasil membawa pulang empat penghargaan sekaligus, sebuah capaian yang menunjukkan semakin baiknya tata kelola keuangan daerah serta komitmen pemerintah dalam mendorong pembangunan yang tepat sasaran.
Empat penghargaan yang diraih Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti tersebut meliputi: Terbaik I Pemerintah Daerah dengan realisasi penyaluran DAK Fisik terbaik lingkup KPPN Dumai Tahun 2025, Terbaik II Pemerintah Daerah dengan realisasi penyaluran Dana Desa terbaik lingkup KPPN Dumai Tahun 2025 , Terbaik II Pemerintah Daerah dengan penandatanganan berita acara rekonsiliasi pajak pusat tercepat dan Terbaik II Pemerintah Daerah dengan realisasi dana transfer ke daerah tercepat dan tertinggi lingkup KPPN Dumai Tahun 2025.
Penyerahan penghargaan tersebut dirangkaikan dengan kegiatan Forum Konsultasi Publik (FKP) Tahun 2026, sebagai upaya mendorong pelayanan publik yang efisien, efektif, transparan, dan akuntabel.
Penyerahan penghargaan yang berlangsung di Gedung Pertemuan Sri Bunga Tanjung, Kota Dumai Rabu, 29 April 2026 itu diserahkan langsung oleh Kepala Kanwil DJPb Provinsi Riau, Adnan Wimbyarto kepada Bupati Kepulauan Meranti Asmar yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Sudandri Jauzah bersama Kepala BPKAD, Fajar Triasmoko.
Prestasi ini menjadi sinyal positif bahwa di tengah tantangan fiskal dan kebutuhan pembangunan daerah kepulauan, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti mampu menunjukkan kinerja yang kompetitif dan disiplin dalam mengelola anggaran negara.
Lebih dari sekadar trofi, penghargaan ini menjadi cerminan bahwa tata kelola keuangan yang baik akan bermuara pada percepatan pembangunan, peningkatan pelayanan publik, serta kesejahteraan masyarakat.
Bagi daerah kepulauan yang terus bertumbuh, penghargaan ini menjadi bukti bahwa keterbatasan geografis bukan penghalang untuk berprestasi.
Ajang penghargaan Gelanggang Awards yang digelar setiap tahun bukan sekadar seremoni tahunan. Kegiatan ini dirancang sebagai bentuk apresiasi sekaligus pemacu semangat bagi seluruh satuan kerja mitra pemerintah agar terus menghadirkan kinerja terbaik dalam pengelolaan keuangan negara.
Melalui penghargaan tersebut, Kementerian Keuangan Republik Indonesia mendorong terciptanya budaya kerja yang profesional, akuntabel, dan kompetitif di wilayah kerja yang meliputi Dumai, Kabupaten Bengkalis, Kabupaten Rokan Hilir, serta Kepulauan Meranti.
Bagi Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti, penghargaan yang diterima tahun ini menjadi penanda bahwa upaya pembenahan tata kelola keuangan mulai menunjukkan hasil nyata.
Usai menerima penghargaan, Kepala BPKAD Kabupaten Kepulauan Meranti, Fajar Triasmoko, menyampaikan rasa bangga dan syukurnya atas capaian tersebut.
Menurutnya, penghargaan itu bukan hanya simbol keberhasilan, tetapi juga energi baru bagi seluruh jajaran pemerintah daerah untuk bekerja lebih cepat, responsif, dan tetap menjunjung tinggi prinsip akuntabilitas serta transparansi.
Ia menegaskan bahwa setiap rupiah anggaran negara harus dikelola secara tepat, bertanggung jawab, dan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
“Semoga dengan penghargaan ini memotivasi kinerja, meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan, mendorong digitalisasi pembayaran, dan pemicu perbaikan kinerja,” ujarnya.
Di balik capaian tersebut, BPKAD Kepulauan Meranti di bawah komando Fajar Triasmoko memang tengah mendorong berbagai inovasi digital guna memperkuat transparansi dan efisiensi pengelolaan keuangan daerah.
Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah penerapan sistem E-BMD (Elektronik Barang Milik Daerah), sebuah sistem digital yang dirancang untuk mempermudah pencatatan, pengawasan, dan pengelolaan aset daerah secara modern.
Selain itu, BPKAD juga mempercepat digitalisasi transaksi keuangan melalui kerja sama dengan BRK Syariah, sebagai upaya menciptakan sistem pembayaran yang lebih cepat, aman, dan terdokumentasi dengan baik.
Tak hanya itu, langkah penataan kewajiban tunda bayar serta penguatan tata kelola aset berbasis digital turut menjadi fokus penting di tengah kondisi fiskal daerah yang terbatas.
Seluruh inovasi tersebut diarahkan untuk satu tujuan besar: menghadirkan tata kelola keuangan daerah yang lebih modern, efisien, dan dapat dipertanggungjawabkan kepada publik.
Di tengah tantangan sebagai daerah kepulauan dengan kebutuhan pembangunan yang besar, Kepulauan Meranti kini menunjukkan bahwa keterbatasan bukan alasan untuk tertinggal.
Justru melalui inovasi dan tata kelola yang baik, daerah ini perlahan membuktikan diri mampu berdiri sejajar dan berprestasi di tingkat regional.
Menambahkan keterangannya, Kepala BPKAD Kabupaten Kepulauan Meranti, Fajar Triasmoko menegaskan bahwa penghargaan yang diraih Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti merupakan hasil kerja kolektif seluruh perangkat daerah, bukan semata capaian satu instansi.
Menurutnya, keberhasilan tersebut lahir dari komitmen bersama dalam memperbaiki disiplin administrasi, mempercepat realisasi anggaran, serta membangun budaya kerja yang lebih tertib dan terukur.
Ia menilai, pengelolaan keuangan daerah yang baik bukan hanya soal laporan yang rapi, tetapi bagaimana anggaran itu benar-benar memberi manfaat nyata bagi masyarakat.
“Penghargaan ini adalah buah dari kerja sama seluruh OPD yang terus berupaya meningkatkan kualitas tata kelola keuangan. Kami percaya, anggaran daerah harus dikelola secara tepat sasaran, tepat waktu, dan memberi dampak langsung bagi pembangunan serta pelayanan publik,” ujar Fajar Triasmoko.
Ia juga menegaskan bahwa tantangan ke depan tidak semakin ringan. Karena itu, seluruh jajaran pemerintah daerah diminta tidak cepat puas dengan capaian yang telah diraih.
Menurutnya, penghargaan tersebut justru menjadi pengingat agar Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti terus meningkatkan profesionalisme, inovasi, dan kemampuan beradaptasi dengan sistem keuangan yang semakin modern.
“Kami tidak ingin penghargaan ini berhenti sebagai seremoni. Ini harus menjadi pemacu semangat untuk bekerja lebih baik lagi, lebih cepat, lebih akurat, dan lebih transparan,” tegasnya.
Fajar menyebutkan bahwa digitalisasi keuangan daerah akan terus diperluas, mulai dari sistem pembayaran non tunai, penataan aset berbasis elektronik, hingga peningkatan kualitas pelaporan keuangan yang terintegrasi.
Ia berharap transformasi tersebut dapat memperkuat kepercayaan publik terhadap pemerintah daerah sekaligus menciptakan birokrasi yang efisien dan responsif.
“Kepercayaan masyarakat adalah modal utama. Maka setiap rupiah uang daerah harus dijaga, dikelola dengan baik, dan dipertanggungjawabkan secara terbuka,” tambahnya.
Di akhir pernyataannya, Fajar menyampaikan apresiasi kepada seluruh ASN, bendahara, operator keuangan, serta pihak perbankan dan instansi vertikal yang selama ini menjadi mitra strategis dalam mendukung pengelolaan keuangan daerah.
“Prestasi ini milik bersama. Semoga menjadi energi baru untuk terus membangun Kepulauan Meranti dengan tata kelola yang sehat, kuat, dan berkelanjutan,” pungkasnya. (R-01)

