Pecah Rekor! Misni Jadi Sekda Perempuan Pertama Kepri, Gubernur Ansar Pasang Target Berani
Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Kepri Misni diwawancarai awak media usai dilantik Gubernur Kepri Ansar Ahmad di Gedung Daerah, Kota Tanjungpinang, Senin (27/4/2026). (antarafoto)
KEPRI, SabangMerauke News - Sejarah baru saja terukir sangat manis pada lembaran birokrasi Provinsi Kepulauan Riau. Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, resmi melantik Misni sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) definitif pada Senin, 27 April 2026. Sosok Srikandi ini mencatatkan namanya sebagai perempuan pertama yang memegang jabatan struktural tertinggi sepanjang sejarah provinsi.
Gedung Daerah Kota Tanjungpinang menjadi saksi bisu momen sakral bagi perjalanan karier panjang Misni. Pelantikan tersebut didasarkan pada Keputusan Presiden RI yang terbit tanggal 22 April 2026. Ansar Ahmad terlihat sangat bangga memperkenalkan Sekda perempuan perdana miliknya kepada seluruh masyarakat luas.
"Ini sekda perempuan pertama sepanjang sejarah pembentukan Provinsi Kepri," ujar Ansar Ahmad mantap. Gubernur menyampaikan kalimat tersebut usai prosesi pelantikan selesai dilaksanakan dengan penuh khidmat dan lancar. Kehadiran Misni diharapkan membawa warna baru serta energi positif bagi jalannya mesin pemerintahan daerah.
Ansar Ahmad punya ambisi besar untuk terus meningkatkan keterlibatan kaum hawa dalam posisi strategis. Targetnya sekitar 30 persen kepala organisasi perangkat daerah bakal diisi oleh sosok perempuan tangguh. Saat ini persentase keterwakilan perempuan pada level eselon dua baru menyentuh angka 19 persen saja.
Gubernur meminta seluruh jajaran OPD memberikan dukungan penuh kepada Misni dalam menjalankan tugas pokok. Sekda memiliki peran sangat vital membantu kepala daerah mewujudkan janji pembangunan yang telah disusun. Koordinasi seluruh program serta kebijakan pemerintahan menjadi tanggung jawab besar yang kini berada pada pundak Misni.
Kualitas birokrasi harus terus ditingkatkan melalui penguatan kapasitas aparatur sipil negara secara terus-menerus. Misni ditantang untuk memastikan kedisiplinan serta kinerja ASN menghasilkan manfaat nyata bagi seluruh warga Kepri. Ansar optimistis bahwa kemampuan Misni tidak perlu diragukan lagi karena sudah teruji pada berbagai posisi.
"Beliau banyak mendapatkan apresiasi dari pusat saat menjabat kepala OPD," kata Ansar Ahmad memuji. Rekam jejak mentereng Misni saat memimpin Bappeda Kepri menjadi catatan penting bagi proses seleksi. Pengalaman mengelola perencanaan daerah menjadi modal sangat kuat dalam menjalankan fungsi koordinasi birokrasi yang kompleks.
Misni merupakan birokrat senior yang lahir di Sumatera Utara pada tanggal 16 Mei 1973. Latar belakang pendidikan kesehatan masyarakat serta ilmu sosial membuatnya punya perspektif kebijakan yang sangat luas. Sebelum naik takhta jadi Sekda, ia sudah sukses mengabdi sebagai Asisten Administrasi Umum Setdaprov Kepri.
Sekretaris Daerah baru ini langsung menyatakan kesiapan untuk mendukung penuh seluruh visi misi pembangunan daerah. Koordinasi serta komunikasi dengan DPRD maupun Forkopimda Kepri akan segera diperkuat dalam waktu dekat. Roda pemerintahan harus dipastikan berjalan efektif tanpa hambatan komunikasi antarlembaga yang sering kali terjadi.
"Tugas dalam waktu dekat adalah menyusun Rencana Kerja Pemerintah Daerah anggaran 2027," ujar Misni. Ia langsung tancap gas, menyebutkan agenda prioritas yang sudah menanti di atas meja kerjanya. Fokus utama penyusunan RKPD tahun 2027 menjadi ujian perdana bagi kepemimpinan Misni sebagai panglima ASN.
Kepala BKD Kepri, Yeny Trisia, sebelumnya mengonfirmasi bahwa seluruh berkas seleksi sudah selesai di Jakarta. Proses panjang melalui Kementerian Sekretariat Negara akhirnya berbuah manis dengan terbitnya Keputusan Presiden secara resmi. Penetapan Sekda definitif ini mengakhiri masa kekosongan jabatan yang sempat diisi oleh penjabat sementara.
Terpilihnya Misni bukan sekadar urusan jatah gender, melainkan murni karena dedikasi serta profesionalisme tinggi. Ia pernah sukses menakhodai Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan Kepri dengan hasil yang memuaskan. Pengalaman lintas sektor inilah yang membuatnya dianggap paling mumpuni mengelola birokrasi Kepulauan Riau yang unik.
Ansar Ahmad mengingatkan agar setiap program kerja pemerintah menghasilkan dampak ekonomi yang optimal. Sekda bertugas memastikan setiap rupiah anggaran dikelola secara transparan dan akuntabel demi kesejahteraan rakyat. Penguatan pengawasan internal juga menjadi pesan khusus yang dititipkan Gubernur kepada Sekda perempuan pertama ini.
Masyarakat menaruh harapan besar agar kehadiran Misni mampu membawa perubahan pada pelayanan publik daerah. Kepemimpinan perempuan sering kali dianggap lebih detail serta humanis dalam menangani berbagai persoalan administrasi yang rumit. Kepri kini bersiap melompat lebih tinggi dengan nakhoda baru pada level birokrasi tertinggi tersebut. R-02
BERITA TERKAIT :
-
Kematian Bripda Natanael Simanungkalit
Ayah Korban Hampir Ngamuk di Sidang Etik Polda Kepri, Ternyata Ini Kelakuan Kejam Pelaku!

