8 Jabatan Kosong Akhirnya Terisi, Pemkab Inhu Tancap Gas Kejar Kinerja!
Sebanyak 8 pejabat dilantik Wakil Bupati Indragiri Hulu, Hendrizal, di Gedung Sejuta Sungkai, Rengat, Senin, 27 April 2026. (Pemkab Inhu)
RIAU, SabangMerauke News - Pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu akhirnya mengisi jabatan kosong demi percepatan kinerja birokrasi daerah. Sebanyak 8 pejabat eselon II resmi dilantik dalam prosesi di Gedung Sejuta Sungkai, Rengat. Senin, 27 April 2026, oleh Wakil Bupati Indragiri Hulu, Hendrizal.
Langkah ini langsung menjadi sorotan karena menyasar posisi strategis yang lama belum terisi secara optimal. Kekosongan jabatan sebelumnya sempat memperlambat ritme kerja sejumlah organisasi perangkat daerah. Kini roda pemerintahan diharapkan bergerak lebih cepat, responsif, dan fokus pada pelayanan publik.
Hendrizal menegaskan pelantikan bukan sekadar pergeseran kursi jabatan di lingkungan pemerintahan daerah. Ia menilai momen ini menjadi bagian penting untuk mempercepat capaian target pembangunan daerah. “Saya berharap pejabat dilantik menjaga integritas dan memberi pelayanan terbaik,” ujar Hendrizal, Wakil Bupati Indragiri Hulu.
Pesan tersebut menjadi garis tegas yang harus dipegang oleh seluruh pejabat baru dalam menjalankan tugas. Tuntutan pelayanan publik terus meningkat sehingga profesionalisme menjadi kunci utama untuk menghadapi tantangan tersebut. Hendrizal juga mengingatkan bahwa tanggung jawab jabatan tidak ringan dan harus dijalankan dengan penuh komitmen tinggi.
Delapan nama yang dilantik langsung mengisi posisi penting dalam struktur pemerintahan daerah Indragiri Hulu. Bakri dipercaya sebagai Staf Ahli Bidang Pemerintahan dan Kesra yang berperan strategis dalam kebijakan sosial. Indrawansyah mengisi posisi Asisten Perekonomian dan Pembangunan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Venny Rismawati ditunjuk memimpin BKPPD yang mengatur manajemen aparatur sipil negara di daerah. Ria Herlina mengemban tugas sebagai Kepala BPKAD yang mengelola keuangan daerah secara menyeluruh. Dua posisi ini menjadi kunci penting dalam menjaga stabilitas birokrasi dan transparansi anggaran daerah.
Elpahri Adha kini memimpin Dinas Lingkungan Hidup yang berkaitan dengan isu strategis keberlanjutan lingkungan. Efri Maryoni dipercaya mengisi jabatan Kepala Dinas Perhubungan untuk mendukung mobilitas dan konektivitas wilayah. Ripkas Rahayufie Todima menjabat Kepala Dinas Tenaga Kerja dengan fokus peningkatan kualitas tenaga kerja lokal.
Mulyadi mendapat tanggung jawab sebagai Kepala Pelaksana BPBD, Damkar, dan Penyelamatan di daerah tersebut. Posisi ini sangat vital karena berkaitan langsung dengan penanganan bencana dan keselamatan masyarakat luas. Peran tersebut menjadi krusial mengingat potensi risiko bencana yang selalu mengintai wilayah Riau.
Seluruh pejabat terpilih telah melalui proses seleksi panjang sebelum akhirnya dilantik secara resmi. Proses ini dilakukan untuk memastikan kompetensi sesuai dengan kebutuhan organisasi pemerintahan daerah. Hasil seleksi diharapkan mampu menghadirkan sosok yang siap bekerja cepat tanpa banyak penyesuaian lagi.
“Jabatan strategis terisi diharapkan membuat kinerja pemerintahan semakin optimal,” ujar Hendrizal. Ia menambahkan kecepatan pelayanan menjadi indikator utama yang harus segera terlihat dalam waktu dekat. Kinerja birokrasi juga diharapkan lebih adaptif menghadapi dinamika kebutuhan masyarakat yang terus berubah.
Pelantikan ini menjadi momentum penting bagi Indragiri Hulu dalam memperbaiki kualitas tata kelola pemerintahan. Langkah cepat pengisian jabatan menunjukkan keseriusan pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas kinerja organisasi. Dengan formasi lengkap, setiap perangkat daerah diharapkan mampu bekerja lebih efektif dan terukur. R-02

