SabangMeraukeNEWS.com

  • Daerah
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Umum
  • Riau
  • Sport
  • Opini
  • Internasional
  • Advertorial
  • Indeks

  • Redaksi
  • Tentang
  • Pedoman
  • Disclaimer
  • Info Iklan
  • SOP Perlindungan Wartawan

    https://sabangmeraukenews.com

Copyright ©
sabangmeraukeNEWS.com
All rights reserved

https://sabangmeraukenews.com

  • Daerah
    • Gempa Empat Kali Guncang Bukittinggi dalam Waktu Kurang dari Enam Jam

      Gempa Empat Kali Guncang Bukittinggi dalam Waktu Kurang dari Enam Jam

      18/07/2026  ❘  19:39 WIB
    • TNI AL Gagalkan Penyeludupan Narkoba Lewat Jalur Laut Batam

      TNI AL Gagalkan Penyeludupan Narkoba Lewat Jalur Laut Batam

      18/07/2026  ❘  17:28 WIB
    • Pengaruh Narkoba Picu Aksi Keji Anak Bakar Ayah di Medan

      Pengaruh Narkoba Picu Aksi Keji Anak Bakar Ayah di Medan

      18/07/2026  ❘  17:13 WIB
    • Penuh Haru dan Khidmat, AKBP Gede Prasetia Resmi Disambut Pimpin Polres Kepulauan Meranti

      Penuh Haru dan Khidmat, AKBP Gede Prasetia Resmi Disambut Pimpin Polres Kepulauan Meranti

      18/07/2026  ❘  14:16 WIB
  • Nasional
    • Polemik Febrie Makin Memanas, MAKI Sentil Hotman Paris Soal “Pamit” ke Prabowo

      Polemik Febrie Makin Memanas, MAKI Sentil Hotman Paris Soal “Pamit” ke Prabowo

      18/07/2026  ❘  18:41 WIB
    • Hotman Paris Pertanyakan Penetapan Tersangka Febrie Adriansyah Tanpa Informasi kepada Presiden

      Hotman Paris Pertanyakan Penetapan Tersangka Febrie Adriansyah Tanpa Informasi kepada Presiden

      18/07/2026  ❘  18:27 WIB
    • Empat Perusahaan Masuk Antrean IPO BEI, Pasar Obligasi Justru Melaju Kencang

      Empat Perusahaan Masuk Antrean IPO BEI, Pasar Obligasi Justru Melaju Kencang

      18/07/2026  ❘  15:43 WIB
    • NASA Berikan Sertifikat Penghargaan kepada Ibrahim Al Abrar atas Temuan Kerentanan Sistem

      NASA Berikan Sertifikat Penghargaan kepada Ibrahim Al Abrar atas Temuan Kerentanan Sistem

      18/07/2026  ❘  14:01 WIB
  • Ekonomi
    • Perak Antam Menguat Lagi! Harga Hari Ini Tembus Rp37.900 per Gram

      Perak Antam Menguat Lagi! Harga Hari Ini Tembus Rp37.900 per Gram

      18/07/2026  ❘  13:17 WIB
    • Update Harga Emas Perhiasan 18 Juli 2026, Emas 24 Karat Masih Bertahan, Simak Rinciannya

      Update Harga Emas Perhiasan 18 Juli 2026, Emas 24 Karat Masih Bertahan, Simak Rinciannya

      18/07/2026  ❘  13:08 WIB
    • Harga Emas Antam Kembali Menguat Hari Ini, 1 Gram Tembus Rp2,614 Juta, Simak Rincian Lengkapnya

      Harga Emas Antam Kembali Menguat Hari Ini, 1 Gram Tembus Rp2,614 Juta, Simak Rincian Lengkapnya

      18/07/2026  ❘  09:26 WIB
    • Jadi Mata Uang Terkuat Asia, Rupiah Tetap Tertinggal Sepanjang 2026

      Jadi Mata Uang Terkuat Asia, Rupiah Tetap Tertinggal Sepanjang 2026

      17/07/2026  ❘  18:13 WIB
  • Politik
    • Bupati Siak Afni Curhat Soal Pemangkasan DBH, Wapres Gibran: Sayakan Mantan Wali Kota Juga!

      Bupati Siak Afni Curhat Soal Pemangkasan DBH, Wapres Gibran: Sayakan Mantan Wali Kota Juga!

      17/07/2026  ❘  20:17 WIB
    • Memalukan! Pimpinan Pusat Golkar Murka Lihat Kericuhan 2 Kadernya di DPRD Riau

      Memalukan! Pimpinan Pusat Golkar Murka Lihat Kericuhan 2 Kadernya di DPRD Riau

      17/07/2026  ❘  14:01 WIB
    • KPK Tetapkan Bupati Sukoharjo Tersangka, PDIP Tegaskan OTT Langsung Dipecat

      KPK Tetapkan Bupati Sukoharjo Tersangka, PDIP Tegaskan OTT Langsung Dipecat

      12/07/2026  ❘  13:39 WIB
    • PDIP Sebut Diri Partai Penyeimbang, PSI Minta Penjelasan Terbuka untuk Publik

      PDIP Sebut Diri Partai Penyeimbang, PSI Minta Penjelasan Terbuka untuk Publik

      10/07/2026  ❘  09:35 WIB
  • Hukrim
    • Dua Pengedar Sabu Ditangkap di Mandau, Satu Pemasok Masih Kabur

      Dua Pengedar Sabu Ditangkap di Mandau, Satu Pemasok Masih Kabur

      18/07/2026  ❘  20:38 WIB
    • Polda Riau Bantah Terima Setoran dari Gelanggang Permainan Pekanbaru

      Polda Riau Bantah Terima Setoran dari Gelanggang Permainan Pekanbaru

      18/07/2026  ❘  17:41 WIB
    • Serang Polisi Pakai Sajam, Pengedar Ekstasi di Pekanbaru Ditembak Saat Disergap

      Serang Polisi Pakai Sajam, Pengedar Ekstasi di Pekanbaru Ditembak Saat Disergap

      18/07/2026  ❘  17:11 WIB
    • Luka Titik dan Memar di Kepala, Penyebab Kematian Dokter Alex Belum Terungkap

      Luka Titik dan Memar di Kepala, Penyebab Kematian Dokter Alex Belum Terungkap

      18/07/2026  ❘  16:58 WIB
  • Umum
    • AI Mengubah Dunia Kerja, Anak Muda Wajib Kuasai Keterampilan Ini Sebelum Terlambat

      AI Mengubah Dunia Kerja, Anak Muda Wajib Kuasai Keterampilan Ini Sebelum Terlambat

      18/07/2026  ❘  13:30 WIB
    • Anak Tak Mau Ditinggal di Sekolah? Terapkan 7 Langkah Ini agar Proses Adaptasi Lebih Cepat

      Anak Tak Mau Ditinggal di Sekolah? Terapkan 7 Langkah Ini agar Proses Adaptasi Lebih Cepat

      18/07/2026  ❘  09:55 WIB
    • Frozen Yogurt vs Es Krim, Mana yang Lebih Sehat? Ini Penjelasan Ahli Gizi yang Bikin Kaget

      Frozen Yogurt vs Es Krim, Mana yang Lebih Sehat? Ini Penjelasan Ahli Gizi yang Bikin Kaget

      18/07/2026  ❘  08:51 WIB
    • Jangan Sepelekan Duduk Terlalu Lama! Kebiasaan Ini Ternyata Bisa Menurunkan Kinerja Otak

      Jangan Sepelekan Duduk Terlalu Lama! Kebiasaan Ini Ternyata Bisa Menurunkan Kinerja Otak

      18/07/2026  ❘  07:02 WIB
  • Riau
    • Resahkan Warga, Wako Agung Perintahkan Satpol PP Tertibkan Tenda Biru di Air Hitam, Tak Ada Ampun!

      Resahkan Warga, Wako Agung Perintahkan Satpol PP Tertibkan Tenda Biru di Air Hitam, Tak Ada Ampun!

      18/07/2026  ❘  20:27 WIB
    • Wamen Komdigi Nezar Patria: Digitalisasi Perkuat Branding Riau

      Wamen Komdigi Nezar Patria: Digitalisasi Perkuat Branding Riau

      18/07/2026  ❘  19:53 WIB
    • Menegangkan! Aksi Warga Gaung Inhil Jinakkan Buaya Muara Sejak Tengah Malam hingga Dini Hari

      Menegangkan! Aksi Warga Gaung Inhil Jinakkan Buaya Muara Sejak Tengah Malam hingga Dini Hari

      18/07/2026  ❘  19:48 WIB
    • Wujudkan Riau yang Berdaya Saing dan Sejahtera, Pemprov Rangkul KAGAMA Riau

      Wujudkan Riau yang Berdaya Saing dan Sejahtera, Pemprov Rangkul KAGAMA Riau

      18/07/2026  ❘  16:22 WIB
  • Sport
    • Jadwal Semifinal Japan Open 2026: Putri KW dan Fajar/Fikri Buru Tiket Final

      Jadwal Semifinal Japan Open 2026: Putri KW dan Fajar/Fikri Buru Tiket Final

      18/07/2026  ❘  10:21 WIB
    • Inggris Bidik Kemenangan Perdana atas Prancis Setelah Satu Dekade

      Inggris Bidik Kemenangan Perdana atas Prancis Setelah Satu Dekade

      18/07/2026  ❘  08:57 WIB
    • Dari Terjaring Narkoba Hingga Final Piala Dunia: Ini Profil Wasit Argentina vs Spanyol

      Dari Terjaring Narkoba Hingga Final Piala Dunia: Ini Profil Wasit Argentina vs Spanyol

      17/07/2026  ❘  13:01 WIB
    • Argentina Diterpa Badai Protes, 16 Juta Orang Minta FIFA Coret Messi Cs dari Piala Dunia 2026

      Argentina Diterpa Badai Protes, 16 Juta Orang Minta FIFA Coret Messi Cs dari Piala Dunia 2026

      17/07/2026  ❘  08:23 WIB
  • Opini
    • 2 Orang Tewas Dimangsa di Konsesi PT Madukoro Lestari, Mengapa Kementerian Kehutanan Gegabah Terbitkan Izin HTI di Sarang Harimau? 

      2 Orang Tewas Dimangsa di Konsesi PT Madukoro Lestari, Mengapa Kementerian Kehutanan Gegabah Terbitkan Izin HTI di Sarang Harimau? 

      17/07/2026  ❘  10:49 WIB
    • Catatan Kritis tentang Masa Depan Cagar Biosfer Giam Siak Kecil Bukit Batu

      Catatan Kritis tentang Masa Depan Cagar Biosfer Giam Siak Kecil Bukit Batu

      14/07/2026  ❘  13:51 WIB
    • Republik Amplop

      Republik Amplop

      13/07/2026  ❘  13:17 WIB
    • Terjebak Paradigma Daratan: Anggota DPR-DPD Dapil Riau Harus Kepung Pansus Demi Kepulauan Meranti

      Terjebak Paradigma Daratan: Anggota DPR-DPD Dapil Riau Harus Kepung Pansus Demi Kepulauan Meranti

      13/07/2026  ❘  12:14 WIB
  • Internasional
    • Migingo, Pulau Paling Padat di Dunia yang Diperebutkan Dua Negara karena Ikan Bernilai Fantastis

      Migingo, Pulau Paling Padat di Dunia yang Diperebutkan Dua Negara karena Ikan Bernilai Fantastis

      18/07/2026  ❘  10:43 WIB
    • AS dan Iran Sama-sama Tertekan, Gencatan Senjata Kini Jadi Kebutuhan Mendesak?

      AS dan Iran Sama-sama Tertekan, Gencatan Senjata Kini Jadi Kebutuhan Mendesak?

      17/07/2026  ❘  20:49 WIB
    • Malaysia Bertindak Keras, Anwar Ibrahim Perintahkan Deportasi Seluruh Warga Israel

      Malaysia Bertindak Keras, Anwar Ibrahim Perintahkan Deportasi Seluruh Warga Israel

      17/07/2026  ❘  17:56 WIB
    • 7 Cabang Olahraga Ramaikan Indonesian American Games 2026, Bukti Solidnya Diaspora Indonesia di Amerika

      7 Cabang Olahraga Ramaikan Indonesian American Games 2026, Bukti Solidnya Diaspora Indonesia di Amerika

      17/07/2026  ❘  13:13 WIB
  • lain
      -->
    • Advertorial
    • -->
    • Foto
    • Indeks
Bukan omon omon

Riau Siaga Karhutla, Kemenhut Genjot Penyemaian Awan Hingga 22 April

17/04/2026  ❘  13:07 WIB • Nasional
Bagikan :
Riau Siaga Karhutla, Kemenhut Genjot Penyemaian Awan Hingga 22 April

Petugas memuat garam ke dalam pesawat untuk Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di Lanud Roesmin Nurjadin, Pekanbaru. (ist)

JAKARTA, SabangMerauke News - Langit Riau tak lagi sekadar biru, kini disusupi operasi sunyi penjinak karhutla ekstrem. Upaya ini bergerak cepat saat kemarau datang lebih awal. Kementerian Kehutanan menggelar operasi modifikasi cuaca untuk menekan ancaman kebakaran hutan dan lahan.

Operasi berlangsung sejak Selasa, 14 April 2026 hingga Selasa, 22 April 2026 mendatang. Langkah ini muncul setelah sinyal bahaya karhutla meningkat sejak Februari melanda wilayah Riau. Lahan gambut kering berubah menjadi bom waktu, siap menyala saat panas menyentuh permukaan rapuh.

Direktur Pengendalian Kebakaran Hutan Kemenhut, Thomas Nifinlur, memimpin strategi udara tersebut secara intensif. “Operasi berjalan sembilan hari dengan target peningkatan kelembapan lahan melalui pembasahan intensif,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa penyemaian awan menjadi kunci utama untuk memperlambat kemunculan titik api berbahaya.

Hingga Rabu, 15 April 2026, dua penerbangan telah menyemai 1.600 kilogram garam ke awan. Area operasi mencakup Kabupaten Siak, Bengkalis, Kepulauan Meranti, serta Kota Dumai yang rawan. Langkah ini adalah bagian awal dari total empat belas sorti yang dirancang selama operasi berlangsung.

Penyemaian garam ke awan bukan sekadar eksperimen, melainkan teknik terukur berbasis sains atmosfer modern. Proses ini memicu hujan buatan agar kelembapan tanah tetap tinggi selama kemarau berlangsung panjang. Embung, kanal, serta cadangan air alami ikut diisi untuk memperkuat sistem pertahanan alami lahan.

Riau dipilih sebagai fokus karena sejarah panjang karhutla yang sulit dikendalikan di lahan gambut. Karakter tanah menyimpan bara di bawah permukaan membuat api sulit dipadamkan secara konvensional. Api kecil bisa berubah menjadi bencana asap lintas provinsi dalam hitungan hari saja.

Pemerintah Provinsi Riau menetapkan status siaga darurat sejak Minggu, 2 Februari 2026 lalu. Status ini berlaku hingga Senin, 30 November 2026, menandai panjangnya ancaman sepanjang tahun berjalan. Keputusan tersebut tercatat dalam regulasi resmi bernomor KTPS 102/11/2026 yang memperkuat kesiapsiagaan daerah.

Data nasional menunjukkan luas karhutla Januari hingga Maret 2026 mencapai 55.324 hektare lebih. Riau menyumbang 8.555 hektare, menempatkannya sebagai wilayah rawan kedua setelah Kalimantan Barat. Kepulauan Riau juga masuk daftar dengan 4.167 hektare lahan terbakar sepanjang periode awal tahun.

“Pengendalian kini fokus pada pencegahan, bukan hanya pemadaman setelah api muncul,” kata Thomas Nifinlur, Kamis, 16 April 2026.  Pendekatan ini mengubah pola lama yang reaktif menjadi strategi preventif berbasis data lapangan terkini. Operasi modifikasi cuaca menjadi ujung tombak sejak dikembangkan secara serius pada tahun 2015 lalu.

Selain operasi udara, patroli darat terus digencarkan menyisir wilayah rawan setiap hari tanpa henti. Edukasi masyarakat juga diperluas melalui kampanye tentang bahaya pembakaran lahan saat kondisi sangat kering. Kelompok Masyarakat Peduli Api dibentuk untuk menjaga wilayah dari potensi kebakaran sejak dini.

 

Direktur Operasional Modifikasi Cuaca, Budi Harsoyo, menjelaskan pentingnya waktu pelaksanaan operasi tersebut. “OMC ideal dilakukan menjelang kemarau agar kelembapan tanah tetap stabil menghadapi panas ekstrem,” ujarnya. Ia menegaskan dukungan armada pesawat menjadi faktor penting keberhasilan operasi tersebut secara menyeluruh.

Saat ini tiga armada pesawat dikerahkan untuk menyemai awan secara paralel di beberapa wilayah berbeda. Pembagian area semai dilakukan agar cakupan operasi lebih luas dan merata di seluruh titik rawan. Jika potensi awan masih tersedia, operasi bisa dilanjutkan dengan dukungan sektor swasta ke depan.

Menteri Kehutanan, Raja Juli Antoni, juga menyoroti penurunan signifikan titik panas dalam beberapa pekan. Dari ribuan titik, angka kini turun menjadi ratusan berkat kerja kolektif lintas lembaga negara. “Penurunan ini hasil kolaborasi kuat antara TNI, Polri, BNPB, dan Manggala Agni,” ujarnya, Jumat, 17 April 2026. 

Meski demikian, ancaman belum sepenuhnya hilang karena cuaca ekstrem masih mengintai wilayah rawan. Penambahan helikopter serta armada water bombing direncanakan untuk memperkuat operasi udara mendatang. Mobilisasi pasukan darat juga dipersiapkan untuk wilayah Rokan Hulu dan Rokan Hilir yang rawan.

Di sisi lain, hujan alami membantu menekan kebakaran di beberapa wilayah seperti Kota Pekanbaru. BPBD mencatat nihil kebakaran baru sejak awal April karena intensitas hujan meningkat secara signifikan. Namun, kewaspadaan tetap dijaga karena bara dalam tanah bisa menyala kembali saat cuaca berubah panas.

Kepala Pelaksana BPBD Pekanbaru, Iwa Gemino, menyebut kondisi relatif terkendali dalam dua pekan terakhir.
“Sejak pemadaman terakhir di Jalan Pramuka, tidak ada laporan kebakaran baru,” ujarnya, Jumat, 17 April 2026.  Ia menegaskan faktor cuaca mendung menjaga kelembapan gambut tetap stabil dalam periode tersebut.

Total luas lahan terbakar di Pekanbaru sejak awal tahun mencapai 32,9 hektare dalam 58 kejadian. Angka tersebut menjadi pengingat ancaman tetap nyata meski kondisi sementara terlihat lebih tenang. Langkah preventif terus dilakukan untuk memastikan tidak ada bara tersisa di bawah permukaan tanah.

Pemerintah kembali mengingatkan larangan membuka lahan menggunakan metode pembakaran yang berisiko tinggi. Sanksi pidana menanti pelanggar yang tetap nekat membakar lahan saat kondisi sangat mudah terbakar. Pengalaman masa lalu saat asap menutup langit menjadi pelajaran keras yang tak ingin terulang.

Operasi modifikasi cuaca menjadi simbol perang sunyi melawan api yang tak pernah benar-benar padam. Langit, tanah, dan manusia kini terhubung dalam satu strategi menghadapi ancaman lingkungan kompleks. Riau berdiri di garis depan, menunggu hasil dari pertarungan antara panas dan hujan buatan. R-02

Editor: Krisman
Tags :KarhutlaOMCKementerian KehutananRaja Juli AntoniDarurat KahutlaBerita Riau Hari Ini

BERITA TERKAIT :

  • Geger! Kapolda Riau Minta Maaf ke Warga Panipahan, Ada Apa?

    Geger! Kapolda Riau Minta Maaf ke Warga Panipahan, Ada Apa?

    Riau •
    16/04/2026 ❘ 14:17 WIB
  • Jalan Cut Nyak Dien Akhirnya Plong! Massa TNTN Pulang Usai Janji Ketemu Menteri

    Jalan Cut Nyak Dien Akhirnya Plong! Massa TNTN Pulang Usai Janji Ketemu Menteri

    Riau •
    15/04/2026 ❘ 18:31 WIB
  • Riau Membara! 3.456 Hektare Lahan Hangus, 19 Tersangka Kini Terancam 15 Tahun Bui

    Riau Membara! 3.456 Hektare Lahan Hangus, 19 Tersangka Kini Terancam 15 Tahun Bui

    Riau •
    14/04/2026 ❘ 18:26 WIB
  • Update Korupsi Riau: KPK Periksa 11 Saksi Terkait Kasus Pemerasan Tersangka Marjani

    Update Korupsi Riau: KPK Periksa 11 Saksi Terkait Kasus Pemerasan Tersangka Marjani

    Hukrim •
    14/04/2026 ❘ 18:00 WIB
  • Kabar Baik! BPBD Riau Nyatakan Karhutla Nihil di Seluruh Kabupaten/Kota

    Kabar Baik! BPBD Riau Nyatakan Karhutla Nihil di Seluruh Kabupaten/Kota

    Riau •
    11/04/2026 ❘ 15:42 WIB
Lindawati Tahun Baru Islam HUT 60 tahun BRK syariah Lowongan kerja Novotel Terbaru

TERPOPULER

  • 35 Kolonel TNI AD Pecah Bintang Jadi Jenderal, Ini Daftar Lengkapnya

    35 Kolonel TNI AD Pecah Bintang Jadi Jenderal, Ini Daftar Lengkapnya

    10/07/2026  ❘  21:35 WIB
  • KPK Tuntut Gubernur Riau Abdul Wahid 8,5 Tahun Penjara, Denda Rp 500 Juta dan Bayar Uang Pengganti Rp 1,45 Miliar 

    KPK Tuntut Gubernur Riau Abdul Wahid 8,5 Tahun Penjara, Denda Rp 500 Juta dan Bayar Uang Pengganti Rp 1,45 Miliar 

    09/07/2026  ❘  12:45 WIB
  • Laba Agrinas Palma Nusantara Cuma Rp 2,7 Miliar Padahal Kelola 4 Juta   Hektare Kebun Sawit, Ada Apa?

    Laba Agrinas Palma Nusantara Cuma Rp 2,7 Miliar Padahal Kelola 4 Juta   Hektare Kebun Sawit, Ada Apa?

    06/07/2026  ❘  23:23 WIB
  • Sopir Truk Tangki Dipecat Massal, TNI Polri Diterjunkan Pasok BBM di SPBU Medan

    Sopir Truk Tangki Dipecat Massal, TNI Polri Diterjunkan Pasok BBM di SPBU Medan

    14/07/2026  ❘  21:00 WIB
  • Polisi Sita Brangkas dari Cafe de

    Polisi Sita Brangkas dari Cafe de'Clan Signature, Tentara Bersenjata Kawal Rumah Jampidsus

    08/07/2026  ❘  19:56 WIB
Kempo Dojo AKRI cafe Idul adha dprd pekanbaru

    Follow Us

  • Copyright ©
    SabangMeraukeNEWS.com

    Berita

  • Daerah
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Umum

    Berita

  • Riau
  • Sport
  • Opini
  • Internasional
  • Advertorial
  • Indeks

    Halaman

  • Redaksi
  • Tentang
  • Pedoman
  • Disclaimer
  • Info Iklan
  • SOP Perlindungan Wartawan