UEFA Europa League
Comeback Gila Braga! Betis Dibantai 4-2 Setelah Sempat Unggul, Tiket Semifinal Disikat
Selebrasi pemain Braga setelah mengalahkan Real Betis di perempat final Liga Europa, 17 April 2026. (SCBragaOfficial)
SPANYOL, SabangMerauke News - SC Braga menciptakan comeback brutal dan menyingkirkan Real Betis, Jumat dini hari, 17 April 2026. Kemenangan 4-2 di Estadio de La Cartuja memastikan langkah Braga ke semifinal Liga Europa. Agregat 5-3 menjadi bukti mental baja tim Portugal dalam menghadapi tekanan besar sepanjang laga.
Real Betis langsung menggebrak sejak menit awal dengan permainan agresif penuh tekanan tinggi. Antony membuka keunggulan melalui sundulan memanfaatkan umpan silang Abde Ezzalzouli pada menit awal. Gol cepat tersebut membuat tuan rumah tampil percaya diri dan menguasai jalannya pertandingan sepenuhnya.
Dominasi Betis berlanjut ketika Ezzalzouli mencetak gol kedua dari jarak dekat tanpa kesulitan berarti. Serangan rapi dari sisi sayap membuat pertahanan Braga terlihat goyah menghadapi tekanan bertubi-tubi. Stadion bergemuruh ketika tuan rumah unggul dua gol dan berada di ambang kemenangan penting.
Momentum nyaris berubah total saat Betis mencetak gol ketiga melalui serangan balik cepat berbahaya. Namun keputusan VAR membatalkan gol tersebut karena posisi offside dalam proses serangan sebelumnya. Momen itu menjadi titik retak yang perlahan mengubah arah pertandingan secara drastis.
Pelatih Braga, Carlos Vicens, menilai timnya tidak kehilangan fokus meski tertinggal dua gol lebih dulu. “Kami tetap tenang dan percaya peluang akan datang jika terus menekan,” ujar Carlos Vicens. Ia menegaskan mental tim menjadi pembeda utama dalam pertandingan penuh tekanan tinggi tersebut.
Braga mulai bangkit menjelang akhir babak pertama melalui kesalahan fatal lini belakang Betis. Pau Victor memanfaatkan miskomunikasi dua bek untuk mencetak gol penting sebelum turun minum. Gol tersebut menghidupkan harapan dan mengubah energi permainan menjadi lebih seimbang.
Memasuki babak kedua, Braga tampil lebih agresif dengan intensitas serangan yang meningkat drastis. Vitor Carvalho menyamakan skor melalui sundulan memanfaatkan situasi bola mati yang terorganisir rapi. Skor imbang membuat tekanan berbalik menghantui tuan rumah yang sebelumnya unggul nyaman.
Kesalahan kembali menghantui Betis ketika Sofyan Amrabat melakukan pelanggaran di kotak penalti. Wasit tanpa ragu menunjuk titik putih setelah melihat kontak yang menjatuhkan Demir Tiknaz. Ricardo Horta mengeksekusi penalti dengan tenang dan membawa Braga berbalik unggul dalam laga tersebut.
Kapten Braga, Ricardo Horta, menegaskan kemenangan ini lahir dari keberanian dan ketenangan tim. “Kami tahu momentum sudah berubah dan harus dimanfaatkan tanpa ragu,” kata Ricardo Horta. Ia menyebut gol penalti tersebut menjadi titik balik yang memastikan arah kemenangan timnya.
Tertinggal, Betis mencoba menyerang total dengan membuka ruang di lini pertahanan mereka. Strategi tersebut justru menjadi bumerang karena Braga memanfaatkan celah melalui serangan balik cepat. Jean-Baptiste Gorby akhirnya mencetak gol keempat yang mengunci kemenangan dramatis tim tamu.
Gol tersebut lahir dari situasi bola liar hasil sapuan buruk lini belakang Betis. Gorby melepaskan tembakan keras yang tak mampu dihalau kiper dan memastikan kemenangan Braga. Skor 4-2 bertahan hingga akhir pertandingan dan disambut selebrasi liar pemain Braga.
Pelatih Betis, Manuel Pellegrini, mengakui timnya kehilangan kendali setelah momentum berubah drastis. “Kami gagal menjaga keunggulan dan kehilangan fokus pada momen penting,” ujar Manuel Pellegrini. Ia menilai kegagalan mempertahankan ritme menjadi penyebab utama kekalahan menyakitkan tersebut.
Hasil ini membawa Braga kembali ke semifinal Liga Europa setelah penantian panjang sejak 2011. Pencapaian tersebut menjadi bukti kebangkitan tim Portugal di panggung kompetisi Eropa musim ini. Performa penuh determinasi menjadikan mereka ancaman serius bagi siapa pun di babak selanjutnya.
Braga akan menghadapi Freiburg pada semifinal dengan kepercayaan diri tinggi usai comeback dramatis. Pertandingan tersebut diprediksi berlangsung ketat mengingat kedua tim tampil impresif sepanjang turnamen. Momentum kemenangan ini menjadi modal penting untuk melanjutkan perjalanan menuju final kompetisi. R-02

