Komitmen Tanpa Henti, BRK Syariah Akselerasi Kepemilikan Rumah Melalui Skema FLPP
Memasuki kuartal kedua tahun 2026, PT Bank Riau Kepri Syariah (Perseroda) atau BRK Syariah kembali mencatatkan rapor hijau dalam mendukung program pemerintah di sektor perumahan. Foto: Istimewa
RIAU, SabangMerauke News - Memasuki kuartal kedua tahun 2026, PT Bank Riau Kepri Syariah (Perseroda) atau BRK Syariah kembali mencatatkan rapor hijau dalam mendukung program pemerintah di sektor perumahan. Melalui fasilitas pembiayaan Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP), bank pembangunan daerah ini telah berhasil menjadi jembatan bagi ribuan keluarga di wilayah Riau dan Kepulauan Riau untuk memiliki hunian layak huni yang sesuai dengan prinsip syariah.
Keberhasilan ini bukan sekadar angka di atas kertas, melainkan manifestasi dari komitmen keberlanjutan dalam mendukung Program Sejuta Rumah. Hingga April 2026, BRK Syariah menunjukkan tren pertumbuhan yang signifikan, baik dari sisi volume penyaluran maupun kualitas pembiayaan yang tetap terjaga di level sehat.
Pemimpin Bagian Investor Relation & Komunikasi Korporasi BRK Syariah, Ika Irawan, menyatakan bahwa pencapaian hingga tahun 2026 ini merupakan hasil dari konsistensi bank dalam melakukan jemput bola dan menyederhanakan proses birokrasi bagi calon debitur.
"Hingga tahun 2026 ini, kami telah menyalurkan ribuan unit rumah melalui skema FLPP dengan total nilai pembiayaan yang terus meningkat setiap tahunnya. Fokus kami bukan hanya mengejar kuantitas, tetapi memastikan bahwa akses pembiayaan ini benar-benar menjangkau Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) yang memang membutuhkan," ujar Ika Irawan pada Rabu (25/3/2026).
Menurut Ika, salah satu kunci keberhasilan BRK Syariah adalah kolaborasi yang erat dengan BP Tapera (Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat) dan para pengembang lokal. Sinergi ini memungkinkan proses verifikasi dan akad dilakukan dengan lebih cepat dan transparan.
Pasti, Ringan, dan Berkah
Program FLPP di BRK Syariah memiliki daya tarik tersendiri dibandingkan pembiayaan komersial biasa. Ika Irawan menjelaskan ada beberapa aspek fundamental yang menjadikan BRK Syariah sebagai pilihan utama masyarakat dalam mengambil KPR bersubsidi ini.
Dengan prinsip Syariah, nasabah tidak perlu khawatir dengan fluktuasi suku bunga pasar. Margin yang ditetapkan sebesar 5% berlaku tetap sepanjang masa tenor.
"Kestabilan ini sangat penting bagi MBR agar mereka dapat mengatur cash flow keluarga tanpa takut cicilan membengkak di tengah jalan," tambah Ika.
BRK Syariah menawarkan masa angsuran yang fleksibel hingga 20 tahun. Selain itu, uang muka yang sangat terjangkau memudahkan pasangan muda atau pekerja sektor informal untuk segera memulai akad.
Skema ini juga membebaskan nasabah dari beban Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan biaya premi asuransi, sehingga biaya di awal (upfront cost) menjadi sangat minimal.
Integrasi sistem BRK Syariah dengan aplikasi SiKasep dan Tapera memungkinkan nasabah memantau status pengajuan mereka secara real-time.
Di tahun 2026 ini, BRK Syariah juga telah mengoptimalkan layanan digitalnya. Ika Irawan menekankan bahwa proses administrasi yang dulu dianggap rumit kini telah dipangkas melalui sistem screening digital. Calon nasabah dapat melakukan konsultasi awal dan pengiriman dokumen melalui portal digital BRK Syariah sebelum datang untuk verifikasi akhir.
"Kami menyadari bahwa waktu sangat berharga bagi nasabah kami. Oleh karena itu, kami menghadirkan kemudahan fasilitas mulai dari konsultasi gratis hingga pendampingan pemilihan lokasi perumahan yang bekerja sama dengan developer tepercaya," kata Ika dengan nada optimis.
Capaian FLPP BRK Syariah hingga 2026 juga memberikan efek domino terhadap perekonomian regional. Dengan masifnya pembangunan perumahan subsidi, sektor-sektor pendukung seperti industri bahan bangunan, jasa konstruksi, hingga UMKM di sekitar lokasi perumahan ikut bertumbuh.
Ika Irawan menutup penjelasannya dengan menegaskan bahwa BRK Syariah akan terus berinovasi.
"Visi kami adalah menjadikan setiap masyarakat di Riau dan Kepulauan Riau tidak hanya memiliki atap untuk berteduh, tetapi juga merasakan ketenangan batin karena pembiayaan yang digunakan murni syariah, tanpa riba, dan penuh keberkahan," tegasnya.
Keberhasilan BRK Syariah dalam menyalurkan FLPP hingga 2026 menjadi bukti nyata bahwa bank daerah mampu bersaing di level nasional sekaligus menjadi motor penggerak kesejahteraan masyarakat di daerah. Dengan fondasi yang kuat dan kepercayaan masyarakat yang terus meningkat, BRK Syariah optimis dapat terus melampaui target yang ditetapkan pemerintah di masa mendatang. (R-03)

