Mewah! BGN Habiskan Rp 113 Miliar untuk Jasa Event Organizer, Ini Daftarnya
Kepala BGN, Dadan Hindayana. Foto : Istimewa
Jakarta, SABANGMERAUKE NEWS - Badan Gizi Nasional (BGN) tercatat meneken sedikitnya 31 paket pengadaan jasa EO sepanjang 2025. Data realisasi pengadaan dari LKPP menunjukkan mayoritas kegiatan berlangsung di kantor pusat di Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat.
Penggunaan EO dalam jumlah besar dinilai sebagai bagian dari strategi kebijakan pemerintah. BGN tengah membangun eksposur publik untuk memperkuat dukungan terhadap program makan bergizi gratis (MBG) yang menjadi andalan.
Sejumlah perusahaan bahkan berulang kali memenangkan tender serupa. Anugrah Duta Promosindo dan Renjana Media Indonesia tercatat sebagai penyedia jasa paling dominan sepanjang pengadaan berlangsung.
Anugrah Duta Promosindo mengantongi empat kontrak dengan total nilai Rp 17,425 miliar. Sementara Renjana Media Indonesia memperoleh empat paket senilai Rp 7,807 miliar dari BGN.
Anggaran terbesar justru mengalir ke kegiatan bimbingan teknis di daerah. Perusahaan Maria Utara Jaya mendapat kontrak Rp 18,472 miliar untuk kegiatan manajemen risiko di wilayah pemenuhan gizi.
Tak hanya kegiatan formal, BGN juga menggunakan EO untuk agenda publik yang bersifat populis. Salah satunya kegiatan “Fun Run Hakordia BGN” dalam peringatan Hari Antikorupsi Sedunia 2025.
Acara olahraga tersebut digelar untuk membangun citra lembaga di mata masyarakat. BGN menunjuk Kredo Aum sebagai penyelenggara dengan nilai kontrak Rp 1,339 miliar.
Kepala BGN, Dadan Hindayana, menegaskan penggunaan EO merupakan kebutuhan strategis lembaga baru. Ia menyebut BGN masih membangun sistem dan kapasitas internal.
“BGN belum memiliki sumber daya internal yang siap menangani kegiatan berskala besar,” ujar Dadan dalam keterangan tertulis, Ahad, 12 April 2026.
Meski demikian, besarnya belanja jasa EO memicu pertanyaan publik. Kritik mengarah pada prioritas anggaran di tengah misi utama meningkatkan kualitas gizi masyarakat.
Pengadaan EO dalam jumlah besar dinilai berpotensi memperkuat citra kebijakan pemerintah. Namun di sisi lain, langkah ini membuka ruang evaluasi terkait efektivitas penggunaan anggaran negara.
Berikut rincian 31 paket pengadaan jasa EO yang dilakukan oleh BGN.
1. Milli Kita Bersama (nilai kontrak Rp 446.035.649)
2. Erawan Prakasa Utama (nilai kontrak Rp 1.075.148.775)
3. Milli Kita Bersama (nilai kontrak Rp 426.647.038)
4. Anugrah Wizardhi Convex (nilai kontrak Rp 2.691.768.315)
5. Renjana Media Indonesia (nilai kontrak Rp 1.067.681.250)
6. Renjana Media Indonesia (nilai kontrak Rp 1.012.933.708)
7. Azka Jaya Pratama (nilai kontrak Rp 419.015.441)
8. Anugrah Duta Promosindo (nilai kontrak Rp 11.072.879.037)
9. Citra Solusi Konvensindo (nilai kontrak Rp 871.350.000)
10. Raja Idea Kreatif (nilai kontrak Rp 12.576.438.473)
11. Anugrah Wizardhi Convex (nilai kontrak Rp 1.515.437.823)
12. Raja Idea Kreatif (nilai kontrak Rp 1.593.618.536)
13. Anugrah Duta Promosindo (nilai kontrak Rp 3.110.265.371)
14. Anugrah Duta Promosindo (nilai kontrak Rp 2.310.487.200)
15. Moksha Karsa Ganendra (nilai kontrak Rp 626.964.429)
16. Citra Solusi Konvensindo (nilai kontrak Rp 4.010.217.047)
17. Citra Solusi Konvensindo (nilai kontrak Rp 1.153.290.000)
18. Pojok Celebes Mandiri (nilai kontrak Rp 15.416.365.703)
19. Falah Eka Cahya (nilai kontrak Rp 16.590.000.000)
20. Anugrah Wizardhi Convex (nilai kontrak Rp 4.597.322.631)
21. Raja Idea Kreatif (nilai kontrak Rp 1.407.462.518)
22. Renjana Media Indonesia (nilai kontrak Rp 469.242.788)
23. Anugrah Duta Promosindo (nilai kontrak Rp 931.640.760)
24. Erawan Prakasa Utama (nilai kontrak Rp 1.660.725.488)
25. Senawangi Citra Imaji (nilai kontrak Rp 391.376.160)
26. Moksha Karsa Ganendra (nilai kontrak Rp 695.372.938)
27. Renjana Media Indonesia (nilai kontrak Rp 5.257.989.248)
28. Maria Utara Jaya (nilai kontrak Rp 18.472.000.000)
29. Kredo Aum (nilai kontrak Rp 1.339.310.500)
30. Greenlite Kreasi Abadi (nilai kontrak Rp 465.554.555)
31. Gloria Abdi Cendana (nilai kontrak Rp 242.000.000.(R-04)

