SabangMeraukeNEWS.com

  • Daerah
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Umum
  • Riau
  • Sport
  • Opini
  • Internasional
  • Advertorial
  • Indeks

  • Redaksi
  • Tentang
  • Pedoman
  • Disclaimer
  • Info Iklan
  • SOP Perlindungan Wartawan

    https://sabangmeraukenews.com

Copyright ©
sabangmeraukeNEWS.com
All rights reserved

https://sabangmeraukenews.com

  • Daerah
    • Sempat Dibangunkan Jembatan Presisi, SDN 018 Semulut Akan Direlokasi Setelah Siswa Terluka, Buaya dan Banjir Rob Jadi Ancaman

      Sempat Dibangunkan Jembatan Presisi, SDN 018 Semulut Akan Direlokasi Setelah Siswa Terluka, Buaya dan Banjir Rob Jadi Ancaman

      21/07/2026  ❘  09:04 WIB
    • Dari Kasus 25 Kg, Polisi Sambar 130 Kg Sabu Jaringan Malaysia

      Dari Kasus 25 Kg, Polisi Sambar 130 Kg Sabu Jaringan Malaysia

      21/07/2026  ❘  07:29 WIB
    • Kecelakaan Kerja, Manajemen PKS Tanjung Medan PTPN IV di Rohil Masih Bungkam, Jenazah Korban Dipulangkan Tanpa Otopsi

      Kecelakaan Kerja, Manajemen PKS Tanjung Medan PTPN IV di Rohil Masih Bungkam, Jenazah Korban Dipulangkan Tanpa Otopsi

      20/07/2026  ❘  22:39 WIB
    • Penggunaan Rumah untuk Ibadah Picu Protes Warga Medan Amplas

      Penggunaan Rumah untuk Ibadah Picu Protes Warga Medan Amplas

      20/07/2026  ❘  19:26 WIB
  • Nasional
    • Walau Sudah Minta Maaf, PWI  Tetap Polisikan Hotman Paris

      Walau Sudah Minta Maaf, PWI Tetap Polisikan Hotman Paris

      21/07/2026  ❘  06:46 WIB
    • Terlanjur Ucap Kasar, Hotman Paris Akhirnya Meminta Maaf ke Wartawan

      Terlanjur Ucap Kasar, Hotman Paris Akhirnya Meminta Maaf ke Wartawan

      20/07/2026  ❘  18:48 WIB
    • PN Jakarta Selatan Menolak Praperadilan Roy Suryo, Status Tersangka Tetap Berlaku

      PN Jakarta Selatan Menolak Praperadilan Roy Suryo, Status Tersangka Tetap Berlaku

      20/07/2026  ❘  14:16 WIB
    • Wow! DJP Libatkan Tentara dan Polisi Desa Awasi Kepatuhan Pajak

      Wow! DJP Libatkan Tentara dan Polisi Desa Awasi Kepatuhan Pajak

      20/07/2026  ❘  13:23 WIB
  • Ekonomi
    • Sembilan Hari Tanpa Jeda, IHSG Terus Terbang ke Angkasa

      Sembilan Hari Tanpa Jeda, IHSG Terus Terbang ke Angkasa

      21/07/2026  ❘  09:31 WIB
    • Dolar Makin Perkasa, Namun Rupiah Justru Menguat Pagi Ini

      Dolar Makin Perkasa, Namun Rupiah Justru Menguat Pagi Ini

      21/07/2026  ❘  09:18 WIB
    • BPS Catat IPH Turun di 34 Provinsi

      BPS Catat IPH Turun di 34 Provinsi

      20/07/2026  ❘  20:17 WIB
    • Menanti Keputusan BI, IHSG Melesat ke 6.231 Poin

      Menanti Keputusan BI, IHSG Melesat ke 6.231 Poin

      20/07/2026  ❘  18:29 WIB
  • Politik
    • Bupati Siak Afni Curhat Soal Pemangkasan DBH, Wapres Gibran: Sayakan Mantan Wali Kota Juga!

      Bupati Siak Afni Curhat Soal Pemangkasan DBH, Wapres Gibran: Sayakan Mantan Wali Kota Juga!

      17/07/2026  ❘  20:17 WIB
    • Memalukan! Pimpinan Pusat Golkar Murka Lihat Kericuhan 2 Kadernya di DPRD Riau

      Memalukan! Pimpinan Pusat Golkar Murka Lihat Kericuhan 2 Kadernya di DPRD Riau

      17/07/2026  ❘  14:01 WIB
    • KPK Tetapkan Bupati Sukoharjo Tersangka, PDIP Tegaskan OTT Langsung Dipecat

      KPK Tetapkan Bupati Sukoharjo Tersangka, PDIP Tegaskan OTT Langsung Dipecat

      12/07/2026  ❘  13:39 WIB
    • PDIP Sebut Diri Partai Penyeimbang, PSI Minta Penjelasan Terbuka untuk Publik

      PDIP Sebut Diri Partai Penyeimbang, PSI Minta Penjelasan Terbuka untuk Publik

      10/07/2026  ❘  09:35 WIB
  • Hukrim
    • Bupati Kena OTT KPK Lagi, Terkait Kasus Suap Proyek Pemkab

      Bupati Kena OTT KPK Lagi, Terkait Kasus Suap Proyek Pemkab

      21/07/2026  ❘  08:59 WIB
    • Warga Temukan Bocah Kebingungan di Kampung Bandar, Polisi Sebar Pencarian Keluarga

      Warga Temukan Bocah Kebingungan di Kampung Bandar, Polisi Sebar Pencarian Keluarga

      21/07/2026  ❘  06:59 WIB
    • Teror Curanmor Pekanbaru Berakhir! Pelaku 16 TKP Ditangkap Saat Bersembunyi di RTH

      Teror Curanmor Pekanbaru Berakhir! Pelaku 16 TKP Ditangkap Saat Bersembunyi di RTH

      20/07/2026  ❘  16:15 WIB
    • Pledoi Gubernur Riau Abdul Wahid: Minta Dibebaskan dan Barang Miliknya yang Disita Dikembalikan

      Pledoi Gubernur Riau Abdul Wahid: Minta Dibebaskan dan Barang Miliknya yang Disita Dikembalikan

      20/07/2026  ❘  13:07 WIB
  • Umum
    • Mulut Terasa Pahit Saat Bangun Tidur? Bisa Jadi Tanda Asam Lambung hingga Kurang Minum

      Mulut Terasa Pahit Saat Bangun Tidur? Bisa Jadi Tanda Asam Lambung hingga Kurang Minum

      19/07/2026  ❘  12:29 WIB
    • Jangan Buang Sisa Nasi! Begini Cara Mengubahnya Jadi Kompos yang Bikin Tanaman Subur

      Jangan Buang Sisa Nasi! Begini Cara Mengubahnya Jadi Kompos yang Bikin Tanaman Subur

      19/07/2026  ❘  08:22 WIB
    • AI Mengubah Dunia Kerja, Anak Muda Wajib Kuasai Keterampilan Ini Sebelum Terlambat

      AI Mengubah Dunia Kerja, Anak Muda Wajib Kuasai Keterampilan Ini Sebelum Terlambat

      18/07/2026  ❘  13:30 WIB
    • Anak Tak Mau Ditinggal di Sekolah? Terapkan 7 Langkah Ini agar Proses Adaptasi Lebih Cepat

      Anak Tak Mau Ditinggal di Sekolah? Terapkan 7 Langkah Ini agar Proses Adaptasi Lebih Cepat

      18/07/2026  ❘  09:55 WIB
  • Riau
    • Kejati Riau Teken MoU dengan PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim ll Pekanbaru

      Kejati Riau Teken MoU dengan PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim ll Pekanbaru

      21/07/2026  ❘  09:08 WIB
    • Pemko Pekanbaru Terima Pandangan Fraksi Terkait Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025

      Pemko Pekanbaru Terima Pandangan Fraksi Terkait Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025

      21/07/2026  ❘  08:38 WIB
    • Kijang LGX Terbakar Saat Isi BBM, SPBU Hangtuah Pekanbaru Nyaris Dilalap Api

      Kijang LGX Terbakar Saat Isi BBM, SPBU Hangtuah Pekanbaru Nyaris Dilalap Api

      21/07/2026  ❘  06:34 WIB
    • Pemprov Riau Akselerasi Cek Kesehatan Gratis, Targetkan Pemenuhan Asta Cita Presiden RI

      Pemprov Riau Akselerasi Cek Kesehatan Gratis, Targetkan Pemenuhan Asta Cita Presiden RI

      20/07/2026  ❘  20:48 WIB
  • Sport
    • 6 Negara Jadi Tuan Rumah FIFA World Cup 2030, Ini Alasannya

      6 Negara Jadi Tuan Rumah FIFA World Cup 2030, Ini Alasannya

      21/07/2026  ❘  09:12 WIB
    • Spanyol Lengkapi Gelar Piala Dunia 2026 Setelah Menjuarai Piala Eropa 2024

      Spanyol Lengkapi Gelar Piala Dunia 2026 Setelah Menjuarai Piala Eropa 2024

      20/07/2026  ❘  09:19 WIB
    • Resmi Juara Piala Dunia 2026, Spanyol Kantongi Hampir Rp1 Triliun dan Cincin Bersejarah FIFA

      Resmi Juara Piala Dunia 2026, Spanyol Kantongi Hampir Rp1 Triliun dan Cincin Bersejarah FIFA

      20/07/2026  ❘  09:06 WIB
    • Resmi! Kylian Mbappe Jadi Top Skor Piala Dunia 2026, Rekornya Bikin Dunia Terkejut

      Resmi! Kylian Mbappe Jadi Top Skor Piala Dunia 2026, Rekornya Bikin Dunia Terkejut

      20/07/2026  ❘  07:57 WIB
  • Opini
    • 2 Orang Tewas Dimangsa di Konsesi PT Madukoro Lestari, Mengapa Kementerian Kehutanan Gegabah Terbitkan Izin HTI di Sarang Harimau? 

      2 Orang Tewas Dimangsa di Konsesi PT Madukoro Lestari, Mengapa Kementerian Kehutanan Gegabah Terbitkan Izin HTI di Sarang Harimau? 

      17/07/2026  ❘  10:49 WIB
    • Catatan Kritis tentang Masa Depan Cagar Biosfer Giam Siak Kecil Bukit Batu

      Catatan Kritis tentang Masa Depan Cagar Biosfer Giam Siak Kecil Bukit Batu

      14/07/2026  ❘  13:51 WIB
    • Republik Amplop

      Republik Amplop

      13/07/2026  ❘  13:17 WIB
    • Terjebak Paradigma Daratan: Anggota DPR-DPD Dapil Riau Harus Kepung Pansus Demi Kepulauan Meranti

      Terjebak Paradigma Daratan: Anggota DPR-DPD Dapil Riau Harus Kepung Pansus Demi Kepulauan Meranti

      13/07/2026  ❘  12:14 WIB
  • Internasional
    • Bukan Pelit! Crazy Rich Dunia Warren Buffett Punya Alasan Mengejutkan Tak Wariskan Kekayaan

      Bukan Pelit! Crazy Rich Dunia Warren Buffett Punya Alasan Mengejutkan Tak Wariskan Kekayaan

      21/07/2026  ❘  08:33 WIB
    • Heboh! Walkot New York Tantang Kebijakan Trump, Netanyahu Bisa Ditahan Saat Sidang PBB

      Heboh! Walkot New York Tantang Kebijakan Trump, Netanyahu Bisa Ditahan Saat Sidang PBB

      21/07/2026  ❘  08:14 WIB
    • Tangis Berubah Amarah, Kekalahan Argentina Picu Kerusuhan Besar di Buenos Aires

      Tangis Berubah Amarah, Kekalahan Argentina Picu Kerusuhan Besar di Buenos Aires

      21/07/2026  ❘  07:10 WIB
    • PBB Selidiki Serangan AS ke Proyek Nuklir Iran di Khuzestan

      PBB Selidiki Serangan AS ke Proyek Nuklir Iran di Khuzestan

      20/07/2026  ❘  11:56 WIB
  • lain
      -->
    • Advertorial
    • -->
    • Foto
    • Indeks
Bukan omon omon

Dolar AS Tembus Rp 17.000! Bank Dunia Beri Peringatan Mengerikan bagi Indonesia

10/04/2026  ❘  10:10 WIB • Ekonomi
Bagikan :
Dolar AS Tembus Rp 17.000! Bank Dunia Beri Peringatan Mengerikan bagi Indonesia

Ilustrasi dan infografis penurunan nilai tukar rupiah dan dampaknya bagi ekonomi Indonesia. Foto: SM News/Created by AI

Jakarta, SABANGMERAUKE NEWS - Bank Dunia membawa kabar kurang sedap bagi stabilitas ekonomi nasional pada tahun depan. Lembaga internasional tersebut resmi memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia untuk periode 2026 mendatang. Angka ramalan kini turun menuju level 4,7 persen dari perkiraan sebelumnya sebesar 4,8 persen.

Revisi negatif ini muncul saat kondisi pasar keuangan domestik sedang mengalami tekanan hebat. Mata uang Garuda terpantau terus merosot hingga melewati angka psikologis Rp 17.000 per dolar. Ketidakpastian global menjadi alasan utama di balik pesimisme para analis keuangan dunia tersebut.

Berdasarkan data Bloomberg pada penutupan perdagangan Kamis, 9 April 2026, rupiah berhenti di posisi Rp 17.090. Angka ini menunjukkan pelemahan sebesar 78 poin jika dibandingkan dengan posisi hari sebelumnya. Investor cenderung menarik modal karena khawatir terhadap eskalasi perang di wilayah Timur Tengah.

Pengamat mata uang, Ibrahim Assuaibi, memberikan analisis tajam terkait fenomena pelarian modal asing tersebut. Menurutnya, faktor eksternal mendominasi sentimen negatif yang menghantam nilai tukar mata uang lokal. Gangguan pada jalur perdagangan internasional membuat pelaku pasar merasa sangat tidak nyaman saat ini.

"Bank Dunia memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2026 sebesar 4,7 persen saja," kata Ibrahim Assuaibi selaku pengamat mata uang dan komoditas dalam keterangannya, Kamis, 9 April 2026. Ia menambahkan bahwa konflik di wilayah Selat Hormuz mengaburkan prospek pasokan minyak mentah. Jalur vital tersebut membawa seperlima pasokan energi dunia namun kini masih terblokir sebagian.

Meski diterjang kabar miring, pemerintah tetap membusungkan dada dengan target pertumbuhan yang jauh lebih tinggi. Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto, justru membidik angka pertumbuhan minimal sebesar 5,4 persen tahun ini. Ia menilai fundamental domestik tetap kokoh berkat konsumsi rumah tangga yang sangat dominan.

"Untuk kuartal pertama, kami optimis pertumbuhan akan mencapai setidaknya 5,5 persen," ujar Airlangga Hartarto selaku Menteri Koordinator Bidang Perekonomian. Airlangga menyebut kenaikan harga minyak dunia tetap dapat dikelola lewat mekanisme subsidi dan ekspor. Pemerintah mengandalkan sektor manufaktur yang masih ekspansif guna menopang seluruh aktivitas ekonomi warga.

Senada dengan Airlangga, optimisme juga datang dari tim ekonomi kabinet yang mengandalkan program biodiesel. Kebijakan B50 yang meluncur pada Juli 2026 diprediksi mampu menghemat anggaran negara puluhan triliun rupiah. Strategi ini dianggap sebagai tameng ampuh untuk menghadapi lonjakan harga energi secara global.

Namun, suara berbeda datang dari gedung parlemen yang menyoroti sisi psikologis masyarakat bawah saat ini. Anggota DPR RI, Azis Subekti, melihat ada jurang pemisah antara data kertas dan realitas. Ia menilai pertumbuhan ekonomi saat ini belum memberikan dampak signifikan bagi kesejahteraan warga.

 

"Ekonomi kita tumbuh dalam angka, tetapi belum sepenuhnya tumbuh dalam rasa," kata Azis Subekti selaku Anggota DPR RI Fraksi Gerindra, Rabu, 8 April 2026. Legislator ini memperingatkan pemerintah agar jangan hanya sibuk mengejar laporan yang menyenangkan atasan saja. Kejujuran dalam mengeksekusi kebijakan di lapangan menjadi kunci utama transformasi ekonomi nasional.

Kekhawatiran Azis memang beralasan melihat daya beli kelas menengah yang mulai terlihat menahan belanja. Pelaku UMKM juga dilaporkan masih kesulitan berkembang di tengah gempuran produk impor dan inflasi. Kondisi ini menjadi tantangan berat bagi Presiden Prabowo Subianto dalam menjaga stabilitas sosial.

Di sisi lain, pasar modal justru menunjukkan arah pergerakan yang sedikit lebih bergairah. Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG ditutup menguat ke level 7.307 pada Kamis sore. Sektor energi memimpin penguatan karena kenaikan harga minyak mentah yang menguntungkan emiten tambang.

Associate Director Pilarmas Investindo Sekuritas, Maximilianus Nico Demus, menyebut pergerakan pasar masih sangat fluktuatif. Ia mengamati bursa regional Asia sebagian besar justru ditutup memerah akibat ketidakpastian gencatan senjata. Investor masih menunggu rilis data resmi pertumbuhan ekonomi kuartal pertama pada Mei nanti.

"Bursa Asia didominasi pelemahan seiring harga minyak yang terus naik tipis," ujar Maximilianus Nico Demus selaku Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas di Jakarta, Kamis (9/4/2026). Ketegangan antara Iran dan Israel yang kembali memanas merusak harapan pasar akan perdamaian. Jalur logistik yang terhambat di Lebanon memperparah sentimen negatif di mata para pemodal.

Sementara itu, bank sentral Amerika Serikat atau The Fed memberikan sinyal yang membingungkan pasar. Meski ada rencana penurunan suku bunga, inflasi yang membandel bisa mengubah arah kebijakan. Hal ini membuat dolar AS tetap perkasa terhadap hampir seluruh mata uang dunia.

Pemerintah Indonesia kini harus bergerak cepat untuk mengamankan rantai pasok pangan dan energi nasional. Langkah hilirisasi industri kendaraan listrik yang diresmikan Presiden Prabowo diharapkan menjadi magnet investasi baru. Cadangan devisa sebesar 151,9 miliar dolar AS menjadi benteng terakhir penjaga stabilitas makro.

Badai ekonomi 2026 memang terlihat cukup mengerikan jika hanya melihat angka-angka prediksi Bank Dunia. Namun, keberanian untuk jujur dalam pelaksanaan program menjadi modal penting bagi bangsa Indonesia. Transformasi struktural tidak boleh berhenti hanya pada retorika politik di mimbar rapat kabinet.

Masa depan rupiah pada perdagangan Jumat, 10 April 2026, diprediksi masih akan mengalami tekanan. Ibrahim memperkirakan mata uang Garuda akan bergerak fluktuatif di rentang Rp 17.090 hingga Rp 17.140. Ketepatan pemerintah dalam merespons dinamika geopolitik akan menentukan apakah ekonomi benar-benar akan tumbuh. R-02

Editor: Krisman
Tags :#EkonomiIndonesia#RupiahAnjlok#BankDunia#AirlanggaHartarto#GeopolitikGlobal

BERITA TERKAIT :

  • Rupiah Jebol Rekor Terlemah Sepanjang Sejarah, Alarm Bahaya Ekonomi Menyala

    Rupiah Jebol Rekor Terlemah Sepanjang Sejarah, Alarm Bahaya Ekonomi Menyala

    Ekonomi •
    09/04/2026 ❘ 18:42 WIB
  • Lawan Arus Asia! IHSG Malah Terbang Saat Bursa Global Sedang Berdarah!

    Lawan Arus Asia! IHSG Malah Terbang Saat Bursa Global Sedang Berdarah!

    Ekonomi •
    09/04/2026 ❘ 18:36 WIB
  • Dolar Tembus Rp17.100, Pemerintah Sudah Siapkan Skenario Mengejutkan

    Dolar Tembus Rp17.100, Pemerintah Sudah Siapkan Skenario Mengejutkan

    Ekonomi •
    07/04/2026 ❘ 21:15 WIB
  • Ini Daftar Daerah Kena Sentil Mendagri, Harga Pangan Ternyata Masih Mencekik!

    Ini Daftar Daerah Kena Sentil Mendagri, Harga Pangan Ternyata Masih Mencekik!

    Nasional •
    07/04/2026 ❘ 07:49 WIB
Lindawati Tahun Baru Islam HUT 60 tahun BRK syariah Lowongan kerja Novotel Terbaru

TERPOPULER

  • 35 Kolonel TNI AD Pecah Bintang Jadi Jenderal, Ini Daftar Lengkapnya

    35 Kolonel TNI AD Pecah Bintang Jadi Jenderal, Ini Daftar Lengkapnya

    10/07/2026  ❘  21:35 WIB
  • KPK Tuntut Gubernur Riau Abdul Wahid 8,5 Tahun Penjara, Denda Rp 500 Juta dan Bayar Uang Pengganti Rp 1,45 Miliar 

    KPK Tuntut Gubernur Riau Abdul Wahid 8,5 Tahun Penjara, Denda Rp 500 Juta dan Bayar Uang Pengganti Rp 1,45 Miliar 

    09/07/2026  ❘  12:45 WIB
  • Laba Agrinas Palma Nusantara Cuma Rp 2,7 Miliar Padahal Kelola 4 Juta   Hektare Kebun Sawit, Ada Apa?

    Laba Agrinas Palma Nusantara Cuma Rp 2,7 Miliar Padahal Kelola 4 Juta   Hektare Kebun Sawit, Ada Apa?

    06/07/2026  ❘  23:23 WIB
  • Kuasa Hukum Don Ritto Klaim Uang Sitaan Berasal dari Proyek Pelabuhan Kalimantan Timur

    Kuasa Hukum Don Ritto Klaim Uang Sitaan Berasal dari Proyek Pelabuhan Kalimantan Timur

    14/07/2026  ❘  17:07 WIB
  • Sopir Truk Tangki Dipecat Massal, TNI Polri Diterjunkan Pasok BBM di SPBU Medan

    Sopir Truk Tangki Dipecat Massal, TNI Polri Diterjunkan Pasok BBM di SPBU Medan

    14/07/2026  ❘  21:00 WIB
Kempo Dojo AKRI cafe Idul adha dprd pekanbaru

    Follow Us

  • Copyright ©
    SabangMeraukeNEWS.com

    Berita

  • Daerah
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Umum

    Berita

  • Riau
  • Sport
  • Opini
  • Internasional
  • Advertorial
  • Indeks

    Halaman

  • Redaksi
  • Tentang
  • Pedoman
  • Disclaimer
  • Info Iklan
  • SOP Perlindungan Wartawan