Festival Kreatif Lipat Kain Jadi Upaya Pemkab Kampar Dorong Ekonomi Kreatif
Pemkab Kampar Dukung Pengembangan Budaya Lewat Festival Kreatif Lipat Kain menjadi bukti nyata komitmen pemerintah daerah dalam menjaga warisan budaya sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif masyarakat. Foto: Dok SM News
RIAU, SabangMerauke News - Pemkab Kampar Dukung Pengembangan Budaya Lewat Festival Kreatif Lipat Kain menjadi bukti nyata komitmen pemerintah daerah dalam menjaga warisan budaya sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif masyarakat. Festival Kreatif Lipat Kain Season 3 yang digelar di Kecamatan Kampar Kiri ini berlangsung meriah dan penuh antusiasme, menghadirkan berbagai kegiatan yang memadukan nilai tradisi dengan semangat inovasi.
Bupati Kampar Ahmad Yuzar menyampaikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya festival tersebut. Ia menilai kegiatan ini bukan sekadar ajang hiburan, tetapi juga bentuk nyata kecintaan masyarakat terhadap budaya lokal yang harus terus dijaga dan dilestarikan.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Kampar, kami sangat mengapresiasi kegiatan festival ini. Ini merupakan bentuk kecintaan terhadap kebudayaan daerah yang harus terus dijaga dan dilestarikan,” ujar Ahmad Yuzar dalam sambutannya.
Menurutnya, festival seperti ini memiliki nilai strategis karena mampu menjadi jembatan antara pelestarian budaya dan pengembangan ekonomi masyarakat. Ia menekankan bahwa budaya lokal tidak hanya harus dipertahankan, tetapi juga dikembangkan agar memiliki nilai tambah yang berdampak pada kesejahteraan masyarakat.
Lebih lanjut, Bupati Kampar meminta agar Dinas Pariwisata Kabupaten Kampar memasukkan Festival Kreatif Lipat Kain ke dalam kalender event pariwisata daerah. Langkah ini dinilai penting untuk memastikan keberlanjutan kegiatan serta meningkatkan daya tarik wisata di Kabupaten Kampar.
“Kami berharap kegiatan ini dapat masuk dalam kalender pariwisata Kabupaten Kampar agar terus berkembang dan memberikan dampak luas bagi masyarakat,” tambahnya.
Festival Kreatif Lipat Kain Season 3 tahun 2026 ini mengusung tema “Bersama Menjaga Budaya, Bangun Ekonomi Kreatif dengan Hati”. Tema tersebut mencerminkan semangat kolaborasi antara masyarakat, pemerintah, dan pelaku ekonomi kreatif dalam membangun daerah berbasis potensi lokal.
Bupati Kampar juga menegaskan bahwa festival ini diharapkan mampu menjadi motor penggerak ekonomi kreatif, khususnya bagi masyarakat di wilayah Kampar Kiri. Dengan adanya kegiatan ini, berbagai produk lokal seperti kerajinan tangan, kuliner tradisional, hingga seni pertunjukan mendapatkan ruang promosi yang lebih luas.
“Melalui festival ini diharapkan tumbuh ekonomi kreatif yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di Lipat Kain dan sekitarnya,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Ahmad Padillah menjelaskan bahwa festival tahun ini berlangsung selama empat hari dengan total 14 rangkaian kegiatan. Berbagai kegiatan tersebut melibatkan berbagai elemen masyarakat, mulai dari pelajar, seniman, pelaku UMKM, hingga tokoh adat.
Menurutnya, keberhasilan penyelenggaraan festival ini tidak terlepas dari dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Kampar, pemerintah kecamatan, serta partisipasi aktif masyarakat Lipat Kain.
Ia juga berharap Festival Kreatif Lipat Kain dapat menjadi agenda tahunan yang konsisten digelar, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh masyarakat.
“Festival ini diharapkan mampu menjadi agenda tahunan yang tidak hanya melestarikan budaya lokal, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi peningkatan ekonomi masyarakat, khususnya di wilayah Lipat Kain dan sekitarnya,” harap Ahmad Padillah.
Dukungan terhadap festival ini juga datang dari Anggota DPRD Kabupaten Kampar, Eko Sutrisno. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah telah menunjukkan keseriusannya dalam mendukung pengembangan budaya dan ekonomi kreatif melalui berbagai program, termasuk festival ini.
“Ini merupakan bentuk keseriusan pemerintah dalam mendukung pengembangan budaya dan ekonomi kreatif di daerah,” ujarnya.
Festival Kreatif Lipat Kain tidak hanya menghadirkan pertunjukan seni dan budaya, tetapi juga berbagai kegiatan edukatif dan kompetisi kreatif yang melibatkan generasi muda. Hal ini penting untuk menanamkan rasa cinta terhadap budaya sejak dini, sekaligus mendorong munculnya ide-ide kreatif baru yang relevan dengan perkembangan zaman.
Selain itu, kehadiran pelaku UMKM dalam festival ini menjadi salah satu daya tarik utama. Berbagai produk lokal dipamerkan dan dijual, mulai dari kerajinan tangan khas daerah hingga kuliner tradisional yang menggugah selera. Aktivitas ini secara langsung memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat setempat.
Antusiasme masyarakat terlihat jelas sepanjang pelaksanaan festival. Ribuan pengunjung memadati lokasi acara untuk menikmati berbagai pertunjukan dan kegiatan yang disajikan. Suasana meriah ini menjadi bukti bahwa festival budaya masih memiliki tempat istimewa di hati masyarakat.
Dengan dukungan penuh dari pemerintah daerah, diharapkan Festival Kreatif Lipat Kain dapat terus berkembang menjadi salah satu ikon pariwisata Kabupaten Kampar. Ke depan, festival ini berpotensi menarik lebih banyak wisatawan, baik dari dalam maupun luar daerah, sehingga memberikan kontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi lokal.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Anggota DPRD Kabupaten Kampar Eko Sutrisno, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Kampar Afdal, Plt Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Kampar Helmi, Plt Kasatpol PP Kampar Yorin Efendi, tokoh masyarakat, serta warga setempat yang turut memeriahkan acara.
Melalui Festival Kreatif Lipat Kain, Kabupaten Kampar menunjukkan bahwa pelestarian budaya dan pengembangan ekonomi kreatif dapat berjalan beriringan. Dengan kolaborasi yang kuat antara pemerintah dan masyarakat, budaya lokal tidak hanya tetap hidup, tetapi juga mampu menjadi sumber kesejahteraan bagi masyarakat. (R-05)

