Heboh Isu APBN Habis Dua Minggu, Menkeu Bongkar Fakta Mengejutkan
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa membantah keras isu APBN akan habis dalam dua minggu. Foto : Istimewa
Jakarta, SABANGMERAUKE NEWS - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa membantah keras isu APBN akan habis dalam dua minggu. Pernyataan tegas disampaikan menyusul beredarnya kabar dari internal Kementerian Keuangan sendiri. Pemerintah memastikan kondisi fiskal tetap aman meski tekanan harga minyak dunia meningkat tajam.
Isu anggaran negara hanya cukup dua minggu memicu kegaduhan publik dalam beberapa hari terakhir. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengaku terkejut sumber kabar berasal dari internal kementeriannya. Ia menilai narasi tersebut menyesatkan dan berpotensi mengganggu kepercayaan terhadap pengelolaan fiskal nasional.
“Kalau BBM tidak naik, apakah APBN kuat sepanjang tahun, karena ada yang bilang uang tinggal dua minggu,” ujar Purbaya. Ia menegaskan kabar tersebut tidak berdasar dan tidak sesuai perhitungan resmi pemerintah. Purbaya menyebut dirinya justru baru mengetahui isu tersebut dari forum resmi parlemen.
Pemerintah telah menghitung berbagai skenario harga minyak dunia hingga menyentuh 100 dolar Amerika per barel. Hasil simulasi menunjukkan APBN tetap terjaga dengan defisit terkendali di kisaran 2,9 persen terhadap PDB. Kondisi ini dinilai masih dalam batas aman untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional.
“Dengan exercise tertentu, anggaran bisa ditekan sekitar 2,92 persen dari PDB, jadi sepanjang tahun aman,” tegas Purbaya. Ia memastikan perhitungan tersebut menggunakan asumsi konservatif terhadap fluktuasi harga energi global. Pemerintah tetap mengedepankan kehati-hatian dalam menjaga keseimbangan fiskal.
Di tengah tekanan harga minyak, pemerintah juga menegaskan tidak akan menaikkan harga BBM bersubsidi. Kebijakan ini diambil sebagai langkah menjaga daya beli masyarakat serta meredam gejolak ekonomi domestik. Pemerintah mengklaim seluruh risiko telah diperhitungkan secara matang dalam APBN berjalan.
“Kami siap tidak menaikkan sampai akhir tahun dengan asumsi harga minyak rata-rata 100 dolar,” ujar Purbaya. Ia menambahkan masyarakat tidak perlu panik menghadapi isu yang beredar tanpa dasar kuat. Stabilitas anggaran negara tetap menjadi prioritas utama pemerintah sepanjang tahun ini.(R-03)

