Libur Paskah Bikin Tol Sumatera Membludak, Ini Ruas Paling Padat
Gerbang tol XIII Koto Kampar. (ist)
Riau, SABANGMERAUKE NEWS - Trafik kendaraan melalui ruas jalan tol di Riau melonjak drastis pada libur panjang Paskah, Minggu, 5 April 2026. Lonjakan terjadi pada Tol Pekanbaru–Dumai serta Tol Pekanbaru–XIII Koto Kampar.
Data mencatat Tol Pekanbaru–Dumai dilintasi 17.882 kendaraan dalam satu hari penuh. Angka tersebut naik 11,67 persen dibandingkan dengan kondisi normal pada hari biasa. Kenaikan ini menunjukkan aktivitas perjalanan meningkat selama momen libur panjang berlangsung.
Sementara itu, Tol Pekanbaru–XIII Koto Kampar mengalami lonjakan lebih tinggi dibandingkan dengan ruas lainnya. Sebanyak 9.222 kendaraan melintas dengan kenaikan mencapai 50,34 persen dari trafik normal. Lonjakan tajam ini menandakan jalur tersebut menjadi favorit selama libur panjang Paskah.
Pelaksana Tugas (Plt) Executive Vice President Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Hamdani, menyebut peningkatan trafik dipicu aktivitas masyarakat selama libur panjang akhir pekan. “Volume kendaraan meningkat karena perjalanan rekreasi, silaturahmi, serta mobilitas antarwilayah,” kata Hamdani, Minggu, 5 April 2026.
Fenomena ini tidak hanya terjadi di wilayah Riau, tetapi juga di ruas tol Sumatera lainnya. Total kendaraan melintas di jaringan tol Hutama Karya mencapai 144.647 unit dalam satu hari. Angka tersebut meningkat 35,42 persen dibandingkan dengan trafik normal di hari biasa sebelumnya.
Beberapa ruas tol lain juga mencatat lonjakan signifikan selama periode libur panjang ini. Tol Terbanggi Besar–Kayu Agung mencatat 16.535 kendaraan dengan kenaikan 22,08 persen. Tol Palembang–Indralaya–Prabumulih mencatat 16.623 kendaraan dengan kenaikan 18,60 persen.
Tol Kuala Tanjung–Tebing Tinggi–Parapat mencatat lonjakan paling tinggi dalam periode tersebut. Sebanyak 32.671 kendaraan melintas dengan kenaikan mencapai 60,74 persen dari kondisi normal. Data ini menunjukkan tingginya mobilitas lintas provinsi selama libur panjang berlangsung.
Lonjakan trafik dipengaruhi oleh kebiasaan masyarakat memanfaatkan libur panjang untuk bepergian jauh. Perjalanan dilakukan untuk rekreasi keluarga, kunjungan kerabat, hingga kegiatan sosial lainnya. Jalur darat menjadi pilihan utama karena fleksibilitas serta kemudahan akses antarkota.
Kemudahan akses tol turut mempercepat mobilitas masyarakat selama periode libur panjang tersebut. Waktu tempuh yang lebih singkat membuat perjalanan terasa efisien dibandingkan dengan jalur non-tol. Hal ini mendorong peningkatan jumlah kendaraan yang melintasi ruas tol utama di Sumatera.
Hutama Karya mengingatkan pengguna jalan agar tetap memperhatikan keselamatan selama perjalanan berlangsung. Pengemudi diminta menjaga jarak aman serta memanfaatkan rest area saat kondisi tubuh mulai lelah. “Kami mengimbau pengendara beristirahat jika mengantuk agar perjalanan tetap aman,” ujar Hamdani.
Kesiapan petugas lapangan juga ditingkatkan untuk menghadapi lonjakan kendaraan selama libur panjang. Fasilitas pendukung disiagakan guna memastikan kelancaran arus lalu lintas tetap terjaga. Koordinasi lintas instansi dilakukan untuk mengantisipasi potensi kepadatan di titik rawan tertentu. R-02

