Remaja 16 Tahun Tembus Unair, Strategi Belajarnya Bikin Kaget
Nursi Ayu Dwi Ullitasari. Foto : Istimewa
Surabaya, SABANGMERAUKE NEWS - Mimpi remaja 16 tahun menembus kampus elite mencuri perhatian publik pendidikan nasional tahun ini. Lolos SNBP 2026 di Unair, kisah Nursi Ayu Dwi Ullitasari memantik inspirasi kuat tentang disiplin, strategi belajar efektif, serta dukungan keluarga yang konsisten sejak awal perjalanan akademik panjangnya.
Mimpi besar diraih cepat menjadi sorotan ketika remaja 16 tahun tembus Unair lewat SNBP 2026.
Nama Nursi Ayu Dwi Ullitasari langsung mencuat usai pengumuman resmi hasil seleksi nasional berbasis prestasi.
Ia tercatat sebagai mahasiswa baru termuda dengan usia masih sangat belia dibandingkan peserta lainnya.
“Saya sangat senang karena dapat lolos di kampus impian sejak lama,” ujar Nursi penuh haru.
Ia menambahkan usia muda tidak menjadi penghalang untuk bersaing dalam seleksi ketat nasional tersebut.
Keberhasilan ini menjadi bukti konsistensi belajar serta arah tujuan pendidikan yang sudah ditetapkan sejak awal.
Nursi merupakan lulusan MAS Unggulan Amanatul Ummah Surabaya dengan rekam jejak akademik cemerlang selama sekolah.
Ia diterima pada program D3 Perpajakan Fakultas Vokasi karena merasa bidang tersebut sesuai potensinya.
“Alasan memilih jurusan ini karena sesuai potensi dan minat saya sejak awal,” ucapnya tegas.
Perjalanan menuju kelulusan SNBP tidak berjalan mudah dan membutuhkan kedisiplinan tinggi setiap harinya.
Nursi menjaga konsistensi nilai akademik sambil aktif mengikuti berbagai program pembinaan dari sekolahnya.
Dukungan keluarga juga menjadi faktor penting yang terus mendorong semangat belajar tanpa henti.
“Saya berterima kasih kepada keluarga atas doa dan dukungan yang selalu menguatkan,” katanya penuh syukur.
Lingkungan keluarga memberikan arahan serta motivasi sehingga fokus belajar tetap terjaga sepanjang waktu.
Kombinasi usaha pribadi dan dukungan eksternal membentuk fondasi kuat menuju keberhasilan akademik tersebut.
Prestasi di bidang ekonomi turut mengantarkan langkahnya menuju kelulusan jalur prestasi nasional tahun ini.
Ia meraih juara dua olimpiade akuntansi serta juara tiga olimpiade ekonomi tingkat nasional sebelumnya.
Pencapaian tersebut menunjukkan kompetensi kuat pada bidang yang kini ia tekuni secara serius.
Sejak kelas sepuluh, sekolah mengarahkan Nursi mengikuti pembinaan intensif melalui program daurah malam rutin.
Program berlangsung pukul delapan hingga sepuluh malam dengan fokus latihan soal serta pendalaman materi.
“Kegiatan ini sangat membantu meningkatkan pemahaman serta kesiapan menghadapi seleksi nasional,” jelasnya.
Selain program sekolah, Nursi menerapkan strategi belajar mandiri dengan metode merangkum setiap materi pelajaran.
Ia belajar rutin sebelum tidur dan menjelang subuh untuk menjaga konsistensi daya ingat.
Metode tersebut dinilai efektif dalam memperkuat pemahaman konsep serta ketahanan belajar jangka panjang.
“Strategi merangkum membantu saya memahami materi lebih cepat dan bertahan lama,” ungkapnya yakin.
Ia juga terus mengikuti daurah pondok untuk memperkuat ingatan serta ketajaman analisis materi pelajaran.
Kedisiplinan waktu menjadi kunci utama menjaga ritme belajar tetap stabil setiap harinya.
Nursi memberikan pesan kepada peserta SNBT agar tetap semangat menghadapi ujian seleksi berikutnya.
Ia menekankan proses setiap individu berbeda namun tujuan akhir tetap sama dalam meraih mimpi pendidikan.
“Harus tetap semangat dan jangan menyerah karena setiap usaha pasti menghasilkan,” tutupnya optimistis.(R-04)

