Haaland Ngamuk! Liverpool Jadi Samsat di Etihad, Skornya Bikin Geleng Kepala
Skuad Manchester City merayakan gol Erling Haaland ke gawang Liverpool, Sabtu malam, 4 April 2026. (AP Photo)
Inggris, SABANGMERAUKE NEWS - Manchester City menggulung Liverpool empat gol tanpa balas di Etihad Stadium, Inggris, Sabtu malam, 4 April 2026. Erling Haaland mencetak hattrick dan mengunci tiket semifinal FA Cup musim ini.
Laga perempat final FA Cup 2025/2026 awalnya diprediksi sengit dan penuh tekanan sejak awal pertandingan. Realita di lapangan berubah liar dan berat sebelah dalam hitungan menit krusial. City tampil tajam, Liverpool terlihat seperti mesin yang kehilangan bahan bakar.
Gol pembuka datang dari titik putih pada menit ke-39 setelah pelanggaran terjadi. Haaland maju sebagai algojo, lalu mengeksekusi dengan dingin tanpa rasa ragu. Skor berubah dan momentum langsung berpihak ke tuan rumah sepenuhnya.
Menjelang turun minum, Haaland kembali menggandakan keunggulan lewat sundulan keras mematikan. Umpan matang disambut dengan timing sempurna, membuat lini belakang Liverpool terlihat rapuh. Babak pertama ditutup dengan keunggulan dua gol tanpa balas untuk City.
Memasuki babak kedua, badai belum berhenti dan justru semakin brutal menghantam Liverpool. Gol ketiga hadir cepat lewat Antoine Semenyo yang memanfaatkan celah pertahanan lawan. Skor 3-0 membuat mental tanding tim tamu terlihat runtuh perlahan.
Haaland menutup malam sempurna dengan gol ketiganya beberapa menit kemudian di babak kedua. Ia menyambar umpan dengan presisi tinggi dan memastikan hattrick spektakuler. Stadion bergemuruh, sementara Liverpool hanya bisa menatap tanpa jawaban berarti.
“Ini momen yang sudah lama saya tunggu. Akhirnya hattrick kembali datang,” kata Haaland kepada BBC Sport usai laga. Ia menyebut kemenangan terasa spesial karena lawan yang dihadapi punya kualitas tinggi. Ia menegaskan tim tampil luar biasa sepanjang pertandingan tanpa celah berarti.
Haaland juga mengaku menikmati peluang kembali tampil di Wembley bersama timnya. “Bermain di Wembley selalu terasa istimewa dan penuh energi besar,” ujar Haaland. Ia menyebut konsistensi tampil di stadion itu sebagai pencapaian yang luar biasa dalam satu dekade terakhir.
Di sisi lain, kekecewaan menyelimuti kubu Liverpool yang tampil jauh dari ekspektasi publik. Dominik Szoboszlai mengakui timnya tampil buruk sepanjang pertandingan. Ia menyebut tidak ada pemain yang menunjukkan performa layak di laga tersebut.
“Kami tidak menunjukkan mentalitas dan semangat yang seharusnya,” kata Szoboszlai kepada TNT Sports. Ia menilai tim kehilangan arah saat tekanan meningkat di momen penting. Ia menegaskan kekalahan ini sepenuhnya akibat performa yang berada di bawah standar.
Kesempatan emas sempat hadir saat Liverpool mendapatkan penalti di babak kedua pertandingan. Mohamed Salah maju sebagai eksekutor dengan harapan memperkecil ketertinggalan. Tendangannya terbaca dengan mudah dan digagalkan oleh kiper City.
Kegagalan itu seperti simbol malam kelam Liverpool di Etihad yang sulit dijelaskan. Serangan demi serangan tidak menemukan bentuk, sementara pertahanan terus ditembus tanpa perlawanan berarti. City terlihat bermain dengan ritme, Liverpool seperti tersesat dalam tekanan.
Pelatih Arne Slot tidak menutupi rasa kecewanya usai pertandingan tersebut. Ia menyebut kekalahan telak ini jauh dari standar klub sebesar Liverpool. Ia menyoroti rapuhnya pertahanan dan buruknya penyelesaian akhir sebagai masalah utama.
“Jika ingin menang di level tinggi, dua aspek itu wajib berjalan seimbang,” ujar Slot. Ia menekankan tim harus segera bangkit menghadapi laga penting berikutnya. Ia menyebut perbaikan harus dilakukan cepat sebelum situasi semakin memburuk.
Kemenangan ini memastikan Manchester City menjadi tim pertama yang melaju ke semifinal. Lawan berikutnya akan ditentukan melalui undian yang dijadwalkan pada Minggu, 5 April 2026. City datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah performa dominan ini.
Sementara itu, Liverpool harus segera mengalihkan fokus ke kompetisi lain yang tersisa. Mereka dijadwalkan menghadapi Paris Saint-Germain di Liga Champions tengah pekan nanti. Laga tersebut menjadi penentu nasib musim mereka yang mulai goyah.
Malam di Etihad meninggalkan satu cerita jelas tanpa perlu banyak tafsir panjang. City tampil seperti mesin sempurna yang menelan lawan tanpa ampun di setiap lini. Liverpool pulang dengan luka besar dan pekerjaan rumah yang menumpuk di depan mata. R-02

