Terobosan BRK Syariah: Rayakan Ulang Tahun ke-60 dengan Aksi Ramah Lingkungan
PT Bank Riau Kepri Syariah (Perseroda) atau BRK Syariah. Foto: Istimewa
SABANGMERAUKE NEWS, Riau – PT Bank Riau Kepri Syariah (Perseroda) atau BRK Syariah menyambut peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-60 pada 1 April 2026 dengan langkah yang tidak biasa. Alih-alih menerima ucapan selamat dalam bentuk karangan bunga atau papan bunga, bank daerah berbasis syariah ini justru mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk menyampaikan ucapan dalam bentuk yang lebih bermanfaat, ramah lingkungan, dan berkelanjutan.
Kebijakan ini menjadi penegasan komitmen BRK Syariah dalam mengusung nilai kebermanfaatan, sejalan dengan semangat pembangunan berkelanjutan yang kini semakin relevan di tengah tantangan lingkungan dan ketahanan pangan. Momentum enam dekade ini tidak sekadar seremoni, melainkan dijadikan titik tolak untuk memperkuat kontribusi nyata kepada masyarakat dan lingkungan.
Melalui imbauan resmi yang disampaikan manajemen, seluruh stakeholders, mitra kerja, hingga relasi bisnis diminta untuk tidak lagi mengirimkan papan bunga sebagai bentuk ucapan selamat. Sebagai gantinya, BRK Syariah mendorong pengiriman bibit pohon, bibit tanaman buah pekarangan, serta bibit ikan yang dapat memberikan dampak jangka panjang.
Pemimpin Divisi Sekretariat Perusahaan BRK Syariah, T.M. Fadhly Kholis, menyatakan bahwa langkah ini merupakan bentuk transformasi makna ucapan selamat agar tidak hanya bersifat simbolis, tetapi juga memiliki nilai ekonomi dan ekologis.
“Peringatan HUT ke-60 ini menjadi momentum bagi kami untuk mengajak seluruh pihak menghadirkan ucapan yang tidak hanya simbolis, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi lingkungan dan masyarakat,” ujarnya dalam keterangan resmi, Senin (30/3/2026).
Menurutnya, bibit tanaman dan ikan yang diberikan nantinya tidak hanya berfungsi sebagai simbol kepedulian, tetapi juga dapat dimanfaatkan masyarakat untuk mendukung ketahanan pangan, penghijauan, hingga peningkatan ekonomi keluarga. Dengan demikian, ucapan selamat yang diberikan memiliki nilai berlipat, baik dari sisi sosial maupun ekonomi.
Langkah ini juga sejalan dengan program pemerintah dalam menjaga kelestarian lingkungan dan mendorong pemanfaatan sumber daya alam secara bertanggung jawab. Penggunaan bibit pohon dan tanaman diharapkan mampu membantu menjaga keseimbangan ekosistem darat, sementara bibit ikan mendukung ekosistem perairan sekaligus sektor perikanan masyarakat.
Tidak hanya itu, kebijakan ini juga mencerminkan perubahan pola pikir dalam dunia korporasi, di mana perayaan tidak lagi identik dengan kemewahan atau simbol semata, melainkan berorientasi pada dampak nyata dan keberlanjutan. BRK Syariah mencoba menghadirkan model baru dalam merayakan momen penting perusahaan dengan pendekatan yang lebih relevan dengan kebutuhan zaman.
Sebagai bank syariah daerah yang telah berkiprah selama 60 tahun, BRK Syariah terus berupaya memperkuat posisinya sebagai lembaga keuangan yang tidak hanya berfokus pada profit, tetapi juga pada nilai-nilai keberlanjutan dan kesejahteraan masyarakat. Peringatan HUT ini menjadi refleksi perjalanan panjang sekaligus komitmen untuk terus berinovasi.
Fadhly kembali menegaskan bahwa dalam rangkaian kegiatan HUT ke-60 ini, pihaknya secara resmi tidak menerima ucapan dalam bentuk papan bunga. Ia berharap seluruh pihak dapat memahami dan mendukung kebijakan tersebut sebagai bagian dari gerakan bersama menuju lingkungan yang lebih baik.
Dengan mengusung tema kebermanfaatan, peringatan enam dekade BRK Syariah diharapkan mampu menjadi inspirasi bagi institusi lain untuk mengadopsi langkah serupa. Perubahan kecil dalam tradisi, jika dilakukan secara kolektif, diyakini dapat memberikan dampak besar bagi lingkungan dan kehidupan masyarakat ke depan. (R-05)

