Tiga Pintu Rumah Kontrakan di Bahtera Makmur Ludes Terbakar, Diduga Ada Unsur Kesengajaan?
Kebakaran hebat melanda tiga pintu rumah kontrakan di KM 4 belakang Graha Yamaha, Desa Bahtera Makmur, Kecamatan Bagan Sinembah, Kabupaten Rokan Hilir, Minggu (29/3/2026) sekira pukul 16.00 WIB. Foto: SM News
SABANGMERAUKE NEWS, Riau – Kebakaran hebat melanda tiga pintu rumah kontrakan di KM 4 belakang Graha Yamaha, Desa Bahtera Makmur, Kecamatan Bagan Sinembah, Kabupaten Rokan Hilir, Minggu (29/3/2026) sekira pukul 16.00 WIB.
Berdasarkan video yang diterima, kobaran api terlihat sangat besar disertai kepulan asap hitam pekat yang membumbung tinggi. Warga sekitar tampak panik berupaya menyelamatkan barang-barang yang masih bisa diselamatkan.
Api akhirnya berhasil dipadamkan oleh tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Bagan Sinembah setelah berjibaku di lokasi kejadian. Tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Danton Damkar Bagan Sinembah, Gunawan membenarkan kejadian kebakaran tersebut. Ia menyebutkan satu unit rumah mengalami kerusakan cukup parah, sementara dua unit lainnya juga terdampak berat terutama pada bagian dalam bangunan.
“Ya, api sudah berhasil dipadamkan. Satu rumah rusak cukup parah, dua lainnya bagian dalam juga cukup parah karena materialnya sebagian dari kayu,” ujar Gunawan.
Selain menghanguskan bangunan, satu unit sepeda motor jenis Honda Vario milik salah satu penghuni rumah, Amel yang berada di luar salah satu rumah turut terbakar.
Dari keterangan Amel, saat itu dia sedang tidur di kamar dan mencium aroma seperti membakar sampah. Dia keluar dari pintu belakang, tidak ada kelihatan sampah yang sedang dibakar. Lalu saat dia keluar dari pintu depan rumah, api sudah terlihat membesar dan sudah mebakar plafon teras rumah.
"Pas aku keluar, aku lihat api di warung depan dan sepeda motor ku ikut terbakar, kebetulan sepeda motor ku berada tepat di warung bu Umiyati yang berada dl teras," kata Amel usai kejadian.
Sementara itu, muncul dugaan adanya unsur kesengajaan dalam peristiwa ini. Salah seorang saksi, Candra Bangun (27), yang merupakan anak dari penghuni rumah bernama Umiyati (45), mengungkapkan bahwa kejadian serupa pernah terjadi sebelumnya.
Menurutnya, pada sekitar hari ke-10 bulan Ramadan lalu, ia sempat melihat adanya tanda-tanda percobaan pembakaran. Bahkan, pada malam hari bagian pintu dapur rumah sempat terbakar.
“Besok paginya kejadian lagi. Waktu itu ditemukan botol air mineral berisi pertalite dan potongan karet ban di celah seng dinding dapur. Api sempat menyala tapi berhasil dipadamkan,” jelasnya tanpa harus menduga-duga siapa pelakunya.
Dan peristiwa serupa kembali terjadi pada hari ini saat rumah dalam kondisi kosong ditinggal penghuninya. Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang. (R-02)

