H+5 Lebaran 2026: Arus Balik di Bandara SSK II Mulai Melandai, Tapi Angkanya Masih Mengejutkan
Ilustrasi suasana arus balik di Bandara Sultan Syarif Kasim ll Pekanbaru pada lebaran 2026. Foto: SM News/Created by Al
SABANGMERAUKE NEWS, Riau - Memasuki H+5 arus balik Lebaran 2026, pergerakan penumpang di Bandara Sultan Syarif Kasim II mulai menunjukkan tanda-tanda penurunan. Setelah sempat memuncak beberapa hari sebelumnya, kini suasana di bandara kebanggaan masyarakat Riau tersebut terlihat lebih lengang, meski mobilitas penumpang secara keseluruhan masih tergolong tinggi.
Penurunan ini menjadi sinyal bahwa fase puncak arus balik Lebaran 2026 telah terlewati. Namun demikian, tingginya angka kumulatif penumpang selama periode angkutan Lebaran menunjukkan bahwa antusiasme masyarakat untuk melakukan perjalanan mudik dan kembali ke kota asal tetap sangat besar tahun ini.
Executive General Manager Bandara SSK II Pekanbaru, Achmad, mengungkapkan bahwa pada Jumat, 27 Maret 2026 atau H+5 Lebaran, jumlah penumpang yang dilayani mencapai 12.683 orang. Angka ini tercatat mengalami penurunan sebesar 7,4 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun 2025.
“Memasuki H+5, arus balik mulai berangsur turun. Ini merupakan hal yang wajar karena sebagian besar masyarakat sudah melakukan perjalanan kembali pada saat puncak arus balik beberapa hari sebelumnya,” ujar Achmad.
Penurunan tidak hanya terjadi pada jumlah penumpang, tetapi juga pada pergerakan pesawat. Pada hari yang sama, tercatat sebanyak 78 penerbangan atau flight yang dilayani di Bandara SSK II. Angka ini turun sekitar 2,5 persen dibandingkan tahun lalu. Kondisi ini mencerminkan berkurangnya permintaan penerbangan seiring meredanya arus balik.
Meski demikian, jika dilihat secara keseluruhan, performa angkutan Lebaran 2026 di Bandara SSK II justru menunjukkan tren yang positif. Berdasarkan data kumulatif sejak 13 Maret hingga 27 Maret 2026 (H-8 hingga H+5), total jumlah penumpang mencapai 177.699 orang. Angka ini meningkat sebesar 7,14 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Sementara itu, total pergerakan pesawat selama periode tersebut tercatat mencapai 1.158 flight. Jumlah ini juga mengalami kenaikan signifikan sebesar 9,14 persen dibandingkan tahun 2025. Peningkatan ini menjadi indikator kuat bahwa mobilitas masyarakat selama Lebaran 2026 mengalami pertumbuhan yang cukup pesat.
“Walaupun secara harian sudah mulai mengalami penurunan, namun secara kumulatif trafik penumpang dan penerbangan masih menunjukkan peningkatan. Ini menandakan bahwa aktivitas perjalanan masyarakat selama Lebaran tetap tinggi,” jelas Achmad.
Fenomena ini juga menggambarkan perubahan pola perjalanan masyarakat. Jika sebelumnya arus balik cenderung terkonsentrasi pada satu atau dua hari puncak, kini pergerakan penumpang lebih tersebar dalam beberapa hari. Hal ini membuat lonjakan tidak terlalu ekstrem, namun tetap menjaga angka trafik secara keseluruhan tetap tinggi.
Untuk H+6 Lebaran atau Sabtu, 28 Maret 2026, pihak bandara memprediksi jumlah penumpang masih akan berada di level tinggi. Diperkirakan sekitar 13.348 penumpang akan melakukan perjalanan melalui Bandara SSK II, dengan total 76 pergerakan pesawat. Prediksi ini menunjukkan bahwa meskipun tren mulai menurun, sisa arus balik masih terus berlangsung.
Guna mengantisipasi kondisi tersebut, pihak bandara memastikan seluruh operasional tetap berjalan optimal. Berbagai layanan pendukung, mulai dari keamanan, kenyamanan penumpang, hingga kelancaran arus lalu lintas di area bandara, terus dijaga agar tetap prima.
Achmad menegaskan bahwa pihaknya tidak akan lengah meskipun jumlah penumpang mulai menurun. Fokus utama saat ini adalah memastikan seluruh penumpang yang masih melakukan perjalanan arus balik dapat terlayani dengan baik tanpa kendala berarti.
“Kami tetap menjaga kesiapan operasional dan pelayanan. Walaupun arus sudah mulai menurun, namun kami tetap siaga penuh untuk mengantisipasi sisa arus balik dalam beberapa hari ke depan,” tegasnya.
Selain itu, koordinasi dengan berbagai pihak terkait, seperti maskapai penerbangan, otoritas keamanan, serta instansi pendukung lainnya, terus diperkuat. Hal ini dilakukan untuk memastikan seluruh proses perjalanan penumpang berjalan lancar, aman, dan nyaman.
Dengan kondisi yang mulai melandai ini, diharapkan arus balik Lebaran 2026 dapat berakhir dengan baik tanpa terjadi lonjakan signifikan di hari-hari terakhir. Bandara SSK II Pekanbaru pun optimistis mampu menutup periode angkutan Lebaran tahun ini dengan catatan positif, baik dari sisi pelayanan maupun pertumbuhan trafik.
Secara keseluruhan, meskipun H+5 menandai mulai turunnya arus balik, data menunjukkan bahwa Lebaran 2026 menjadi salah satu periode dengan mobilitas masyarakat yang tinggi. Hal ini tidak hanya mencerminkan pemulihan sektor transportasi udara, tetapi juga meningkatnya kepercayaan masyarakat untuk kembali melakukan perjalanan menggunakan pesawat.
Dengan tren yang ada, Bandara SSK II terus berkomitmen memberikan pelayanan terbaik hingga seluruh rangkaian arus balik benar-benar berakhir. (R-05)

