SabangMeraukeNEWS.com

  • Daerah
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Umum
  • Riau
  • Sport
  • Opini
  • Internasional
  • Advertorial
  • Indeks

  • Redaksi
  • Tentang
  • Pedoman
  • Disclaimer
  • Info Iklan
  • SOP Perlindungan Wartawan

    https://sabangmeraukenews.com

Copyright ©
sabangmeraukeNEWS.com
All rights reserved

https://sabangmeraukenews.com

  • Daerah
    • Mobil Ditembaki Polisi! 113 Kg Sabu Asal Malaysia Tertinggal di Parit, Bandar Kabur ke Hutan

      Mobil Ditembaki Polisi! 113 Kg Sabu Asal Malaysia Tertinggal di Parit, Bandar Kabur ke Hutan

      04/06/2026  ❘  10:12 WIB
    • 5 Kali Lolos! Kurir Benih Lobster Rp7,1 Miliar Akhirnya Tumbang di Jambi

      5 Kali Lolos! Kurir Benih Lobster Rp7,1 Miliar Akhirnya Tumbang di Jambi

      03/06/2026  ❘  09:33 WIB
    • Libur Idul Adha Jadi Ajang Bandar Bergerak, Rp8,2 Miliar Narkoba Disikat Polisi Batam!

      Libur Idul Adha Jadi Ajang Bandar Bergerak, Rp8,2 Miliar Narkoba Disikat Polisi Batam!

      02/06/2026  ❘  20:47 WIB
    • Terungkap, SPPG di Bagan Batu Gunakan Jasa Pihak Ketiga untuk Angkut Sampah, Bukan Melalui DLH Rohil

      Terungkap, SPPG di Bagan Batu Gunakan Jasa Pihak Ketiga untuk Angkut Sampah, Bukan Melalui DLH Rohil

      02/06/2026  ❘  15:59 WIB
  • Nasional
    • Yayasan Riau Madani Tuding Kemenhut Lalai dan Tidak Serius, Sudah 40 Tahun Tak Kunjung Lakukan Penetapan Kawasan HPT Kaiti Kubu Pauh

      Yayasan Riau Madani Tuding Kemenhut Lalai dan Tidak Serius, Sudah 40 Tahun Tak Kunjung Lakukan Penetapan Kawasan HPT Kaiti Kubu Pauh

      04/06/2026  ❘  14:18 WIB
    • Polsek Tebing Tinggi Barat Perkuat Ketahanan Pangan, Dampingi Petani Nanas di Tanjung Peranap

      Polsek Tebing Tinggi Barat Perkuat Ketahanan Pangan, Dampingi Petani Nanas di Tanjung Peranap

      04/06/2026  ❘  13:57 WIB
    • AS Bidik Indonesia dengan Tarif Impor Baru, Pemerintah Siapkan Langkah Respons

      AS Bidik Indonesia dengan Tarif Impor Baru, Pemerintah Siapkan Langkah Respons

      04/06/2026  ❘  12:14 WIB
    • Prabowo Akui Sedih Copot Pimpinan BGN, Fakta Kasus MBG Terungkap

      Prabowo Akui Sedih Copot Pimpinan BGN, Fakta Kasus MBG Terungkap

      04/06/2026  ❘  12:11 WIB
  • Ekonomi
    • Alarm Bahaya Menyala! Rupiah Tersungkur ke Rp18.029, Investor Asing Makin Kabur

      Alarm Bahaya Menyala! Rupiah Tersungkur ke Rp18.029, Investor Asing Makin Kabur

      04/06/2026  ❘  09:59 WIB
    • Bursa Saham Indonesia Sekarat! Kapitalisasi Pasar Tergerus Rp10,28 Kuadriliun

      Bursa Saham Indonesia Sekarat! Kapitalisasi Pasar Tergerus Rp10,28 Kuadriliun

      04/06/2026  ❘  09:44 WIB
    • Ekspansi ke Ibukota, BRK Syariah Gandeng Nazhir Wakaf Warrior Kembangkan Wakaf Uang

      Ekspansi ke Ibukota, BRK Syariah Gandeng Nazhir Wakaf Warrior Kembangkan Wakaf Uang

      04/06/2026  ❘  08:43 WIB
    • Update Harga Emas Antam Kamis 4 Juni 2026, Cek Harga 0,5 Gram hingga 1 Kg

      Update Harga Emas Antam Kamis 4 Juni 2026, Cek Harga 0,5 Gram hingga 1 Kg

      04/06/2026  ❘  08:04 WIB
  • Politik
    • Plt Gubernur Riau; "Saya Tidak Ada Cium Tangan Bapak! Siapa Bapak Rupanya?"

      Plt Gubernur Riau; "Saya Tidak Ada Cium Tangan Bapak! Siapa Bapak Rupanya?"

      03/06/2026  ❘  15:16 WIB
    • Keakraban Prabowo-Megawati Curi Perhatian, PDIP Sebut Bukan Peristiwa Baru

      Keakraban Prabowo-Megawati Curi Perhatian, PDIP Sebut Bukan Peristiwa Baru

      02/06/2026  ❘  16:30 WIB
    • Ganjar Desak Revisi UU Pemilu Dipercepat, Ada Risiko Besar Jika Terlambat

      Ganjar Desak Revisi UU Pemilu Dipercepat, Ada Risiko Besar Jika Terlambat

      02/06/2026  ❘  08:31 WIB
    • Peta Kekuatan PPP Riau Berubah Total! 11 DPC Kompak Ganti Pimpinan, Ini Daftar Ketua dan Sekretaris Baru

      Peta Kekuatan PPP Riau Berubah Total! 11 DPC Kompak Ganti Pimpinan, Ini Daftar Ketua dan Sekretaris Baru

      01/06/2026  ❘  14:14 WIB
  • Hukrim
    • Polres Rokan Hilir Ungkap Peredaran Ekstasi, Seorang IRT Diamankan dengan 61 Butir Pil Diduga Narkotika

      Polres Rokan Hilir Ungkap Peredaran Ekstasi, Seorang IRT Diamankan dengan 61 Butir Pil Diduga Narkotika

      04/06/2026  ❘  12:23 WIB
    • 3 Bos BGN Ditangkap Kejagung, PMKRI Desak Pemeriksaan Seluruh SPPG di Riau

      3 Bos BGN Ditangkap Kejagung, PMKRI Desak Pemeriksaan Seluruh SPPG di Riau

      04/06/2026  ❘  11:53 WIB
    • Parah! Kasus Pemerasan Libatkan Wakil Menteri Imigrasi Tembus Ratusan Miliar

      Parah! Kasus Pemerasan Libatkan Wakil Menteri Imigrasi Tembus Ratusan Miliar

      04/06/2026  ❘  11:47 WIB
    • Dani Nursalam dan Arief Setiawan Bersaksi untuk Terdakwa Gubernur Riau Abdul Wahid

      Dani Nursalam dan Arief Setiawan Bersaksi untuk Terdakwa Gubernur Riau Abdul Wahid

      04/06/2026  ❘  10:24 WIB
  • Umum
    • Suka Begadang Main HP atau Nonton Drama? Waspada, Kebiasaan Ini Bisa Picu Stroke Ringan Tanpa Disadari

      Suka Begadang Main HP atau Nonton Drama? Waspada, Kebiasaan Ini Bisa Picu Stroke Ringan Tanpa Disadari

      04/06/2026  ❘  07:56 WIB
    • Saat Liang Makam Dibuka, Kafan Abu Zamroh Masih Terlihat Utuh Setelah 26 Tahun

      Saat Liang Makam Dibuka, Kafan Abu Zamroh Masih Terlihat Utuh Setelah 26 Tahun

      02/06/2026  ❘  21:21 WIB
    • Investigasi Yayasan Riau Madani Ungkap Pembukaan Akses Jalan dan Kebun Sawit di HPT Kaiti Kubu Pauh: Otoritas Terkait Harus Bertindak! 

      Investigasi Yayasan Riau Madani Ungkap Pembukaan Akses Jalan dan Kebun Sawit di HPT Kaiti Kubu Pauh: Otoritas Terkait Harus Bertindak! 

      01/06/2026  ❘  13:15 WIB
    • Dokter Gizi Ingatkan Bahaya Kebiasaan Makan Nasi Goreng Telur Ceplok, Enak tapi Jangan Berlebihan

      Dokter Gizi Ingatkan Bahaya Kebiasaan Makan Nasi Goreng Telur Ceplok, Enak tapi Jangan Berlebihan

      31/05/2026  ❘  19:47 WIB
  • Riau
    • Pemprov Riau Lepas Pengantara Sembilan Pasien Rujukan

      Pemprov Riau Lepas Pengantara Sembilan Pasien Rujukan

      04/06/2026  ❘  16:12 WIB
    • Gelar Apel Siaga Karhutla, Pemkab Kampar Matangkan Kesiapan Personel dan Peralatan

      Gelar Apel Siaga Karhutla, Pemkab Kampar Matangkan Kesiapan Personel dan Peralatan

      04/06/2026  ❘  15:59 WIB
    • Antisipasi Premanisme dan Pungli di Jembatan Napangga, Tim RAGA Polsek Pujud Patroli

      Antisipasi Premanisme dan Pungli di Jembatan Napangga, Tim RAGA Polsek Pujud Patroli

      04/06/2026  ❘  15:46 WIB
    • Perbaikan Berlanjut, 13 Kilometer Jalan Rusak di Pekanbaru Rampung Diperbaiki

      Perbaikan Berlanjut, 13 Kilometer Jalan Rusak di Pekanbaru Rampung Diperbaiki

      04/06/2026  ❘  12:28 WIB
  • Sport
    • Terungkap! Alasan Sebenarnya Cristiano Ronaldo Ngebet Juara Piala Dunia

      Terungkap! Alasan Sebenarnya Cristiano Ronaldo Ngebet Juara Piala Dunia

      04/06/2026  ❘  07:33 WIB
    • Italia Menang Tipis, Sundulan Esposito Jadi Pembeda di Luksemburg

      Italia Menang Tipis, Sundulan Esposito Jadi Pembeda di Luksemburg

      04/06/2026  ❘  07:24 WIB
    • Timnas Indonesia U-19 Dapat Peringatan, Vietnam Disebut Ujian Sesungguhnya

      Timnas Indonesia U-19 Dapat Peringatan, Vietnam Disebut Ujian Sesungguhnya

      04/06/2026  ❘  07:01 WIB
    • Drama Gila Menit 90+5! Nigeria Sudah Di Depan Mata, Polandia Merampas Kemenangan

      Drama Gila Menit 90+5! Nigeria Sudah Di Depan Mata, Polandia Merampas Kemenangan

      04/06/2026  ❘  06:43 WIB
  • Opini
    • Penguatan Daya Saing UMKM Indonesia Melalui Implementasi Good Governance dan Penataan Pajak

      Penguatan Daya Saing UMKM Indonesia Melalui Implementasi Good Governance dan Penataan Pajak

      01/06/2026  ❘  15:34 WIB
    • Magnifica Humanitas sebagai Seruan Moral di Tengah Revolusi AI

      Magnifica Humanitas sebagai Seruan Moral di Tengah Revolusi AI

      29/05/2026  ❘  07:00 WIB
    • Ketika Integritas Akademik Dipertaruhkan dalam Gelombang Artificial Intelligence

      Ketika Integritas Akademik Dipertaruhkan dalam Gelombang Artificial Intelligence

      28/05/2026  ❘  13:53 WIB
    • Heboh Dana Karbon Sudah Masuk Rp 66 Miliar, Tepatkah Pemprov Riau Membantah dengan Tudingan Hoaks? 

      Heboh Dana Karbon Sudah Masuk Rp 66 Miliar, Tepatkah Pemprov Riau Membantah dengan Tudingan Hoaks? 

      25/05/2026  ❘  12:37 WIB
  • Internasional
    • Dunia Islam Bergerak! Indonesia dan 7 Negara Arab Kompak Kecam Aksi Israel di Masjid Al-Aqsa

      Dunia Islam Bergerak! Indonesia dan 7 Negara Arab Kompak Kecam Aksi Israel di Masjid Al-Aqsa

      04/06/2026  ❘  12:55 WIB
    • Netanyahu Disebut Bikin Trump Naik Pitam, Ancaman Serangan ke Beirut Picu Krisis Diplomatik

      Netanyahu Disebut Bikin Trump Naik Pitam, Ancaman Serangan ke Beirut Picu Krisis Diplomatik

      04/06/2026  ❘  08:15 WIB
    • PSG Juara UCL, Paris Membara! Hampir 900 Orang Ditangkap, Satu Nyawa Melayang

      PSG Juara UCL, Paris Membara! Hampir 900 Orang Ditangkap, Satu Nyawa Melayang

      01/06/2026  ❘  20:14 WIB
    • Pakistan Tegas! Tak Akan Akui Israel Sebelum Palestina Merdeka, Yerusalem Jadi Syarat Utama

      Pakistan Tegas! Tak Akan Akui Israel Sebelum Palestina Merdeka, Yerusalem Jadi Syarat Utama

      31/05/2026  ❘  20:41 WIB
  • lain
      -->
    • Advertorial
    • -->
    • Foto
    • Indeks
Bukan omon omon

Drama Pagi Ini: Kader PKB Geruduk PN Pekanbaru, Abdul Wahid Siap Lawan Dakwaan KPK!

26/03/2026  ❘  09:00 WIB • Hukrim
Bagikan :
Drama Pagi Ini: Kader PKB Geruduk PN Pekanbaru, Abdul Wahid Siap Lawan Dakwaan KPK!

Gubernur Riau non aktif, Abdul Wahid, tiba di Bandara Sultan Syarif Kasim II, Pekanbaru. (ist)

SABANGMERAUKE NEWS, Pekanbaru - Pengadilan Negeri Pekanbaru bakal sangat ramai dan meriah pada hari ini, Kamis, 26 Maret 2026. Bagaimana tidak, drama persidangan terhadap Abdul Wahid mulai digelar hari ini. Gubernur Riau nonaktif sekaligus kader Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu dijerat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dengan dakwaan korupsi besar. 

Agenda utama pada sidang perdana hari ini adalah mendengarkan pembacaan surat dakwaan dari tim jaksa penuntut umum dari KPK. Ruang Prof R Soebakti SH akan menjadi saksi bisu dimulainya pertarungan hukum yang sengit.

Skandal Japrem dan 7 Algojo KPK

Jaksa penuntut umum berjumlah tujuh orang sudah bersiap dengan tumpukan berkas dakwaan. Tim jaksa senior ini dipimpin Budiman Abdul Karib bersama Irwan Ashadi dan kawan-kawan. Mereka merupakan spesialis kasus rasuah yang sudah malang melintang di pengadilan tipikor.

Kasus ini bermula dari skema permintaan fee sebesar 5 persen dari nilai proyek. Dugaan praktik kotor ini menyasar enam Unit Pelaksana Teknis Jalan dan Jembatan. Total uang yang direncanakan dikumpulkan mencapai angka fantastis sekitar Rp7 miliar.

Kode rahasia "7 batang" sempat menghiasi percakapan antara tersangka sebelum penangkapan terjadi. Muhammad Arief Setiawan diduga menjadi representasi gubernur dalam mengatur aliran uang haram ini. Pengumpulan dana dilakukan secara terencana melalui tangan Sekretaris Dinas PUPR, Ferry Yunanda.

Tujuh jaksa KPK akan mempreteli satu per satu alur uang panas tersebut. Dakwaan menjerat Abdul Wahid dengan pasal pemerasan serta gratifikasi dalam Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi. Nama Tonny Frengky Pangaribuan juga masuk dalam deretan juru penuntut yang sangat ditakuti. 

Jejak Karier Sang Singa Politik PKB Riau

Abdul Wahid merupakan tokoh sentral dalam peta politik daerah Riau selama dekade terakhir. Ia menjabat sebagai Ketua DPW PKB Riau dengan pengaruh yang sangat luas. Karier politiknya melonjak tajam hingga berhasil memenangkan kursi panas Gubernur Riau.

Kemampuan lobi sang politisi sangat diakui oleh banyak kalangan, baik pejabat nasional maupun lokal. Ia mampu menggerakkan massa dalam jumlah besar setiap perhelatan pesta demokrasi digelar. Namun, kini semua prestasi mentereng tersebut sedang diuji dalam pengadilan hukum.

Gubernur nonaktif ini pernah menjadi harapan besar bagi pembangunan infrastruktur daerah Riau. Banyak proyek strategis di lingkungan Dinas PUPR berada di bawah kendali kebijakan langsungnya. Sekarang proyek-proyek tersebut justru menjadi pintu masuk bagi jerat hukum lembaga antirasuah.

Perjalanan karier emas ini sedang berada di titik nadir paling rendah pagi ini. Ruang sidang menjadi bukti nyata kejatuhan seorang pemimpin daerah yang sangat berpengaruh. Sidang perdana pada Kamis, 26 Maret 2026, mencatat sejarah kelam dalam buku kariernya.

Misteri 11 Ponsel dan Ajudan Tersangka

Tim penasihat hukum Abdul Wahid menyiapkan strategi perlawanan yang sangat menarik perhatian publik. Mereka menuntut KPK membuka isi 11 ponsel milik kliennya di hadapan majelis hakim. Langkah ini diambil guna membuktikan kalau sang gubernur tidak pernah melakukan ancaman.

Sikap diam selama penyidikan diklaim bukan sebagai bentuk pengakuan atas kesalahan yang dituduhkan. Kuasa hukum menegaskan tidak ada sepeser pun uang haram yang masuk ke kantong pribadi. Istilah jatah preman dianggap hanya sebagai framing kosong yang menyudutkan posisi klien mereka.

Berita mengejutkan juga datang dari penetapan tersangka baru berinisial MJN alias Marjani. Sosok ini merupakan ajudan setia atau ADC dari Gubernur Riau nonaktif Abdul Wahid. KPK resmi menetapkan Marjani sebagai tersangka dalam skandal dugaan pemerasan proyek infrastruktur.

Penetapan tersangka baru ini menegaskan penyidikan skandal korupsi Riau masih terus bergulir panas. Operasi tangkap tangan November 2025 menjadi pintu masuk untuk mengungkap praktik serupa di sektor lain. Ajudan gubernur kini harus menyusul sang atasan mendekam di balik jeruji besi.

Solidaritas Tanpa Demo di Kursi Panas

Musliadi selaku Juru Bicara Koordinator Sidang dari PKB Riau memberikan imbauan khusus bagi seluruh kader partai. Ia meminta para pendukung hadir di pengadilan untuk memberikan semangat moril tambahan. Kehadiran kader bukan untuk melakukan demonstrasi ataupun bentuk perlawanan terhadap penegak hukum.

"Hadirnya kader PKB bukan untuk demonstrasi; ini adalah bentuk solidaritas kami," ungkap Musliadi. Kader ingin mengetahui secara terang-benderang fakta yang muncul selama proses persidangan berlangsung. Semangat kebersamaan tetap dijunjung tinggi dengan menjaga ketertiban di lingkungan gedung pengadilan.

Dukungan penuh diberikan agar proses hukum berjalan secara berkeadilan, transparan, dan bermarwah. Masyarakat juga diingatkan untuk tetap menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah kepada terdakwa. Belum ada kekuatan hukum tetap yang menyatakan Abdul Wahid bersalah secara sah.

Dua terdakwa lainnya, yaitu M. Arief Setiawan dan Dani M. Nursalam, disidang terpisah. Berkas perkara mereka sengaja dipisah atau dilakukan splitting oleh tim penyidik KPK. Semua tersangka kini bersiap menghadapi jeratan hukum atas tindakan yang merugikan keuangan negara.

Trio Wakil Tuhan Penentu Nasib

Pengadilan Negeri Pekanbaru menunjuk tiga hakim pilihan untuk mengadili kasus korupsi gubernur ini. Delta Tamtama menjabat sebagai ketua majelis hakim yang akan memimpin jalannya persidangan utama. Ia dikenal tegas setelah memberikan vonis berat kepada mantan Pj Wali Kota Pekanbaru.

Anggota majelis hakim lainnya terdiri atas Aziz Muslim dan hakim ad hoc Edy Darma. Aziz Muslim punya pengalaman panjang mengadili perkara di wilayah hukum Riau sejak tahun 2006. Sementara Edy Darma merupakan putra daerah kelahiran Siak yang sudah malang melintang di persidangan.

Ketiga hakim ini memegang mandat besar untuk menentukan keadilan bagi masyarakat Provinsi Riau. Ketukan palu mereka sangat dinantikan untuk memutus benar atau salahnya dakwaan jaksa penuntut. Independensi majelis hakim menjadi tumpuan utama bagi jalannya proses hukum yang bersih.

Pertarungan argumen antara jaksa dan pengacara bakal tersaji sangat seru dalam beberapa pekan ke depan. Fakta digital dari 11 ponsel bakal menjadi kartu as yang sangat menentukan hasil akhir. Semua mata kini tertuju pada integritas para wakil Tuhan di meja hijau.

Skema Aliran Dana Jatah Preman

Konstruksi perkara mengungkap alur pengumpulan uang suap yang sangat sistematis dan rapi sekali. Awalnya, permintaan fee hanya sebesar 2,5 persen dari kenaikan anggaran proyek tahun 2025. Namun, angka tersebut kemudian melonjak jadi 5 persen atas permintaan pejabat terkait.

Ferry Yunanda, sebagai Sekretaris Dinas PUPR, bertugas menjadi pengepul dana dari para kepala unit. Pengumpulan uang dilakukan dalam tiga tahap, dimulai sejak bulan Juli tahun 2025 yang lalu. Tahap pertama berhasil mengumpulkan dana sebesar Rp1,6 miliar dari sejumlah kepala kantor.

Uang tersebut diduga mengalir melalui perantara untuk kemudian sampai ke tangan pimpinan tertinggi daerah. KPK mengantongi bukti kuat berupa jejak digital serta keterangan saksi-saksi kunci di lapangan. Praktik jatah preman ini merusak sistem pengadaan barang dan jasa di lingkungan pemerintah.

Dampaknya sangat merugikan kualitas infrastruktur jalan serta jembatan yang dibangun di wilayah Riau. Masyarakat menjadi korban utama dari praktik lancung yang dilakukan oleh oknum pejabat tersebut. Persidangan hari ini menjadi awal pengungkapan dosa-dosa birokrasi yang sangat merusak tatanan daerah.

Momentum Bersih-bersih Birokrasi Riau

Kasus Abdul Wahid cs diharapkan menjadi titik balik bagi perbaikan sistem pemerintahan di Riau. KPK menegaskan penyidikan tidak akan berhenti hanya pada tiga orang terdakwa awal saja. Sektor-sektor lain dalam pemerintahan daerah juga mulai dipantau ketat oleh tim penyidik pusat.

Masyarakat Riau berharap hukum ditegakkan tanpa pandang bulu, meski langit akan runtuh sekalipun. Kebenaran harus disampaikan meskipun pahit bagi sebagian kalangan yang terlibat dalam lingkaran korupsi. Transparansi persidangan menjadi kunci utama kembalinya kepercayaan publik terhadap lembaga peradilan negara.

Gubernur nonaktif kini hanya bisa pasrah mengikuti setiap tahapan hukum yang sedang berjalan saat ini. Masa depan karier politiknya kini berada di tangan majelis hakim dan bukti persidangan. Akankah ada kejutan baru yang muncul dari pembukaan 11 ponsel rahasia milik sang gubernur?

Drama hukum di Pekanbaru masih akan berlangsung panjang dan penuh dengan liku-liku tajam. Mari kawal bersama proses ini agar Riau menjadi daerah yang bersih dari praktik suap. Selamat mengikuti jalannya persidangan yang sangat menentukan nasib Bumi Lancang Kuning ke depannya. R-02

Editor: Krisman
Tags :Korupsi RiauSidang Abdul WahidJatah PremanKPKPUPR RiauBerita RiauSabangMerauke News

BERITA TERKAIT :

  • John Herdman Buang Gaya Cantik Demi Taktik "Tabrak Lari" Lawan Saint Kitts!
    FIFA Series 2026

    John Herdman Buang Gaya Cantik Demi Taktik "Tabrak Lari" Lawan Saint Kitts!

    Sport •
    26/03/2026 ❘ 08:38 WIB
  • Ancelotti Gila! Brazil Pakai 4 Penyerang Sekaligus Lawan Prancis, Siapa Berani Lawan?
    Play-off Piala Dunia

    Ancelotti Gila! Brazil Pakai 4 Penyerang Sekaligus Lawan Prancis, Siapa Berani Lawan?

    Sport •
    26/03/2026 ❘ 08:15 WIB
  • Ogah Damai dengan Amerika, Iran Kirim Sinyal Keras: Perlawanan Akan Terus Berlanjut

    Ogah Damai dengan Amerika, Iran Kirim Sinyal Keras: Perlawanan Akan Terus Berlanjut

    Internasional •
    26/03/2026 ❘ 08:13 WIB
  • Joget Viral di Dapur MBG Berujung Sanksi! Pamer Cuan Rp 6 Juta, Mitra Disuspend

    Joget Viral di Dapur MBG Berujung Sanksi! Pamer Cuan Rp 6 Juta, Mitra Disuspend

    Nasional •
    26/03/2026 ❘ 08:07 WIB
  • Surga Indonesia Diakui Dunia! TN Komodo Masuk 2 Besar Tempat Paling Indah di Bumi

    Surga Indonesia Diakui Dunia! TN Komodo Masuk 2 Besar Tempat Paling Indah di Bumi

    Internasional •
    26/03/2026 ❘ 08:04 WIB
Idul adha lindawati HUT 60 tahun BRK syariah Lowongan kerja Novotel Terbaru

TERPOPULER

  • SF Hariyanto Reshuffle Massal 236 Pejabat Pemprov Riau, Ini Daftarnya

    SF Hariyanto Reshuffle Massal 236 Pejabat Pemprov Riau, Ini Daftarnya

    26/05/2026  ❘  19:16 WIB
  • Hasil Audit Inspektorat Riau Terkait Bisnis Seragam Siswa SMA Negeri, 31 Sekolah Diperintahkan Kembalikan Rp 566 Juta ke Orangtua

    Hasil Audit Inspektorat Riau Terkait Bisnis Seragam Siswa SMA Negeri, 31 Sekolah Diperintahkan Kembalikan Rp 566 Juta ke Orangtua

    31/05/2026  ❘  15:10 WIB
  • Heboh Daftar 10 Perusahaan Diduga Mainkan Harga Ekspor Minyak Kelapa Sawit, 4 Perusahaan Ada di Riau

    Heboh Daftar 10 Perusahaan Diduga Mainkan Harga Ekspor Minyak Kelapa Sawit, 4 Perusahaan Ada di Riau

    25/05/2026  ❘  14:20 WIB
  • Drama Hukum Gubri Abdul Wahid Makin Jauh, Sampai Menyerempet Pangdam dan Kapolda

    Drama Hukum Gubri Abdul Wahid Makin Jauh, Sampai Menyerempet Pangdam dan Kapolda

    22/05/2026  ❘  14:22 WIB
  • Skandal Korupsi Manipulasi Ekspor Minyak Sawit Disamarkan POME Rugikan Negara Rp 14 Triliun, Kejagung Periksa Eks Dirjen Bea Cukai Askaloni

    Skandal Korupsi Manipulasi Ekspor Minyak Sawit Disamarkan POME Rugikan Negara Rp 14 Triliun, Kejagung Periksa Eks Dirjen Bea Cukai Askaloni

    21/05/2026  ❘  23:36 WIB
Kempo Dojo AKRI cafe Idul adha dprd pekanbaru

    Follow Us

  • Copyright ©
    SabangMeraukeNEWS.com

    Berita

  • Daerah
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Umum

    Berita

  • Riau
  • Sport
  • Opini
  • Internasional
  • Advertorial
  • Indeks

    Halaman

  • Redaksi
  • Tentang
  • Pedoman
  • Disclaimer
  • Info Iklan
  • SOP Perlindungan Wartawan