Senat Italia Setujui Hibah Kapal Induk Garibaldi ke RI! Langkah Strategis yang Mengejutkan
Ilustrasi Senat Italia Hibahkan Kapal Induk Garibaldi ke Indonesia. Foto : AI
SABANGMERAUKE NEWS, Roma — Senat Italia resmi menyetujui rencana hibah kapal induk Giuseppe Garibaldi kepada Indonesia, menandai langkah strategis baru dalam hubungan pertahanan kedua negara sekaligus memicu perdebatan politik di dalam negeri Italia.
Keputusan tersebut diambil setelah Senato della Repubblica menyetujui Rancangan Keputusan Menteri terkait transfer bebas kapal induk Giuseppe Garibaldi (C551) kepada Angkatan Laut Republik Indonesia pada 24 Maret 2026.
Ketua Komite Pertahanan Senat Italia, Stefania Craxi, menyatakan bahwa proses pembahasan telah melalui masa perpanjangan untuk menghimpun pandangan seluruh komite. Dengan berakhirnya tenggat waktu, keputusan kini berada di tangan pemerintah untuk menerbitkan payung hukum final pada April 2026.
Dalam sidang tersebut, mayoritas anggota senat dari koalisi pemerintah menyatakan dukungan penuh terhadap kebijakan hibah. Senator Stefania Pucciarelli dan Roberto Menia menjadi tokoh yang secara terbuka menyokong langkah tersebut, setelah memperoleh penjelasan dari otoritas pertahanan Italia mengenai aspek teknis dan strategis transfer kapal.
Namun, keputusan ini tidak lepas dari kritik keras kubu oposisi. Sejumlah senator seperti Bruno Marton, Graziano Delrio, dan Enrico Borghi menolak rancangan tersebut. Mereka menyoroti kurangnya transparansi dan kelengkapan informasi, termasuk dugaan keterkaitan antara Kementerian Pertahanan dan pihak swasta dalam proses kebijakan tersebut.
Meski demikian, dominasi kursi koalisi pemerintah—120 dari total 205 kursi—membuat penolakan oposisi tidak mampu menggagalkan pengesahan aturan tersebut dalam sidang lanjutan.
Wakil Menteri Pertahanan Italia, Matteo Perego di Cremnago, menegaskan bahwa pemerintah telah memberikan seluruh informasi yang dibutuhkan kepada parlemen. Ia menyebut hibah kapal induk ini sebagai bagian dari penguatan kerja sama militer dan komersial antara Italia dan Indonesia.
Menurutnya, transfer alutsista antarnegara sahabat merupakan praktik umum dalam diplomasi pertahanan, yang bertujuan meningkatkan interoperabilitas serta hubungan strategis jangka panjang.
Jika resmi terealisasi, hibah kapal induk Giuseppe Garibaldi akan menjadi salah satu penguatan signifikan bagi armada laut Indonesia, sekaligus mempertegas posisi Jakarta dalam peta geopolitik maritim kawasan.(R-03)

