Kabar Gembira dari Disbun Riau: Harga CPO Meroket, Petani Sawit Auto Senyum
Ilustrasi petani sawit. (ist)
SABANGMERAUKE NEWS, Pekanbaru - Petani sawit di Bumi Lancang Kuning boleh senyum lebar sampai telinga hari ini. Harga tandan buah segar alias TBS sawit kemitraan plasma resmi melonjak tinggi sekali. Pengumuman ini keluar tepat pada Rabu, 25 Maret 2026, dari kantor Dinas Perkebunan Riau.
Kenaikan harga ini bagaikan durian runtuh menjelang persiapan kebutuhan hari besar mendatang. Kelompok umur 9 tahun menjadi primadona karena harganya naik paling tinggi dibandingkan dengan sebelumnya. Kenaikannya mencapai angka 4,39 persen atau setara Rp163,30 per kilogram bagi para petani.
Angka manis ini tentu bikin semangat ke kebun jadi makin membara setiap pagi. Harga pembelian TBS kini sah bertengger di angka cantik Rp3.886,50 per kilogramnya. Jangan lupa, harga cangkang juga ikut menyumbang pundi senilai Rp16,51 per kilonya.
Kabid Pengolahan dan Pemasaran Disbun Riau, Defris Hatmaja, mengonfirmasi kabar bahagia bagi rakyat ini. Harga baru tersebut akan berlaku untuk durasi periode dua minggu ke depan. Pastikan timbangan di peron langganan kalian sudah sesuai dengan standar terbaru ini.
CPO Meroket
Faktor utama kenaikan harga minggu ini memang gara-gara pasar global sedang sangat bersahabat. Harga penjualan CPO tercatat naik sebesar Rp667,37 dibandingkan dengan periode minggu lalu yang suram. Tidak ketinggalan, harga kernel juga ikut mendaki sebesar Rp524,83 dengan sangat gagah.
Indeks K yang dipakai pada periode kali ini berada di angka 92,98 persen. Beberapa pabrik kelapa sawit memang tercatat tidak melakukan penjualan selama periode pantauan tim. Namun, harga rata-rata tim tetap digunakan agar hak para petani tidak hilang begitu saja.
Tata kelola penetapan harga kini diklaim sudah jauh lebih transparan dan memihak rakyat kecil. Pemerintah Provinsi Riau bersama Kejaksaan Tinggi terus mengawal proses ini agar tidak ada permainan. Sinergi ini bertujuan meningkatkan pendapatan petani secara merata di seluruh pelosok Riau.
"Imbasnya tentu pada peningkatan pendapatan petani," pungkas Defris saat menjelaskan hasil rapat penetapan. Komitmen bersama para pemangku kepentingan ini membuahkan hasil manis yang bisa langsung dirasakan. Masyarakat Riau diharapkan makin sejahtera seiring membaiknya harga komoditas andalan daerah ini.
Harga Sawit Menurut Umur Pohon
Bagi pemilik kebun, silakan intip rincian harga resmi yang sudah ditetapkan tim Disbun. Pohon sawit umur 3 tahun dihargai Rp3.001,17, sementara umur 4 tahun mencapai Rp3.396,89. Semakin matang usia pohon, harga yang ditawarkan juga akan semakin menggiurkan mata.
Untuk umur 5 tahun harganya Rp3.598,53 dan umur 6 tahun dipatok senilai Rp3.754,48 per kilonya. Pohon usia 7 tahun laku Rp3.836,03, sedangkan pohon usia 8 tahun dihargai senilai Rp3.881,29. Rekor tertinggi dipegang oleh umur 9 tahun dengan angka Rp3.886,50 per kilogram yang sangat fantastis.
Kelompok umur 10 sampai 20 tahun berada pada harga stabil Rp3.866,33 bagi petani plasma. Sementara itu, umur 21 tahun senilai Rp3.806,46 dan umur 22 tahun berada pada Rp3.749,30. Umur tertua, yakni 30 tahun, masih dihargai lumayan tinggi sebesar Rp3.378,19 per kilogramnya.
Kenaikan ini menjadi berkah luar biasa bagi warga Rokan Hilir hingga Indragiri Hilir. Pengelolaan kebun yang baik tentu akan membuahkan hasil panen yang semakin berkualitas setiap tahun. Mari pantau terus update harga mingguan agar tidak tertipu harga tengkulak nakal di lapangan. R-02

