Bikin Pramugari Emosi! Ternyata Tipe Penumpang Ini Paling Menyebalkan di Pesawat
Buat ilustrasi gambar penumpang di dalam pesawat beserta pramugari. Foto: SM News/Create by AI
SABANGMERAUKE NEWS, Jakarta – Penumpang pesawat seharusnya menjadi bagian penting dalam menciptakan perjalanan yang aman dan nyaman. Namun, kenyataannya tidak semua penumpang bersikap kooperatif. Bahkan, belakangan ini muncul fenomena baru yang membuat pramugari geleng-geleng kepala: penumpang yang terlalu fokus membuat konten media sosial hingga mengabaikan keselamatan.
Bukan lagi anak kecil yang rewel atau penumpang mabuk yang sering disebut sebagai sumber masalah di dalam kabin. Kini, justru influencer disebut sebagai salah satu tipe penumpang pesawat yang paling menyebalkan bagi kru kabin.
Dalam setiap penerbangan, pramugari memiliki tanggung jawab besar. Mereka tidak hanya melayani kebutuhan penumpang, tetapi juga memastikan seluruh prosedur keselamatan berjalan dengan baik. Karena itu, setiap tindakan penumpang yang berpotensi mengganggu keamanan tentu menjadi perhatian serius.
Merangkum dari berbagai laporan, termasuk arsip detikTravel yang mengutip Daily Express, Minggu (22/3/2026), banyak influencer yang dinilai kerap bertindak di luar batas demi mendapatkan foto atau video menarik untuk media sosial seperti Instagram dan TikTok.
Alih-alih memperhatikan aturan keselamatan, mereka justru sering mengambil risiko yang bisa berdampak tidak hanya pada diri sendiri, tetapi juga penumpang lain.
Perilaku Penumpang yang Bikin Pramugari Jengkel
Fenomena ini bukan sekadar cerita satu dua kasus. Ada beberapa perilaku yang berulang dan dianggap paling menjengkelkan oleh pramugari.
1. Menidurkan Bayi di Lantai Kabin
Salah satu tindakan yang cukup mengejutkan adalah kebiasaan sebagian penumpang yang menidurkan bayi mereka langsung di lantai pesawat. Aksi ini biasanya dilakukan demi menciptakan konten yang terlihat “unik” dan berbeda.
Padahal, dari sisi keselamatan, tindakan ini sangat berbahaya. Lantai pesawat bukan tempat yang aman, apalagi jika terjadi turbulensi mendadak. Bayi bisa terguncang atau bahkan cedera karena tidak berada dalam posisi yang terlindungi.
Selain itu, aspek kebersihan juga menjadi perhatian. Lantai kabin dilalui banyak orang dan tidak steril untuk bayi. Kondisi ini membuat kru kabin harus ekstra waspada dan sering kali menegur penumpang yang melakukannya.
2. Nekat Foto di Area Mesin Pesawat
Perilaku lain yang membuat pramugari dan petugas bandara kesal adalah aksi nekat penumpang yang berfoto di area mesin pesawat. Demi konten yang dianggap “keren”, beberapa orang rela melanggar batas keamanan.
Padahal, mesin pesawat memiliki daya hisap yang sangat kuat. Berada terlalu dekat dengan mesin dapat berakibat fatal. Area tersebut sebenarnya hanya boleh diakses oleh petugas berwenang dengan prosedur keselamatan ketat.
Tindakan ini tidak hanya melanggar aturan, tetapi juga membahayakan nyawa. Kru kabin sering kali harus mengingatkan bahkan menegur penumpang yang mencoba mendekati area terlarang.
3. Menulis di Cermin Toilet Pesawat
Sekilas terlihat sepele, namun menulis pesan di cermin toilet pesawat ternyata bisa berdampak serius. Beberapa penumpang melakukan hal ini untuk konten media sosial, lalu memotretnya dan membagikannya secara online.
Masalahnya, dalam dunia penerbangan, tulisan mencurigakan bisa dianggap sebagai ancaman keamanan. Apalagi jika mengandung kata-kata yang sensitif.
Kasus serupa pernah terjadi, di mana sebuah penerbangan harus dialihkan hanya karena ditemukan tulisan mencurigakan di dalam kabin. Meski akhirnya tidak terbukti berbahaya, situasi tersebut tetap memicu prosedur darurat yang merugikan banyak pihak.
Keselamatan Bukan Konten
Fenomena ini menjadi pengingat bahwa tidak semua hal bisa dijadikan konten. Keselamatan penerbangan adalah prioritas utama yang tidak boleh dikompromikan.
Pramugari dan seluruh kru kabin bekerja berdasarkan prosedur ketat untuk melindungi semua penumpang. Ketika ada yang melanggar aturan, dampaknya tidak hanya dirasakan oleh individu tersebut, tetapi juga seluruh orang di dalam pesawat.
Karena itu, penting bagi setiap penumpang untuk memahami bahwa pesawat bukanlah tempat bebas untuk berekspresi tanpa batas. Ada aturan yang harus dipatuhi demi keselamatan bersama.
Mengambil foto atau video selama penerbangan sebenarnya tidak dilarang, selama tidak mengganggu dan tetap mematuhi regulasi. Namun, ketika tindakan tersebut mulai membahayakan atau melanggar aturan, maka sudah seharusnya dihentikan.
Pada akhirnya, perjalanan udara yang nyaman bukan hanya tanggung jawab kru kabin, tetapi juga seluruh penumpang. Dengan saling menghormati dan mematuhi aturan, pengalaman terbang bisa tetap aman, tenang, dan menyenangkan—tanpa harus membuat pramugari jengkel. (R-05)

