Gagal Nyalip di Jembatan Siak II, Nyawa Pengendara Vixion Melayang Seketika!
Ilustrasi kecelakaan motor di Jembatan Siak II, Pekanbaru Foto: SMNews/Create by AI
SABANGMERAUKE NEWS, Pekanbaru - Pagi yang biasanya padat berubah jadi sunyi mendadak di Jembatan Siak II, Selasa pagi, 17 Maret 2026. Suara benturan keras memecah rutinitas. Satu nyawa melayang di aspal setelah manuver singkat berujung fatal.
Korban bernama Binsar Sipayung, usia 56 tahun. Ia mengendarai sepeda motor dari arah utara menuju selatan. Jalan yang tampak biasa tiba-tiba berubah jadi titik akhir perjalanan.
Kecelakaan terjadi sekitar pukul 07.30 WIB. Lokasi tepat di Jalan Siak II, dekat area PT RPM, Kecamatan Payung Sekaki. Arus lalu lintas saat itu cukup ramai.
Menurut keterangan polisi, korban mencoba mendahului sebuah truk Fuso di depannya. Manuver itu dilakukan dari sisi kanan. Namun ruang terlalu sempit.
“Korban mengambil jalur kanan saat mendahului,” ujar Kasat Lantas Polresta Pekanbaru, Satrio BW Wicaksana singkat.
Tabrakan yang Tak Terhindarkan
Saat berada di jalur kanan, situasi berubah cepat. Dari arah berlawanan muncul sepeda motor lain. Jarak terlalu dekat. Tidak ada ruang untuk menghindar. Benturan pun terjadi. Keras dan langsung. Tubuh korban terpental dari motornya.
Belum sempat berhenti, tubuh korban kembali menghantam truk yang sedang didahului. Dua benturan dalam hitungan detik. Dampaknya fatal.
Pengendara motor dari arah berlawanan tidak berhenti. Ia langsung melarikan diri dari lokasi. Hingga kini masih dalam pencarian. “Pengendara lain kabur setelah kejadian,” kata Satrio.
Korban mengalami luka berat di beberapa bagian tubuh. Kondisi tidak memungkinkan untuk diselamatkan. Nyawa tidak tertolong di lokasi kejadian.
Petugas datang tidak lama setelah laporan masuk. Proses evakuasi dilakukan dengan cepat. Jenazah dibawa ke rumah sakit di Pekanbaru.
Sementara itu, sopir truk Fuso bernama Edi Sawito, usia 42 tahun, tidak mengalami luka. Ia tetap berada di lokasi saat kejadian berlangsung.
Kerugian materi dalam insiden ini tergolong kecil. Perkiraan sekitar Rp500 ribu. Namun nilai itu tidak sebanding dengan kehilangan nyawa.
Polisi masih mendalami kronologi lengkap kejadian. Dugaan awal mengarah pada kesalahan saat mendahului kendaraan. “Manuver dilakukan tanpa ruang aman,” ujar Satrio.
Jembatan Siak II kembali normal setelah proses evakuasi selesai. Arus lalu lintas berangsur lancar. Namun jejak kejadian masih terasa.
Aspal yang sama, jalur yang sama, tapi cerita berbeda. Satu keputusan dalam hitungan detik bisa mengubah segalanya. R-02
BERITA TERKAIT :
-
Liga Champions 2025/2026
Meriam London Meledak! Eberechi Eze Bikin Kiper Leverkusen Bengong di Emirates
-
Liga Champions 2025/2026
Akhir Tragis Pep Guardiola, Real Madrid Bikin Manchester City Jadi Tim Medioker di Kandang
-
Liga Champions 2025/2026
Chelsea Dipermalukan di Rumah Sendiri, PSG Pesta Tanpa Ampun

