SabangMeraukeNEWS.com

  • Daerah
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Umum
  • Riau
  • Sport
  • Opini
  • Internasional
  • Advertorial
  • Indeks

  • Redaksi
  • Tentang
  • Pedoman
  • Disclaimer
  • Info Iklan
  • SOP Perlindungan Wartawan

    https://sabangmeraukenews.com

Copyright ©
sabangmeraukeNEWS.com
All rights reserved

https://sabangmeraukenews.com

  • Daerah
    • Ngeri! Preman Tendang Perut Ibu Hamil, Suami Dipukul dan Ditodong Pistol

      Ngeri! Preman Tendang Perut Ibu Hamil, Suami Dipukul dan Ditodong Pistol

      04/06/2026  ❘  20:19 WIB
    • Mobil Ditembaki Polisi! 113 Kg Sabu Asal Malaysia Tertinggal di Parit, Bandar Kabur ke Hutan

      Mobil Ditembaki Polisi! 113 Kg Sabu Asal Malaysia Tertinggal di Parit, Bandar Kabur ke Hutan

      04/06/2026  ❘  10:12 WIB
    • 5 Kali Lolos! Kurir Benih Lobster Rp7,1 Miliar Akhirnya Tumbang di Jambi

      5 Kali Lolos! Kurir Benih Lobster Rp7,1 Miliar Akhirnya Tumbang di Jambi

      03/06/2026  ❘  09:33 WIB
    • Libur Idul Adha Jadi Ajang Bandar Bergerak, Rp8,2 Miliar Narkoba Disikat Polisi Batam!

      Libur Idul Adha Jadi Ajang Bandar Bergerak, Rp8,2 Miliar Narkoba Disikat Polisi Batam!

      02/06/2026  ❘  20:47 WIB
  • Nasional
    • Koalisi Tolak Revisi Tambal Sulam Undang-Undang Kehutanan, Singgung Motif Komersialisasi Hutan

      Koalisi Tolak Revisi Tambal Sulam Undang-Undang Kehutanan, Singgung Motif Komersialisasi Hutan

      04/06/2026  ❘  22:49 WIB
    • Terungkap! Praktik Pemerasan Izin Tinggal Warga Negara Asing Terjadi Mulai di Kantor Imigrasi Daerah

      Terungkap! Praktik Pemerasan Izin Tinggal Warga Negara Asing Terjadi Mulai di Kantor Imigrasi Daerah

      04/06/2026  ❘  22:09 WIB
    • Harga Avtur Melonjak, Pemerintah Siapkan Formula Baru Tarif Pesawat

      Harga Avtur Melonjak, Pemerintah Siapkan Formula Baru Tarif Pesawat

      04/06/2026  ❘  20:19 WIB
    • Saat Pasar Panik, IHSG dan Rupiah Rontok, Rumor Copot Menkeu Mendadak Meledak

      Saat Pasar Panik, IHSG dan Rupiah Rontok, Rumor Copot Menkeu Mendadak Meledak

      04/06/2026  ❘  19:03 WIB
  • Ekonomi
    • Saat Rupiah Tersungkur ke Rp18.049, Siapa yang Sebenarnya Membuat Pasar Ketakutan?

      Saat Rupiah Tersungkur ke Rp18.049, Siapa yang Sebenarnya Membuat Pasar Ketakutan?

      04/06/2026  ❘  18:53 WIB
    • Bursa Indonesia Diguncang Krisis Kepercayaan, Investor Asing Kabur Rp67 Triliun

      Bursa Indonesia Diguncang Krisis Kepercayaan, Investor Asing Kabur Rp67 Triliun

      04/06/2026  ❘  18:42 WIB
    • Alarm Bahaya Menyala! Rupiah Tersungkur ke Rp18.029, Investor Asing Makin Kabur

      Alarm Bahaya Menyala! Rupiah Tersungkur ke Rp18.029, Investor Asing Makin Kabur

      04/06/2026  ❘  09:59 WIB
    • Bursa Saham Indonesia Sekarat! Kapitalisasi Pasar Tergerus Rp10,28 Kuadriliun

      Bursa Saham Indonesia Sekarat! Kapitalisasi Pasar Tergerus Rp10,28 Kuadriliun

      04/06/2026  ❘  09:44 WIB
  • Politik
    • Plt Gubernur Riau; "Saya Tidak Ada Cium Tangan Bapak! Siapa Bapak Rupanya?"

      Plt Gubernur Riau; "Saya Tidak Ada Cium Tangan Bapak! Siapa Bapak Rupanya?"

      03/06/2026  ❘  15:16 WIB
    • Keakraban Prabowo-Megawati Curi Perhatian, PDIP Sebut Bukan Peristiwa Baru

      Keakraban Prabowo-Megawati Curi Perhatian, PDIP Sebut Bukan Peristiwa Baru

      02/06/2026  ❘  16:30 WIB
    • Ganjar Desak Revisi UU Pemilu Dipercepat, Ada Risiko Besar Jika Terlambat

      Ganjar Desak Revisi UU Pemilu Dipercepat, Ada Risiko Besar Jika Terlambat

      02/06/2026  ❘  08:31 WIB
    • Peta Kekuatan PPP Riau Berubah Total! 11 DPC Kompak Ganti Pimpinan, Ini Daftar Ketua dan Sekretaris Baru

      Peta Kekuatan PPP Riau Berubah Total! 11 DPC Kompak Ganti Pimpinan, Ini Daftar Ketua dan Sekretaris Baru

      01/06/2026  ❘  14:14 WIB
  • Hukrim
    • Divonis 4,5 Tahun, Noel Minta Maaf ke Prabowo: Saya Mengecewakan Banyak Pihak

      Divonis 4,5 Tahun, Noel Minta Maaf ke Prabowo: Saya Mengecewakan Banyak Pihak

      04/06/2026  ❘  20:22 WIB
    • Drama Baru Kasus Dugaan Korupsi Jatah Preman! Kesaksian Dani Nursalam Memberatkan Gubernur Abdul Wahid, Ini Pengakuannya

      Drama Baru Kasus Dugaan Korupsi Jatah Preman! Kesaksian Dani Nursalam Memberatkan Gubernur Abdul Wahid, Ini Pengakuannya

      04/06/2026  ❘  19:54 WIB
    • Kampung Panger Digrebek Lagi! Pengedar Sabu Tumbang Saat Layani Pembeli

      Kampung Panger Digrebek Lagi! Pengedar Sabu Tumbang Saat Layani Pembeli

      04/06/2026  ❘  19:22 WIB
    • Nama Bupati Inhu Terseret! Dani Nursalam Bongkar Misteri Handphone dan CCTV Jelang OTT KPK

      Nama Bupati Inhu Terseret! Dani Nursalam Bongkar Misteri Handphone dan CCTV Jelang OTT KPK

      04/06/2026  ❘  18:23 WIB
  • Umum
    • Suka Begadang Main HP atau Nonton Drama? Waspada, Kebiasaan Ini Bisa Picu Stroke Ringan Tanpa Disadari

      Suka Begadang Main HP atau Nonton Drama? Waspada, Kebiasaan Ini Bisa Picu Stroke Ringan Tanpa Disadari

      04/06/2026  ❘  07:56 WIB
    • Saat Liang Makam Dibuka, Kafan Abu Zamroh Masih Terlihat Utuh Setelah 26 Tahun

      Saat Liang Makam Dibuka, Kafan Abu Zamroh Masih Terlihat Utuh Setelah 26 Tahun

      02/06/2026  ❘  21:21 WIB
    • Investigasi Yayasan Riau Madani Ungkap Pembukaan Akses Jalan dan Kebun Sawit di HPT Kaiti Kubu Pauh: Otoritas Terkait Harus Bertindak! 

      Investigasi Yayasan Riau Madani Ungkap Pembukaan Akses Jalan dan Kebun Sawit di HPT Kaiti Kubu Pauh: Otoritas Terkait Harus Bertindak! 

      01/06/2026  ❘  13:15 WIB
    • Dokter Gizi Ingatkan Bahaya Kebiasaan Makan Nasi Goreng Telur Ceplok, Enak tapi Jangan Berlebihan

      Dokter Gizi Ingatkan Bahaya Kebiasaan Makan Nasi Goreng Telur Ceplok, Enak tapi Jangan Berlebihan

      31/05/2026  ❘  19:47 WIB
  • Riau
    • Rupiah Melemah, Rakyat Sengsara: PD KAMMI Pekanbaru Tagih Tindakan Nyata Bank Indonesia

      Rupiah Melemah, Rakyat Sengsara: PD KAMMI Pekanbaru Tagih Tindakan Nyata Bank Indonesia

      04/06/2026  ❘  22:51 WIB
    • Masyarakat Bertanya Uang Daerah ke Mana, BPKAD Ungkap dan Sajikan Kondisi APBD Kepulauan Meranti Tahun 2026

      Masyarakat Bertanya Uang Daerah ke Mana, BPKAD Ungkap dan Sajikan Kondisi APBD Kepulauan Meranti Tahun 2026

      04/06/2026  ❘  21:08 WIB
    • Catat! Merokok Saat Berkendara Jadi Salah Satu Target Buruan Operasi Patuh 2026

      Catat! Merokok Saat Berkendara Jadi Salah Satu Target Buruan Operasi Patuh 2026

      04/06/2026  ❘  20:33 WIB
    • RSUD Arifin Achmad Resmi Jadi Pengampu Jantung se-Riau, Pasien Tak Perlu Lagi Dirujuk ke Luar Provinsi

      RSUD Arifin Achmad Resmi Jadi Pengampu Jantung se-Riau, Pasien Tak Perlu Lagi Dirujuk ke Luar Provinsi

      04/06/2026  ❘  20:25 WIB
  • Sport
    • Terungkap! Alasan Sebenarnya Cristiano Ronaldo Ngebet Juara Piala Dunia

      Terungkap! Alasan Sebenarnya Cristiano Ronaldo Ngebet Juara Piala Dunia

      04/06/2026  ❘  07:33 WIB
    • Italia Menang Tipis, Sundulan Esposito Jadi Pembeda di Luksemburg

      Italia Menang Tipis, Sundulan Esposito Jadi Pembeda di Luksemburg

      04/06/2026  ❘  07:24 WIB
    • Timnas Indonesia U-19 Dapat Peringatan, Vietnam Disebut Ujian Sesungguhnya

      Timnas Indonesia U-19 Dapat Peringatan, Vietnam Disebut Ujian Sesungguhnya

      04/06/2026  ❘  07:01 WIB
    • Drama Gila Menit 90+5! Nigeria Sudah Di Depan Mata, Polandia Merampas Kemenangan

      Drama Gila Menit 90+5! Nigeria Sudah Di Depan Mata, Polandia Merampas Kemenangan

      04/06/2026  ❘  06:43 WIB
  • Opini
    • Penguatan Daya Saing UMKM Indonesia Melalui Implementasi Good Governance dan Penataan Pajak

      Penguatan Daya Saing UMKM Indonesia Melalui Implementasi Good Governance dan Penataan Pajak

      01/06/2026  ❘  15:34 WIB
    • Magnifica Humanitas sebagai Seruan Moral di Tengah Revolusi AI

      Magnifica Humanitas sebagai Seruan Moral di Tengah Revolusi AI

      29/05/2026  ❘  07:00 WIB
    • Ketika Integritas Akademik Dipertaruhkan dalam Gelombang Artificial Intelligence

      Ketika Integritas Akademik Dipertaruhkan dalam Gelombang Artificial Intelligence

      28/05/2026  ❘  13:53 WIB
    • Heboh Dana Karbon Sudah Masuk Rp 66 Miliar, Tepatkah Pemprov Riau Membantah dengan Tudingan Hoaks? 

      Heboh Dana Karbon Sudah Masuk Rp 66 Miliar, Tepatkah Pemprov Riau Membantah dengan Tudingan Hoaks? 

      25/05/2026  ❘  12:37 WIB
  • Internasional
    • Dunia Islam Bergerak! Indonesia dan 7 Negara Arab Kompak Kecam Aksi Israel di Masjid Al-Aqsa

      Dunia Islam Bergerak! Indonesia dan 7 Negara Arab Kompak Kecam Aksi Israel di Masjid Al-Aqsa

      04/06/2026  ❘  12:55 WIB
    • Netanyahu Disebut Bikin Trump Naik Pitam, Ancaman Serangan ke Beirut Picu Krisis Diplomatik

      Netanyahu Disebut Bikin Trump Naik Pitam, Ancaman Serangan ke Beirut Picu Krisis Diplomatik

      04/06/2026  ❘  08:15 WIB
    • PSG Juara UCL, Paris Membara! Hampir 900 Orang Ditangkap, Satu Nyawa Melayang

      PSG Juara UCL, Paris Membara! Hampir 900 Orang Ditangkap, Satu Nyawa Melayang

      01/06/2026  ❘  20:14 WIB
    • Pakistan Tegas! Tak Akan Akui Israel Sebelum Palestina Merdeka, Yerusalem Jadi Syarat Utama

      Pakistan Tegas! Tak Akan Akui Israel Sebelum Palestina Merdeka, Yerusalem Jadi Syarat Utama

      31/05/2026  ❘  20:41 WIB
  • lain
      -->
    • Advertorial
    • -->
    • Foto
    • Indeks
Bukan omon omon

Dolar AS Nyaris Sentuh Rp17.000, Siap-siap Harga Barang Impor Bakal Melambung Tinggi!

16/03/2026  ❘  18:33 WIB • Ekonomi
Bagikan :
Dolar AS Nyaris Sentuh Rp17.000, Siap-siap Harga Barang Impor Bakal Melambung Tinggi!

Ilustrasi nilai tukar Rupiah dengan Dolar AS (ist)

Rupiah nyaris jatuh ke jurang psikologis yang lama bikin pasar gelisah. Pada penutupan perdagangan, Senin, 16 Maret 2026, mata uang Garuda berhenti di Rp16.997 per dolar AS. Angka itu melemah 39 poin atau 0,23 persen dari posisi sebelumnya Rp16.958. Selisihnya tipis dari level 17.000, tapi efeknya tebal di kepala pelaku pasar.

Kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate atau JISDOR Bank Indonesia juga ikut lesu. Nilainya bergerak ke Rp16.990 per dolar AS dari posisi sebelumnya Rp16.934. Ini memberi sinyal satu hal yang sulit dibantah. Tekanan pada rupiah bukan cuma terlihat di layar perdagangan, tapi juga terekam dalam acuan resmi.

Di pasar spot, tekanan sempat mendorong rupiah nyaris pas di level Rp17.000 per dolar AS pada siang hari. Data Bloomberg pada pukul 14.40 WIB mencatat pelemahan harian 0,25 persen. Angka itu menunjukkan pasar bergerak dengan napas pendek. Setiap sentimen global langsung mengguncang kurs.

Research and Development Indonesia Commodity and Derivatives Exchange, Muhammad Amru Syifa, menilai tekanan utama datang dari penguatan dolar AS di pasar global. Menurut dia, dana global sedang mencari tempat berlindung. “Tekanan terhadap rupiah terutama berasal dari penguatan dolar AS,” kata Amru.

Ucapan itu bukan sekadar kalimat pasar yang biasa. Saat ketidakpastian global meninggi, dolar AS tampak seperti rumah beton di tengah badai. Rupiah dan mata uang negara berkembang lain jadi seperti atap seng yang lebih mudah bergetar. 

Dolar Menguat, Rupiah Kena Guncang

Sumber tekanan paling terasa datang dari konflik geopolitik di Timur Tengah. Ketegangan di kawasan itu membuat pelaku pasar menahan risiko. Saat risiko naik, dolar AS ikut mendapat panggung lebih besar. Pasar global bergerak seperti orang yang mendadak menarik uangnya ke tempat yang dianggap aman.

Kepala Ekonom Permata Bank, Josua Pardede, juga melihat arah yang sama. Menurut dia, konflik di Timur Tengah ikut menekan sentimen risiko. “Ketidakpastian yang masih berlanjut turut menekan sentimen pasar,” ujar Josua.

Situasi bertambah panas setelah muncul laporan soal peningkatan skala serangan terkait Iran. Lalu ada kabar pengerahan unit ekspedisi Marinir Amerika Serikat ke kawasan itu. Rangkaian perkembangan ini membuat pasar global makin tegang. Timur Tengah memang bukan sekadar titik di peta. Kawasan ini menyangkut urat nadi energi dunia.

Saat ketegangan naik, harga minyak ikut terdorong. Inilah simpul lain yang membuat rupiah makin berat bergerak. Pada perdagangan Jumat, 13 Maret 2026, harga minyak Brent melonjak 2,67 persen ke level 103,14 dolar AS per barel. Harga energi yang naik memberi tekanan tambahan ke pasar keuangan global.

Kenaikan minyak membuat kekhawatiran pasar makin lengkap. Jika pasokan energi terganggu, inflasi bisa kembali sulit jinak di banyak negara. Akibatnya bank sentral besar, terutama Federal Reserve, bisa tetap galak dalam urusan bunga. Saat bunga tinggi bertahan, dolar AS makin nyaman duduk di kursi kuatnya.

Amru menyorot inflasi AS yang masih ada di kisaran 2,4 persen secara tahunan. Angka ini dianggap cukup stabil untuk menjaga ekspektasi suku bunga tinggi lebih lama. “Stabilitas pasar valas dan likuiditas dolar sangat penting,” kata Amru. Pesan itu menunjukkan tekanan rupiah bukan cuma soal satu hari perdagangan, tapi soal arah sentimen yang lebih panjang.

Meski begitu, ada satu data dari Amerika Serikat yang sempat menahan laju dolar. Produk Domestik Bruto AS kuartal IV-2025 direvisi turun menjadi 0,7 persen quarter on quarter dari estimasi sebelumnya 1,4 persen. Revisi ini memberi tanda ekonomi AS mulai kehilangan tenaga. Namun sinyal pelemahan itu belum cukup kuat untuk mengangkat rupiah kembali. 

Pasar Menanti Jurus Penahan

Di tengah tekanan eksternal, rupiah masih punya bantalan dari dalam negeri. Inflasi Indonesia relatif terkendali. Stabilitas makroekonomi masih terjaga. Neraca perdagangan juga masih mencatat surplus. Fondasi ini membuat rupiah belum sepenuhnya jatuh ke mode panik.

Tetap saja, pasar tidak hidup dari fondasi saja. Pasar hidup dari rasa percaya dan rasa takut. Saat rasa takut lebih besar, kurs bisa bergerak lebih liar dari yang dibayangkan. Itulah kenapa angka Rp17.000 kini tampak seperti garis tipis yang diawasi banyak mata.

Ekonom CORE Indonesia, Yusuf Rendy Manilet, menilai rupiah masih berpotensi bergerak dalam tekanan pada semester pertama 2026. Ia memperkirakan pergerakan rupiah ada di kisaran Rp16.700 sampai Rp17.000 per dolar AS. “Level Rp17.000 lebih mencerminkan batas psikologis pasar,” ucap Yusuf.

Angka 17.000 bukan sekadar urusan hitung-hitungan. Level itu punya efek psikologis yang kuat. Saat rupiah mendekati titik itu, pasar biasanya lebih sensitif, lebih reaktif, dan lebih cepat memantul pada sentimen negatif.

Faktor domestik juga tetap masuk hitungan. Stabilitas fiskal dan kepercayaan investor pada prospek ekonomi Indonesia masih jadi bahan bakar utama buat menahan tekanan lebih dalam. Jika dua hal itu kuat, pelemahan rupiah bisa lebih terkendali. Jika goyah, tekanannya bisa lebih berat.

Untuk meredam guncangan, koordinasi pemerintah dan Bank Indonesia jadi sorotan. Intervensi terukur di pasar valas dan kecukupan likuiditas dolar di pasar domestik dinilai penting. Langkah seperti ini dibutuhkan agar transaksi perdagangan internasional tetap lancar dan volatilitas tidak berubah liar. R-02

Editor: Krisman
Tags :RupiahDolar ASInfo EkonomiBank IndonesiaBerita KeuanganSabangMerauke News

BERITA TERKAIT :

  • Bursa Saham RI Berdarah-darah! IHSG Jadi yang Terburuk se-Asia, Ini Biang Keroknya!

    Bursa Saham RI Berdarah-darah! IHSG Jadi yang Terburuk se-Asia, Ini Biang Keroknya!

    Ekonomi •
    16/03/2026 ❘ 18:22 WIB
  • Taman Tengku Agung di Siak Jadi Penjagalan: Rusa Disembelih, Daging Dibawa Tapi Jeroan Ditinggalkan

    Taman Tengku Agung di Siak Jadi Penjagalan: Rusa Disembelih, Daging Dibawa Tapi Jeroan Ditinggalkan

    Hukrim •
    16/03/2026 ❘ 17:59 WIB
  • Abdul Wahid Siap

    Abdul Wahid Siap 'Nyanyi' di Pengadilan, Minta 11 HP Dibuka Paksa!

    Hukrim •
    16/03/2026 ❘ 17:38 WIB
  • Rudal Hantam Situs Bersejarah Iran, Istana Chehel Sotoun Berusia 300 Tahun Rusak Parah

    Rudal Hantam Situs Bersejarah Iran, Istana Chehel Sotoun Berusia 300 Tahun Rusak Parah

    Internasional •
    16/03/2026 ❘ 16:31 WIB
  • Ada Uang Sekarung! KPK Obrak-abrik Rumah Kadis, Isinya Bikin Geleng Kepala!

    Ada Uang Sekarung! KPK Obrak-abrik Rumah Kadis, Isinya Bikin Geleng Kepala!

    Hukrim •
    16/03/2026 ❘ 17:20 WIB
Idul adha lindawati HUT 60 tahun BRK syariah Lowongan kerja Novotel Terbaru

TERPOPULER

  • SF Hariyanto Reshuffle Massal 236 Pejabat Pemprov Riau, Ini Daftarnya

    SF Hariyanto Reshuffle Massal 236 Pejabat Pemprov Riau, Ini Daftarnya

    26/05/2026  ❘  19:16 WIB
  • Hasil Audit Inspektorat Riau Terkait Bisnis Seragam Siswa SMA Negeri, 31 Sekolah Diperintahkan Kembalikan Rp 566 Juta ke Orangtua

    Hasil Audit Inspektorat Riau Terkait Bisnis Seragam Siswa SMA Negeri, 31 Sekolah Diperintahkan Kembalikan Rp 566 Juta ke Orangtua

    31/05/2026  ❘  15:10 WIB
  • Heboh Daftar 10 Perusahaan Diduga Mainkan Harga Ekspor Minyak Kelapa Sawit, 4 Perusahaan Ada di Riau

    Heboh Daftar 10 Perusahaan Diduga Mainkan Harga Ekspor Minyak Kelapa Sawit, 4 Perusahaan Ada di Riau

    25/05/2026  ❘  14:20 WIB
  • Drama Hukum Gubri Abdul Wahid Makin Jauh, Sampai Menyerempet Pangdam dan Kapolda

    Drama Hukum Gubri Abdul Wahid Makin Jauh, Sampai Menyerempet Pangdam dan Kapolda

    22/05/2026  ❘  14:22 WIB
  • Skandal Korupsi Manipulasi Ekspor Minyak Sawit Disamarkan POME Rugikan Negara Rp 14 Triliun, Kejagung Periksa Eks Dirjen Bea Cukai Askaloni

    Skandal Korupsi Manipulasi Ekspor Minyak Sawit Disamarkan POME Rugikan Negara Rp 14 Triliun, Kejagung Periksa Eks Dirjen Bea Cukai Askaloni

    21/05/2026  ❘  23:36 WIB
Kempo Dojo AKRI cafe Idul adha dprd pekanbaru

    Follow Us

  • Copyright ©
    SabangMeraukeNEWS.com

    Berita

  • Daerah
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Umum

    Berita

  • Riau
  • Sport
  • Opini
  • Internasional
  • Advertorial
  • Indeks

    Halaman

  • Redaksi
  • Tentang
  • Pedoman
  • Disclaimer
  • Info Iklan
  • SOP Perlindungan Wartawan