Sosok Yeka Hendra Fatika, Komisioner Ombudsman yang Rumahnya Digeledah Kejagung Terkait Kasus Ekspor CPO
Yeka Hendra Fatika. Foto: Ombudsman
SABANGMERAUKE NEWS, Jakarta - Nama Yeka Hendra Fatika mendadak muncul di tengah langkah Kejaksaan Agung (Kejagung) melakukan pengembangan kasus perintangan penyidikan perkara korupsi ekspor minyak kelapa sawit melibatkan tiga korporasi raksasa. Penyidik Jampidsus menggeledah rumahnya, berbarengan dengan penggeledahan di kantor Ombudsman Republik Indonesia (ORI) pada Senin (9/3/2026).
Penggeledahan ini diduga berkaitan dengan perkara yang menyeret terpidana Marcella Santoso serta tiga korporasi besar industri minyak sawit, yaitu Wilmar Group, Permata Hijau Group, dan Musim Mas Group.
Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung Anang Supriatna telah mengonfirmasi bahwa benar rumah Yeka Hendra Fatika (YH) digeledah oleh penyidik Jampidsus Kejagung.
Sejauh ini belum terungkap apa hubungan pidana antara Ombudsman dengan kasus korupsi ekspor CPO yang berakhir dengan putusan lepas. Belakangan, vonis lepas ini berbau suap melibatkan hakim, pejabat perusahaan dan sejumlah pengacara, termasuk Marcella Santoso.
Anang Supriatna tak menyangkal kalau penggedahan kantor Ombudsman dan Yeka Hendra, ada kaitannya dengan rekomendasi yang pernah diterbitkan lembaga negara tersebut terkait tata kelola ekspor minyak kelapa sawit.
Ada indikasi kalau putusan lepas yang pernah dijatuhkan pengadilan, berkaitan dengan putusan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) yang memenangkan korporasi sawit. Salah satu yang diduga menjadi pertimbangan putusan PTUN yakni rekomendasi Ombudsman RI yang menyimpulkan bahwa terdapat 'maladministrasi' dalam kebijakan ekspor crude palm oil (CPO).
Siapa Yeka Hendra Fatika?
Sosok Yeka Hendra Fatika sendiri merupakan komisioner Ombudsman periode 2021-2026. Ia dilantik oleh Presiden Jokowi bersama 8 komisioner lainnya pada 22 Februari 2021 silam.
Pada 26 Januari 2026 lalu, Komisi II DPR RI telah menetapkan 9 komisioner Ombudsman RI periode 2026-2031. Nama Yeka Hendra tidak masuk dalam keanggota Ombudsman periode terbaru.
Yeka Hendra merupakan alumnus Institut Pertanian Bogor (IPB). Pria kelahiran Garut, Jawa Barat ini sempat mengajar di Departemen Agribisnis Fakultas Ekonomi dan Manajemen IPB.
Ia juga dikenal sebagai Ketua Pusat Kajian Pertanian Pangan dan Advokasi (PATAKA) periode 2016-2020. Lewat PATAKA, ia kerap menyoroti isu kesejahteraan petani, tata kelola pangan, dan kebijakan publik.
Sebagai anggota Ombudsman RI, Yeka bertugas melakukan pengawasan terhadap penyelenggaraan pelayanan publik oleh pemerintah maupun lembaga negara.
Bidang yang sering menjadi fokusnya antara lain, tata kelola pupuk bersubsidi dan distribusi bantuan pertanian dan pengawasan kebijakan pangan seperti ketersediaan beras. Termasuk pengawasan perdagangan komoditas dan layanan publik pemerintah serta advokasi perbaikan sistem data kebijakan publik.
Yeka juga pernah mengusulkan pembentukan badan khusus industri sawit untuk memperbaiki tata kelola perizinan dan koordinasi sektor tersebut. Secara kebetulan, namanya kini muncul dalam kasus dugaan perintangan dalam penyidikan kasus ekspor minyak kelapa sawit, membuat rumahnya digeledah penyidik Kejagung. (R-03)

