Jangan Sampai Terlewat! Pemprov Riau Cari Bos Baru PT Riau Petroleum, Siap-siap Kirim Berkas Lewat Pos
Ilustrasi seleksi dan rekrutmen direksi PT Riau Petrolium (ai)
SABANGMERAUKE NEWS, Riau - Pemerintah Provinsi Riau resmi menabuh genderang perburuan talenta terbaik untuk mengisi kursi panas di PT Riau Petroleum (Perseroda). Langkah strategis ini diambil demi memperkuat otot manajemen perusahaan migas kebanggaan Bumi Lancang Kuning agar semakin lincah mencetak laba dan kontribusi bagi daerah.
Ketua Panitia Seleksi, Yan Darmadi, menegaskan bahwa proses ini dilakukan secara terbuka dan transparan tanpa ada permainan di balik layar. Ia mengundang para profesional sejati yang memiliki rekam jejak bersih dan visi besar untuk bergabung dalam barisan manajerial.
“Kami mencari sosok pemimpin yang bukan hanya pintar mengelola angka, tapi juga punya loyalitas tinggi pada negara dan daerah,” ungkap Yan Darmadi dengan nada optimis saat ditemui di Pekanbaru, Jumat (6/3/2026).
Ada dua posisi vital yang diperebutkan dalam kompetisi sengit ini, yaitu Direktur Operasional dan Direktur Keuangan. Keduanya adalah jantung perusahaan yang akan menentukan sehat tidaknya aliran bisnis serta transparansi keuangan di tubuh BUMD tersebut.
Aturan main dalam seleksi ini pun sangat ketat, mengacu pada regulasi pusat yakni PP Nomor 54 Tahun 2017. Pemerintah tidak ingin main-main karena jabatan ini memikul tanggung jawab besar atas kekayaan sumber daya alam milik masyarakat Riau.
"Integritas adalah harga mati, karena kita mengelola aset daerah yang krusial bagi hajat hidup orang banyak di sini," jelas Yan menambahkan poin penting terkait kriteria pelamar.
Bagi Anda yang merasa memiliki kemampuan manajerial mumpuni, pintu pendaftaran akan resmi dibuka mulai 9 hingga 27 Maret 2026 mendatang. Pastikan seluruh dokumen lengkap karena panitia seleksi dikenal sangat detail dalam membedah riwayat setiap calon kandidat.
Persyaratan dasar mencakup kewarganegaraan Indonesia, usia minimal 35 tahun, hingga pengalaman manajerial di perusahaan berbadan hukum selama sedikitnya lima tahun. Pelamar juga harus bebas dari catatan kriminal maupun keterlibatan aktif dalam kepengurusan partai politik manapun.
“Seleksi ini adalah kesempatan bagi putra-putri terbaik bangsa untuk menunjukkan dedikasinya membangun ekonomi Riau dari sektor energi,” ujar Yan Darmadi mengundang partisipasi luas.
Metode pengiriman berkas pun masih menggunakan cara klasik yang formal, yakni wajib dikirimkan melalui layanan Pos Kilat Khusus. Langkah ini dilakukan untuk memastikan administrasi tercatat secara resmi berdasarkan cap pos dan meminimalisir kesalahan teknis digital.
Seluruh berkas fisik tersebut harus sudah mendarat di meja Sekretariat Pansel, Biro Perekonomian Setdaprov Riau, paling lambat pada tanggal 31 Maret 2026. Keterlambatan satu hari saja bisa membuat mimpi Anda menjadi direktur migas terkubur seketika sebelum sempat bertanding.
Setelah pendaftaran ditutup, pansel akan langsung bergerak cepat melakukan verifikasi administrasi yang hasilnya diumumkan pada awal April 2026. Hanya mereka yang lolos "lubang jarum" administrasi yang berhak melanjutkan langkah ke tahap Uji Kelayakan dan Kepatutan.
Tahapan Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK) sendiri dijadwalkan berlangsung pada pertengahan April dengan pengawasan yang sangat ketat. Di sini, nyali, wawasan, dan strategi bisnis para pelamar akan diuji habis-habisan oleh tim ahli yang berkompeten di bidangnya.
Puncak dari drama perburuan direksi ini adalah sesi wawancara akhir yang akan dilakukan langsung bersama Gubernur Riau. Sang kepala daerah akan turun tangan memilih siapa yang paling pantas memegang kendali atas masa depan PT Riau Petroleum.
"Kami ingin terpilih sosok yang punya visi kuat untuk membawa perusahaan ini semakin berkembang dan memberikan manfaat nyata," tegas Yan sekali lagi.
Informasi lengkap mengenai rincian 16 poin persyaratan dan format surat pernyataan dapat diakses melalui situs resmi https://riaupetroleum.id. Panitia menghimbau agar masyarakat terus memantau pembaruan informasi melalui kanal-kanal resmi pemerintah daerah agar tidak tertinggal jadwal krusial ini.
Pertarungan menuju kursi direksi sudah dimulai, dan mata publik kini tertuju pada siapa yang akan terpilih nanti. Riau menanti pemimpin baru yang mampu menyulap kekayaan alam menjadi kesejahteraan bagi seluruh masyarakat di provinsi kaya minyak ini. R-02

