SabangMeraukeNEWS.com

  • Daerah
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Umum
  • Riau
  • Sport
  • Opini
  • Internasional
  • Advertorial
  • Indeks

  • Redaksi
  • Tentang
  • Pedoman
  • Disclaimer
  • Info Iklan
  • SOP Perlindungan Wartawan

    https://sabangmeraukenews.com

Copyright ©
sabangmeraukeNEWS.com
All rights reserved

https://sabangmeraukenews.com

  • Daerah
    • Dijanjikan Rp22 Juta, Tiga Wanita Nekat Bawa 9 Kg Sabu dan 800 Vape Narkoba ke Medan

      Dijanjikan Rp22 Juta, Tiga Wanita Nekat Bawa 9 Kg Sabu dan 800 Vape Narkoba ke Medan

      13/06/2026  ❘  13:14 WIB
    • Niat Bercanda Malah Berujung Sidang Kode Etik, 4 ASN Jambi Kaget Video Gaji Ke-13 Meledak

      Niat Bercanda Malah Berujung Sidang Kode Etik, 4 ASN Jambi Kaget Video Gaji Ke-13 Meledak

      13/06/2026  ❘  11:59 WIB
    • Mobil Narkoba dari Bengkalis Tersandung di SPBU Merangin, Isinya 53 Ribu Ekstasi

      Mobil Narkoba dari Bengkalis Tersandung di SPBU Merangin, Isinya 53 Ribu Ekstasi

      13/06/2026  ❘  08:42 WIB
    • Setahun Menggantung, Kasus Ustaz Lecehkan Mahasiswi UINSU Belum Ada Tersangka

      Setahun Menggantung, Kasus Ustaz Lecehkan Mahasiswi UINSU Belum Ada Tersangka

      12/06/2026  ❘  20:27 WIB
  • Nasional
    • BGN Evaluasi Insentif Operasional Dapur MBG Demi Efisiensi Anggaran

      BGN Evaluasi Insentif Operasional Dapur MBG Demi Efisiensi Anggaran

      13/06/2026  ❘  12:53 WIB
    • MBG Boroskan Uang Negara Rp 1 Triliun per Bulan, Tapi Gaji Guru Tak Layak dan Ruang Sekolah Banyak Rusak

      MBG Boroskan Uang Negara Rp 1 Triliun per Bulan, Tapi Gaji Guru Tak Layak dan Ruang Sekolah Banyak Rusak

      13/06/2026  ❘  12:45 WIB
    • Pekerjaan Bergaji Tinggi Kini Jadi Ladang Pengangguran, AI dan PHK Massal Hantam Kelas Profesional

      Pekerjaan Bergaji Tinggi Kini Jadi Ladang Pengangguran, AI dan PHK Massal Hantam Kelas Profesional

      13/06/2026  ❘  11:57 WIB
    • Berawal Dari Temuan BPK Soal Dana BOS, 500 Kepala Sekolah Dipaksa Mengundurkan Diri

      Berawal Dari Temuan BPK Soal Dana BOS, 500 Kepala Sekolah Dipaksa Mengundurkan Diri

      13/06/2026  ❘  09:26 WIB
  • Ekonomi
    • Jokowi Jadi Ketua Dewan Pembina PSI: 2019 Jadi Pertarungan Banteng, Garuda dan Gajah?

      Jokowi Jadi Ketua Dewan Pembina PSI: 2019 Jadi Pertarungan Banteng, Garuda dan Gajah?

      13/06/2026  ❘  17:45 WIB
    • Ekonomi Triwulan I 2026 Tumbuh 7,91 Persen, Wako Pekanbaru Agung Nugroho Sebut Belanja Daerah Efektif dan Tepat Sasaran

      Ekonomi Triwulan I 2026 Tumbuh 7,91 Persen, Wako Pekanbaru Agung Nugroho Sebut Belanja Daerah Efektif dan Tepat Sasaran

      13/06/2026  ❘  08:50 WIB
    • Cek Harga Emas Pegadaian Terbaru Sabtu 13 Juni 2026, Antam Tembus Rp 2,8 Juta per Gram

      Cek Harga Emas Pegadaian Terbaru Sabtu 13 Juni 2026, Antam Tembus Rp 2,8 Juta per Gram

      13/06/2026  ❘  08:40 WIB
    • Rupiah Bangkit dari Tekanan, Dolar AS Dipaksa Mundur dari Level Rp18.000

      Rupiah Bangkit dari Tekanan, Dolar AS Dipaksa Mundur dari Level Rp18.000

      12/06/2026  ❘  18:34 WIB
  • Politik
    • Datang ke Istana Bersama Luhut, Chatib Basri Akhirnya Buka Suara Soal Jabatan Menkeu

      Datang ke Istana Bersama Luhut, Chatib Basri Akhirnya Buka Suara Soal Jabatan Menkeu

      09/06/2026  ❘  19:17 WIB
    • Dari Demo Jalanan ke Lingkar Kekuasaan, Said Iqbal Jadi Penasihat Khusus Presiden Prabowo

      Dari Demo Jalanan ke Lingkar Kekuasaan, Said Iqbal Jadi Penasihat Khusus Presiden Prabowo

      08/06/2026  ❘  11:49 WIB
    • Pigai Bikin Geger! Usul Sipil Duduki Jabatan Polri Picu Gelombang Perdebatan Nasional

      Pigai Bikin Geger! Usul Sipil Duduki Jabatan Polri Picu Gelombang Perdebatan Nasional

      06/06/2026  ❘  19:35 WIB
    • Plt Gubernur Riau; "Saya Tidak Ada Cium Tangan Bapak! Siapa Bapak Rupanya?"

      Plt Gubernur Riau; "Saya Tidak Ada Cium Tangan Bapak! Siapa Bapak Rupanya?"

      03/06/2026  ❘  15:16 WIB
  • Hukrim
    • PT Panca Surya Agrindo Digugat Pemerintah Desa Suka Maju ke PN Pasir Pangaraian, Diduga Kuasai Lahan Transmigrasi 990 Hektare Jadi Kebun Kelapa Sawit

      PT Panca Surya Agrindo Digugat Pemerintah Desa Suka Maju ke PN Pasir Pangaraian, Diduga Kuasai Lahan Transmigrasi 990 Hektare Jadi Kebun Kelapa Sawit

      13/06/2026  ❘  14:55 WIB
    • Ahli Patahkan Dalih Risiko Bisnis dalam Kasus Korupsi Kredit BRI Perawang Rugikan Negara Rp 14,6 Miliar

      Ahli Patahkan Dalih Risiko Bisnis dalam Kasus Korupsi Kredit BRI Perawang Rugikan Negara Rp 14,6 Miliar

      13/06/2026  ❘  08:35 WIB
    • Baru Hirup Udara Bebas, Residivis Bengkalis Tumbang Lagi dengan 21 Paket Sabu

      Baru Hirup Udara Bebas, Residivis Bengkalis Tumbang Lagi dengan 21 Paket Sabu

      13/06/2026  ❘  08:20 WIB
    • Perang Melawan Narkoba, Polres Rohil Amankan 109 Tersangka dalam Operasi Antik dan Pengungkapan Mei 2026

      Perang Melawan Narkoba, Polres Rohil Amankan 109 Tersangka dalam Operasi Antik dan Pengungkapan Mei 2026

      12/06/2026  ❘  23:51 WIB
  • Umum
    • Mengenal ‘Social Battery’, Penyebab Seseorang Tiba-tiba Malas Bersosialisasi dan Mudah Lelah

      Mengenal ‘Social Battery’, Penyebab Seseorang Tiba-tiba Malas Bersosialisasi dan Mudah Lelah

      13/06/2026  ❘  08:22 WIB
    • Komedian Senior Bolot Alami Serangan Jantung, Dokter Ungkap Tanda Nyeri Dada Berbahaya yang Sering Disepelekan

      Komedian Senior Bolot Alami Serangan Jantung, Dokter Ungkap Tanda Nyeri Dada Berbahaya yang Sering Disepelekan

      12/06/2026  ❘  20:09 WIB
    • Jangan Remehkan Jus Jambu Biji! Ahli Ungkap Manfaat Besarnya untuk Penderita Anemia

      Jangan Remehkan Jus Jambu Biji! Ahli Ungkap Manfaat Besarnya untuk Penderita Anemia

      12/06/2026  ❘  19:50 WIB
    • IKA FISIP Selenggarakan Diskusi Jelang Momentum Pemilihan Rektor Baru: Quo Vadis Universitas Riau?

      IKA FISIP Selenggarakan Diskusi Jelang Momentum Pemilihan Rektor Baru: Quo Vadis Universitas Riau?

      11/06/2026  ❘  20:26 WIB
  • Riau
    • FDI Soroti Korupsi Berjamaah di MBG & Dilema Kenaikan BBM: Pemerintah Perlu Konsisten, Publik Perlu Mengawasi!

      FDI Soroti Korupsi Berjamaah di MBG & Dilema Kenaikan BBM: Pemerintah Perlu Konsisten, Publik Perlu Mengawasi!

      13/06/2026  ❘  17:08 WIB
    • Satelit BMKG Pantau 87 Titik Panas Kepung Sumatera! 8 Hotspot Membara di Riau

      Satelit BMKG Pantau 87 Titik Panas Kepung Sumatera! 8 Hotspot Membara di Riau

      13/06/2026  ❘  11:48 WIB
    • BMKG Warning! Delapan Titik Panas Muncul di Riau, Pelalawan Jadi Sorotan

      BMKG Warning! Delapan Titik Panas Muncul di Riau, Pelalawan Jadi Sorotan

      13/06/2026  ❘  11:41 WIB
    • Tekan Angka Kecelakaan, PT HK Bersama Polda Riau dan Polres Siak Bagikan Kopi Gratis di Tol Permai

      Tekan Angka Kecelakaan, PT HK Bersama Polda Riau dan Polres Siak Bagikan Kopi Gratis di Tol Permai

      13/06/2026  ❘  11:28 WIB
  • Sport
    • Amerika Mengamuk! Paraguay Kebobolan 4 Gol, Balogun Menari di Los Angeles

      Amerika Mengamuk! Paraguay Kebobolan 4 Gol, Balogun Menari di Los Angeles

      13/06/2026  ❘  10:26 WIB
    • Duel Penentu Nasib! Haiti dan Skotlandia Berebut Tiket Mimpi Sebelum Brasil Mengamuk

      Duel Penentu Nasib! Haiti dan Skotlandia Berebut Tiket Mimpi Sebelum Brasil Mengamuk

      13/06/2026  ❘  10:04 WIB
    • Tanpa Neymar! Brasil Bawa Lima Bintang, Maroko Datang Tanpa Takut di New Jersey

      Tanpa Neymar! Brasil Bawa Lima Bintang, Maroko Datang Tanpa Takut di New Jersey

      13/06/2026  ❘  08:59 WIB
    • Lolos Penuh Kontroversi, Qatar Langsung Dihadang Tembok Bernama Swiss

      Lolos Penuh Kontroversi, Qatar Langsung Dihadang Tembok Bernama Swiss

      13/06/2026  ❘  07:32 WIB
  • Opini
    • Kebangkitan Polandia Menjadi Kekuatan Baru Eropa

      Kebangkitan Polandia Menjadi Kekuatan Baru Eropa

      11/06/2026  ❘  08:29 WIB
    • Proses Remedy Framework FSC: APP Group Bergerak dalam Senyap, APRIL Group Tenggelam dalam Ketidakjelasan

      Proses Remedy Framework FSC: APP Group Bergerak dalam Senyap, APRIL Group Tenggelam dalam Ketidakjelasan

      10/06/2026  ❘  19:27 WIB
    • PHR Raup Laba Rp 16 Triliun, Alokasi Dana PI Blok Rokan Harus Jelas dan Transparan: Jangan Lagi Rp 18 Ribu per Bulan! 

      PHR Raup Laba Rp 16 Triliun, Alokasi Dana PI Blok Rokan Harus Jelas dan Transparan: Jangan Lagi Rp 18 Ribu per Bulan! 

      05/06/2026  ❘  12:26 WIB
    • Penguatan Daya Saing UMKM Indonesia Melalui Implementasi Good Governance dan Penataan Pajak

      Penguatan Daya Saing UMKM Indonesia Melalui Implementasi Good Governance dan Penataan Pajak

      01/06/2026  ❘  15:34 WIB
  • Internasional
    • Draf Perdamaian Hampir Rampung, Iran Mulai Buka Sinyal Positif ke AS

      Draf Perdamaian Hampir Rampung, Iran Mulai Buka Sinyal Positif ke AS

      13/06/2026  ❘  13:57 WIB
    • Perang Iran-AS Segera Berakhir? Draf Damai Final Disusun, Selat Hormuz Siap Dibuka

      Perang Iran-AS Segera Berakhir? Draf Damai Final Disusun, Selat Hormuz Siap Dibuka

      13/06/2026  ❘  12:11 WIB
    • Putri Pewaris Takhta Thailand Wafat Setelah 4 Tahun Koma, Negeri Gajah Putih Berkabung 15 Hari

      Putri Pewaris Takhta Thailand Wafat Setelah 4 Tahun Koma, Negeri Gajah Putih Berkabung 15 Hari

      12/06/2026  ❘  20:09 WIB
    • Pagi Ancam Iran Habis-Habisan, Sore Hari Trump Mendadak Pilih Damai

      Pagi Ancam Iran Habis-Habisan, Sore Hari Trump Mendadak Pilih Damai

      12/06/2026  ❘  12:21 WIB
  • lain
      -->
    • Advertorial
    • -->
    • Foto
    • Indeks
Bukan omon omon

Imlek dan Perang Air 2026 Dongkrak Ekonomi Kepulauan Meranti, Perputaran Uang Tembus Rp57 Miliar

24/02/2026  ❘  19:15 WIB • Daerah
Bagikan :
Imlek dan Perang Air 2026 Dongkrak Ekonomi Kepulauan Meranti, Perputaran Uang Tembus Rp57 Miliar

Warga Tionghoa Kepulauan Meranti menumpuk di Pelabuhan Tanjung Harapan dan siap kembali ke perantauan usai merayakan Imlek dan Festival Perang Air di Selatpanjang. Foto : SM News

SABANGMERAUKE NEWS, Selatpanjang - Gelombang manusia dan deru mesin kapal berpadu menjadi satu irama di Pelabuhan Tanjung Harapan, Selatpanjang. Di bawah langit yang kadang terik, kadang berangin laut, ribuan orang datang dan pergi dalam suasana yang tak biasa. Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili tahun ini bukan sekadar perayaan etnis, melainkan momentum besar yang berkelindan dengan kemeriahan Festival Perang Air dan suasana Ramadan 1447 Hijriah.

Di dermaga itu, pelukan-pelukan hangat terjadi hampir setiap menit. Ada yang menenteng kardus oleh-oleh, ada yang mendorong koper besar, ada pula yang menggandeng anak kecil yang baru pertama kali menjejakkan kaki di kampung halaman orang tuanya. Mereka datang bukan sekadar mudik biasa. Mereka pulang untuk dua hal yang tak terpisahkan dari identitas kota ini yakni ingin merayakan Imlek bersama keluarga dan larut dalam riuh Festival Perang Air—tradisi Cian Cui yang hanya ada di Selatpanjang, satu-satunya di Indonesia.

Dalam hitungan hari, arus penumpang di Kabupaten Kepulauan Meranti melonjak tajam. Sepanjang periode H-7 hingga H+6 Imlek 2026, arus kedatangan tercatat mencapai 19.450 orang. Angka itu bukan sekadar statistik, melainkan potret nyata tingginya mobilitas masyarakat di wilayah kepulauan yang berbatasan langsung dengan Selat Malaka tersebut.

Pergerakan besar itu ditopang oleh 593 kunjungan kapal yang silih berganti bersandar di pelabuhan utama Tanjung Harapan. Kapal-kapal itu mengangkut pemudik, wisatawan, hingga warga yang kembali ke daerah perantauan setelah menikmati suasana kampung halaman.

Berdasarkan data resmi dari Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Kelas IV Selatpanjang, lonjakan arus penumpang kali ini menjadi salah satu yang tertinggi dalam periode perayaan Imlek beberapa tahun terakhir.

Kepala KSOP Selatpanjang, Derita Adi Prasetyo, melalui Petugas Lalu Lintas Angkutan Laut dan Kepelabuhan, Ade Kurniawan, menjelaskan bahwa peningkatan arus penumpang sudah diprediksi sejak awal.

“Perayaan Imlek tahun ini berdekatan dengan Festival Perang Air dan Ramadan. Banyak masyarakat melakukan perjalanan untuk berkumpul bersama keluarga maupun menghadiri rangkaian kegiatan, sehingga terjadi peningkatan signifikan pada arus penumpang,” ujar Ade, Selasa (24/2/2026).

Ia memaparkan, puncak arus kedatangan terjadi pada 15 Februari 2026 atau H-2 Imlek, dengan jumlah penumpang mencapai 4.076 orang dalam sehari. Angka tersebut meningkat 30,52 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Sementara itu, arus balik tertinggi tercatat pada 23 Februari 2026 (H+6) dengan total 4.410 penumpang, naik 0,80 persen dibandingkan 2025.

“Pergerakan arus balik sudah mulai terlihat sejak H+4 dan H+5. Namun secara umum seluruh kegiatan di pelabuhan berjalan lancar dan terkendali,” tambahnya.

Di tengah padatnya lalu lintas laut, koordinasi lintas sektor diperkuat. KSOP bersama operator kapal serta unsur TNI-Polri memastikan keselamatan pelayaran dan kenyamanan penumpang tetap terjaga. Pemeriksaan manifes, pengaturan jadwal sandar, hingga pengawasan keamanan dilakukan secara intensif selama periode puncak tersebut.

 

Bagi Selatpanjang, lonjakan ini lebih dari sekadar statistik tahunan. Ia menjadi cerminan betapa kuatnya ikatan emosional antara kampung halaman dan warganya di perantauan. Ia juga menjadi bukti bahwa tradisi, budaya, dan momentum keagamaan mampu menggerakkan ribuan orang melintasi laut demi sebuah perayaan.

“Tingginya mobilitas ini menjadi gambaran antusiasme masyarakat dalam merayakan Imlek, memeriahkan Festival Perang Air, dan menyambut Ramadan,” pungkas Ade.

Lonjakan penumpang yang memadati Pelabuhan Tanjung Harapan bukan sekadar angka statistik. Ia menjadi denyut awal bangkitnya ekonomi daerah. Sejak hari-hari pertama menjelang Imlek, geliat itu sudah terasa. Transportasi laut bergerak lebih sibuk dari biasanya, kapal datang dan pergi membawa ribuan orang yang rindu kampung halaman. Dari dermaga, denyut itu menjalar ke seluruh penjuru Kota Selatpanjang.

Penginapan mulai penuh. Rumah makan kebanjiran pelanggan. Pelaku UMKM menata ulang stok dagangan, bersiap menghadapi lonjakan permintaan yang datang hampir bersamaan dengan Festival Perang Air.

Riuh Imlek tak hanya terasa di jalanan yang padat dan dihiasi lampion merah. Sektor perhotelan ikut mengalami lonjakan luar biasa. Bahkan dua pekan sebelum puncak perayaan, kamar-kamar hotel di Selatpanjang telah habis dipesan.

Mulai dari Grand Meranti Hotel, Indo Baru Hotel, Red 9 Hotel, Furama Hotel, Lily Hotel, AKA Hotel, hingga Diva Hotel, seluruhnya penuh. Hotel kelas melati pun tak menyisakan kamar kosong. Kota kecil di tepian Selat Malaka itu seolah tak lagi memiliki ruang tersisa.

Ketua BPC PHRI Kepulauan Meranti, Raden Ulun Permadi Salis atau akrab disapa Uyung, mengungkapkan total kamar hotel dan penginapan yang tercatat di Kota Selatpanjang berjumlah 406 kamar dan seluruhnya telah terisi.

Fenomena ini bukan hal biasa. Ia menjadi gambaran konkret bagaimana sebuah perayaan budaya mampu menggerakkan ekonomi lokal secara masif.

Sejak awal perayaan, Kota Sagu benar-benar hidup. Jalan-jalan padat oleh kendaraan dan pejalan kaki. Becak motor hilir mudik tanpa henti. UMKM kebanjiran pembeli. Warung dan kafe tak pernah sepi dari tawa dan obrolan hangat. Tempat penyewaan sepeda motor kehabisan unit. Multiplier effect terasa nyata—bukan sekadar istilah ekonomi dalam buku teks.

Dengan jumlah orang yang masuk mencapai sekitar 19.000 orang, dan jika satu orang saja menghabiskan rata-rata tiga juta rupiah selama berada di Selatpanjang untuk hotel, makan, transportasi, belanja, dan hiburan—maka perputaran uang yang terjadi diperkirakan menyentuh angka sekitar Rp57 miliar. Roda ekonomi berputar cepat, menyentuh lapisan masyarakat paling bawah hingga pelaku usaha menengah. Dari pedagang kaki lima hingga pemilik hotel, semua merasakan dampaknya.

Di tengah fakta itu, tentu selalu ada suara-suara sumbang. Ada saja yang tak menyukai event tersebut, dengan alasan yang mungkin hanya dia sendiri yang tahu. Namun bagi masyarakat yang merasakan langsung manfaatnya, perayaan ini bukan sekadar pesta air atau pesta lampion. Ia adalah denyut nadi ekonomi, ruang temu lintas budaya, sekaligus jembatan emosional antara kampung halaman dan perantauan.

Mengaitkannya secara sempit dengan perbedaan keyakinan justru mengaburkan esensinya. Budaya memiliki jalannya sendiri—ia tumbuh dari sejarah panjang, akulturasi, dan kebersamaan. Di Selatpanjang, Imlek dan Festival Perang Air telah lama menjadi bagian dari wajah kota, menyatu dalam kehidupan masyarakatnya tanpa sekat.

 

Kini sejumlah diaspora Kepulauan Meranti telah kembali ke perantauan. Ketika kapal perlahan menjauh dari dermaga, sebagian warga masih berdiri melambaikan tangan. Kota Sagu mulai kembali ke ritme biasanya. Lampion-lampion mulai redup, jalanan tak lagi sepadat kemarin. Namun jejak perayaan itu masih terasa di kasir-kasir yang sempat penuh, di penginapan yang baru saja kosong, dan di hati mereka yang pergi dengan janji akan kembali.

Selatpanjang mungkin kembali sunyi untuk sementara. Tapi semua tahu, tahun depan koper-koper besar itu akan kembali berdatangan. Dan kota kecil di tepian Selat Malaka ini akan kembali bersinar dalam cahaya Imlek dan percikan air Cian Cui yang selalu dinanti.

Bupati Kepulauan Meranti, Asmar, menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya atas tingginya antusiasme warga Tionghoa asal Selatpanjang yang pulang kampung untuk merayakan Imlek dan Festival Perang Air tahun ini.

Menurutnya, kepulangan ribuan diaspora tersebut bukan hanya menjadi momentum silaturahmi dan pelestarian budaya, tetapi juga membawa dampak ekonomi yang sangat signifikan bagi daerah.

“Kami sangat bersyukur dan bangga melihat begitu banyak warga Tionghoa asal Meranti yang kembali ke kampung halaman. Ini menunjukkan bahwa ikatan emosional mereka dengan daerah ini sangat kuat. Mereka tidak melupakan tanah kelahiran,” ujar Asmar.

Ia menegaskan, lonjakan kunjungan yang mencapai puluhan ribu orang telah menggerakkan hampir seluruh sektor ekonomi masyarakat, mulai dari transportasi laut, perhotelan, rumah makan, UMKM, hingga jasa transportasi darat.

“Perputaran uang yang terjadi sangat besar. Hotel penuh, penginapan penuh, UMKM laris, becak dan rental motor bekerja tanpa henti. Ini bukti nyata bahwa event budaya mampu menjadi instrumen penggerak ekonomi daerah,” tegasnya.

Asmar juga menilai, perayaan Imlek dan Festival Perang Air di Selatpanjang bukan sekadar agenda seremonial tahunan, tetapi telah berkembang menjadi kekuatan ekonomi berbasis budaya yang harus terus dijaga dan ditingkatkan kualitasnya.

“Ini bukan hanya soal perayaan, tetapi soal keberlanjutan ekonomi masyarakat. Pemerintah daerah berkomitmen untuk terus mendukung event-event budaya seperti ini agar dampaknya semakin luas dan dirasakan langsung oleh masyarakat kecil,” ungkapnya.

Ia berharap, ke depan perayaan tersebut dapat dikemas lebih baik lagi sehingga mampu menarik lebih banyak wisatawan nusantara maupun mancanegara, sekaligus memperkuat posisi Kepulauan Meranti sebagai daerah perbatasan yang hidup, inklusif, dan berdaya saing.

“Kita ingin Meranti dikenal bukan hanya sebagai daerah kepulauan, tetapi sebagai daerah yang kuat secara budaya, solid secara sosial, dan tumbuh secara ekonomi,” pungkas Asmar. (R-03)

Editor: Ali Imran
Tags :Tahun Baru Imlek 2577 KongziliTahun baru imlek di selatpanjangKabupaten Kepulauan MerantiSabangme

BERITA TERKAIT :

  • Komdis PSSI Jatuhkan Sanksi ke PSPS Pekanbaru: Laga Kandang Tanpa Penonton, Denda Rp 15 Juta

    Komdis PSSI Jatuhkan Sanksi ke PSPS Pekanbaru: Laga Kandang Tanpa Penonton, Denda Rp 15 Juta

    Sport •
    24/02/2026 ❘ 19:12 WIB
  • Menaker: BPJS Ketenagakerjaan Harus Cegah Kecelakaan Kerja, Bukan Sekadar Urus Klaim! 

    Menaker: BPJS Ketenagakerjaan Harus Cegah Kecelakaan Kerja, Bukan Sekadar Urus Klaim! 

    Nasional •
    24/02/2026 ❘ 18:28 WIB
  • Harga Emas Antam 24 Februari 2026 Naik Lagi, Sentuh Rp3.068.000 per Gram

    Harga Emas Antam 24 Februari 2026 Naik Lagi, Sentuh Rp3.068.000 per Gram

    Nasional •
    24/02/2026 ❘ 18:11 WIB
  • Perdagangan Karbon, Masyarakat Dapat Apa? 

    Perdagangan Karbon, Masyarakat Dapat Apa? 

    Opini •
    24/02/2026 ❘ 17:14 WIB
  • Turun Tipis, Kelapa Sawit Mitra Plasma Minggu Ini Dihargai Rp3.558 per Kg

    Turun Tipis, Kelapa Sawit Mitra Plasma Minggu Ini Dihargai Rp3.558 per Kg

    Riau •
    24/02/2026 ❘ 17:02 WIB
Idul adha lindawati HUT 60 tahun BRK syariah Lowongan kerja Novotel Terbaru

TERPOPULER

  • Hasil Audit Inspektorat Riau Terkait Bisnis Seragam Siswa SMA Negeri, 31 Sekolah Diperintahkan Kembalikan Rp 566 Juta ke Orangtua

    Hasil Audit Inspektorat Riau Terkait Bisnis Seragam Siswa SMA Negeri, 31 Sekolah Diperintahkan Kembalikan Rp 566 Juta ke Orangtua

    31/05/2026  ❘  15:10 WIB
  • Ini Daftar 22 PKS di Riau yang Dilaporkan Mentan ke Kapolri Diduga Mainkan Harga TBS Kelapa Sawit

    Ini Daftar 22 PKS di Riau yang Dilaporkan Mentan ke Kapolri Diduga Mainkan Harga TBS Kelapa Sawit

    10/06/2026  ❘  16:53 WIB
  • Pengadilan Dikepung Massa, SF Hariyanto Bersaksi di Sidang Panas Dugaan Korupsi Gubernur Abdul Wahid

    Pengadilan Dikepung Massa, SF Hariyanto Bersaksi di Sidang Panas Dugaan Korupsi Gubernur Abdul Wahid

    03/06/2026  ❘  10:05 WIB
  • Kejari Kepulauan Meranti Terus Dalami Kasus Dugaan Korupsi BUMD PT Bumi Meranti, Kerugian Negara Masih Dihitung 

    Kejari Kepulauan Meranti Terus Dalami Kasus Dugaan Korupsi BUMD PT Bumi Meranti, Kerugian Negara Masih Dihitung 

    29/05/2026  ❘  19:14 WIB
  • Kejagung Tahan Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana, Irjen Sony Sonjaya dan Mayjen Lodewyk Pusung! 

    Kejagung Tahan Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana, Irjen Sony Sonjaya dan Mayjen Lodewyk Pusung! 

    03/06/2026  ❘  17:47 WIB
Kempo Dojo AKRI cafe Idul adha dprd pekanbaru

    Follow Us

  • Copyright ©
    SabangMeraukeNEWS.com

    Berita

  • Daerah
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Umum

    Berita

  • Riau
  • Sport
  • Opini
  • Internasional
  • Advertorial
  • Indeks

    Halaman

  • Redaksi
  • Tentang
  • Pedoman
  • Disclaimer
  • Info Iklan
  • SOP Perlindungan Wartawan