BPK Datang ke Kepulauan Meranti, Muzamil Minta OPD Kooperatif
Wakil Bupati Kepulauan Meranti, Muzamil Baharudin, menyampaikan pesan tegas kepada seluruh jajaran organisasi perangkat daerah (OPD). Foto: SM News
SABANGMERAUKE NEWS, Riau - Suasana Aula Kantor Bupati Kepulauan Meranti, Rabu (18/2/2026), tampak lebih khidmat dari biasanya. Deretan kursi tersusun rapi, berhadapan dengan meja panjang tempat Tim Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Riau bersiap memulai tugasnya. Di momen itulah Wakil Bupati Kepulauan Meranti, Muzamil Baharudin, menyampaikan pesan tegas kepada seluruh jajaran organisasi perangkat daerah (OPD).
Ia meminta seluruh OPD bersikap kooperatif dan responsif dalam menghadapi pemeriksaan pendahuluan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025 yang dilakukan Tim BPK Perwakilan Provinsi Riau.
Menurut Muzamil, kehadiran auditor eksternal negara memiliki peran strategis dalam memastikan tata kelola keuangan daerah berjalan secara transparan, akuntabel, dan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan.
“Kehadiran auditor eksternal negara itu memiliki peran strategis dalam memastikan tata kelola keuangan daerah berjalan transparan, akuntabel, serta sesuai dengan ketentuan perundang-undangan,” tegasnya di hadapan para kepala OPD.
Ia menekankan, pemeriksaan BPK bukan sekadar agenda rutin tahunan yang bersifat administratif. Lebih dari itu, audit merupakan momentum evaluasi menyeluruh bagi pemerintah daerah untuk melakukan pembenahan serta penyempurnaan sistem pengelolaan keuangan.
“Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti berkomitmen mendukung penuh seluruh proses pemeriksaan. Untuk itu, seluruh OPD diminta bersikap kooperatif dan responsif terhadap tim pemeriksa,” ujar Muzamil.
Dalam arahannya, ia menginstruksikan agar setiap OPD segera menindaklanjuti setiap permintaan data dari tim auditor. Dokumen harus disiapkan secara lengkap, akurat, dan tepat waktu. Jika ditemukan permasalahan selama proses audit, OPD diminta aktif berkomunikasi dan melakukan klarifikasi secara terbuka.
Tak hanya itu, koordinasi dengan Inspektorat Daerah juga harus diperkuat guna memastikan seluruh proses pemeriksaan berjalan lancar dan sesuai prosedur.
Bagi Muzamil, pemeriksaan BPK adalah tolok ukur sekaligus cermin bagi pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas tata kelola keuangan. Ia menilai proses ini sebagai kesempatan berharga untuk memperbaiki kelemahan di masa lalu serta memperkuat prinsip good governance.
“Kehadiran BPK merupakan tolok ukur bagi kami dalam meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan daerah. Pemeriksaan ini adalah kesempatan memperbaiki kelemahan masa lalu dan memperkuat tata kelola pemerintahan yang baik,” tegasnya kembali.
Melalui pemeriksaan tersebut, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti berharap terbangun sinergi yang semakin kuat dengan BPK RI dalam mewujudkan pemerintahan yang bersih, berwibawa, serta mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Atas nama Pemkab Kepulauan Meranti, kami mengucapkan selamat datang kepada Tim BPK,” ucap Muzamil, menutup sambutannya dengan harapan agar proses audit berjalan lancar dan membawa perbaikan nyata bagi daerah. (R-01)

