Saat Patroli Berbuah Empati, Kapolsek Merbau Hadir di Tengah Warga : Rogoh Saku Belikan Peralatan Olahraga
Untuk memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) tetap kondusif, Kapolsek Merbau, AKP Jimmy Andre, S.H., M.H., bersama personelnya rutin melakukan patroli ke desa-desa di wilayah hukumnya. Foto: SM News
SABANGMERAUKE NEWS, Riau - Untuk memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) tetap kondusif, Kapolsek Merbau, AKP Jimmy Andre, S.H., M.H., bersama personelnya rutin melakukan patroli ke desa-desa di wilayah hukumnya. Patroli itu bukan sekadar kewajiban dinas, tetapi juga menjadi ruang untuk menyapa, mendengar, dan merasakan denyut kehidupan masyarakat secara langsung.
Wilayah hukum Polsek Merbau tergolong luas, mencapai sekitar 1.109 kilometer persegi. Area ini meliputi dua kecamatan, yakni Kecamatan Merbau dan Kecamatan Tasik Putripuyu, dengan total 15 desa yang berada dalam wilayah administratif Kabupaten Kepulauan Meranti. Luasnya wilayah tersebut membuat AKP Jimmy kerap bersentuhan langsung dengan beragam latar belakang sosial dan aktivitas warga setiap harinya.
Dalam rutinitas patroli itu, AKP Jimmy tak jarang menemui kisah-kisah sederhana namun sarat makna. Suatu sore, ketika melintasi Desa Mayang Sari, Kecamatan Merbau, pandangannya tertuju pada sekelompok pemuda dan ibu-ibu yang tampak tengah berolahraga voli. Usai menyelesaikan pekerjaan rumah tangga, mereka memanfaatkan waktu sore untuk berlatih dan melepas penat bersama.
AKP Jimmy pun singgah. Ia mendekat, menyapa, dan bersilaturahmi dengan warga setempat. Kehadirannya bukan untuk mencari keluhan, melainkan membangun kedekatan dan memperkuat kemitraan antara kepolisian dan masyarakat, sebagai bagian dari upaya menjaga Kamtibmas tetap aman dan kondusif.
Namun, saat berada lebih dekat, Kapolsek melihat sesuatu yang mengusik perasaannya. Sarana olahraga yang digunakan warga ternyata jauh dari kata layak. Jaring net voli terlihat robek di beberapa bagian, sementara bola yang digunakan sudah koyak dan disumbat dengan plastik agar masih bisa dipakai.
Bola yang sudah koyak dan disumbat plastik itu agar masih bisa dipantulkan. Namun di balik segala keterbatasan itu, tawa para pemuda dan ibu-ibu yang baru selesai dengan urusan rumah tangga tetap terdengar. Di sanalah semangat kebersamaan tumbuh, sederhana, apa adanya.
Meski dalam keterbatasan, semangat warga tak surut. Tanpa banyak pilihan, peralatan seadanya itu tetap mereka gunakan untuk berlatih setiap hari. Bagi mereka, olahraga bukan hanya soal fasilitas, tetapi juga kebersamaan dan semangat hidup sehat.
Yang ia lihat bukan keluhan, melainkan keteguhan. Namun hatinya tergerak saat menyadari bahwa peralatan olahraga yang digunakan sudah jauh dari kata layak. Net yang robek dan bola yang nyaris tak berbentuk lagi tetap dipakai setiap hari, seolah menjadi simbol bahwa keterbatasan tak pernah mematahkan semangat.
Tanpa banyak kata, AKP Jimmy mengambil keputusan kecil dengan dampak besar. Ia membeli peralatan olahraga baru menggunakan uang pribadinya. Bukan sebagai kewajiban dinas, melainkan panggilan nurani.
Tindakan itu menjadi bukti bahwa kehadiran polisi di tengah masyarakat tidak selalu tentang penegakan hukum semata, tetapi juga tentang empati dan kepedulian. Dari sebuah patroli rutin, lahirlah kisah kecil yang memperkuat kepercayaan dan kedekatan antara aparat kepolisian dan masyarakat di pelosok Kepulauan Meranti.
Apa yang dilakukan Kapolsek Merbau, AKP Jimmy Andre dengan membantu menyediakan peralatan olahraga bagi masyarakat menjadi gambaran nyata pendekatan humanis kepolisian dalam membangun kedekatan dan sinergi bersama warga. Langkah sederhana tersebut bukan sekadar bentuk kepedulian, tetapi juga bagian dari upaya membina generasi muda agar terhindar dari berbagai aktivitas negatif.
AKP Jimmy menjelaskan, bantuan peralatan olahraga itu berawal dari kepeduliannya saat melihat kondisi sarana yang sudah tidak layak digunakan. Menurutnya, dukungan terhadap kegiatan positif masyarakat, khususnya kalangan pemuda, merupakan bagian dari komitmen Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban dari akar rumput.
“Bantuan alat olahraga ini sebenarnya tidak direncanakan. Saya melihat langsung peralatan yang digunakan sudah tidak layak. Selain itu, ini adalah wujud komitmen kami dalam mendukung kegiatan-kegiatan positif yang dapat menjauhkan para pemuda dan masyarakat dari hal-hal negatif,” ujar AKP Jimmy.
Lebih jauh, Kapolsek menegaskan bahwa kegiatan tersebut bukan hanya sebatas pemberian bantuan fisik. Ia memandangnya sebagai investasi jangka panjang dalam pembinaan karakter, mental, dan kebersamaan generasi muda. Dalam konteks itu, peran Bhabinkamtibmas dinilai sangat strategis sebagai garda terdepan Polri di tingkat desa untuk menjalin komunikasi dan kemitraan yang erat dengan masyarakat.
“Dengan adanya komunikasi dan sinergi yang kuat, kami berharap para pemuda juga dapat menjadi mitra Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing,” tuturnya.
Dalam kesempatan tersebut, AKP Jimmy juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada para pemuda dan masyarakat yang selama ini telah berperan aktif menjaga situasi Kamtibmas melalui berbagai kegiatan positif di lingkungan tempat tinggal mereka. Ia mengimbau agar generasi muda senantiasa menjaga diri, meningkatkan kewaspadaan, serta menjauhi hal-hal negatif yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban.
Tak lupa, ia mengingatkan masyarakat agar tidak ragu melaporkan apabila menemukan potensi gangguan Kamtibmas, baik melalui layanan Call Center kepolisian maupun dengan menghubungi langsung Bhabinkamtibmas setempat.
Kunjungan dan perhatian tersebut disambut hangat oleh para pemuda dan masyarakat Desa Mayang Sari. Mereka menyampaikan rasa terima kasih atas bantuan dan pesan-pesan Kamtibmas yang diberikan, serta menyatakan komitmen untuk terus bersinergi mendukung pihak kepolisian dalam menjaga keamanan lingkungan secara bersama-sama.
Sementara itu, Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Aldi Alfa Faroqi, memberikan apresiasi atas kegiatan yang dilakukan jajaran Polsek Merbau. Menurutnya, langkah tersebut mencerminkan pentingnya peran Polsek dan Bhabinkamtibmas sebagai ujung tombak Polri yang hadir langsung di tengah masyarakat.
“Apa yang dilakukan Polsek Merbau merupakan contoh kecil dari peran Bhabinkamtibmas di jajaran kepolisian. Ini menjadi cerminan nyata bahwa Polri hadir tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai sahabat, pengayom, dan pelayan masyarakat yang bersentuhan langsung dengan warga,” ungkap AKBP Aldi.
Lebih lanjut, AKBP Aldi menegaskan bahwa dengan pengabdian yang tulus dan ikhlas, Polri terus berupaya membangun kepercayaan publik serta menumbuhkan kesadaran kolektif masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman, damai, dan harmonis di setiap wilayah binaan.
“Polri akan terus berkomitmen hadir di tengah masyarakat, mendengarkan keluhan warga, serta memberikan solusi terbaik demi mewujudkan dan memelihara situasi Kamtibmas yang senantiasa kondusif,” pungkasnya. (R-01)

