Waka DPRD Pekanbaru Tengku Azwendi Optimis Manajemen Talenta Ciptakan Regenerasi Pejabat yang Mumpuni Layani Rakyat
Wakil Ketua DPRD Pekanbaru, Tengku Azwendi Fajri SE MM. Foto : Istimewa
SABANGMERAUKE NEWS, Pekanbaru - Wakil Ketua DPRD Kota Pekanbaru, Tengku Azwendi Fajri SE, MM menilai penerapan Manajemen Talenta ASN akan melahirkan generasi pejabat maupun pemimpin berkualitas di lingkungan Pemerintahan Kota Pekanbaru. Diharapkan, para pemimpin OPD mampu memberikan inovasi dan kreativitas dalam pelayanan kepada masyarakat.
"Akan muncul para calon pimpinan atau pejabat yang kompeten dan unggul. Dan tentu saja seluruhnya harus berorientasi pada pelayanan kepada rakyat secara efektif, cepat dan terukur," kata Tengku Azwendi Fajri, Kamis (29/1/2026).
Azwendi menyampaikan apresiasi atas telah disetujuinya penerapan Manajemen Talenta ASN oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN) lewat Keputusan Kepala BKN Nomor 68 Tahun 2026 tentang Persetujuan Penerapan Manajemen Talenta di Lingkungan Pemerintah Kota Pekanbaru.
Azwendi menilai, penerapan Manajemen Talenta akan menjadikan sistem penempatan pejabat lebih transparan dan sesuai dengan kemampuan ASN. Langkah ini merupakan percepatan dari reformasi birokrasi serta penguatan sistem merit berdasarkan kompetensi dan kinerja ASN.
“Maka itu pejabat yang menempati posisi jabatan, benar-benar memiliki kemampuan sesuai bidang, dan kompetensinya,” kata Ketua DPC Partai Demokrat Kota Pekanbaru ini.
Ia menegaskan, penerapan manajemen Talenta ASN merupakan terobosan baru Walikota Pekanbaru di bawah kepemimpinan Agung Nugroho.
“DPRD memberikan apresiasi, seraya berharap penerapannya Manajemen Talenta ASN bisa berjalan sempurna. Kita optimis dengan kemampuan dan komitmen Wali Kota Pekanbaru dsn meyakini akan terealisasi dan menghasilkan yang terbaik,” tuturnya.
Sebelumnya, Gubernur Riau, SF Haryanto mengapresiasi program penerapan manajemen talenta oleh Walikota Pekanbaru, Agung Nugroho. Menurutnya, langkah yang diambil Agung bisa menjadi panutan atau contoh dalam menerapkan manajemen di pemerintahan di berbagai daerah di Provinsi Riau.
“Kami memberikan apresiasi kepada Pemko Pekanbaru atas persetujuan penerapan manajemen talenta ini. Semoga Pekanbaru di bawah kepemimpinan Pak Walikota Agung Nugroho bisa meningkat lagi dan bisa menjadi contoh bagi kabupaten kota lainnya,” katanya.
Ia menekankan pentingnya prinsip objektif, terencana, terbuka, tepat waktu, akuntabel, serta terbebas dari intervensi politik dan praktik korupsi, kolusi, serta nepotisme.
Dalam proses pelaksanaan pengisian jabatan melalui manajemen talenta, Pemerintah Kota Pekanbaru tetap berkoordinasi dengan Badan Kepegawaian Negara.
“Pemerintah Provinsi Riau juga akan segera menerapkan manajemen talenta. Saat ini, usulan penerapan manajemen talenta Pemprov Riau juga telah disampaikan dan di proses pleh BKN,” jelasnya.
“Kita berharap langka Pemko Pekanbaru juga dapat diikuti oleh Pemerintah Kabupaten Kota se-Riau lainnya. Sebab di Riau, baru Pemko Pekanbaru yang sudah mendapat persetujuan penerapan manajemen talenta dari BKN,” tutupnya. (R-04)

