Peduli Korban Banjir Sumatera, SPPBR Galang dan Salurkan Bantuan ke Sumut dan Aceh
Serikat Pekerja Pertamina Blok Rokan (SPPBR) menyalurkan bantuan langsung ke lokasi banjir di Aceh Tamiang dan Tapanuli Selatan, Sumut. Foto: Istimewa
SABANGMERAUKE NEWS, Riau - Serikat Pekerja Pertamina Blok Rokan (SPPBR) menunjukkan solidaritas yang konkret terhadap korban banjir Sumatera, khususnya yang berada di Tapanuli Selatan, Sumut dan Aceh Tamiang. Tak hanya concern pada isu hubungan industrial di Blok Rokan, namun SPPBR tetap memberikan perhatian pada agenda kemanusiaan dan sosial di tengah datangnya bencana.
Lewat aksi sosialnya, SPPBR berhasil melakukan penggalangan dana dan bantuan senilai Rp 30 juta, dan sebesar Rp 170 juta dilakukan bekerja sama dengan Lembaga Amil Zakat (LAZ) Ibadurrahman Duri. Total bantuan mencapai Rp 200 juta. Gerakan ini dimotori oleh pengurus SPPBR, yakni Muhamad Taufik Syaefudin dan Mega Sari di bawah arahan Ketua Umum SPPBR Dimas Aditya Putra dan Wakil Ketua Umum SPPBR, Syafrizal.

Ketua Umum SPPBR Dimas Aditya Putra menerangkan, solidaritas untuk korban bencana Sumatera muncul dari rasa keprihatinan dan semangat persaudaraan sebagai sesama anak bangsa. Itu sebabnya, muncul inisiatif untuk menggalang dukungan baik dalam bentuk dana maupun barang.
"SPPBR langsung mengaktifkan perangkat organisasi dalam melakukan penggalangan bantuan, baik dari anggota maupun mitra-mitra eksternal," kata Dimas Aditya Putra, Minggu (21/12/2025).
Tak hanya berhenti pada upaya penggalangan bantuan, namun SPPBR juga langsung turun menyalurkannya secara langsung ke Tamiang Aceh yang diwakili oleh Fariz Noviander Nasution pada hari Rabu tanggal 17 Desember 2025 lalu. Tim mengantarkan bantuan sembako dan obat-obatan ke lokasi bencana.

Selain itu, sebagian bantuan juga dititipkan penyalurannya melalui Lembaga Amil Zakat (LAZ) Ibadurrahman Duri bersama dengan komunitas lain yang berada di Duri yang diwakili oleh Dimas Pungky Pradana selaku Bendahara Umum SPPBR. Bantuan lewat LAZ dan komunitas telah disalurkan Pada Minggu (21/12/2025) hari ini ke Tapanuli Selatan dan ke Tamiang Aceh.
"Penggalangan dan penyaluran bantuan ini merupakan wujud solidaritas nyata dari SPPBR sebagai serikat yang tidak hanya mampu mengurusi masalah hubungan industrial di internal PHR saja, namun juga memberikan manfaat bagi saudara sebangsa setanah air yang membutuhkan terdampak bencana," kata Dimas.

SPPBR kata Dimas, menyampaikan apresiasi kepada segenap donatur dan partisipan yang telah memberikan dukungan, baik dalam bentuk materi, fasilitas maupun moril.
"Di saat krisis lingkungan saat ini, SPPBR mengutamakan persatuan dan kepedulian terhadap sesama, tanpa membedakan suku, ras dan agama. Karena kita semua bersaudara," tuturnya.

Ia berharap, bantuan yang diberikan dan telah disalurkan bisa meringankan beban para korban. Mengingat dampak bencana yang sangat masif, memicu kerusakan infrastruktur, terputusnya jalan, hingga rusaknya sarana ibadah memerlukan penanganan yang cepat dan terpadu.
"Keluarga besar SPPBR ikut merasakan penderitaan saudara-saudara kita yang terdampak bencana alam di Sumatera," katanya.
Ke depan, SPPBR akan tetap terlibat dalam kegiatan sosial kemanusiaan. Rasa saling sepenanggungan merupakan salah satu prinsip dasar yang dipegang teguh oleh SPPBR.
"Organisasi SPPBR bisa digerakkan sebagai kekuatan sosial kemanusiaan, baik dalam melakukan penggalangan bantuan, maupun langsung menyalurkannya ke lokasi bencana," pungkas Dimas. (R-03)

