Resensi Buku: Al-Bidayah Wan Nihayah
Buku sejarah Al-Bidayah Wan Nihayah karya Ibnu Katsir. Foto: Istimewa
Penulis: Ilham Muhammad Yasir*
SABANGMERAUKE NEWS - Buku sejarah Al-Bidayah Wan Nihayah karya Ibnu Katsir adalah karya monumental dalam dunia sejarah Islam. Buku-bukunya yang terdiri dari 12 jilid menyajikan sejarah umat manusia sejak penciptaan hingga masa kekhalifahan, dengan penekanan pada sejarah Islam yang sangat mendalam. Resensi buku kali ini fokus kepada masa Khulafa'ur Rasyidin.
Dalam penulisannya, Ibnu Katsir yang nama lengkapnya Ismail bin Umar bin Katsir menggunakan metode yang ketat dalam memilih sumber-sumber yang sahih, memastikan bahwa hanya riwayat yang dapat dipertanggungjawabkan yang disertakan.
Sejak awal buku ini, pembaca dibawa untuk memahami kisah-kisah besar dalam sejarah Islam, terutama peristiwa-peristiwa penting yang terjadi selama masa pemerintahan _Khulafa'ur Rasyidin._ [sahabat dan 4 Khalifah sesudah Rasulullah wafat].
Penulis sangat memperhatikan validitas setiap informasi yang disampaikan, mengutamakan Al-Qur'an, hadits sahih, dan riwayat para sahabat sebagai sumber utama.
Ibnu Katsir tidak hanya menulis sejarah, tetapi juga memberikan tafsiran terhadap berbagai peristiwa besar, seperti peristiwa besar dalam sejarah kekhalifahan dan perjuangan para sahabat.
Penulisannya menggambarkan bagaimana sahabat-sahabat Rasulullah SAW menjadi contoh keteladanan dalam berjuang untuk Islam. Karya ini juga menunjukkan kritikan terhadap riwayat-riwayat yang tidak sesuai dengan ajaran Islam yang sahih.
Meskipun gaya penulisannya sangat komprehensif dan terperinci, namun buku ini seringkali terasa panjang. Oleh karena itu, penyuntingan Dr. Muhammad bin Shamil as-Sulami memberikan ringkasan buku setebal 476 halaman yang sangat membantu agar tema-tema besar, seperti _Khulafa'ur Rasyidin,_ lebih mudah dipahami oleh pembaca masa kini.
Secara keseluruhan, Al-Bidayah Wan Nihayah adalah karya yang sangat penting dalam memahami sejarah Islam, memberikan wawasan yang mendalam mengenai perjalanan umat Islam, kehidupan para sahabat, dan peristiwa-peristiwa utama yang membentuk peradaban Islam. (R-02)
*Penulis adalah jurnalis lepas dan penikmat kajian-kajian filsafat dan sejarah peradaban Islam tinggal di Pekanbaru

