SabangMeraukeNEWS.com

  • Daerah
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Umum
  • Riau
  • Sport
  • Opini
  • Internasional
  • Advertorial
  • Indeks

  • Redaksi
  • Tentang
  • Pedoman
  • Disclaimer
  • Info Iklan
  • SOP Perlindungan Wartawan

    https://sabangmeraukenews.com

Copyright ©
sabangmeraukeNEWS.com
All rights reserved

https://sabangmeraukenews.com

  • Daerah
    • PAD Pekanbaru Tembus Rp1,3 Triliun, Pertumbuhan Ekonomi Sentuh 8 Persen

      PAD Pekanbaru Tembus Rp1,3 Triliun, Pertumbuhan Ekonomi Sentuh 8 Persen

      16/07/2026  ❘  18:27 WIB
    • Ribut-ribut 2 Anggota DPRD Riau Kader Golkar, Berujung Baku Pukul Antar Pendukung

      Ribut-ribut 2 Anggota DPRD Riau Kader Golkar, Berujung Baku Pukul Antar Pendukung

      16/07/2026  ❘  17:11 WIB
    • BPBD Inhil Bergerak Cepat, Bantuan Logistik Tiba Usai Abrasi Porak-porandakan Permukiman

      BPBD Inhil Bergerak Cepat, Bantuan Logistik Tiba Usai Abrasi Porak-porandakan Permukiman

      16/07/2026  ❘  10:11 WIB
    • Mau Jemput SK PNS, Pegawai Kantor BPN Tewas Usai Kencan dengan 2 Cewek Michat

      Mau Jemput SK PNS, Pegawai Kantor BPN Tewas Usai Kencan dengan 2 Cewek Michat

      16/07/2026  ❘  07:41 WIB
  • Nasional
    • Gudang Pusat Amunisi TNI AD di Madiun Meledak, Korban Dievakuasi ke RSUD Caruban

      Gudang Pusat Amunisi TNI AD di Madiun Meledak, Korban Dievakuasi ke RSUD Caruban

      16/07/2026  ❘  20:01 WIB
    • MBG Bakal Berubah, BGN Ungkap Siswa Desil 8-10 Berpotensi Dicoret dari Daftar Penerima

      MBG Bakal Berubah, BGN Ungkap Siswa Desil 8-10 Berpotensi Dicoret dari Daftar Penerima

      16/07/2026  ❘  19:20 WIB
    • Aliansi Masyarakat Adat Desak Evaluasi Rekrutmen Taruna Akpol Panda NTT

      Aliansi Masyarakat Adat Desak Evaluasi Rekrutmen Taruna Akpol Panda NTT

      16/07/2026  ❘  19:05 WIB
    • Kabar Baik untuk Kantin Sekolah, Prabowo Buka Kesempatan Terlibat di MBG

      Kabar Baik untuk Kantin Sekolah, Prabowo Buka Kesempatan Terlibat di MBG

      16/07/2026  ❘  12:00 WIB
  • Ekonomi
    • Inflasi AS Mereda, IHSG Melompat Tembus 6.100 Poin

      Inflasi AS Mereda, IHSG Melompat Tembus 6.100 Poin

      16/07/2026  ❘  18:46 WIB
    • Workshop BRK Syariah Beri Nilai Tambah bagi UMKM, Nasabah Kini Lebih Siap Mengakses Pembiayaan

      Workshop BRK Syariah Beri Nilai Tambah bagi UMKM, Nasabah Kini Lebih Siap Mengakses Pembiayaan

      16/07/2026  ❘  14:51 WIB
    • BRK Syariah Perkuat Kapasitas UMKM Lewat Workshop Akselerasi Pembiayaan Bersama BI dan OJK

      BRK Syariah Perkuat Kapasitas UMKM Lewat Workshop Akselerasi Pembiayaan Bersama BI dan OJK

      16/07/2026  ❘  14:04 WIB
    • Update Harga Emas Perhiasan 16 Juli 2026: Raja Emas Turun, Laku Emas dan Hartadinata Masih Bertahan

      Update Harga Emas Perhiasan 16 Juli 2026: Raja Emas Turun, Laku Emas dan Hartadinata Masih Bertahan

      16/07/2026  ❘  11:48 WIB
  • Politik
    • KPK Tetapkan Bupati Sukoharjo Tersangka, PDIP Tegaskan OTT Langsung Dipecat

      KPK Tetapkan Bupati Sukoharjo Tersangka, PDIP Tegaskan OTT Langsung Dipecat

      12/07/2026  ❘  13:39 WIB
    • PDIP Sebut Diri Partai Penyeimbang, PSI Minta Penjelasan Terbuka untuk Publik

      PDIP Sebut Diri Partai Penyeimbang, PSI Minta Penjelasan Terbuka untuk Publik

      10/07/2026  ❘  09:35 WIB
    • Gerindra Menghormati Keputusan PDIP Menjadi Partai Penyeimbang Pemerintahan Prabowo

      Gerindra Menghormati Keputusan PDIP Menjadi Partai Penyeimbang Pemerintahan Prabowo

      10/07/2026  ❘  09:20 WIB
    • Adu Sindiran PDIP dan PSI Memanas, Guntur Romli Ungkit Gagalnya PSI Masuk Parlemen

      Adu Sindiran PDIP dan PSI Memanas, Guntur Romli Ungkit Gagalnya PSI Masuk Parlemen

      05/07/2026  ❘  10:22 WIB
  • Hukrim
    • Geger! Polisi Gerebek Rumah Wanita di Kampar, Temukan 12 Paket Sabu, Suami Masuk Daftar Buronan

      Geger! Polisi Gerebek Rumah Wanita di Kampar, Temukan 12 Paket Sabu, Suami Masuk Daftar Buronan

      16/07/2026  ❘  16:46 WIB
    • Mahasiswa Unri Khairiq Anhar Ungkap Alasan Edit Berita Presiden Buruh, Ditangkap Polisi di Bandara

      Mahasiswa Unri Khairiq Anhar Ungkap Alasan Edit Berita Presiden Buruh, Ditangkap Polisi di Bandara

      16/07/2026  ❘  15:24 WIB
    • Respon Aduan Warga, 48 Rakit Tambang Emas Ilegal di Sungai Kuantan Dimusnahkan

      Respon Aduan Warga, 48 Rakit Tambang Emas Ilegal di Sungai Kuantan Dimusnahkan

      16/07/2026  ❘  13:39 WIB
    • Cabuli 3 Anak Tiri, Pria Peranap Ini Ditangkap Polisi

      Cabuli 3 Anak Tiri, Pria Peranap Ini Ditangkap Polisi

      16/07/2026  ❘  10:13 WIB
  • Umum
    • Unri Butuh Sosok Rektor Enerjik yang Pro Keberlanjutan dan Selaras dengan Visi Asta Cita 

      Unri Butuh Sosok Rektor Enerjik yang Pro Keberlanjutan dan Selaras dengan Visi Asta Cita 

      16/07/2026  ❘  08:41 WIB
    • Masih Sering Kasih Sisa Makanan ke Kucing? Stop! 8 Jenis Makanan Ini Bisa Picu Keracunan

      Masih Sering Kasih Sisa Makanan ke Kucing? Stop! 8 Jenis Makanan Ini Bisa Picu Keracunan

      15/07/2026  ❘  20:41 WIB
    • Heboh Skandal Bisnis Seragam Siswa SMA Negeri se-Riau, Kapan Pemainnya Kena Sidang Displin? 

      Heboh Skandal Bisnis Seragam Siswa SMA Negeri se-Riau, Kapan Pemainnya Kena Sidang Displin? 

      14/07/2026  ❘  12:03 WIB
    • Rutin Minum Air Kayu Manis, Benarkah Berat Badan Lebih Cepat Turun? Ini Penjelasannya

      Rutin Minum Air Kayu Manis, Benarkah Berat Badan Lebih Cepat Turun? Ini Penjelasannya

      14/07/2026  ❘  10:26 WIB
  • Riau
    • Pemkab Kepulauan Meranti Monitor Progres Pengaman Pantai Kedabu Rapat, Proyek Strategis Nasional Capai 63 Meter

      Pemkab Kepulauan Meranti Monitor Progres Pengaman Pantai Kedabu Rapat, Proyek Strategis Nasional Capai 63 Meter

      16/07/2026  ❘  20:18 WIB
    • Deteksi Penyakit Sejak Dini, Pemprov Riau dan Pemko Pekanbaru Bergerak Serentak Gelar Cek Kesehatan Gratis

      Deteksi Penyakit Sejak Dini, Pemprov Riau dan Pemko Pekanbaru Bergerak Serentak Gelar Cek Kesehatan Gratis

      16/07/2026  ❘  19:13 WIB
    • Kecelakaan Tol Trans Sumatera Turun, Korban Tewas Justru Melonjak, Hutama Karya Ungkap Penyebabnya

      Kecelakaan Tol Trans Sumatera Turun, Korban Tewas Justru Melonjak, Hutama Karya Ungkap Penyebabnya

      16/07/2026  ❘  18:13 WIB
    • Atasi Banjir, Proyek Drainase Raksasa 1,2 Km di Jalan Dharma Bakti Dikebut Hingga Akhir Tahun

      Atasi Banjir, Proyek Drainase Raksasa 1,2 Km di Jalan Dharma Bakti Dikebut Hingga Akhir Tahun

      16/07/2026  ❘  16:37 WIB
  • Sport
    • Buka Rakerprov KONI, Pemprov Riau Minta Persiapan PON Dimulai dari Sekarang

      Buka Rakerprov KONI, Pemprov Riau Minta Persiapan PON Dimulai dari Sekarang

      16/07/2026  ❘  19:07 WIB
    • Usai Bungkam Inggris, Argentina Terancam Hukuman FIFA Gara-Gara Spanduk Falkland

      Usai Bungkam Inggris, Argentina Terancam Hukuman FIFA Gara-Gara Spanduk Falkland

      16/07/2026  ❘  09:21 WIB
    • Dua Assist Lionel Messi Bawa Argentina Tembus Final Piala Dunia 2026

      Dua Assist Lionel Messi Bawa Argentina Tembus Final Piala Dunia 2026

      16/07/2026  ❘  05:31 WIB
    • Prancis Dipermalukan Spanyol di Semifinal Piala Dunia 2026, Mbappe Ungkap Penyebabnya

      Prancis Dipermalukan Spanyol di Semifinal Piala Dunia 2026, Mbappe Ungkap Penyebabnya

      15/07/2026  ❘  13:34 WIB
  • Opini
    • Catatan Kritis tentang Masa Depan Cagar Biosfer Giam Siak Kecil Bukit Batu

      Catatan Kritis tentang Masa Depan Cagar Biosfer Giam Siak Kecil Bukit Batu

      14/07/2026  ❘  13:51 WIB
    • Republik Amplop

      Republik Amplop

      13/07/2026  ❘  13:17 WIB
    • Terjebak Paradigma Daratan: Anggota DPR-DPD Dapil Riau Harus Kepung Pansus Demi Kepulauan Meranti

      Terjebak Paradigma Daratan: Anggota DPR-DPD Dapil Riau Harus Kepung Pansus Demi Kepulauan Meranti

      13/07/2026  ❘  12:14 WIB
    • Luka Lama yang Kembali Terbuka

      Luka Lama yang Kembali Terbuka

      07/07/2026  ❘  12:25 WIB
  • Internasional
    • Jepang Dilanda Gelombang Panas Ekstrem, Ribuan Warga Tumbang dan Tujuh Orang Meninggal

      Jepang Dilanda Gelombang Panas Ekstrem, Ribuan Warga Tumbang dan Tujuh Orang Meninggal

      16/07/2026  ❘  09:05 WIB
    • Gempuran 90 Menit AS, Fasilitas Rudal Iran di Pulau Tunb Besar Hancur Lebur

      Gempuran 90 Menit AS, Fasilitas Rudal Iran di Pulau Tunb Besar Hancur Lebur

      16/07/2026  ❘  07:10 WIB
    • Trump Batalkan Tarif 20 Persen Selat Hormuz, Pilih Investasi Jumbo Negara Teluk ke AS

      Trump Batalkan Tarif 20 Persen Selat Hormuz, Pilih Investasi Jumbo Negara Teluk ke AS

      15/07/2026  ❘  14:06 WIB
    • Suhu di Eropa di Atas 40 Derajat Celcius, Sudah 14 Ribu Jiwa Melayang

      Suhu di Eropa di Atas 40 Derajat Celcius, Sudah 14 Ribu Jiwa Melayang

      14/07/2026  ❘  23:25 WIB
  • lain
      -->
    • Advertorial
    • -->
    • Foto
    • Indeks
Bukan omon omon

Komisi I DPRD Kepulauan Meranti Tinjau Konsesi PT NSP, Minta Tuntaskan Kewajiban Tanaman Kehidupan untuk Masyarakat

16/11/2025  ❘  08:54 WIB • Advertorial
Bagikan :
Komisi I DPRD Kepulauan Meranti Tinjau Konsesi PT NSP, Minta Tuntaskan Kewajiban Tanaman Kehidupan untuk Masyarakat

Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti melakukan inspeksi langsung ke area tanaman kehidupan milik PT National Sago Prima (NSP), perusahaan pemegang izin Hutan Tanaman Industri (HTI) sagu seluas 21.620 hektare berdasarkan SK Kementerian Kehutanan No. 353/Menhut/II/2008. Foto: SM News

SABANGMERAUKE NEWS, Riau - Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti melakukan inspeksi langsung ke area tanaman kehidupan milik PT National Sago Prima (NSP), perusahaan pemegang izin Hutan Tanaman Industri (HTI) sagu seluas 21.620 hektare berdasarkan SK Kementerian Kehutanan No. 353/Menhut/II/2008.

Rombongan yang dipimpin Ketua Komisi I, H. Hatta, turut didampingi Ketua DPRD Meranti, H. Khalid Ali, serta anggota Komisi I lainnya seperti Tengku Zulkenedy, Noli Sugiharto, T. Mohd Nasir, H. Idris, dan Johnny.

Kunjungan ini dilakukan karena PT NSP kembali menjadi sorotan publik. Sejak 2009, perusahaan dianggap hanya menyampaikan janji—mulai dari program tanaman kehidupan, hingga penyerahan simbolis pada 2017—namun belum memberikan hasil nyata kepada masyarakat. Program CSR perusahaan juga dinilai tidak terarah dan belum menyentuh kebutuhan warga secara langsung. Masyarakat di Kecamatan Tebingtinggi Timur merasa telah menunggu terlalu lama, bahkan merasa dibohongi sepanjang belasan tahun.

"Kami hadir di tengah lahan ini untuk meninjau langsung area tanaman kehidupan untuk masyarakat Kecamatan Tebingtinggi Timur yang membawahi 10 desa. Lahan seluas 1.100 hektare ini ditanam oleh PT NSP pasca penanaman 2014 setelah terjadi kebakaran besar-besaran. Kami ingin melihat sejauh mana keseriusan PT NSP terhadap komitmen mereka kepada masyarakat," tegas Ketua Komisi I, H. Hatta.

DPRD berharap perusahaan tidak lagi mengulur waktu. Mereka meminta agar tanaman tersebut segera dapat dipanen sehingga hasilnya benar-benar dirasakan masyarakat.

Menurut Hatta, pihaknya melihat adanya perbaikan pasca kebakaran, termasuk penyisipan dan penanaman ulang. Jika digarap serius, kebun masyarakat ini diperkirakan dapat dipanen dalam waktu 5–6 tahun.

"Dalam hitungan kami, bila dikelola dengan baik, setiap desa yang mendapat alokasi 110 hektare akan merasakan manfaat yang luar biasa. Desa bisa mandiri dan membangun wilayahnya masing-masing dari hasil kebun ini," ujarnya.

Penelusuran dokumen menunjukkan bahwa kerja sama tersebut telah dirumuskan lebih dari satu dekade lalu dengan komitmen yang cukup besar untuk masyarakat setempat.

Kesepakatan itu tertuang dalam Perjanjian Bersama Nomor 522.3/HUTBUN/X/2012/880, yang ditandatangani pada 31 Oktober 2012 di Hotel Grand Meranti. Pihak PT NSP diwakili Direktur Utama waktu itu, Ahmad Hadi Fauzan, sementara masyarakat diwakili para kepala desa se-Kecamatan Tebing Tinggi Timur.

 

Penandatanganan juga menghadirkan unsur pemerintah daerah, mulai dari Bupati Kepulauan Meranti, BPD se-Kecamatan Tebing Tinggi Timur, Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan, Asisten I Bidang Pemerintahan, Kepala BLH, Staf Ahli Pemerintahan, anggota Komisi I DPRD, hingga Camat Tebing Tinggi Timur.

Dalam kesepakatan tersebut, PT NSP berkomitmen mengalokasikan 1.081 hektare tanaman kehidupan bagi masyarakat, yang kemudian direalisasikan seluas 1.100 hektare di dalam areal konsesi perusahaan. Tanaman yang dibangun adalah sagu, dengan seluruh biaya ditanggung perusahaan melalui pola kemitraan.

Selain itu, PT NSP juga menyepakati program pemberdayaan masyarakat/CSR di bidang pendidikan, keagamaan, kesehatan, dan bantuan sosial lainnya sesuai kemampuan perusahaan.

Adapun yang menjadi hal PT NSP diantaranya ; mendapatkan dukungan keamanan dan kelancaran operasional di Kecamatan Tebing Tinggi Timur, menjalankan kegiatan tanpa gangguan masyarakat.

Selanjutnya mendapatkan lahan dan akses untuk pembuatan koridor dan kanal jika berada di luar konsesi, perlindungan terhadap potensi kebakaran, pencurian, dan tindakan anarkis.

Sedangkan kewajibannya diantaranya memberikan prioritas pekerjaan kepada masyarakat lokal, membuka peluang usaha bagi warga sesuai kebutuhan perusahaan,
meminta mitra/kontraktor untuk memprioritaskan tenaga kerja tempatan.

Kemudian yang menjadi hak masyarakat,  mendapat alokasi tanaman kehidupan dan program CSR, mendapat jaminan keamanan dan ketenangan selama operasional perusahaan berlangsung.

Tetap bisa mencari nafkah tanpa mengganggu operasional perusahaan, seperti mengambil madu sialang, rotan, dan getah damar.

Sedangkan yang menjadi kewajiban masyarakat diantaranya menjaga keamanan operasional dan aset PT NSP,  mematuhi aturan yang berlaku di areal perusahaan, tidak melakukan pembakaran, penggarapan liar, atau penebangan di kawasan konsesi.

Sebelumnya kesepakatan tersebut ditindaklanjuti dengan Berita Acara Serah Terima Tanaman Kehidupan seluas 1.100 hektare pada 13 Juni 2017, ditandatangani di kantor DPRD Kepulauan Meranti.

 

Pihak PT NSP diwakili oleh Direktur Utama saat itu, Daniel K. Abraham, sementara masyarakat diwakili Bupati Kepulauan Meranti dan turut disaksikan Ketua DPRD, seluruh kepala desa se-Tebing Tinggi Timur, dan Camat setempat.

selanjutnya ketegangan antara masyarakat Kecamatan Tebingtinggi Timur dan PT NSP kembali mengemuka. Camat Tebingtinggi Timur, Mazlin, bersama seluruh kepala desa, resmi menyurati DPRD Kepulauan Meranti untuk meminta lembaga legislatif memfasilitasi pertanggungjawaban perusahaan atas program tanaman kehidupan yang sudah tertunda lebih dari satu dekade.

Dalam forum yang digelar, Senin (1/9/2025) bersama Komisi I DPRD, Mazlin tak menutupi kekecewaannya. Ia menegaskan bahwa sejak tahun 2012, masyarakat berulang kali melaporkan ketidakjelasan realisasi kebun sagu yang dijanjikan PT NSP.

“Janji itu yang dulu menjadi harapan, kini tinggal cerita menggantung,” ungkap Mazlin.

Mazlin menjelaskan, kondisi kebun yang seharusnya ditanami sagu justru jauh dari ekspektasi. Vegetasi tampak layu, tidak produktif, dan menurutnya menunjukkan minimnya keseriusan perusahaan.

Konsep awal yang disampaikan PT NSP sebenarnya dinilai mulia: setiap desa di Tebingtinggi Timur mendapat alokasi 100 hektare kebun sagu sebagai sumber pendapatan berkelanjutan, yang akan masuk sebagai PADes melalui APBDes. Namun hingga kini, hasilnya tidak dapat dirasakan.

Dalam pertemuan dengan DPRD, forum kecamatan dan kepala desa menyampaikan tiga sikap tegas:

Menolak lahan tanaman kehidupan yang diserahkan perusahaan kepada Pemda, karena dinilai tidak sesuai dengan harapan masyarakat.

Meminta PT NSP merealisasikan minimal 50 persen dari total 1.100 hektare, dengan syarat lahan merupakan kebun siap panen.

Jika tuntutan tidak dipenuhi, pihak kecamatan dan desa tak bertanggung jawab jika masyarakat turun langsung menyampaikan aspirasi ke perusahaan.

“Jika ini tidak dapat direalisasikan, kami meminta Kementerian Kehutanan meninjau ulang izin PT NSP,” demikian pernyataan kolektif mereka.

Kepala Desa Sungai Tohor, Effendi, ikut memberi peringatan keras. Ia mengingatkan bahwa persoalan ini sudah berlangsung sejak masa Bupati Irwan Nasir.

“Dari dulu saya lihat tidak ada keseriusan PT NSP. Apa yang dibahas hari ini, berubah lagi besok. Masyarakat mulai gelisah, jangan sampai mereka bergerak sendiri,” katanya.

Effendi menegaskan bahwa lahan yang disodorkan perusahaan sejak 2014 adalah lahan bekas kebakaran besar, sehingga tak lagi layak untuk tanaman sagu.

Ketua Komisi I, H. Hatta, memimpin jalannya rapat dengan nada tegas. Ia menyebut polemik PT NSP dengan masyarakat sudah terlalu lama berlarut.

“Dulu DPRD pernah mengundang PT NSP, tapi undangan itu diacuhkan,” ujarnya.

Hatta mempertanyakan sikap perusahaan yang dinilai tidak berpihak kepada masyarakat.

“Kalau alasannya lahan terbakar, mengapa yang diselamatkan hanya kepentingan perusahaan sementara masyarakat ditinggalkan?” katanya.

Ia menegaskan, jika persoalan yang sudah 12 tahun tidak selesai, maka kesalahan tidak hanya berada pada perusahaan, tetapi juga pada pemerintah daerah.

Direktur PT NSP, Setyo Budi Utomo, akhirnya menjelaskan bahwa program tanaman kehidupan sebenarnya telah diserahkan pada 2017 seluas 1.100 hektare, melalui berita acara resmi.

Namun ia mengakui bahwa perjanjiannya belum tuntas sepenuhnya.

Budi juga mengungkapkan bahwa kebakaran besar pada 2014 merusak 2.200 hektare lahan perusahaan, termasuk area tanaman kehidupan. Penyisipan dan penanaman ulang telah dilakukan, namun perusahaan terpukul secara finansial.

“Waktu itu kami harus menanggung penalti Rp1 triliun. Baru Rp300 miliar lebih yang sudah dibayarkan,” jelasnya.

Ketua DPRD, H. Khalid Ali, menyuarakan kekecewaan masyarakat terhadap PT NSP. Dengan nada keras ia menegaskan, perusahaan tidak boleh terus beralasan rugi namun tetap beroperasi.

“Kalau memang tidak sanggup, angkat kaki dari daerah ini,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa masyarakat berhak menerima kewajiban CSR dan komitmen sosial perusahaan.

“Jangan jadikan hearing ini tempat bercerita tanpa solusi. Kalau tidak mampu jalankan kewajiban, kita minta izin operasionalnya ditindaklanjuti,” tegasnya. (Advertorial)

Editor: Raya Desmawanto
Tags :DPRD Kepulauan MerantiPT NSPHTISabangmeraukenews.com

BERITA TERKAIT :

  • Mengapa Bossman Mardigu dan Helmy Yahya Tak Lolos Seleksi Komisaris Bank BJB oleh OJK?

    Mengapa Bossman Mardigu dan Helmy Yahya Tak Lolos Seleksi Komisaris Bank BJB oleh OJK?

    Daerah •
    16/11/2025 ❘ 08:12 WIB
  • Setelah Blackhawk dan Mi-BAMT, BPBD Riau Kini Kehilangan Semua Armada Udara Karhutla  

    Setelah Blackhawk dan Mi-BAMT, BPBD Riau Kini Kehilangan Semua Armada Udara Karhutla  

    Advertorial •
    16/11/2025 ❘ 07:23 WIB
  • Elit PSI Sebut Jokowi akan Turun Gunung Menangkan PSI di 2029

    Elit PSI Sebut Jokowi akan Turun Gunung Menangkan PSI di 2029

    Politik •
    15/11/2025 ❘ 20:08 WIB
  • Upaya Negosiasi Panjang Bupati Bistaman Berbuah Manis, 10 Nelayan Rohil Akhirnya Pulang Setelah 10 Hari Ditahan Malaysia

    Upaya Negosiasi Panjang Bupati Bistaman Berbuah Manis, 10 Nelayan Rohil Akhirnya Pulang Setelah 10 Hari Ditahan Malaysia

    Riau •
    15/11/2025 ❘ 07:09 WIB
  • Dilema di Bawah Mistar: Erlangga Setyo Tergusur, Muhammad Darmawan Jadi Kiper Utama PSPS

    Dilema di Bawah Mistar: Erlangga Setyo Tergusur, Muhammad Darmawan Jadi Kiper Utama PSPS

    Sport •
    14/11/2025 ❘ 19:42 WIB
Lindawati Tahun Baru Islam HUT 60 tahun BRK syariah Lowongan kerja Novotel Terbaru

TERPOPULER

  • 35 Kolonel TNI AD Pecah Bintang Jadi Jenderal, Ini Daftar Lengkapnya

    35 Kolonel TNI AD Pecah Bintang Jadi Jenderal, Ini Daftar Lengkapnya

    10/07/2026  ❘  21:35 WIB
  • Meledak! Istri Dani Nursalam Mengaku Ditawari Rp 1 Miliar dan Uang Bulanan Rp 30 Juta oleh Pengacara Gubernur Abdul Wahid

    Meledak! Istri Dani Nursalam Mengaku Ditawari Rp 1 Miliar dan Uang Bulanan Rp 30 Juta oleh Pengacara Gubernur Abdul Wahid

    01/07/2026  ❘  12:49 WIB
  • KPK Tuntut Gubernur Riau Abdul Wahid 8,5 Tahun Penjara, Denda Rp 500 Juta dan Bayar Uang Pengganti Rp 1,45 Miliar 

    KPK Tuntut Gubernur Riau Abdul Wahid 8,5 Tahun Penjara, Denda Rp 500 Juta dan Bayar Uang Pengganti Rp 1,45 Miliar 

    09/07/2026  ❘  12:45 WIB
  • Reshuffle Pemkab Kepulauan Meranti, Bupati Asmar Rotasi 38 Pejabat Eselon III dan IV untuk Perkuat Kinerja OPD

    Reshuffle Pemkab Kepulauan Meranti, Bupati Asmar Rotasi 38 Pejabat Eselon III dan IV untuk Perkuat Kinerja OPD

    01/07/2026  ❘  11:26 WIB
  • Laba Agrinas Palma Nusantara Cuma Rp 2,7 Miliar Padahal Kelola 4 Juta   Hektare Kebun Sawit, Ada Apa?

    Laba Agrinas Palma Nusantara Cuma Rp 2,7 Miliar Padahal Kelola 4 Juta   Hektare Kebun Sawit, Ada Apa?

    06/07/2026  ❘  23:23 WIB
Kempo Dojo AKRI cafe Idul adha dprd pekanbaru

    Follow Us

  • Copyright ©
    SabangMeraukeNEWS.com

    Berita

  • Daerah
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Umum

    Berita

  • Riau
  • Sport
  • Opini
  • Internasional
  • Advertorial
  • Indeks

    Halaman

  • Redaksi
  • Tentang
  • Pedoman
  • Disclaimer
  • Info Iklan
  • SOP Perlindungan Wartawan