PLN Tambah 8 Unit Mesin, Daya Listrik di Selatpanjang Bakal Naik Jadi 20 MW
Bupati Kepulauan Meranti, AKBP (Purn) H. Asmar, memberikan apresiasi atas respon cepat pihak Perusahaan Listrik Negara (PLN) yang menambah unit mesin guna memperkuat layanan kelistrikan di wilayah Tebingtinggi dan sekitarnya. Foto: SM News
SABANGMERAUKE NEWS, Riau - Bupati Kepulauan Meranti, AKBP (Purn) H. Asmar, memberikan apresiasi atas respon cepat pihak Perusahaan Listrik Negara (PLN) yang menambah unit mesin guna memperkuat layanan kelistrikan di wilayah Tebingtinggi dan sekitarnya. Langkah tersebut dilakukan menyusul terjadinya pemadaman listrik beberapa waktu lalu yang sempat dikeluhkan masyarakat.
Pernyataan itu disampaikan Bupati Asmar saat melakukan pertemuan dengan General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Riau-Kepri, Tonny Bellamy, bersama jajaran PLN ULP Selatpanjang, di Ruang Melati Kantor Bupati, Selatpanjang, Senin (3/11/2025). Dalam kesempatan itu, Bupati didampingi Wakil Bupati Kepulauan Meranti, Muzamil Baharudin.
“Walaupun saat kejadian itu saya sedang cuti ibadah di tanah suci, saya tetap memantau perkembangan dan berkoordinasi dengan Pak Wakil Bupati serta pihak terkait lainnya,” ujar Asmar.
Bupati menjelaskan, gangguan listrik yang sempat terjadi disebabkan oleh kerusakan dan usia mesin pembangkit yang sudah tua. Ia menegaskan bahwa persoalan tersebut murni teknis dan tidak ada unsur lain seperti manipulasi atau provokasi di balik kejadian tersebut.
“Asal masalahnya sudah jelas, ini murni kerusakan teknis akibat mesin lama. Mohon masyarakat tetap tenang dan tidak terpengaruh isu yang bisa memecah persatuan. Mari kita dukung langkah-langkah perbaikan yang sedang dilakukan PLN,” imbau Asmar.
Upaya memperkuat sistem kelistrikan di wilayah Kabupaten Kepulauan Meranti terus dilakukan. Setelah sempat mengalami pemadaman beberapa waktu lalu, pihak PLN memastikan penambahan kapasitas daya melalui pemasangan delapan unit mesin baru di Selatpanjang.
General Manager Unit Induk Distribusi (UID) PLN Riau-Kepri, Tonny Bellamy, menyampaikan terima kasih atas pengertian masyarakat Meranti selama proses perbaikan berlangsung. Ia menjelaskan, saat ini beban puncak listrik di Selatpanjang mencapai 12 megawatt (MW), sementara kemampuan mesin eksisting masih terbatas.
“Untuk memperkuat suplai listrik, PLN telah menyiapkan delapan unit mesin tambahan dengan total kapasitas 6 MW. Dua unit sudah tiba dan sedang dalam tahap pemasangan kabel serta pipa bahan bakar,” ujar Tonny, Senin (3/11/2025).
Menurutnya, empat unit mesin lainnya akan tiba secara bertahap dengan target penyelesaian dalam waktu 45 hari ke depan. Tidak hanya itu, pada Desember mendatang PLN juga menambah kapasitas 2 MW sehingga total daya listrik di Selatpanjang akan mencapai 20 MW.
“Dengan beban puncak yang hanya 12 MW, cadangan daya akan menjadi lebih aman dan stabil,” tambahnya.
Selain di Selatpanjang, PLN juga menyiapkan mesin baru untuk beberapa kecamatan lain yang masih mengalami defisit listrik hingga 100 kilowatt (KW). Dalam jangka panjang, PLN berencana membangun jaringan kabel laut dari Siak menuju Gogok pada tahun 2028, yang akan menjadi transmisi utama penghubung sistem kelistrikan Meranti dan Tanjung Balai Karimun dengan jaringan Sumatera.
Menanggapi hal tersebut, Wakil Bupati Kepulauan Meranti, Muzamil Baharudin, mengapresiasi langkah PLN dan berharap pemerataan suplai listrik juga menjangkau pulau-pulau seberang.
“Masyarakat di luar pulau juga harus merasakan manfaat dari perbaikan ini. Kami mendukung penuh langkah PLN, semoga semua berjalan lancar dan listrik di Meranti semakin stabil serta mampu menerangi hingga pelosok desa,” ucapnya. (R-01)

