Hindari Tabrakan, Truk Bermuatan Bahan Bleaching Terguling di Jalinsum Rohil: Kondisi Jalan Berlubang Kembali Jadi Sorotan
Sebuah truk bermuatan bahan bleaching earth untuk keperluan industri kelapa sawit terguling di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) KM 7 Bagan Batu, tepatnya di depan Kantor KUA Bagan Sinembah, Desa Gelora, Rabu (8/10/2025) sekira pukul 03.30 WIB. Foto: SM News
SABANGMERAUKE NEWS, Riau - Niat hati menghindari tabrakan, namun nasib berkata lain. Sebuah truk bermuatan bahan bleaching earth untuk keperluan industri kelapa sawit terguling di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) KM 7 Bagan Batu, tepatnya di depan Kantor KUA Bagan Sinembah, Desa Gelora, Rabu (8/10/2025) sekira pukul 03.30 WIB.
Truk bernomor polisi BK 8848 XE yang dikemudikan oleh Heru (42), warga Tanjung Morawa, Medan, melaju dari arah Medan menuju Pekanbaru. Saat melintasi jalan menikung di lokasi kejadian, dari arah berlawanan datang bus dari arah Pekanbaru menuju Medan yang mencoba menyalip bus lain di tikungan.
Untuk menghindari tabrakan, Heru membanting setir ke kiri. Namun, naas, di titik itu banyak lubang besar menganga di badan jalan. Truk pun oleng dan terguling, membuat muatan bahan kimia berserakan di tepi jalan.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Sopir hanya mengalami luka ringan dan langsung dibantu warga sekitar yang berhamburan keluar rumah setelah mendengar suara keras dari jalan.
“Saya hanya mencoba menghindar, takut tabrakan. Tapi pas banting setir, roda masuk lubang, truk langsung miring dan terguling,” ujar Heru, masih terlihat shock saat ditemui di lokasi.
Warga bersama pengendara yang melintas langsung membantu mengatur lalu lintas yang sempat tersendat. Arus kendaraan dari dua arah dibuat bergantian karena badan truk sempat menutupi sebagian jalan.
Sementara itu, pantauan di lokasi siang tadi, truk yang terguling telah berhasil dievakuasi menggunakan alat berat. Proses pemindahan bahan bleaching juga masih berlangsung, dilakukan secara hati-hati dengan creane mini yang terpasang di truk colt diesel untuk memindahkan muatan ke dalam truk.
Peristiwa ini kembali menyoroti kondisi Jalinsum Bagan Batu yang kerap rusak dan berlubang, meski beberapa waktu lalu sempat dilakukan perbaikan tambal sulam. Tak berselang lama, lubang-lubang kembali muncul di sejumlah titik rawan.
“Sudah sering kejadian mobil terguling di jalur ini. Jalannya sempit, banyak lubang, apalagi kalau hujan atau malam hari, makin berbahaya,” ujar Tono, warga sekitar yang membantu evakuasi.
Polisi yang datang ke lokasi langsung melakukan olah TKP, mendata kerugian, dan mengatur arus lalu lintas yang sempat macet beberapa jam.
Warga berharap pemerintah segera melakukan perbaikan menyeluruh terhadap jalan nasional tersebut, bukan sekadar tambal sulam sementara.
"Jalan ini urat nadi ekonomi, kendaraan besar tiap hari lewat. Kalau rusak begini terus, bukan cuma kerugian materi, tapi bisa nyawa juga melayang,” ujar seorang warga dengan nada prihatin.
Untuk diketahui, bleaching earth adalah bahan untuk pemurnian minyak kelapa sawit yang berasal dari tanah mineral. (R-02)

