Merajut Silaturahmi, Menyatukan Visi: IKMJ Kukuhkan Pengurus Baru dengan Semangat kebersamaan dan Kebangkitan Ekonomi
Ikatan Keluarga Meranti Jakarta (IKMJ) menggelar Family Gathering sekaligus Pengukuhan Pengurus Baru periode 2025–2030. Foto: SM News
SABANGMERAUKE NEWS, Riau - Langit Sentul, Bogor, pada Minggu (14/9/2025) pagi lalu seolah ikut tersenyum menyaksikan ratusan keluarga besar Meranti yang berkumpul dalam sebuah momentum istimewa. Ikatan Keluarga Meranti Jakarta (IKMJ) menggelar Family Gathering sekaligus Pengukuhan Pengurus Baru periode 2025–2030, sebuah peristiwa yang bukan hanya sarat formalitas, tetapi juga dibalut kehangatan dan semangat kebersamaan.
Mahmuzin Taher resmi dikukuhkan sebagai Ketua Umum baru, mengemban amanah lima tahun ke depan. Dalam suasana penuh kekeluargaan, ia menyampaikan tekadnya membangun organisasi yang solid, maju, dan memberi manfaat nyata bagi setiap anggota.
Tema yang diusung, “Besame, Berkarya, Bebudaye”, terasa hidup sepanjang acara. Denting musik Melayu, senyum anak-anak yang berlarian, hingga diskusi hangat para tokoh masyarakat menjadikan pertemuan ini lebih dari sekadar seremonial. Ia adalah perayaan identitas, sekaligus pengingat bahwa meski jauh dari tanah kelahiran, semangat orang Meranti tetap berdenyut kuat di perantauan.
Bagi banyak yang hadir, pertemuan ini menjadi ruang melepas rindu, menjalin silaturahmi, sekaligus meneguhkan kembali komitmen bersama yakni membangun IKMJ sebagai wadah yang inklusif dan bermanfaat. Dari Jakarta untuk Meranti, dari perantauan untuk kampung halaman.
Suasana penuh kehangatan itu seketika berubah menjadi momen bersejarah ketika Mahmuzin Taher, Ketua Umum baru Ikatan Keluarga Meranti Jakarta (IKMJ), menyampaikan sambutan yang sarat makna. Ia menegaskan bahwa kepemimpinannya bukan semata jabatan, melainkan amanah untuk mempererat silaturahmi sekaligus membangkitkan ekonomi keluarga besar Meranti di tanah rantau.
“Family Gathering ini bukan sekadar temu kangen. Ini adalah momentum bersama untuk memperkuat persaudaraan sekaligus membuka jalan membangun kemandirian ekonomi melalui koperasi dan UMKM,” tegas Mahmuzin, disambut tepuk tangan meriah hadirin.
Bukan hanya kata-kata, visi itu langsung diwujudkan. Dalam acara ini, IKMJ resmi meluncurkan Program Koperasi Gudang Meranti Jaya. Koperasi ini hadir sebagai wadah kolaborasi bisnis dan UMKM, membuka akses permodalan, peluang usaha, hingga pelatihan yang akan menopang pertumbuhan ekonomi warga Meranti di Jakarta dan kampung halaman.
Tidak berhenti di situ, penandatanganan MoU antara Koperasi Gudang Meranti Jaya dengan Yayasan Tarbiyah Al Izzah Pekanbaru semakin menegaskan arah besar yang ingin dituju yakni membangun jejaring usaha lintas kota dan provinsi, menjadikan koperasi sebagai penghubung UMKM Meranti agar bisa berkembang lebih luas dengan sistem profesional, transparan, dan berorientasi pada kesejahteraan bersama.
Dari sebuah pertemuan yang awalnya hanya ditujukan untuk silaturahmi, kini IKMJ melangkah lebih jauh dengan menjadikan persaudaraan sebagai fondasi, dan kemandirian ekonomi sebagai cita-cita bersama.
IKMJ Mantapkan Peran Diaspora: Dari Silaturahmi, Budaya, hingga Ekonomi Syariah
Tak hanya pengukuhan pengurus dan temu kangen keluarga, Family Gathering Ikatan Keluarga Meranti Jakarta (IKMJ) tahun ini juga membuka jalan bagi arah baru organisasi yakni dengan membangun kemandirian ekonomi lewat kemitraan strategis.
Hadir dalam acara tersebut, Bank Riau Kepri (BRK) Syariah menyatakan komitmennya mendukung koperasi dan UMKM di bawah naungan IKMJ. Dukungan ini diharapkan mampu menghadirkan skema pembiayaan syariah yang ramah, sehingga roda ekonomi keluarga besar Meranti di rantau bisa berputar lebih cepat, produktif, dan sesuai nilai-nilai yang diyakini.
Namun, suasana kekeluargaan tetap jadi roh utama. Prosesi pengukuhan pengurus baru periode 2025–2030 yang diketuai Mahmuzin Taher dilengkapi dengan lomba-lomba tradisional, tari Melayu, pembagian doorprize, hingga aneka hiburan yang menyatukan seluruh generasi. Di sinilah silaturahmi, budaya, dan keceriaan melebur menjadi satu.
Dengan semangat baru, Mahmuzin menegaskan IKMJ bukan lagi sekadar wadah temu kangen diaspora Meranti di Jabodetabek, tetapi organisasi yang punya peran strategis: memperkuat jaringan sosial, menjaga budaya, sekaligus menjadi motor penggerak pemberdayaan ekonomi keluarga besar Meranti.
Sekilas, IKMJ memang lahir dari silaturahmi. Namun dengan dukungan koperasi, UMKM, dan mitra strategis seperti BRK Syariah, ia sedang menapaki jalan baru: dari paguyuban menjadi kekuatan diaspora yang berdaya.
Organisasi ini berkomitmen menjadi motor penggerak kebersamaan dan pemberdayaan, baik di bidang sosial, budaya, maupun ekonomi. (R-01)

