Penyesuaian Tarif di Pelabuhan Tanjung Harapan, Pelindo Tingkatkan Fasilitas dan Layanan
Pelindo (Persero) Regional 1 Cabang Tanjung Balai Karimun akan memberlakukan penyesuaian tarif boarding pass di Pelabuhan Tanjung Harapan, Selatpanjang, Kabupaten Kepulauan Meranti. Foto: SM News
SABANGMERAUKE NEWS, Riau - Pelindo (Persero) Regional 1 Cabang Tanjung Balai Karimun akan memberlakukan penyesuaian tarif boarding pass di Pelabuhan Tanjung Harapan, Selatpanjang, Kabupaten Kepulauan Meranti. Kebijakan ini mulai berlaku pada 1 September 2025 mendatang.
Penyesuaian tersebut dibarengi dengan komitmen peningkatan fasilitas dan layanan pelabuhan. Sejumlah perbaikan dan pembaruan sarana telah dilakukan, di antaranya penggantian tempat duduk penumpang, penambahan pendingin ruangan pada ruang tunggu domestik maupun internasional, serta perbaikan trestle dan ponton yang mempermudah akses naik-turun penumpang.
Pelindo menyebut langkah ini dilakukan untuk menjawab kebutuhan pengguna jasa yang semakin meningkat, sekaligus menghadirkan kenyamanan serta keamanan di salah satu pintu gerbang laut Kabupaten Kepulauan Meranti.
General Manager Pelindo Regional 1 Cabang Tanjung Balai Karimun, Joni Hutama, menyebut langkah ini merupakan bagian dari transformasi layanan yang terus digalakkan perusahaan.
“Transformasi ini merupakan komitmen kami agar pelayanan publik di pelabuhan semakin baik dan nyaman,” ujar Joni, Jumat (16/8).
Dalam kebijakan baru ini, tarif boarding pass domestik naik dari Rp 5.000 menjadi Rp 10.000. Untuk keberangkatan internasional, tarif bagi WNI naik dari Rp 50.000 menjadi Rp 60.000, sementara bagi WNA meningkat dari Rp 50.000 menjadi Rp 150.000.
Penyesuaian tarif tersebut mendapat dukungan dari Wakil Ketua II DPRD Kepulauan Meranti, Antoni Shidarta. Menurutnya, kebijakan ini tidak hanya berdampak pada peningkatan pelayanan, tetapi juga membuka peluang baru bagi daerah.
“Kebijakan penyesuaian tarif ini tidak hanya untuk peningkatan pelayanan masyarakat, tetapi juga membuka peluang peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD),” jelas Antoni.
Dengan adanya penataan dan peningkatan fasilitas, Pelindo berharap Pelabuhan Tanjung Harapan dapat menjelma menjadi pintu gerbang modern Kabupaten Kepulauan Meranti, sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi daerah kepulauan tersebut. (R-01)

