Kembali Sepenuhnya ke Pangkuan Merah Putih, Eks Jamaah Islamiyah di Riau Ikuti Upacara HUT Kemerdekaan Indonesia
Upacara HUT Kemerdekaan RI. Foto: Dok SM News
SABANGMERAUKE NEWS, Riau - Para mantan anggota kelompok radikal Jamaah Islamiyah (JI) di Provinsi Riau, berpartisipasi ikut dalam kegiatan upacara peringatan Hari Kemerdekaan RI ke-80, Minggu (17/8/2025).
Sebelumnya, mereka telah menjalani program deradikalisasi yang dilaksanakan oleh tim Satgaswil Riau Densus 88 Anti Teror, bekerjasama dengan sejumlah pihak terkait lainnya.
Partisipasi aktif ini melibatkan para santri dan tenaga pendidik di 3 lokasi pondok pesantren, yang sebelumnya terindikasi berafiliasi dengan kelompok JI.
Di antaranya di Pondok Pesantren Tahfidzul Raudhotul Quran Indragiri Inhu (Inhu), Yayasan Ashobirin MI Tapung dan Pondok Pesantren Putri Manbaul Qur'an di Kampar.
Mereka dengan antusias mengikuti upacara bendera yang diselenggarakan di berbagai tempat, seperti kantor camat dan lapangan desa.
Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Riau, Irjen Pol Herry Heryawan, memberikan apresiasi tinggi atas partisipasi ini.
"Ini merupakan bukti nyata bahwa pihak yayasan maupun mantan eks JI di Riau telah kembali sepenuhnya kepada NKRI dan menunjukkan rasa cinta tanah air yang tulus," katanya, Senin (18/8/2025).
Lebih lanjut, dia menjelaskan, semangat kebangsaan yang mereka tunjukkan melalui partisipasi dalam upacara kemerdekaan menjadi inspirasi bagi upaya serupa di daerah lain.
"Semangat kebangsaan yang mereka tunjukkan, sekaligus membuktikan bahwa program reintegrasi sosial dapat berjalan dengan efektif," sambungnya.
Keikutsertaan ini bukan sekadar formalitas, melainkan sebuah manifestasi dari keberhasilan program deradikalisasi yang humanis dan berkelanjutan.
Transformasi pemikiran mereka menunjukkan bahwa pendekatan yang tepat mampu menghasilkan perubahan yang signifikan dan nyata di lapangan.
Diharapkan, keberhasilan reintegrasi ini bisa menjadi model bagi penanganan kasus serupa di masa mendatang. (R-03)

