KIPAN Riau Kecam Temuan 63 Kg Ganja di Kampus UIN Suska Riau, Ajak Mahasiswa Bersatu Melawan Narkoba
Ketua Kader Inti Pemuda Anti Narkoba (KIPAN) Riau, Prawira Mahardika, S.Pd dalam acara Penyuluhan Bahaya Narkoba dan HIV/AIDS bagi mahasiswa dan pelajar pada tahun 2023 yang lalu. Foto: SM News
SABANGMERAUKE NEWS, Riau - Kader Inti Pemuda Anti Narkoba (KIPAN) Riau mengecam keras atas temuan 63 kilogram ganja di Gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa UIN Suska Riau yang berhasil diungkap oleh Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Riau. Kasus ini menjadi perhatian serius karena terjadi di lingkungan akademik yang seharusnya menjadi tempat pembentukan karakter dan generasi berprestasi.
Ketua KIPAN Riau, Prawira Mahardika, S.Pd, menegaskan bahwa kejadian ini adalah tamparan keras bagi dunia pendidikan di Riau.
“Kampus harus menjadi Zona Bersih Narkoba, bukan tempat peredaran barang haram. Ini peringatan bagi kita semua bahwa ancaman narkoba sudah menyusup ke berbagai lini, termasuk lingkungan mahasiswa,” ujar Panglima Mahardika, kepada Sabang Merauke News, Kamis, 14/8/2025.
KIPAN Riau juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada BNNP Riau, aparat kepolisian, dan seluruh pihak yang telah bekerja keras mengungkap kasus ini. Keberhasilan pengungkapan ini menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi aparat dan masyarakat dapat memutus rantai peredaran narkoba.
Sebagai langkah konkret, KIPAN Riau akan segera mengundang seluruh Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Provinsi Riau untuk duduk bersama membentuk Gerakan Mahasiswa Bersatu Melawan Narkoba. Gerakan ini diharapkan menjadi garda terdepan dalam pencegahan, edukasi, dan kampanye anti narkoba di lingkungan kampus.
“Kami ingin seluruh mahasiswa Riau bersatu, cerdas, berani, dan bersih dari narkoba. Bersama, kita bisa memutus mata rantai peredaran narkoba, dimulai dari lingkungan terdekat kita,” tegas Prawira Mahardika.
KIPAN Riau mengajak semua pihak, mahasiswa, dosen, aparat, maupun masyarakat umum, untuk bersinergi dalam memberantas narkoba demi masa depan generasi muda yang sehat dan berintegritas. (R-03)

