Bau Asap Diduga Dampak Karhutla Menusuk Hidung Warga Pekanbaru Hari Ini
Ilustrasi pemadaman kebakaran hutan lahan. Foto: Istimewa
SABANGMERAUKE NEWS, Riau - Dampak kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Kampar sepertinya mulai dirasakan oleh warga Pekanbaru. Pada Senin (30/6/2025) pagi ini, aroma asap terasa mulai menusuk hidung masyarakat.
"Udara pagi ini terasa sesak, bau asap menusuk hidung," kata Armi, warga Payung Sekaki, Pekanbaru, Senin pagi ini.
Takut bisa menyebabkan penyakit, Armi terpaksa menyuruh anaknya yang sedang bermain di halaman, agar kembali masuk ke dalam rumah. Pintu rumahnya pun ia tutup rapat.
"Bau asapnya sangat terasa," katanya.
Pantauan SabangMerauke News, kondisi cuaca di wilayah Payung Sekaki memang terasa agak mendung. Namun, secara kasat mata tidak terlihat adanya asap. Tapi, aroma asap cukup bisa dirasakan oleh hidung.
Sebelumnya diwartakan, terjadi kebakaran hutan lahan di daerah Desa Karya Indah, Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar, Riau hingga Minggu (29/6/2025) kemarin. Dilaporkan, sejak kemarin pasukan pemadam masih berjibaku untuk memadamkan api.
Dilaporkan, kalau areal yang terbakar menyasar lahan jenis gambut yang cukup luas. Tak hanya lewat operasi lapangan, untuk memadamkan api juga dikerahkan helikopter pembom air (water bombing). (R-03)

