SabangMeraukeNEWS.com

  • Daerah
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Umum
  • Riau
  • Sport
  • Opini
  • Internasional
  • Advertorial
  • Indeks

  • Redaksi
  • Tentang
  • Pedoman
  • Disclaimer
  • Info Iklan
  • SOP Perlindungan Wartawan

    https://sabangmeraukenews.com

Copyright ©
sabangmeraukeNEWS.com
All rights reserved

https://sabangmeraukenews.com

  • Daerah
    • Dijanjikan Rp22 Juta, Tiga Wanita Nekat Bawa 9 Kg Sabu dan 800 Vape Narkoba ke Medan

      Dijanjikan Rp22 Juta, Tiga Wanita Nekat Bawa 9 Kg Sabu dan 800 Vape Narkoba ke Medan

      13/06/2026  ❘  13:14 WIB
    • Niat Bercanda Malah Berujung Sidang Kode Etik, 4 ASN Jambi Kaget Video Gaji Ke-13 Meledak

      Niat Bercanda Malah Berujung Sidang Kode Etik, 4 ASN Jambi Kaget Video Gaji Ke-13 Meledak

      13/06/2026  ❘  11:59 WIB
    • Mobil Narkoba dari Bengkalis Tersandung di SPBU Merangin, Isinya 53 Ribu Ekstasi

      Mobil Narkoba dari Bengkalis Tersandung di SPBU Merangin, Isinya 53 Ribu Ekstasi

      13/06/2026  ❘  08:42 WIB
    • Setahun Menggantung, Kasus Ustaz Lecehkan Mahasiswi UINSU Belum Ada Tersangka

      Setahun Menggantung, Kasus Ustaz Lecehkan Mahasiswi UINSU Belum Ada Tersangka

      12/06/2026  ❘  20:27 WIB
  • Nasional
    • BGN Evaluasi Insentif Operasional Dapur MBG Demi Efisiensi Anggaran

      BGN Evaluasi Insentif Operasional Dapur MBG Demi Efisiensi Anggaran

      13/06/2026  ❘  12:53 WIB
    • MBG Boroskan Uang Negara Rp 1 Triliun per Bulan, Tapi Gaji Guru Tak Layak dan Ruang Sekolah Banyak Rusak

      MBG Boroskan Uang Negara Rp 1 Triliun per Bulan, Tapi Gaji Guru Tak Layak dan Ruang Sekolah Banyak Rusak

      13/06/2026  ❘  12:45 WIB
    • Pekerjaan Bergaji Tinggi Kini Jadi Ladang Pengangguran, AI dan PHK Massal Hantam Kelas Profesional

      Pekerjaan Bergaji Tinggi Kini Jadi Ladang Pengangguran, AI dan PHK Massal Hantam Kelas Profesional

      13/06/2026  ❘  11:57 WIB
    • Berawal Dari Temuan BPK Soal Dana BOS, 500 Kepala Sekolah Dipaksa Mengundurkan Diri

      Berawal Dari Temuan BPK Soal Dana BOS, 500 Kepala Sekolah Dipaksa Mengundurkan Diri

      13/06/2026  ❘  09:26 WIB
  • Ekonomi
    • Jokowi Jadi Ketua Dewan Pembina PSI: 2019 Jadi Pertarungan Banteng, Garuda dan Gajah?

      Jokowi Jadi Ketua Dewan Pembina PSI: 2019 Jadi Pertarungan Banteng, Garuda dan Gajah?

      13/06/2026  ❘  17:45 WIB
    • Ekonomi Triwulan I 2026 Tumbuh 7,91 Persen, Wako Pekanbaru Agung Nugroho Sebut Belanja Daerah Efektif dan Tepat Sasaran

      Ekonomi Triwulan I 2026 Tumbuh 7,91 Persen, Wako Pekanbaru Agung Nugroho Sebut Belanja Daerah Efektif dan Tepat Sasaran

      13/06/2026  ❘  08:50 WIB
    • Cek Harga Emas Pegadaian Terbaru Sabtu 13 Juni 2026, Antam Tembus Rp 2,8 Juta per Gram

      Cek Harga Emas Pegadaian Terbaru Sabtu 13 Juni 2026, Antam Tembus Rp 2,8 Juta per Gram

      13/06/2026  ❘  08:40 WIB
    • Rupiah Bangkit dari Tekanan, Dolar AS Dipaksa Mundur dari Level Rp18.000

      Rupiah Bangkit dari Tekanan, Dolar AS Dipaksa Mundur dari Level Rp18.000

      12/06/2026  ❘  18:34 WIB
  • Politik
    • Datang ke Istana Bersama Luhut, Chatib Basri Akhirnya Buka Suara Soal Jabatan Menkeu

      Datang ke Istana Bersama Luhut, Chatib Basri Akhirnya Buka Suara Soal Jabatan Menkeu

      09/06/2026  ❘  19:17 WIB
    • Dari Demo Jalanan ke Lingkar Kekuasaan, Said Iqbal Jadi Penasihat Khusus Presiden Prabowo

      Dari Demo Jalanan ke Lingkar Kekuasaan, Said Iqbal Jadi Penasihat Khusus Presiden Prabowo

      08/06/2026  ❘  11:49 WIB
    • Pigai Bikin Geger! Usul Sipil Duduki Jabatan Polri Picu Gelombang Perdebatan Nasional

      Pigai Bikin Geger! Usul Sipil Duduki Jabatan Polri Picu Gelombang Perdebatan Nasional

      06/06/2026  ❘  19:35 WIB
    • Plt Gubernur Riau; "Saya Tidak Ada Cium Tangan Bapak! Siapa Bapak Rupanya?"

      Plt Gubernur Riau; "Saya Tidak Ada Cium Tangan Bapak! Siapa Bapak Rupanya?"

      03/06/2026  ❘  15:16 WIB
  • Hukrim
    • PT Panca Surya Agrindo Digugat Pemerintah Desa Suka Maju ke PN Pasir Pangaraian, Diduga Kuasai Lahan Transmigrasi 990 Hektare Jadi Kebun Kelapa Sawit

      PT Panca Surya Agrindo Digugat Pemerintah Desa Suka Maju ke PN Pasir Pangaraian, Diduga Kuasai Lahan Transmigrasi 990 Hektare Jadi Kebun Kelapa Sawit

      13/06/2026  ❘  14:55 WIB
    • Ahli Patahkan Dalih Risiko Bisnis dalam Kasus Korupsi Kredit BRI Perawang Rugikan Negara Rp 14,6 Miliar

      Ahli Patahkan Dalih Risiko Bisnis dalam Kasus Korupsi Kredit BRI Perawang Rugikan Negara Rp 14,6 Miliar

      13/06/2026  ❘  08:35 WIB
    • Baru Hirup Udara Bebas, Residivis Bengkalis Tumbang Lagi dengan 21 Paket Sabu

      Baru Hirup Udara Bebas, Residivis Bengkalis Tumbang Lagi dengan 21 Paket Sabu

      13/06/2026  ❘  08:20 WIB
    • Perang Melawan Narkoba, Polres Rohil Amankan 109 Tersangka dalam Operasi Antik dan Pengungkapan Mei 2026

      Perang Melawan Narkoba, Polres Rohil Amankan 109 Tersangka dalam Operasi Antik dan Pengungkapan Mei 2026

      12/06/2026  ❘  23:51 WIB
  • Umum
    • Mengenal ‘Social Battery’, Penyebab Seseorang Tiba-tiba Malas Bersosialisasi dan Mudah Lelah

      Mengenal ‘Social Battery’, Penyebab Seseorang Tiba-tiba Malas Bersosialisasi dan Mudah Lelah

      13/06/2026  ❘  08:22 WIB
    • Komedian Senior Bolot Alami Serangan Jantung, Dokter Ungkap Tanda Nyeri Dada Berbahaya yang Sering Disepelekan

      Komedian Senior Bolot Alami Serangan Jantung, Dokter Ungkap Tanda Nyeri Dada Berbahaya yang Sering Disepelekan

      12/06/2026  ❘  20:09 WIB
    • Jangan Remehkan Jus Jambu Biji! Ahli Ungkap Manfaat Besarnya untuk Penderita Anemia

      Jangan Remehkan Jus Jambu Biji! Ahli Ungkap Manfaat Besarnya untuk Penderita Anemia

      12/06/2026  ❘  19:50 WIB
    • IKA FISIP Selenggarakan Diskusi Jelang Momentum Pemilihan Rektor Baru: Quo Vadis Universitas Riau?

      IKA FISIP Selenggarakan Diskusi Jelang Momentum Pemilihan Rektor Baru: Quo Vadis Universitas Riau?

      11/06/2026  ❘  20:26 WIB
  • Riau
    • FDI Soroti Korupsi Berjamaah di MBG & Dilema Kenaikan BBM: Pemerintah Perlu Konsisten, Publik Perlu Mengawasi!

      FDI Soroti Korupsi Berjamaah di MBG & Dilema Kenaikan BBM: Pemerintah Perlu Konsisten, Publik Perlu Mengawasi!

      13/06/2026  ❘  17:08 WIB
    • Satelit BMKG Pantau 87 Titik Panas Kepung Sumatera! 8 Hotspot Membara di Riau

      Satelit BMKG Pantau 87 Titik Panas Kepung Sumatera! 8 Hotspot Membara di Riau

      13/06/2026  ❘  11:48 WIB
    • BMKG Warning! Delapan Titik Panas Muncul di Riau, Pelalawan Jadi Sorotan

      BMKG Warning! Delapan Titik Panas Muncul di Riau, Pelalawan Jadi Sorotan

      13/06/2026  ❘  11:41 WIB
    • Tekan Angka Kecelakaan, PT HK Bersama Polda Riau dan Polres Siak Bagikan Kopi Gratis di Tol Permai

      Tekan Angka Kecelakaan, PT HK Bersama Polda Riau dan Polres Siak Bagikan Kopi Gratis di Tol Permai

      13/06/2026  ❘  11:28 WIB
  • Sport
    • Amerika Mengamuk! Paraguay Kebobolan 4 Gol, Balogun Menari di Los Angeles

      Amerika Mengamuk! Paraguay Kebobolan 4 Gol, Balogun Menari di Los Angeles

      13/06/2026  ❘  10:26 WIB
    • Duel Penentu Nasib! Haiti dan Skotlandia Berebut Tiket Mimpi Sebelum Brasil Mengamuk

      Duel Penentu Nasib! Haiti dan Skotlandia Berebut Tiket Mimpi Sebelum Brasil Mengamuk

      13/06/2026  ❘  10:04 WIB
    • Tanpa Neymar! Brasil Bawa Lima Bintang, Maroko Datang Tanpa Takut di New Jersey

      Tanpa Neymar! Brasil Bawa Lima Bintang, Maroko Datang Tanpa Takut di New Jersey

      13/06/2026  ❘  08:59 WIB
    • Lolos Penuh Kontroversi, Qatar Langsung Dihadang Tembok Bernama Swiss

      Lolos Penuh Kontroversi, Qatar Langsung Dihadang Tembok Bernama Swiss

      13/06/2026  ❘  07:32 WIB
  • Opini
    • Kebangkitan Polandia Menjadi Kekuatan Baru Eropa

      Kebangkitan Polandia Menjadi Kekuatan Baru Eropa

      11/06/2026  ❘  08:29 WIB
    • Proses Remedy Framework FSC: APP Group Bergerak dalam Senyap, APRIL Group Tenggelam dalam Ketidakjelasan

      Proses Remedy Framework FSC: APP Group Bergerak dalam Senyap, APRIL Group Tenggelam dalam Ketidakjelasan

      10/06/2026  ❘  19:27 WIB
    • PHR Raup Laba Rp 16 Triliun, Alokasi Dana PI Blok Rokan Harus Jelas dan Transparan: Jangan Lagi Rp 18 Ribu per Bulan! 

      PHR Raup Laba Rp 16 Triliun, Alokasi Dana PI Blok Rokan Harus Jelas dan Transparan: Jangan Lagi Rp 18 Ribu per Bulan! 

      05/06/2026  ❘  12:26 WIB
    • Penguatan Daya Saing UMKM Indonesia Melalui Implementasi Good Governance dan Penataan Pajak

      Penguatan Daya Saing UMKM Indonesia Melalui Implementasi Good Governance dan Penataan Pajak

      01/06/2026  ❘  15:34 WIB
  • Internasional
    • Draf Perdamaian Hampir Rampung, Iran Mulai Buka Sinyal Positif ke AS

      Draf Perdamaian Hampir Rampung, Iran Mulai Buka Sinyal Positif ke AS

      13/06/2026  ❘  13:57 WIB
    • Perang Iran-AS Segera Berakhir? Draf Damai Final Disusun, Selat Hormuz Siap Dibuka

      Perang Iran-AS Segera Berakhir? Draf Damai Final Disusun, Selat Hormuz Siap Dibuka

      13/06/2026  ❘  12:11 WIB
    • Putri Pewaris Takhta Thailand Wafat Setelah 4 Tahun Koma, Negeri Gajah Putih Berkabung 15 Hari

      Putri Pewaris Takhta Thailand Wafat Setelah 4 Tahun Koma, Negeri Gajah Putih Berkabung 15 Hari

      12/06/2026  ❘  20:09 WIB
    • Pagi Ancam Iran Habis-Habisan, Sore Hari Trump Mendadak Pilih Damai

      Pagi Ancam Iran Habis-Habisan, Sore Hari Trump Mendadak Pilih Damai

      12/06/2026  ❘  12:21 WIB
  • lain
      -->
    • Advertorial
    • -->
    • Foto
    • Indeks
Bukan omon omon

4 Unit Mesin Alami Kerusakan, PLN Selatpanjang Terpaksa Terapkan Pemadaman Bergilir dan Petugas Berjibaku Atasi Krisis Daya

17/06/2025  ❘  21:19 WIB • Riau
Bagikan :
4 Unit Mesin Alami Kerusakan, PLN Selatpanjang Terpaksa Terapkan Pemadaman Bergilir dan Petugas Berjibaku Atasi Krisis Daya

Pemadaman listrik di Kepulauan Meranti. Foto: SM News

SABANGMERAUKE NEWS, Riau - Empat unit mesin Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) di ULP PLN Selatpanjang yang selama ini menjadi tulang punggung suplai listrik di wilayah tersebut kini dalam kondisi tidak optimal. Gangguan teknis yang terjadi membuat operasional mesin-mesin itu terganggu, dan langsung berdampak pada pasokan daya ke pelanggan.

Namun di balik itu, ada upaya tanpa henti dari para teknisi PLN yang tengah berjibaku menghadapi krisis daya listrik yang terjadi sejak beberapa hari terakhir.

Kepala ULP PLN Selatpanjang, Dalie Priasmoro, menyampaikan bahwa kondisi ini menyebabkan defisit daya yang cukup signifikan. Dalam situasi normal, total daya mampu dari seluruh mesin PLTD yang beroperasi mencapai 13,2 Megawatt. Namun akibat kerusakan yang terjadi, daya yang bisa disalurkan hanya sebesar 11,2 Megawatt. Sementara prediksi beban puncak di Selatpanjang dan sekitarnya yang juga mencangkup wilayah Kecamatan Tebingtinggi Barat dan Kecamatan Pulau Merbau bisa menyentuh angka 12,8 Megawatt — artinya terjadi kekurangan daya sebesar 1,6 Megawatt.

“Gangguan ini cukup berdampak, terutama pada malam hari. Untuk mengantisipasi hal yang lebih besar, kami harus melakukan pemadaman bergilir di jam-jam kritis, antara pukul 18.00 hingga 22.00 WIB,” jelas Dalie.

Meski terdengar sederhana, pemadaman bergilir bukan keputusan ringan. PLN harus menyesuaikan waktu padam dengan zona pelanggan agar dampaknya tidak terlalu luas. Di sisi lain, tim teknis yang bertugas di lapangan bekerja siang malam untuk mempercepat proses perbaikan, berharap mesin-mesin PLTD bisa kembali beroperasi penuh dalam waktu dekat.

“Semua sumber daya sedang kami kerahkan. Kami mohon maaf dan pengertian masyarakat atas ketidaknyamanan ini. Tujuan kami hanya satu yakni menstabilkan kembali kelistrikan di wilayah ini secepat mungkin,” tambahnya.

Namun di tengah kegelapan yang datang tak diundang, masih ada upaya yang terus menyala. Di ruang teknisi PLN, orang-orang berseragam biru tetap bekerja tanpa kenal waktu. Mereka berharap seperti masyarakat yang menunggu terang bahwa gangguan ini segera teratasi.

Di balik lampu-lampu yang padam sementara, ada cerita ketangguhan. Para teknisi PLN yang tetap bekerja meski malam larut, masyarakat yang bersabar menunggu listrik kembali menyala, dan harapan bahwa gangguan ini segera berakhir.

 

Di balik suasana yang muram, ada kenyataan teknis yang tak mudah, dimana ada empat unit mesin Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) di Kabupaten Kepulauan Meranti mengalami kerusakan nyaris bersamaan.

Tiga unit berada di pembangkit Selatpanjang, sementara satu lainnya terletak di Desa Gogok. Mesin-mesin itu mengalami breakdown serius. Ironisnya, salah satunya adalah mesin baru yang belum lama didatangkan, namun harus berhenti beroperasi karena kerusakan pada salah satu sparepart-nya.

“Awalnya hanya satu yang rusak. Tapi selang beberapa waktu, mesin yang lain juga menyusul. Sementara, kami memang tidak memiliki mesin cadangan yang bisa langsung menggantikan operasional,” ungkap Dalie Priasmoro, Kepala PLN ULP Selatpanjang.

Dalie menjelaskan bahwa proses perbaikan membutuhkan waktu, sebab suku cadang yang dibutuhkan harus dipesan dari luar daerah. Dalam kondisi geografis seperti Meranti, waktu tunggu adalah tantangan tersendiri.

Kerusakan ini berdampak langsung pada distribusi daya listrik. Ketika daya yang tersedia tak cukup menampung lonjakan permintaan, terutama pada saat beban puncak seperti Maghrib, maka pemadaman menjadi opsi terakhir yang terpaksa diambil.

Ia juga memahami banyak warga mengeluhkan pemadaman yang sering terjadi saat Maghrib, momen krusial saat umat Islam menjalankan ibadah.

“Banyak masyarakat bertanya, kenapa selalu padam di Maghrib? Itu bukan disengaja. Pada waktu itu konsumsi listrik melonjak tajam, orang menyalakan lampu, TV, AC bersamaan. Beban sistem meningkat drastis, sementara kapasitas kami menurun karena kerusakan ini," jelas Dalie, Senin, (17/6/2025).

"Kondisi seperti ini tidak kita inginkan dan tidak pula disengajakan. Kami sangat memahami keresahan masyarakat dan kami juga sedang bekerja semaksimal mungkin untuk segera menyelesaikan masalah ini, karena memang sifatnya insidental yang terjadi sewaktu-waktu tanpa kita sadari,” kata Dalie penuh empati.

Di tengah situasi ini, Dalie Priasmoro, Kepala PLN ULP Selatpanjang, berbicara dengan nada lugas namun jujur. Pria yang sebelumnya pernah bertugas di PLN Rayon Duri, Kabupaten Bengkalis itu, mengajak publik untuk memahami bahwa pemadaman bukan sekadar “mematikan lampu”, tetapi bagian dari skenario penyelamatan sistem.

 

Untuk mengantisipasi hal tersebut, maka pola pemadaman adalah langkah rasional yakni mengurangi beban agar tidak melebihi kapasitas.

"Ibaratnya kalau daya dipaksakan mengalir di tengah kerusakan seperti ini, ibarat selang bocor dipaksa mengalir deras, akan tambah jebol. Artinya jika dipaksakan akan terjadi gangguan baru," ujar Dalie. "

Dengan 4 unit mesin pembangkit mengalami gangguan, maka daya maksimal tidak bisa disalurkan seperti biasanya. Maka skenario yang kini diterapkan adalah rolling blackout—pemadaman bergilir berdasarkan wilayah dan waktu.

Dalie menjelaskan, pemadaman dilakukan secara bertahap. Bukan asal padam, dan bukan asal nyala. Jika suatu wilayah lebih dulu padam, maka wilayah tersebut juga akan lebih dulu dinyalakan. "Ini pola berjenjang yang harus kami jalankan," terangnya.

Pada tahap awal, pemadaman dilakukan di sebagian besar Kecamatan Tebingtinggi Barat dan Pulau Merbau. Setelahnya, giliran wilayah perkotaan menyusul. Ini bukan soal pilih kasih, tetapi soal teknis dan kemampuan sistem yang harus disesuaikan.

Bagi masyarakat, gelap tentu mengganggu. Ibadah, belajar, berdagang  semua tersendat. Tapi Dalie mengingatkan bahwa dalam pemadaman ini, PLN juga tak diuntungkan.

“Kita ini kan menjual daya. Saat pemadaman, pelanggan merugi karena tidak bisa beraktivitas, kami juga rugi karena tak bisa jualan daya,” katanya, jujur.

Pihak PLN, lanjutnya, saat ini tengah berjibaku menyelesaikan persoalan ini secepat mungkin. Tim teknis bekerja siang malam untuk memperbaiki unit-unit yang rusak. Namun keterbatasan suku cadang dan pengiriman yang harus menempuh waktu menjadikan proses tidak semudah membalikkan tangan.

 

“Kondisi ini memang tidak ideal, dan kami paham masyarakat kecewa. Tapi kami mohon pengertian. Ini bukan disengaja. Semua yang kami lakukan adalah untuk menjaga agar sistem tidak runtuh seluruhnya,” jelasnya.

Di balik pemadaman yang sering disalahpahami, tersimpan dilema untuk menyelamatkan sistem, atau mempertaruhkan kerusakan lebih besar. PLN memilih yang pertama, bukan untuk kepentingan mereka semata, tetapi untuk memastikan bahwa cahaya tetap menyala, meski harus sabar menunggu giliran. (R-01)

Editor: Raya Desmawanto
Tags :MesinPLNSelatpanjangRusakPemadaman BergilirSabangmeraukenews.com

BERITA TERKAIT :

  • Penertiban Sawit Dalam Kawasan Hutan: Korporasi Dilegalkan, Masyarakat Dikriminalisasi?

    Penertiban Sawit Dalam Kawasan Hutan: Korporasi Dilegalkan, Masyarakat Dikriminalisasi?

    Opini •
    17/06/2025 ❘ 20:41 WIB
  • Peringati Bulan Bung Karno, DPC PDI Perjuangan Rohil Gelar Turnamen Sepakbola U13

    Peringati Bulan Bung Karno, DPC PDI Perjuangan Rohil Gelar Turnamen Sepakbola U13

    Sport •
    17/06/2025 ❘ 18:57 WIB
  • Diduga Bandar Narkoba di Siak Diamankan Polisi, 15,45 Gram Sabu dan Pil Ekstasi jadi Barang Bukti

    Diduga Bandar Narkoba di Siak Diamankan Polisi, 15,45 Gram Sabu dan Pil Ekstasi jadi Barang Bukti

    Hukrim •
    17/06/2025 ❘ 17:50 WIB
  • Hati-hati, 4 Tanda Ini Tunjukkan Bantal Sudah Kadaluarsa

    Hati-hati, 4 Tanda Ini Tunjukkan Bantal Sudah Kadaluarsa

    Umum •
    17/06/2025 ❘ 16:50 WIB
  • Periode 18-24 Juni: Harga TBS Sawit Plasma Riau Turun Tipis, Ini Rinciannya

    Periode 18-24 Juni: Harga TBS Sawit Plasma Riau Turun Tipis, Ini Rinciannya

    Ekonomi •
    17/06/2025 ❘ 15:22 WIB
Idul adha lindawati HUT 60 tahun BRK syariah Lowongan kerja Novotel Terbaru

TERPOPULER

  • Hasil Audit Inspektorat Riau Terkait Bisnis Seragam Siswa SMA Negeri, 31 Sekolah Diperintahkan Kembalikan Rp 566 Juta ke Orangtua

    Hasil Audit Inspektorat Riau Terkait Bisnis Seragam Siswa SMA Negeri, 31 Sekolah Diperintahkan Kembalikan Rp 566 Juta ke Orangtua

    31/05/2026  ❘  15:10 WIB
  • Ini Daftar 22 PKS di Riau yang Dilaporkan Mentan ke Kapolri Diduga Mainkan Harga TBS Kelapa Sawit

    Ini Daftar 22 PKS di Riau yang Dilaporkan Mentan ke Kapolri Diduga Mainkan Harga TBS Kelapa Sawit

    10/06/2026  ❘  16:53 WIB
  • Pengadilan Dikepung Massa, SF Hariyanto Bersaksi di Sidang Panas Dugaan Korupsi Gubernur Abdul Wahid

    Pengadilan Dikepung Massa, SF Hariyanto Bersaksi di Sidang Panas Dugaan Korupsi Gubernur Abdul Wahid

    03/06/2026  ❘  10:05 WIB
  • Kejari Kepulauan Meranti Terus Dalami Kasus Dugaan Korupsi BUMD PT Bumi Meranti, Kerugian Negara Masih Dihitung 

    Kejari Kepulauan Meranti Terus Dalami Kasus Dugaan Korupsi BUMD PT Bumi Meranti, Kerugian Negara Masih Dihitung 

    29/05/2026  ❘  19:14 WIB
  • Kejagung Tahan Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana, Irjen Sony Sonjaya dan Mayjen Lodewyk Pusung! 

    Kejagung Tahan Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana, Irjen Sony Sonjaya dan Mayjen Lodewyk Pusung! 

    03/06/2026  ❘  17:47 WIB
Kempo Dojo AKRI cafe Idul adha dprd pekanbaru

    Follow Us

  • Copyright ©
    SabangMeraukeNEWS.com

    Berita

  • Daerah
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Umum

    Berita

  • Riau
  • Sport
  • Opini
  • Internasional
  • Advertorial
  • Indeks

    Halaman

  • Redaksi
  • Tentang
  • Pedoman
  • Disclaimer
  • Info Iklan
  • SOP Perlindungan Wartawan