Selangkah Lebih Dekat Menuju Kota Tertata: Wakil Bupati Kepulauan Meranti Pimpin Penataan Kawasan Pelabuhan
Wakil Bupati Kepulauan Meranti, Muzamil Baharuddin, S.M., M.M., memimpin langsung bersama beberapa kepala OPD, dalam penertiban Kawasan Pelabuhan Tanjung Harapan, gerbang utama keluar masuk Kabupaten Kepulauan Meranti. Foto: SM News
SABANGMERAUKE NEWS, Riau - Kawasan Pelabuhan Tanjung Harapan, gerbang utama keluar masuk Kabupaten Kepulauan Meranti, pagi itu tampak sibuk. Satu per satu papan reklame yang selama ini berdiri kokoh mulai direncanakan akan ditertibkan, Sabtu (3/5/2025).
Di garis depan aksi ini, Wakil Bupati Kepulauan Meranti, Muzamil Baharuddin, S.M., M.M., memimpin langsung bersama beberapa kepala OPD.
Penertiban reklame yang tidak sesuai ketentuan ini bukan sekadar aksi. Ada misi besar di baliknya yakni memoles wajah kota agar lebih rapi dan estetik. Jalan Pelabuhan, yang selama ini menjadi jalur vital dan etalase pertama kota bagi pendatang, akan disulap menjadi kawasan ruang terbuka hijau yang tertata indah melalui pembangunan taman kota.
"Kita tidak mau Selatpanjang terlihat kumuh, apalagi kawasan ini menjadi pintu gerbang kabupaten. Ke depan, kawasan ini harus bersih, rapi, dan nyaman bagi masyarakat maupun tamu yang datang," tegas Muzamil saat memantau langsung penertiban.
Pemerintah daerah menyadari bahwa papan reklame yang dipasang sembarangan tidak hanya merusak estetika kota, tapi juga membahayakan keselamatan pengguna jalan. Karena itu, langkah ini menjadi bagian dari upaya menata ulang kota agar lebih manusiawi dan berdaya saing.
Muzamil menegaskan, Pemkab Kepulauan Meranti berkomitmen untuk tidak tinggal diam dalam menghadapi persoalan tata kota. Penataan yang dilakukan hari ini diharapkan menjadi fondasi untuk masa depan Selatpanjang sebagai ibu kota kabupaten yang bersih, hijau, dan nyaman.
"Ini baru langkah awal. Masa depan Selatpanjang bergantung pada keseriusan kita hari ini. Dengan kerja sama yang baik antara pemerintah dan masyarakat, bukan mustahil Selatpanjang bisa menjadi kota pesisir yang jadi percontohan," ujarnya optimis.
Wajah kota memang berbicara banyak tentang jati diri sebuah daerah. Dan di Kepulauan Meranti , perubahan itu mulai tampak dari pelabuhan—tempat pertama orang datang dan tempat kenangan pertama tercipta.
Didampingi sejumlah pejabat dari Dinas PUPR, Dinas Penanaman Modal Terpadu Satu Pintu, BPKAD, Perkimtan-LH, dan instansi terkait lainnya, Muzamil turun ke lapangan memastikan proses penertiban papan reklame berjalan lancar.
Muzamil menegaskan bahwa Pemkab Kepulauan Meranti akan terus melakukan penataan wilayah secara berkelanjutan.
"Kami ingin Kota Selatpanjang menjadi tempat yang membanggakan. Lingkungan yang tertata bukan hanya mempercantik kota, tapi juga mendukung kesejahteraan masyarakat," ujar Muzamil.
Lebih dari sekadar penataan fisik, upaya ini merupakan bagian dari visi besar pembangunan daerah yang berkelanjutan. Pengelolaan aset dan ruang kota, tegas Muzamil, harus berjalan seiring untuk menghasilkan manfaat maksimal bagi warga Kepulauan Meranti.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk ambil bagian, mendukung langkah-langkah strategis yang sedang dan akan terus dilakukan pemerintah. "Kota ini adalah milik kita bersama. Mari kita rawat dan tata agar generasi mendatang menikmati hasil jerih payah kita hari ini," pesannya.
Sebelumnya Muzamil Baharuddin melakukan peninjauan langsung terhadap aset milik Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti di kawasan strategis Jalan Utama. Peninjauan ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam penataan kota sekaligus optimalisasi pemanfaatan aset yang ada.
Ditemani sejumlah pejabat terkait, Muzamil menyusuri setiap sudut aset yang selama ini dianggap memiliki potensi besar untuk dimanfaatkan lebih efektif. Bagi Muzamil, ini bukan sekadar kunjungan biasa, tetapi bagian dari strategi jangka panjang untuk memastikan seluruh aset daerah benar-benar terdata, terjaga, dan digunakan secara maksimal demi kepentingan masyarakat.
“Kita ingin semua aset daerah bisa dikelola dengan baik dan berkontribusi nyata terhadap pembangunan berkelanjutan. Pengelolaan aset secara terpadu adalah kunci agar pembangunan berjalan efektif dan efisien,” tegas Muzamil di sela kunjungannya.
Peninjauan ini juga menandai awal dari proses besar yang akan terus digencarkan pemerintah daerah yakni memperbaiki tata kelola aset agar sejalan dengan visi besar menjadikan Kepulauan Meranti daerah yang maju dan tertata. Muzamil menyampaikan bahwa aset daerah bukan hanya sekadar catatan di atas kertas, melainkan aset nyata yang harus memberi manfaat seluas-luasnya bagi masyarakat.
Dengan langkah ini, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti berharap tata kota dan pengelolaan aset dapat berjalan beriringan, menciptakan lingkungan yang lebih tertib, nyaman, dan produktif bagi seluruh warga. (R-01)

