Disdik Bengkalis Matangkan Persiapan SPMB Tingkat SD dan SMP
Seleksi penerimaan murid baru (SPMB). Foto: Dok SM News
SABANGMERAUKE NEWS, Riau - Dinas Pendidikan (Disdik) Bengkalis masih melakukan pematangan untuk persiapan seleksi penerimaan murid baru (SPMB) tahun ajaran baru untuk tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menegah Pertama (SMP) di Bengkalis.
Sekretaris Disdik Bengkalis Muthu Saily Jumat (25/4/2025) mengatakan pihaknya masih akan melakukan rapat untuk penerimaan jalur domisili masing masing satuan pendidikan, Dinas sudah meminta masing masing Kordinator Wilayah dan juga pengawas di Kecamatan melakukan pengecekan lagi terkait pengaturan domisili ini untuk dipastikan lagi kalau masih ada perubahan.
"Nanti hasilnya akan dilaporkan lagi ke Kementerian pendidikan melalui provinsi Riau," jelasnya.
Muthu mengatakan, secara Juknis sebenarnya sudah selesai dan disebarkan kepada masing masing satuan pendidikan yang ada di Bengkalis. Begitu juga daya tampung juga sudah diselesaikan dan di laporkan ke Kementerian.
Secara Juknis sistem SPMB nanti dalam pelaksanaannya akan dilakukan secara online seluruh satuan pendidikan negeri di Bawah Disdik Bengkalis.
Namun tentunya dalam penerapannya secara online belum sepenuhnya diterapkan secara mandiri oleh masing calon peserta didik, sekolah nanti bisa membantu calon peserta didik saat penerimaan melalui sekolah yang di daftar.
"Penerapan SPMB secara online nanti belum seluruhnya secara mandiri, jika terjadi kendala siswa bisa dibantu sekolah yang dituju untuk melakukan pendaftaran," terangnya.
Sementara untuk SPMB tingkat SD nanti akan berlangsung manual, tidak menggunakan sistem online. Karena untuk penerapan sistem online tentunya perlu membuat sup aplikasi baru lagi karena tahun sebelumnya belum dilakukan, tentunya untuk membuat itu perlu anggaran lagi.
"Untuk SD masih offline, karena untuk membuat sub aplikasinnya perlu biaya lagi yang cukup lumayan, kondisi anggaran tahun ini belum memungkinkan. Kita baru akan memasukkan anggrannya di perubahan ini, kemungkinan penerimaan peserta didik baru tingkat SD baru tahun depan bisa terealisasi dengan sistem online," jelas Muthu. (R-03)

