SabangMeraukeNEWS.com

  • Daerah
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Umum
  • Riau
  • Sport
  • Opini
  • Internasional
  • Advertorial
  • Indeks

  • Redaksi
  • Tentang
  • Pedoman
  • Disclaimer
  • Info Iklan
  • SOP Perlindungan Wartawan

    https://sabangmeraukenews.com

Copyright ©
sabangmeraukeNEWS.com
All rights reserved

https://sabangmeraukenews.com

  • Daerah
    • Masuk Bui Menyusul Abang dan Mantan Bos, Ternyata Segini Harta Bupati Langkat!

      Masuk Bui Menyusul Abang dan Mantan Bos, Ternyata Segini Harta Bupati Langkat!

      03/07/2026  ❘  11:10 WIB
    • Kepulauan Meranti Raih 967 Unit BSPS, Pemerintah Pusat Percepat Rehabilitasi Rumah Warga di Wilayah Perbatasan

      Kepulauan Meranti Raih 967 Unit BSPS, Pemerintah Pusat Percepat Rehabilitasi Rumah Warga di Wilayah Perbatasan

      03/07/2026  ❘  08:29 WIB
    • Kabar OTT KPK Guncang Binjai dan Langkat, Sejumlah Orang Dikabarkan Diamankan

      Kabar OTT KPK Guncang Binjai dan Langkat, Sejumlah Orang Dikabarkan Diamankan

      02/07/2026  ❘  21:41 WIB
    • Guru PPPK Ditemukan Tewas di Mes Polisi, Keluarga Soroti Sejumlah Kejanggalan

      Guru PPPK Ditemukan Tewas di Mes Polisi, Keluarga Soroti Sejumlah Kejanggalan

      02/07/2026  ❘  20:39 WIB
  • Nasional
    • Belarus Perluas Kerja Sama Strategis Bersama Indonesia pada Sektor Pangan, Industri, dan Kesehatan

      Belarus Perluas Kerja Sama Strategis Bersama Indonesia pada Sektor Pangan, Industri, dan Kesehatan

      03/07/2026  ❘  09:19 WIB
    • Bukan IKN, Bali Berpeluang Jadi Rumah International Financial Center Indonesia

      Bukan IKN, Bali Berpeluang Jadi Rumah International Financial Center Indonesia

      02/07/2026  ❘  21:19 WIB
    • Penggerebekan Bandar Sabu Berujung Tragedi, Satu Polisi Gugur Dua Masih Dicari

      Penggerebekan Bandar Sabu Berujung Tragedi, Satu Polisi Gugur Dua Masih Dicari

      02/07/2026  ❘  21:13 WIB
    • KKP Siapkan 6 Program Prioritas Dukung Kedaulatan Pangan, Bangun 5.000 Kampung Nelayan Merah Putih

      KKP Siapkan 6 Program Prioritas Dukung Kedaulatan Pangan, Bangun 5.000 Kampung Nelayan Merah Putih

      02/07/2026  ❘  20:41 WIB
  • Ekonomi
    • Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 3 Juli 2026: Cek Daftar Lengkap Raja Emas, Hartadinata, dan Laku Emas

      Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 3 Juli 2026: Cek Daftar Lengkap Raja Emas, Hartadinata, dan Laku Emas

      03/07/2026  ❘  11:56 WIB
    • Amerika Serikat Loyo, IHSG Mendadak Ngamuk Terbang Tinggi Pagi Ini!

      Amerika Serikat Loyo, IHSG Mendadak Ngamuk Terbang Tinggi Pagi Ini!

      03/07/2026  ❘  09:57 WIB
    • Rupiah Mendadak Bangkit! Dolar AS Tersungkur, Pasar Langsung Berubah Arah

      Rupiah Mendadak Bangkit! Dolar AS Tersungkur, Pasar Langsung Berubah Arah

      03/07/2026  ❘  09:43 WIB
    • Brent dan WTI Kompak Turun, Kemajuan Negosiasi AS-Iran Tekan Harga Minyak Dunia

      Brent dan WTI Kompak Turun, Kemajuan Negosiasi AS-Iran Tekan Harga Minyak Dunia

      03/07/2026  ❘  09:28 WIB
  • Politik
    • SF Hariyanto Serahkan Surat Penunjukan Mukhlisin Jadi Plt Bupati Kuansing: Jaga Kondusifitas dan Amankan Roda Pemerintahan! 

      SF Hariyanto Serahkan Surat Penunjukan Mukhlisin Jadi Plt Bupati Kuansing: Jaga Kondusifitas dan Amankan Roda Pemerintahan! 

      02/07/2026  ❘  16:31 WIB
    • Bupati Kuansing Suhardiman Amby Ditahan KPK Kasus Suap Mobil Mewah, Gerindra: Tak Ada yang Kebal Hukum!

      Bupati Kuansing Suhardiman Amby Ditahan KPK Kasus Suap Mobil Mewah, Gerindra: Tak Ada yang Kebal Hukum!

      02/07/2026  ❘  15:16 WIB
    • NTT Menjadi Tujuan Kedua Safari Politik Jokowi Setelah Lampung

      NTT Menjadi Tujuan Kedua Safari Politik Jokowi Setelah Lampung

      02/07/2026  ❘  10:41 WIB
    • Warna Politik Bupati Kuansing Suhardiman Amby: Besar di Partai Hanura Loncat ke Gerindra Tapi Dicopot Prabowo, Rencana Nyaleg DPR 2029 Lewat Demokrat

      Warna Politik Bupati Kuansing Suhardiman Amby: Besar di Partai Hanura Loncat ke Gerindra Tapi Dicopot Prabowo, Rencana Nyaleg DPR 2029 Lewat Demokrat

      01/07/2026  ❘  11:58 WIB
  • Hukrim
    • Ini Isi Pertemuan Menhut Raja Juli dan Bupati Kuansing Suhardiman Amby di Jakarta, Ada Amplop Ditinggalkan Usai Acara Bubar

      Ini Isi Pertemuan Menhut Raja Juli dan Bupati Kuansing Suhardiman Amby di Jakarta, Ada Amplop Ditinggalkan Usai Acara Bubar

      03/07/2026  ❘  12:37 WIB
    • Fakta OTT KPK di Langkat, Bupati Syah Afandin dan Enam Orang Masih Jalani Pemeriksaan

      Fakta OTT KPK di Langkat, Bupati Syah Afandin dan Enam Orang Masih Jalani Pemeriksaan

      03/07/2026  ❘  12:03 WIB
    • Menhut Raja Juli Antoni Mengaku Kembalikan Amplop yang Ditinggalkan Bupati Suhardiman Amby Usai Bertemu di Jakarta

      Menhut Raja Juli Antoni Mengaku Kembalikan Amplop yang Ditinggalkan Bupati Suhardiman Amby Usai Bertemu di Jakarta

      03/07/2026  ❘  11:35 WIB
    • Pemburu Emas Kuansing Kocar-kacir, Polisi Datang Bawa Korek Bakar Habis Mesin Dompeng!

      Pemburu Emas Kuansing Kocar-kacir, Polisi Datang Bawa Korek Bakar Habis Mesin Dompeng!

      03/07/2026  ❘  10:23 WIB
  • Umum
    • Jangan Sepelekan Ngorok! Ternyata Makanan Ini Bisa Memperparah Dengkuran Saat Tidur

      Jangan Sepelekan Ngorok! Ternyata Makanan Ini Bisa Memperparah Dengkuran Saat Tidur

      03/07/2026  ❘  08:58 WIB
    • Viral! Ini Arti Panda Parenting, Cara Mengasuh Anak Tanpa Banyak Melarang tapi Tetap Disiplin

      Viral! Ini Arti Panda Parenting, Cara Mengasuh Anak Tanpa Banyak Melarang tapi Tetap Disiplin

      02/07/2026  ❘  09:51 WIB
    • Jangan Asal Pilih Lagu di Mobil! Tempo Musik Ternyata Bisa Pengaruhi Kecepatan dan Konsentrasi Berkendara

      Jangan Asal Pilih Lagu di Mobil! Tempo Musik Ternyata Bisa Pengaruhi Kecepatan dan Konsentrasi Berkendara

      01/07/2026  ❘  08:27 WIB
    • Sering Overthinking? Dokter Ungkap Penyebab GERD Bisa Makin Parah Saat Stres

      Sering Overthinking? Dokter Ungkap Penyebab GERD Bisa Makin Parah Saat Stres

      30/06/2026  ❘  21:43 WIB
  • Riau
    • KONI Riau Buka Verifikasi Calon Cabor Baru, Berkas Ditunggu Hingga 11 Juli

      KONI Riau Buka Verifikasi Calon Cabor Baru, Berkas Ditunggu Hingga 11 Juli

      03/07/2026  ❘  12:33 WIB
    • Pemko Pekanbaru Resmikan 6 Kios Pangan Murah, Warga Kini Bisa Belanja Sembako Lebih Hemat

      Pemko Pekanbaru Resmikan 6 Kios Pangan Murah, Warga Kini Bisa Belanja Sembako Lebih Hemat

      03/07/2026  ❘  12:28 WIB
    • Mandi Kembang Massal di Polres Kampar, Puluhan Polisi Naik Pangkat!

      Mandi Kembang Massal di Polres Kampar, Puluhan Polisi Naik Pangkat!

      03/07/2026  ❘  12:17 WIB
    • Personel Polres Rohul Ditemukan Meninggal di Rumah Kontrakan, Sempat Dirawat karena Gagal Jantung

      Personel Polres Rohul Ditemukan Meninggal di Rumah Kontrakan, Sempat Dirawat karena Gagal Jantung

      03/07/2026  ❘  12:05 WIB
  • Sport
    • Portugal Bangkit Dramatis, Ronaldo dan Goncalo Ramos Hancurkan Mimpi Kroasia di Injury Time

      Portugal Bangkit Dramatis, Ronaldo dan Goncalo Ramos Hancurkan Mimpi Kroasia di Injury Time

      03/07/2026  ❘  11:33 WIB
    • Belgia Bangkit Dramatis, Penalti Menit 118 Hancurkan Mimpi Senegal di Piala Dunia 2026

      Belgia Bangkit Dramatis, Penalti Menit 118 Hancurkan Mimpi Senegal di Piala Dunia 2026

      02/07/2026  ❘  11:25 WIB
    • Sempat Tertinggal, Inggris Lolos Dramatis ke 16 Besar Berkat Dua Gol Harry Kane

      Sempat Tertinggal, Inggris Lolos Dramatis ke 16 Besar Berkat Dua Gol Harry Kane

      02/07/2026  ❘  11:00 WIB
    • Resmi! DPR Sahkan Naturalisasi Luke Vickery dan Mitchell Baker, Timnas Indonesia Makin Kuat

      Resmi! DPR Sahkan Naturalisasi Luke Vickery dan Mitchell Baker, Timnas Indonesia Makin Kuat

      01/07/2026  ❘  20:39 WIB
  • Opini
    • Penilaian FSC Kenapa Berhenti di Tahun 2020, Sementara Deforestasi dan Konflik Sosial di Areal Konsesi APP Group dan APRIL Group Masih Terus Berlanjut

      Penilaian FSC Kenapa Berhenti di Tahun 2020, Sementara Deforestasi dan Konflik Sosial di Areal Konsesi APP Group dan APRIL Group Masih Terus Berlanjut

      29/06/2026  ❘  11:22 WIB
    • Koridor Satwa Menjadi Lorong Maut Kematian Tapir di Konsesi RAPP, Menguji Ketegasan FSC

      Koridor Satwa Menjadi Lorong Maut Kematian Tapir di Konsesi RAPP, Menguji Ketegasan FSC

      21/06/2026  ❘  15:12 WIB
    • Kebangkitan Polandia Menjadi Kekuatan Baru Eropa

      Kebangkitan Polandia Menjadi Kekuatan Baru Eropa

      11/06/2026  ❘  08:29 WIB
    • Proses Remedy Framework FSC: APP Group Bergerak dalam Senyap, APRIL Group Tenggelam dalam Ketidakjelasan

      Proses Remedy Framework FSC: APP Group Bergerak dalam Senyap, APRIL Group Tenggelam dalam Ketidakjelasan

      10/06/2026  ❘  19:27 WIB
  • Internasional
    • Dunia Sepak Bola Berduka, Kiper Palestina Saleem Al-Ashqar Tewas Ditembak Tentara Israel

      Dunia Sepak Bola Berduka, Kiper Palestina Saleem Al-Ashqar Tewas Ditembak Tentara Israel

      03/07/2026  ❘  09:20 WIB
    • Dampak Perang AS-Iran Meluas, Warga Singapura Kini Harus Bayar Listrik Lebih Mahal

      Dampak Perang AS-Iran Meluas, Warga Singapura Kini Harus Bayar Listrik Lebih Mahal

      02/07/2026  ❘  13:42 WIB
    • Negosiasi Rahasia AS-Iran Berbuah Sinyal Positif, Harga Minyak Langsung Tergelincir

      Negosiasi Rahasia AS-Iran Berbuah Sinyal Positif, Harga Minyak Langsung Tergelincir

      02/07/2026  ❘  10:22 WIB
    • MA AS Tolak Perintah Trump Akhiri Kewarganegaraan Berdasarkan Kelahiran, Putusan 6-3 Jadi Pukulan Telak

      MA AS Tolak Perintah Trump Akhiri Kewarganegaraan Berdasarkan Kelahiran, Putusan 6-3 Jadi Pukulan Telak

      01/07/2026  ❘  20:45 WIB
  • lain
      -->
    • Advertorial
    • -->
    • Foto
    • Indeks
Bukan omon omon

5 Penyebab Penguasa Kebun Sawit Dalam Kawasan Hutan Tak Berkutik Dibikin Satgas PKH

12/04/2025  ❘  09:30 WIB • Hukrim
Bagikan :
5 Penyebab Penguasa Kebun Sawit Dalam Kawasan Hutan Tak Berkutik Dibikin Satgas PKH

Pemasangan plang oleh Satgas Penertiban Kawasan Hutan (PKH) di kebun kelapa sawit dalam kawasan hutan. Foto: Istimewa

SABANGMERAUKE NEWS, Riau - Operasi besar-besaran terhadap kebun kelapa sawit ilegal dalam kawasan hutan sedang digencarkan. Lebih dari 1,1 juta hektare kebun sawit diklaim telah diamankan oleh Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) yang dibentuk sejak 21 Januari 2025. 

Sepak terjang Satgas PKH dinilai membuat para penguasa kawasan hutan, baik itu pengelola kebun sawit maupun tambang ilegal tak berkutik. Para cukong maupun korporasi raksasa yang lahannya disegel dalam bentuk pemasangan plang, tak berani melakukan perlawanan secara hukum.

Padahal, dasar hukum pembentukan Satgas PKH hanyalah lewat Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 5 Tahun 2025 tentang Penertiban Kawasan Hutan. Jauh sebelumnya, republik ini memiliki setumpuk undang-undang menyangkut sektor kehutanan, termasuk beleid sektor korupsi dan tindak pidana pidana pencucian uang. Tapi apa daya, penegakan hukum sebelumnya dinilai tebang pilih, sehingga masalah klasik ini tak pernah tuntas. 

Lantas, apa yang membuat para cukong dan korporasi penguasa kebun sawit ilegal tak berkutik di hadapan Satgas PKH? Apakah Perpres Nomor 5 Tahun 2025 tentang Penertiban Kawasan Hutan tak memiliki celah untuk diuji materil ke Mahkamah Agung? 

Berikut analisis 5 penyebab cukong dan korporasi penguasa kebun sawit dalam kawasan hutan tak berani melakukan perlawanan terhadap Satgas PKH:

1. Sadar Akan Kesalahannya

Jauh sebelumnya, keberadaan kebun sawit dalam kawasan hutan sudah dilarang tegas oleh negara lewat sejumlah regulasi. Namun, justru pembukaan hutan disulap menjadi kebun sawit berlangsung makin masif. 

Kemungkinan, para pengelola hutan tanpa izin saat ini mengalami rasa takut akan diproses secara hukum. 

Jika saja mereka melakukan perlawanan, maka kemungkinan tindakan hukum yang lebih keras bisa mereka alami. Sehingga saat ini, para cukong dan korporasi sawit dalam kawasan hutan memilih bersikap manut. Mereka dalam posisi dilematis. 

Satgas PKH juga langsung bertindak pada level lapangan. Sehingga efek kejutnya dinilai sangat efektif karena langsung menyasar pada objek lapangan, yang ditindaklanjuti dengan pemanggilan pihak terkait oleh Tim Satgas. 

2. Satgas PKH Didukung Tim Lengkap 

Satgas PKH merupakan tim superlengkap yang terdiri dari sejumlah institusi negara. Peran Tentara Nasional Indonesia (TNI) bahkan dinilai cukup menonjol, terlebih Ketua Pengarah Satgas PKH dijabat oleh Menteri Pertahanan. TNI dilibatkan secara efektif sebagai tim lapangan karena kemampuan penguasaan teritorial yang cukup mumpuni. 

Sementara itu, untuk urusan hukum sepenuhnya diserahkan kepada Kejaksaan Agung (Kejagung). Ketua Pelaksana Satgas PKH yakni Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah. 

Untuk mengecek potensi kerugian negara dalam kasus kebun sawit dalam kawasan hutan, diterjunkan auditor dari Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP). Tim juga didukung oleh Kementerian Kehutanan yang memiliki data dan Badan Informasi Geospasial (BIG) yang merekam informasi (citra) lapangan. 

Ada juga unsur dari Kementerian Keuangan menyisir soal kewajiban pajak, termasuk juga dari Kepolisian RI. 

 

3. Lahan Diambil Alih Negara

Perpres Nomor 5 Tahun 2025 secara tegas menyebut bahwa langkah penertiban hutan secara administratif tidak menghilangkan jerat pidana. 

Jika selama ini, kasus kebun sawit ilegal berdasarkan Undang-undang Cipta Kerja kerap dikampanyekan bersifat ultimum remedium, namun hal tersebut tak sepenuhnya benar. Penertiban kawasan hutan yang dilakukan oleh Satgas PKH bisa berujung pada tindakan pidana. 

UU Cipta Kerja memang menerapkan adanya sanksi administratif berupa pembayaran denda dalam pengelolaan hutan tanpa izin. Namun, pembayaran denda tidak membuat kesalahan yang dilakukan otomatis diampuni. Lahan hutan yang dikelola secara ilegal tersebut, tetap akan diambil alih oleh negara (pemulihan aset negara). 

4. Efek Samping yang Lebih Keras

Kekhawatiran para penguasa kebun sawit dalam kawasan hutan melakukan perlawanan hukum, juga dipicu adanya potensi efek samping yang keras. Perlawanan dikhawatirkan justru menimbulkan tindakan lebih keras dari Satgas PKH. 

Satgas bisa saja menguliti kewajiban-kewajiban hukum yang lalai dilakukan oleh para perambah hutan tersebut. Termasuk mengenakan pasal-pasal korupsi, tindak pidana pencucian uang dan tindak pidana perpajakan. 

Hal ini sudah dicontohkan dengan kasus hukum yang menjerat PT Duta Palma Grup. Bos besar mereka Surya Darmadi dijerat dan mendekam di penjara. Ada 7 perusahaan yang terafiliasi dengan Duta Palma Grup yang dijerat dengan kasus korupsi korporasi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU). 

 

5. Atensi dan Prioritas Presiden Prabowo

Penertiban kawasan hutan mendapat atensi khusus dari Presiden Prabowo Subianto. Ia kerap menekankan soal adanya kebocoran keuangan negara dalam jumlah besar. 

Hasyim Djojohadikusumo, adik kandung Presiden Prabowo bahkan menyebut potensi kebocoran keuangan negara dari kebun sawit ilegal mencapai Rp 300 triliun. 

Atensi khusus Presiden Prabowo ini diduga membuat Satgas PKH akan bekerja sesuai koridor dan tidak tebang pilih. Perpres Nomor 5 Tahun 2025 secara tegas menyebut Satgas PKH bertanggung jawab langsung ke Presiden. (R-03) 

Editor: Raya Desmawanto
Tags :Satgas PKHSawit Dalam Kawasan HutanSabangMeraukeNews

BERITA TERKAIT :

  • Sebagian Wilayah Riau Masih Akan Diguyur Hujan Hari Ini

    Sebagian Wilayah Riau Masih Akan Diguyur Hujan Hari Ini

    Riau •
    12/04/2025 ❘ 08:26 WIB
  • 3 Bahan Makanan Aneh di Indonesia Ini Mengandung Banyak Manfaat? Berikut Penjelasannya

    3 Bahan Makanan Aneh di Indonesia Ini Mengandung Banyak Manfaat? Berikut Penjelasannya

    Umum •
    12/04/2025 ❘ 06:07 WIB
  • H+10 Lebaran, 2.923.754 Kendaraan Melintas di Jalan Tol Trans Sumatera

    H+10 Lebaran, 2.923.754 Kendaraan Melintas di Jalan Tol Trans Sumatera

    Riau •
    12/04/2025 ❘ 05:56 WIB
  • Minta Dukungan Pengelolaan Kawasan Hutan, Gubri Abdul Wahid Temui Menteri Kehutanan  

    Minta Dukungan Pengelolaan Kawasan Hutan, Gubri Abdul Wahid Temui Menteri Kehutanan  

    Riau •
    12/04/2025 ❘ 05:50 WIB
  • Presiden Prabowo Rilis Aturan Soal Penyertaan Modal Negara ke Danantara

    Presiden Prabowo Rilis Aturan Soal Penyertaan Modal Negara ke Danantara

    Nasional •
    12/04/2025 ❘ 07:28 WIB
Lindawati Tahun Baru Islam HUT 60 tahun BRK syariah Lowongan kerja Novotel Terbaru

TERPOPULER

  • Bos Besar RGE Sukanto Tanoto Jadi Orang Terkaya Indonesia, Kekayaannya 52 Kali APBD Riau

    Bos Besar RGE Sukanto Tanoto Jadi Orang Terkaya Indonesia, Kekayaannya 52 Kali APBD Riau

    30/06/2026  ❘  20:21 WIB
  • Meledak! Istri Dani Nursalam Mengaku Ditawari Rp 1 Miliar dan Uang Bulanan Rp 30 Juta oleh Pengacara Gubernur Abdul Wahid

    Meledak! Istri Dani Nursalam Mengaku Ditawari Rp 1 Miliar dan Uang Bulanan Rp 30 Juta oleh Pengacara Gubernur Abdul Wahid

    01/07/2026  ❘  12:49 WIB
  • TPP Ribuan Guru PPPK Diduga Digelapkan, Kejari Rohil Tahan PPTK dan Bendahara Dinas Pendidikan

    TPP Ribuan Guru PPPK Diduga Digelapkan, Kejari Rohil Tahan PPTK dan Bendahara Dinas Pendidikan

    22/06/2026  ❘  21:50 WIB
  • Tragis, Pelajar SMP di Selatpanjang Meninggal Dunia Tertimpa Tembok Saat Mengejar Layang-Layang Putus

    Tragis, Pelajar SMP di Selatpanjang Meninggal Dunia Tertimpa Tembok Saat Mengejar Layang-Layang Putus

    22/06/2026  ❘  18:06 WIB
  • Resmi Dimutasi! Kapolres Meranti AKBP Aldi Alfa Faroqi Geser ke Rohil, Sosok AKBP Gede Datang dengan Pengalaman Bongkar Kasus Korupsi

    Resmi Dimutasi! Kapolres Meranti AKBP Aldi Alfa Faroqi Geser ke Rohil, Sosok AKBP Gede Datang dengan Pengalaman Bongkar Kasus Korupsi

    26/06/2026  ❘  11:40 WIB
Kempo Dojo AKRI cafe Idul adha dprd pekanbaru

    Follow Us

  • Copyright ©
    SabangMeraukeNEWS.com

    Berita

  • Daerah
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Umum

    Berita

  • Riau
  • Sport
  • Opini
  • Internasional
  • Advertorial
  • Indeks

    Halaman

  • Redaksi
  • Tentang
  • Pedoman
  • Disclaimer
  • Info Iklan
  • SOP Perlindungan Wartawan