SabangMeraukeNEWS.com

  • Daerah
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Umum
  • Riau
  • Sport
  • Opini
  • Internasional
  • Advertorial
  • Indeks

  • Redaksi
  • Tentang
  • Pedoman
  • Disclaimer
  • Info Iklan
  • SOP Perlindungan Wartawan

    https://sabangmeraukenews.com

Copyright ©
sabangmeraukeNEWS.com
All rights reserved

https://sabangmeraukenews.com

  • Daerah
    • Dijanjikan Rp22 Juta, Tiga Wanita Nekat Bawa 9 Kg Sabu dan 800 Vape Narkoba ke Medan

      Dijanjikan Rp22 Juta, Tiga Wanita Nekat Bawa 9 Kg Sabu dan 800 Vape Narkoba ke Medan

      13/06/2026  ❘  13:14 WIB
    • Niat Bercanda Malah Berujung Sidang Kode Etik, 4 ASN Jambi Kaget Video Gaji Ke-13 Meledak

      Niat Bercanda Malah Berujung Sidang Kode Etik, 4 ASN Jambi Kaget Video Gaji Ke-13 Meledak

      13/06/2026  ❘  11:59 WIB
    • Mobil Narkoba dari Bengkalis Tersandung di SPBU Merangin, Isinya 53 Ribu Ekstasi

      Mobil Narkoba dari Bengkalis Tersandung di SPBU Merangin, Isinya 53 Ribu Ekstasi

      13/06/2026  ❘  08:42 WIB
    • Setahun Menggantung, Kasus Ustaz Lecehkan Mahasiswi UINSU Belum Ada Tersangka

      Setahun Menggantung, Kasus Ustaz Lecehkan Mahasiswi UINSU Belum Ada Tersangka

      12/06/2026  ❘  20:27 WIB
  • Nasional
    • BGN Evaluasi Insentif Operasional Dapur MBG Demi Efisiensi Anggaran

      BGN Evaluasi Insentif Operasional Dapur MBG Demi Efisiensi Anggaran

      13/06/2026  ❘  12:53 WIB
    • MBG Boroskan Uang Negara Rp 1 Triliun per Bulan, Tapi Gaji Guru Tak Layak dan Ruang Sekolah Banyak Rusak

      MBG Boroskan Uang Negara Rp 1 Triliun per Bulan, Tapi Gaji Guru Tak Layak dan Ruang Sekolah Banyak Rusak

      13/06/2026  ❘  12:45 WIB
    • Pekerjaan Bergaji Tinggi Kini Jadi Ladang Pengangguran, AI dan PHK Massal Hantam Kelas Profesional

      Pekerjaan Bergaji Tinggi Kini Jadi Ladang Pengangguran, AI dan PHK Massal Hantam Kelas Profesional

      13/06/2026  ❘  11:57 WIB
    • Berawal Dari Temuan BPK Soal Dana BOS, 500 Kepala Sekolah Dipaksa Mengundurkan Diri

      Berawal Dari Temuan BPK Soal Dana BOS, 500 Kepala Sekolah Dipaksa Mengundurkan Diri

      13/06/2026  ❘  09:26 WIB
  • Ekonomi
    • Jokowi Jadi Ketua Dewan Pembina PSI: 2029 Arena Pertarungan Banteng, Garuda dan Gajah

      Jokowi Jadi Ketua Dewan Pembina PSI: 2029 Arena Pertarungan Banteng, Garuda dan Gajah

      13/06/2026  ❘  17:45 WIB
    • Ekonomi Triwulan I 2026 Tumbuh 7,91 Persen, Wako Pekanbaru Agung Nugroho Sebut Belanja Daerah Efektif dan Tepat Sasaran

      Ekonomi Triwulan I 2026 Tumbuh 7,91 Persen, Wako Pekanbaru Agung Nugroho Sebut Belanja Daerah Efektif dan Tepat Sasaran

      13/06/2026  ❘  08:50 WIB
    • Cek Harga Emas Pegadaian Terbaru Sabtu 13 Juni 2026, Antam Tembus Rp 2,8 Juta per Gram

      Cek Harga Emas Pegadaian Terbaru Sabtu 13 Juni 2026, Antam Tembus Rp 2,8 Juta per Gram

      13/06/2026  ❘  08:40 WIB
    • Rupiah Bangkit dari Tekanan, Dolar AS Dipaksa Mundur dari Level Rp18.000

      Rupiah Bangkit dari Tekanan, Dolar AS Dipaksa Mundur dari Level Rp18.000

      12/06/2026  ❘  18:34 WIB
  • Politik
    • Datang ke Istana Bersama Luhut, Chatib Basri Akhirnya Buka Suara Soal Jabatan Menkeu

      Datang ke Istana Bersama Luhut, Chatib Basri Akhirnya Buka Suara Soal Jabatan Menkeu

      09/06/2026  ❘  19:17 WIB
    • Dari Demo Jalanan ke Lingkar Kekuasaan, Said Iqbal Jadi Penasihat Khusus Presiden Prabowo

      Dari Demo Jalanan ke Lingkar Kekuasaan, Said Iqbal Jadi Penasihat Khusus Presiden Prabowo

      08/06/2026  ❘  11:49 WIB
    • Pigai Bikin Geger! Usul Sipil Duduki Jabatan Polri Picu Gelombang Perdebatan Nasional

      Pigai Bikin Geger! Usul Sipil Duduki Jabatan Polri Picu Gelombang Perdebatan Nasional

      06/06/2026  ❘  19:35 WIB
    • Plt Gubernur Riau; "Saya Tidak Ada Cium Tangan Bapak! Siapa Bapak Rupanya?"

      Plt Gubernur Riau; "Saya Tidak Ada Cium Tangan Bapak! Siapa Bapak Rupanya?"

      03/06/2026  ❘  15:16 WIB
  • Hukrim
    • Tiga Bulan Menanti Keadilan, Keluarga Korban Pencabulan Anak Terus Datangi Polres Meranti, Polisi Sebut Kasus Tetap Berproses

      Tiga Bulan Menanti Keadilan, Keluarga Korban Pencabulan Anak Terus Datangi Polres Meranti, Polisi Sebut Kasus Tetap Berproses

      13/06/2026  ❘  19:36 WIB
    • Polisi Tangkap 69 Orang Usai Gerebek Tempat Judi Berkedok Timezone, Ada Main Tembak Ikan dan Burung

      Polisi Tangkap 69 Orang Usai Gerebek Tempat Judi Berkedok Timezone, Ada Main Tembak Ikan dan Burung

      13/06/2026  ❘  19:04 WIB
    • Diduga Eksploitasi Cucu dan Anak Jadi Manusia Silver, Polisi Tangkap Pasutri di Riau

      Diduga Eksploitasi Cucu dan Anak Jadi Manusia Silver, Polisi Tangkap Pasutri di Riau

      13/06/2026  ❘  17:56 WIB
    • Tiga Bocah Silver di Pelalawan Mengaku Takut Pulang Jika Tidak Bawa Uang Rp500 Ribu

      Tiga Bocah Silver di Pelalawan Mengaku Takut Pulang Jika Tidak Bawa Uang Rp500 Ribu

      13/06/2026  ❘  17:47 WIB
  • Umum
    • Mengenal ‘Social Battery’, Penyebab Seseorang Tiba-tiba Malas Bersosialisasi dan Mudah Lelah

      Mengenal ‘Social Battery’, Penyebab Seseorang Tiba-tiba Malas Bersosialisasi dan Mudah Lelah

      13/06/2026  ❘  08:22 WIB
    • Komedian Senior Bolot Alami Serangan Jantung, Dokter Ungkap Tanda Nyeri Dada Berbahaya yang Sering Disepelekan

      Komedian Senior Bolot Alami Serangan Jantung, Dokter Ungkap Tanda Nyeri Dada Berbahaya yang Sering Disepelekan

      12/06/2026  ❘  20:09 WIB
    • Jangan Remehkan Jus Jambu Biji! Ahli Ungkap Manfaat Besarnya untuk Penderita Anemia

      Jangan Remehkan Jus Jambu Biji! Ahli Ungkap Manfaat Besarnya untuk Penderita Anemia

      12/06/2026  ❘  19:50 WIB
    • IKA FISIP Selenggarakan Diskusi Jelang Momentum Pemilihan Rektor Baru: Quo Vadis Universitas Riau?

      IKA FISIP Selenggarakan Diskusi Jelang Momentum Pemilihan Rektor Baru: Quo Vadis Universitas Riau?

      11/06/2026  ❘  20:26 WIB
  • Riau
    • UMKM Kuliner Jadi Motor Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Pekanbaru

      UMKM Kuliner Jadi Motor Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Pekanbaru

      13/06/2026  ❘  19:34 WIB
    • FDI Soroti Korupsi Berjamaah di MBG & Dilema Kenaikan BBM: Pemerintah Perlu Konsisten, Publik Perlu Mengawasi!

      FDI Soroti Korupsi Berjamaah di MBG & Dilema Kenaikan BBM: Pemerintah Perlu Konsisten, Publik Perlu Mengawasi!

      13/06/2026  ❘  17:08 WIB
    • Satelit BMKG Pantau 87 Titik Panas Kepung Sumatera! 8 Hotspot Membara di Riau

      Satelit BMKG Pantau 87 Titik Panas Kepung Sumatera! 8 Hotspot Membara di Riau

      13/06/2026  ❘  11:48 WIB
    • BMKG Warning! Delapan Titik Panas Muncul di Riau, Pelalawan Jadi Sorotan

      BMKG Warning! Delapan Titik Panas Muncul di Riau, Pelalawan Jadi Sorotan

      13/06/2026  ❘  11:41 WIB
  • Sport
    • Amerika Mengamuk! Paraguay Kebobolan 4 Gol, Balogun Menari di Los Angeles

      Amerika Mengamuk! Paraguay Kebobolan 4 Gol, Balogun Menari di Los Angeles

      13/06/2026  ❘  10:26 WIB
    • Duel Penentu Nasib! Haiti dan Skotlandia Berebut Tiket Mimpi Sebelum Brasil Mengamuk

      Duel Penentu Nasib! Haiti dan Skotlandia Berebut Tiket Mimpi Sebelum Brasil Mengamuk

      13/06/2026  ❘  10:04 WIB
    • Tanpa Neymar! Brasil Bawa Lima Bintang, Maroko Datang Tanpa Takut di New Jersey

      Tanpa Neymar! Brasil Bawa Lima Bintang, Maroko Datang Tanpa Takut di New Jersey

      13/06/2026  ❘  08:59 WIB
    • Lolos Penuh Kontroversi, Qatar Langsung Dihadang Tembok Bernama Swiss

      Lolos Penuh Kontroversi, Qatar Langsung Dihadang Tembok Bernama Swiss

      13/06/2026  ❘  07:32 WIB
  • Opini
    • Kebangkitan Polandia Menjadi Kekuatan Baru Eropa

      Kebangkitan Polandia Menjadi Kekuatan Baru Eropa

      11/06/2026  ❘  08:29 WIB
    • Proses Remedy Framework FSC: APP Group Bergerak dalam Senyap, APRIL Group Tenggelam dalam Ketidakjelasan

      Proses Remedy Framework FSC: APP Group Bergerak dalam Senyap, APRIL Group Tenggelam dalam Ketidakjelasan

      10/06/2026  ❘  19:27 WIB
    • PHR Raup Laba Rp 16 Triliun, Alokasi Dana PI Blok Rokan Harus Jelas dan Transparan: Jangan Lagi Rp 18 Ribu per Bulan! 

      PHR Raup Laba Rp 16 Triliun, Alokasi Dana PI Blok Rokan Harus Jelas dan Transparan: Jangan Lagi Rp 18 Ribu per Bulan! 

      05/06/2026  ❘  12:26 WIB
    • Penguatan Daya Saing UMKM Indonesia Melalui Implementasi Good Governance dan Penataan Pajak

      Penguatan Daya Saing UMKM Indonesia Melalui Implementasi Good Governance dan Penataan Pajak

      01/06/2026  ❘  15:34 WIB
  • Internasional
    • Draf Perdamaian Hampir Rampung, Iran Mulai Buka Sinyal Positif ke AS

      Draf Perdamaian Hampir Rampung, Iran Mulai Buka Sinyal Positif ke AS

      13/06/2026  ❘  13:57 WIB
    • Perang Iran-AS Segera Berakhir? Draf Damai Final Disusun, Selat Hormuz Siap Dibuka

      Perang Iran-AS Segera Berakhir? Draf Damai Final Disusun, Selat Hormuz Siap Dibuka

      13/06/2026  ❘  12:11 WIB
    • Putri Pewaris Takhta Thailand Wafat Setelah 4 Tahun Koma, Negeri Gajah Putih Berkabung 15 Hari

      Putri Pewaris Takhta Thailand Wafat Setelah 4 Tahun Koma, Negeri Gajah Putih Berkabung 15 Hari

      12/06/2026  ❘  20:09 WIB
    • Pagi Ancam Iran Habis-Habisan, Sore Hari Trump Mendadak Pilih Damai

      Pagi Ancam Iran Habis-Habisan, Sore Hari Trump Mendadak Pilih Damai

      12/06/2026  ❘  12:21 WIB
  • lain
      -->
    • Advertorial
    • -->
    • Foto
    • Indeks
Bukan omon omon

Menolak Lupa! Polda Riau Didesak Ambil Alih Penyidikan Kecelakaan Maut Tewaskan 15 Orang di Konsesi HTI PT Nusa Wana Raya

03/03/2025  ❘  13:07 WIB • Hukrim
Bagikan :
Menolak Lupa! Polda Riau Didesak Ambil Alih Penyidikan Kecelakaan Maut Tewaskan 15 Orang di Konsesi HTI PT Nusa Wana Raya

Tragedi tewasnya 15 orang dalam insiden truk terjun ke sungai di Desa Segati, Kecamatan Langgam, Pelalawan pada Sabtu (22/2/2025) lalu. Foto: Istimewa

SABANGMERAUKE NEWS, Riau - Tragedi tewasnya 15 orang dalam insiden truk terjun ke sungai di Desa Segati, Kecamatan Langgam, Pelalawan pada Sabtu (22/2/2025) lalu, tidak bisa dianggap sepele. Kasus ini mesti diusut tuntas, kepolisian didesak untuk segera menetapkan tersangka dari pihak perusahaan terkait. 

Koordinator Jaringan Kerja Penyelamat Hutan Riau (Jikalahari), Okto Yugo Setiyo menyatakan, Polda Riau seharusnya mengambil alih penyidikan kasus tersebut. Alasannya, penyidikan yang dilakukan oleh Polres Pelalawan berpotensi terjadi konflik kepentingan karena langsung terjadi di wilayah hukumnya.

"Kami meminta agar Polda Riau segera ambil alih penanganan perkara tersebut. Pihak perusahaan yang terkait harus segera diperiksa," kata Okto pada Sabtu (1/3/2025). 

Ia menjelaskan, kecelakaan yang menewaskan 15 orang tersebut bukan perkara yang biasa. Peristiwa tersebut terjadi di perusahaan konsesi hutan tanaman industri yang seharusnya menerapkan standar keselamatan yang tinggi. 

"Penanganan perkara ini tidak boleh berlarut-larut karena menyangkut nyawa manusia. Harus segera ada penetapan tersangka dari, terutama dari unsur perusahaan," kata Okto. 

Jikalahari juga mendesak Pemprov Riau melalui Dinas Tenaga Kerja agar segera melakukan audit Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) terhadap PT Empat Res Bersaudara (ERB). PT ERB merupakan mitra kerja PT Nusa Wana Raya (NWR), afiliasi sekaligus pemasok bahan baku kayu industri ke PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP). Sebanyak 15 orang yang tewas merupakan pekerja dan anggota keluarga yang dipekerjakan oleh PT ERB. Sementara, RAPP merupakan entitas bisnis dari Asia Pacific Resources International Holdings Ltd (APRIL) Grup.

Okto menegaskan, audit K3 juga harus dilakukan terhadap APRIL Grup dan PT Nusa Wana Raya. Menurutnya, tragedi yang menewaskan sebanyak 15 orang tersebut, harus ditelisik dari hulu hingga ke hilir. 

"Karena April Group selalu membanggakan kebijakan K3 mereka. Kok bisa sekelas rekanan April Group mengangkut pekerja dan anak pakai truk, harusnya, ya pakai bus," tegas Okto. 

Sebelumnya, Polres Pelalawan mengklaim sedang mengusut tragedi kematian 15 pekerja dan keluarga akibat truk masuk sungai di Desa Segati, Kecamatan Langgam, Pelalawan pada Sabtu (22/2/2025) lalu. Penyidik akan memeriksa manajemen PT Empat Res Bersaudara (ERB), perusahaan yang diduga merupakan pemilik truk. 

Kapolres Pelalawan, AKBP Afrizal Asri menyatakan, sopir truk bernomor polisi BM 8699 ZO, Maranatha Zendrato telah ditetapkan sebagai tersangka. Namun, karena Zendrato ikut tewas dalam kecelakaan tersebut, proses hukumnya dihentikan. 

"Karena sudah meninggal dunia, kasusnya dihentikan. Sekarang sedang didalami pasal 277 mengarah perusahaan yang memiliki mobil truk itu," kata AKBP Afrizal Asri SIK kepada media, Jumat (28/2/2025). 

Diterangkannya, dalam pasal 277 ini mengarah ke pihak yang merubah bentuk dan tipe kendaraan. Pasalnya, truk colt diesel yang digunakan para pekerja dan keluarganya saat kecelakaan telah dimodifikasi dari angkutan barang menjadi angkutan orang. 

Hal tersebut diduga kuat telah menyalahi Undang-undang nomor 22 tahun 2009 dan diduga menjadi salah satu penyebab kecelakaan tunggal yang merenggut 15 nyawa orang dewasa hingga anak-anak itu. 

AKBP Afrizal menjelaskan, penyidik dari Satlantas Polres Pelalawan akan memanggil para saksi-saksi dan ahli terkait kendaraan yang dimodifikasi tersebut. Termasuk memeriksa manajemen PT ERB sebagai pemilik kendaraan dan tempat para korban berkerja. 

"Ini sesuai dengan arahan dari Pak Kapolda Riau ketika turun ke TKP. Proses hukum harus dijalankan. Makanya pihak perusahaan akan dipanggil dan diperiksa," tanda Kapolres Afrizal. 

Polisi telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), meminta keterangan para saksi, serta melakukan gelar perkara. Jika nantinya ditemukan adanya pelanggaran hukum, status perkara akan dinaikan ke penyidikan.

Tersangka akan dikenakan pidana penjara selama 1 tahun dan denda Rp 24 juta. 

"Kami akan sampaikan lagi bagaimana perkembangan kasus ini setelah penyelidikan tuntas," kata Afrizal.

Jikalahari Desak Direksi PT NWR dan APRIL Grup Jadi Tersangka

Sebelumnya diwartakan, Jaringan Kerja Penyelamat Hutan Riau (Jikalahari) mendesak Polda Riau menetapkan direksi PT Nusa Wana Raya (NWR) dan APRIL Grup bertanggungjawab atas tragedi terjunnya truk pengangkut tenaga kerja dan keluarganya ke Sungai Segati di Pelalawan, Sabtu (22/2/2025). Peristiwa ini menewaskan 6 orang dan 9 lainnya masih hilang. 

“Kami menyampaikan belasungkawa terhadap korban dan keluarga dan mendorong Polda Riau mengambil alih dan segera menetapkan tersangka direksi PT NWR dan APRIL Grup serta menuntut pertanggungjawabannya,” kata Koordinator Jikalahari, Okto Yugo Setiyo, Senin (24/2/2025). 

Okto menyebut, peristiwa tersebut dapat terjadi akibat pelanggaran regulasi dan hak asasi manusia. PT NWR, kata Okto, jelas melakukan pelanggaran karena membiarkan mobil truk Colt Diesel dijadikan sebagai alat transportasi pekerja penanaman dan perawatan tanaman di dalam konsesinya. Hal itu disebutnya, melanggar Pasal 137 Undang-undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

“Mengangkut penumpang dengan menggunakan truk adalah terlarang, karena secara aturan fungsi mobil barang dan penumpang berbeda,” kata Okto Yugo. 

 

Ia juga menuding kalau APRIL gagal dalam menjamin keselamatan pekerja. Padahal APRIL selalu membanggakan Kebijakan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (OHS). Grup APRIL, kata Okto, kerap menyatakan meningkatkan pemeliharaan lingkungan kerja yang selamat, sehat dan aman bagi seluruh karyawan, kontraktor, konsumen dan pengunjung. 

Sebagaimana diketahui, PT NWR merupakan perusahaam afiliasi PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) yang memasuk bahan baku industri pulp and paper dari tanaman akasia dan eukaliptus di areal konsesinya. PT RAPP tergabung dalam raksasa APRIL Grup. 

Okto juga meminta pemerintah segera mengaudit kinerja APRIL grup atas jaminan keselamatan kerja dan kesejahteraan pekerjanya dan masyarakat sekitar.

“Pemerintah harus mengaudit pelaksanaan kerja APRIl Grup dan memastikan hak seluruh korban baik yang meninggal maupun korban selamat. Serta memastikan kejadian serupa tidak terulang kembali, baik bagi pekerja maupun masyarakat sekitar,” kata Okto.

Menurut Jikalahari, tragedi yang terjadi bukanlah yang pertama kali di lingkungan APRIL Grup yang mengakibatkan korban para pekerja dan masyarakat sekitar. Pada Februari 2023 silam, 32 orang karyawan PT MSM yang bekerja di Project PT RAPP mengalami gangguan pernafasan, diduga karena menghirup gas beracun (sulfur acid) dari pipa zat kimia PT RAPP yang mengalami kebocoran. 

Kemudian pada November 2024, terjadi kecelakaan lalu lintas tragis di jalan koridor PT RAPP Km 42 Desa Segati. Kala itu, mobil pick up Mitsubishi L 300 yang dikemudikan masyarakat Desa Segati bertabrakan dengan truk Hino milik PT DNR, subkontraktor PT RAPP yang mengangkut kayu akasia. Kecelakaan ini mengakibatkan supir mobil L 300 meninggal dunia. 

Jikalahari dalam pernyataannya mendesak Gubernur Riau mengintruksikan dinas terkait melakukan audit K3 seluruh wilayah operasional APRIL Grup

"Polda Riau agar mengambil alih melakukan penyidikan sampai tuntas terhadap Direksi PT NWR dan APRIL Grup yang membiarkan truk Colt Diesel digunakan sebagai kendaraan operasional untuk pekerja. APRIL Grup harus bertanggung jawab penuh terhadap 32 korban, baik yang meninggal maupun yang dalam perawatan," tegas Okto. 

Bupati Zukri Lakukan Investigasi

Sebelumnya, Bupati Pelalawan, Zukri menyatakan akan melakukan investigasi atas peristiwa terjunnya truk yang mengangkut pekerja dan keluarga buruh yang bekerja di perusahaan hutan tanaman industri (HTI) PT Nusa Wana Raya (NWR). Peristiwa tragis ini menewaskan 6 orang dan 9 lainnya masih dinyatakan hilang pada Sabtu (21/2/2025). 

Zukri menyatakan, saat ini pihaknya bersama instansi terkait masih fokus untuk menemukan 9 orang korban yang hilang usai truk colt diesel tersebut masuk ke dalam sungai. Ia berharap para korban dapat segera ditemukan. 

"Saat ini kita masih fokus mencari 9 orang korban yang belum ditemukan. Atas nama pemerintah Bupati Pelalawan saya menyampaikan belasungkawa atas kejadian ini dan berharap seluruh korban dapat ditemukan," kata Zukri kepada SabangMerauke News, Senin (24/2/2025). 

Politisi PDI Perjuangan ini menegaskan, akan segera melakukan investigasi atas kejadian tersebut. Investigasi akan difokuskan pada penerapan aspek Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) yang dilakukan di dalam perusahaan yang mempekerjakan korban. Termasuk dalam hal ini yakni perlindungan dan jaminan hak-hak pekerja. 

"Kita akan lakukan investigasi terkait penerapan K3 di perusahaan tersebut," terang Zukri. 

Berikut adalah daftar nama korban selamat:

1. Yerniwati

2. Arkian Zebua

3. Yasman Gulo

4. Novayanti

5. Taogomano

6. Nenek Seja

7. Ina Nove

 

8. Epriniwati

9. Dameria

10. Jelisman

11. Otonius

12. Yantonius

13. Melianus

14. Juventus

15. Febri

16. Wia

17. Berkat

Daftar nama korban meninggal:

1. Maranata Zendrato

2. Solina

3. Cahya

4. Tri

5. Cel

6. Yaman Hulu 

7. Aferius

8. Yusnidar

9. Yasani

10.Setia Murni

11. Arman

12. Amel

13. Noel

14. Wilda

15. Ciras. (R-04)

Editor: Raya Desmawanto
Tags :PT Nusa Wana RayaPT Empat Res BersaudaraRAPPAPRIL GrupSabangMeraukeNews

BERITA TERKAIT :

  • Pulang Tarawih, Anak 9 Tahun di Rohil Diterkam Buaya Saat Hendak Masuk ke Rumahnya

    Pulang Tarawih, Anak 9 Tahun di Rohil Diterkam Buaya Saat Hendak Masuk ke Rumahnya

    Riau •
    03/03/2025 ❘ 13:23 WIB
  • Abdul Wahid-SF Hariyanto Didesak Bersihkan Pungli dan Bisnis Sektor Pendidikan: Mereka Harus Tahu Kinerja Disdik Riau! 

    Abdul Wahid-SF Hariyanto Didesak Bersihkan Pungli dan Bisnis Sektor Pendidikan: Mereka Harus Tahu Kinerja Disdik Riau! 

    Daerah •
    03/03/2025 ❘ 11:14 WIB
  • Hari Pertama Puasa, Bazar Takjil di Pekanbaru Dibanjiri Pembeli

    Hari Pertama Puasa, Bazar Takjil di Pekanbaru Dibanjiri Pembeli

    Riau •
    01/03/2025 ❘ 21:46 WIB
  • Dorong Geliat Ekonomi, BPP Pekanbaru Serahkan Alat Pengolah Sampah Plastik ke Pelaku UMKM

    Dorong Geliat Ekonomi, BPP Pekanbaru Serahkan Alat Pengolah Sampah Plastik ke Pelaku UMKM

    Riau •
    01/03/2025 ❘ 18:42 WIB
  • Buntut Permasalahan Korupsi Minyak Mentah, Erick Thohir Lakukan Hal Ini

    Buntut Permasalahan Korupsi Minyak Mentah, Erick Thohir Lakukan Hal Ini

    Nasional •
    01/03/2025 ❘ 19:08 WIB
Idul adha lindawati HUT 60 tahun BRK syariah Lowongan kerja Novotel Terbaru

TERPOPULER

  • Hasil Audit Inspektorat Riau Terkait Bisnis Seragam Siswa SMA Negeri, 31 Sekolah Diperintahkan Kembalikan Rp 566 Juta ke Orangtua

    Hasil Audit Inspektorat Riau Terkait Bisnis Seragam Siswa SMA Negeri, 31 Sekolah Diperintahkan Kembalikan Rp 566 Juta ke Orangtua

    31/05/2026  ❘  15:10 WIB
  • Ini Daftar 22 PKS di Riau yang Dilaporkan Mentan ke Kapolri Diduga Mainkan Harga TBS Kelapa Sawit

    Ini Daftar 22 PKS di Riau yang Dilaporkan Mentan ke Kapolri Diduga Mainkan Harga TBS Kelapa Sawit

    10/06/2026  ❘  16:53 WIB
  • Pengadilan Dikepung Massa, SF Hariyanto Bersaksi di Sidang Panas Dugaan Korupsi Gubernur Abdul Wahid

    Pengadilan Dikepung Massa, SF Hariyanto Bersaksi di Sidang Panas Dugaan Korupsi Gubernur Abdul Wahid

    03/06/2026  ❘  10:05 WIB
  • Kejari Kepulauan Meranti Terus Dalami Kasus Dugaan Korupsi BUMD PT Bumi Meranti, Kerugian Negara Masih Dihitung 

    Kejari Kepulauan Meranti Terus Dalami Kasus Dugaan Korupsi BUMD PT Bumi Meranti, Kerugian Negara Masih Dihitung 

    29/05/2026  ❘  19:14 WIB
  • Kejagung Tahan Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana, Irjen Sony Sonjaya dan Mayjen Lodewyk Pusung! 

    Kejagung Tahan Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana, Irjen Sony Sonjaya dan Mayjen Lodewyk Pusung! 

    03/06/2026  ❘  17:47 WIB
Kempo Dojo AKRI cafe Idul adha dprd pekanbaru

    Follow Us

  • Copyright ©
    SabangMeraukeNEWS.com

    Berita

  • Daerah
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Umum

    Berita

  • Riau
  • Sport
  • Opini
  • Internasional
  • Advertorial
  • Indeks

    Halaman

  • Redaksi
  • Tentang
  • Pedoman
  • Disclaimer
  • Info Iklan
  • SOP Perlindungan Wartawan